Pasar Kreasi
Graphic Design
“Permintaanmu Akan Menentukan Masa Depanmu  ”
“Permintaanmu Akan Menentukan Masa Depanmu ”

Descriptions:

Ibrani 6 : 13-15 Sebab ketika Allah memberikan janji-Nya kepada Abraham, Ia bersumpah demi diri-Nya sendiri, karena tidak ada orang yang lebih tinggi dari pada-Nya, kata-Nya: "Sesungguhnya Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan akan membuat engkau sangat banyak." Abraham menanti dengan sabar dan dengan demikian ia memperoleh apa yang dijanjikan kepadanya. Coba perhatikan janji Allah ini. Suatu janji yang sungguh luar biasa. Ia ingin memberkati Abraham secara berkelimpahan. Suatu janji yang tidak ada tandingannya. Ia tidak mengatakan jumlahnya, tapi Ia mengatakan berlimpah-limpah. Satu janji yang hanya dapat dilakukan oleh seorang pribadi yang mempunyai harta kekayaan yang amat banyak, seorang yang sangat berpengaruh, dan tidak ada yang dapat menyangkalNya. Ia punya hak untuk melakukannya dan tidak ada yang akan memprotes janji ini. Ia bisa berbuat sekehendak hatiNya. Dan tentu saja hal ini bisa dipenuhi dan pasti digenapi, karena Ia adalah Allah sendiri. Jika anda bertemu dengan seseorang yang anda tahu bahwa ia sangat kaya raya, dan pada satu pertemuan ia menjanjikan akan memberikan anda apa saja yang anda minta dari semua yang dia miliki, apa kira-kira yang akan anda ajukan? Jangan buru-buru dijawab. Coba renungkan baik-baik. Kalau seandainya hal ini terjadi pada diri anda hari ini, apa yang akan anda minta? Uangnyakah? Rumahnyakah? Mobilnyakah? Anaknyakah? Atau apa? Ayo kita coba bahas dengan perhitungan untung rugi sebagai manusia. Ketika kita minta uangnya, seberapapun yang anda minta, selama itu masih dalam batas yang dia miliki, sesuai janjinya pasti akan diberikan. Tapi saya yakin anda juga pasti segan untuk meminta semuanya. Bukan begitu? Ketika kita minta salah satu rumahnya, ia pasti akan memenuhinya, dan anda memang akan memiliki rumah itu. Juga ketika anda meminta mobilnya atau apapun harta benda miliknya. Tapi coba pikirkan, ketika anda meminta anaknya, yang adalah miliknya yang paling berharga. Ketika kita meminta anaknya, kita bukan saja meminta sesuatu, tapi artinya kita sedang meminta segalanya. Dan ketika dia memberikan anaknya, ia bukan saja memberikan kita satu benda berharga, tapi artinya juga menyerahkan segala yang lainnya, karena anaknya ini tentu akan menjadi pewaris segala miliknya itu. Dan ketika kita memiliki anaknya, sama artinya kita mendapatkan hak warisnya juga. Sederhana bukan? Tapi luar biasa!!! Allah Bapa kita berjanji akan memberkati kita dengan berlimpah-limpah. Tapi tahukah anda, ketika kita mau meminta AnakNya yang tunggal itu menjadi milik kita, maka itu sama artinya dengan kita juga menjadi ahli waris dari semua yang Dia miliki itu. Apa yang Anaknya miliki akan menjadi milik kita juga. Sangat masuk akal bukan? Tapi herannya, mengapa kita selalu salah meminta? Ketika pertanyaan pertama diajukan, yang seringkali muncul dipikiran kita adalah segala kebutuhan kita, yang sebenarnya nilainya tidak seberapa. Ada yang lebih tinggi nilainya dari itu semua. AnakNya yang tunggal itu sangat berharga. Mengapa tidak meminta Dia untuk menjadi bagian dari hidup kita dulu, barulah yang lainnya akan menyusul kemudian. Tidak salah kalau Yesus sendiri mengingatkan kita untuk “Carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenarannya....” maka....barulah “...semua itu akan ditambahkan kepadamu.” (Matius 6 : 33 dengan penekanan ditambahkan penulis). Miliki dulu kuncinya, baru anda akan bisa memasuki kerajaan itu. Dan Kunci itu adalah Tuhan Yesus sendiri. Ketika kita memiliki kunci ini, maka kita akan bisa memasuki dan menikmati isinya. Ketika kita memiliki Dia sebagai yang sulung, maka kita akan memiliki hak waris juga bersama dengan Dia. Anda mau? Mengapa tidak? Janji Allah yang kita baca di awal tulisan ini diberikan kepada Abraham karena dia adalah sahabatNya. Dan janji yang sama bisa kita terima ketika kita mau memberikan diri kita untuk dijadikan bagian dari kerajaanNya itu. Ibrani 4:16 Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya. Ibrani 10 : 35 - 36 Sebab itu janganlah kamu melepaskan kepercayaanmu, karena besar upah yang menantinya. Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu. Jika ketika membaca artikel ini anda sudah percaya dan menerima Yesus menjadi Juru Selamatmu, pesan saya hanyalah : Jangan pernah melepaskan kepercayaan itu. Dia akan memenuhi segala janjiNya. Tapi jika anda belum memiliki Yesus secara pribadi, maka saya menantang anda untuk menerimaNya hari ini. Ayo, tanggalkan beban-beban anda dan mulai melepaskannya dihadapan Tuhan. Akui Yesus sebagai Tuhan dan terimalah Dia hari ini. Jangan ragu-ragu lagi. Percayalah bahwa Dia akan mengangkatmu menjadi anakNya juga, dan membantumu melepaskan segala beban yang kaumiliki. Berdoalah hari ini juga, dan terimalah Dia. Amin.(syfl) Sumber rotihidup.com : Ps. Sariwati Goenawan – IFGF GISI Bandung

Image Details:

Details:

Submitted: Selasa, 02 Maret 2010 11:54 WIB

Original File Size: 16KB

Comments: 0

 

Views: 278

 


Share to Facebook
Content ini tidak untuk dikomentari
  Profile
syfl80

163 Artworks

1 Artworks Comments

0 Forum Post

156252 Pageviews

 

Location:
Jln Raden Saleh Jakarta

Email:
Syaiful Yamin

Website:
http://

Aboutme:
Keep the soul to be more

 


  Artist's Side Notes

RSS