

Descriptions:
BERHATI-hatilah memainkan video games perang-perangan. Hasil studi kelompok pembela hak azasi yang berbasis di Swiss menyimpulkan beberapa video games yang menyajikan tema perang telah melanggar hak azasi manusia. Studi yang dilakukan Trial and Pro Juventute dan dipublikasikan kemarin ini menjelaskan dalam permainan perang-perangan virtual itu terbukti adanya unsur kejahatan perang. Para gamer diajak untuk bermain melanggar HAM dengan membunuh warga sipil, menyiksa tawanan dan membombardir rumah dan bangunan tanpa alasan yang jelas. "Praktis tidak ada sanksi dan aturan yang jelas bagi tentara yang membunuh warga sipil dan menghancurkan bangunan tanpa alasan. Ini sangat mencengangkan," kata studi tersebut seperti dikutip bbc.com. Sedikitnya ada 20 video games perang yang diteliti Trial and Pro Juventute, di antaranya game yang juga populer di Indonesia yaitu Army of Two, Call of Duty 5, Far Cry 2, dan Conflict Desert Storm. Dalam studinya, para peneliti memainkan games dan mencocokkan dengan aturan HAM yang tertuang dalam Konvensi Jenewa dan Protokol Tambahan. "Ternyata tidak ada garis yang tegas antara realitas dan virtual. Video games justru mendekatkan pada kenyataan. Dan ini sangat berbahaya jika dimainkan orang yang tidak mengerti masalah HAM," kata studi tersebut. Menanggapi studi ini, John Walker, penulis the Rock, Paper, Shotgun games blog, mengatakan para peneliti HAM ini tidak memahami dunia para gamer yang sebenarnya bisa membedakan mana yang realita dan virtual. "Tidak mungkin seorang gamer akan berada di garis depan perang yang sesungguhnya," tandas Walker.Image Details:
Details:
Submitted: Selasa, 02 Maret 2010 11:27 WIB
Original File Size: 151KB
Comments: 0
Views: 100
Profile163 Artworks
1 Artworks Comments
0 Forum Post
26461 Pageviews
Location:
Jln Raden Saleh Jakarta
Email:
Website:
http://
Aboutme:
Keep the soul to be more
Artist's Side Notes