
crayonpedia.org
Apa yang dimaksud dengan berkembang biak?
Berkembang biak
(reproduksi) adalah kemampuan menghasilkan keturunan (individu baru)
dengan tujuan melestarikan dan memperbanyak jenis. Setiap hewan memiliki
cara perkembangbiakannya sendiri.
Dalam sains, sel kelamin jantan dinamakan sel sperma, sedangkan sel kelamin betina disebut dengan sel telur atau ovum. Jika sel sperma bersatu dengan sel telur (disebut pembuahan atau fertilisasi), pada saat itulah hewan yang baru mulai terbentuk.
Secara umum, perkembangbiakan hewan ada tiga macam:
1. Beranak
atau melahirkan (vivipar)
2. Bertelur (ovipar)
3. Mengembangkan
telur di dalam badan induknya, tetapi embrio tidak mendapatkan makanan
dari induknya (ovovivipar)
Lebih lanjut, perhatikan penjelasannya,
ya!
1. Perkembangbiakan hewan dengan melahirkan (vivipar)
Hewan
yang berkembang biak dengan cara melahirkan biasanya sekaligus juga
menyusui anaknya, jadi disebutnya mamalia. Sebelum melahirkan, mamalia
membesarkan anaknya sampai pada waktu tertentu di dalam tubuh induk
betina. Keadaan semacam itu disebut bunting atau hamil.
Menurutmu, hewan apa saja yang tergolong binatang menyusui (mamalia) ini? Yup betul! Salah satunya adalah anjing.
Kehamilan anjing berlangsung selama ± 9 minggu. Anjing yang bertubuh kecil mampu melahirkan 1-4 anak anjing, anjing yang berukuran sedang mampu melahirkan 4-8, dan anjing yang bertubuh besar mampu melahirkan antara 6-10 anak. Setelah lahir, anak anjing belum dapat melihat pada 10-15 hari pertama.
Normalnya, anak anjing mulai belajar berjalan pada minggu kedua
dan dapat berjalan dengan baik pada minggu ketiga setelah lahir. Selama
waktu itu, induk anjing akan selalu berada di dekatnya untuk menyusui
dan memeliharanya. Yang namanya ibu itu, baik itu manusia, hewan, bahkan
tumbuhan, selalu baik dan menjaga kita, ya!
Induk kuda pada gambar diatas sedang memandikan (dengan cara
menjilati) bayinya yang baru lahir. Bayi kuda yang baru lahir biasanya
segera belajar berdiri, lho. Setelah dapat berdiri dan berjalan, yang
pertama-tama dilakukan adalah mencari susu induknya. Tingkah laku hewan
yang tanpa diajarkan seperti itu dinamakan insting. Anak kuda akan
selalu bersama induknya untuk menyusu selama enam bulan setelah dia
lahir.
Apakah kamu dapat menyimpulkan kesamaan binatang mamalia?
Ya! Secara umum mamalia memiliki ciri-ciri berkaki empat dan atau mempunyai daun telinga, dan berkembang biak dengan cara melahirkan. Apakah manusia termasuk mamalia? Tentu saja, jika dilihat dari cara berkembang biaknya.
Lalu bagaimana dengan kelelawar? Meskipun mempunyai kaki dua, kan kelelawar mempunyai daun telinga, jadi dapat diketahui bahwa kelelawar termasuk mamalia.
Tahukah kamu bahwa semua jenis burung berkembang biak dengan
bertelur? Ada yang membuat sarang dahulu dan ada pula yang tidak. Burung
Plover meletakkan telurnya di atas rumput.
Mereka menghampiri satu sama lain, membentuk bulatan, dan dengan
cara ini, dapat memanaskan diri mereka. Mereka bertukar kedudukan supaya
penguin yang berada di luar bulatan akan merasa panas juga. Apabila
telur tersebut hampir menetas, ibu penguin pulang dari tempat berburu.
Ia memberi makan kepada anak kecilnya dengan makanan yang disimpan di
dalam temboloknya. Untuk mencegah bayi tersebut dari dingin, ibu bapanya
membawanya di antara kaki mereka dan memanaskan badannya dengan tubuh
mereka. Seperti yang kamu lihat, Allah telah mengurniakan makhluk hebat
ini beberapa sifat yang mengagumkan.
Burung unta merupakan burung terbesar di dunia. Mereka lebih tinggi dari kita. Seekor burung unta bisa mencapai tinggi dua setengah meter dan berat 120 kilogram.
Burung ini, yang hidup secara berkelompok di Afrika Tengah, tidak
dapat terbang. Sebagai gantinya, Allah memberinya kemampuan lain supaya
mereka dapat lepas dari pemangsanya: Mereka dapat berlari sangat cepat
dengan kakinya yang panjang. Mereka berlari begitu cepat sehingga tidak
ada seorang pun yang dapat menandinginya. Burung unta adalah binatang
berkaki dua yang berlari paling cepat dan kecepatannya dapat mencapai 70
kilometer per jam. Dan sekarang kami beritahu kalian sesuatu yang
sangat menarik. Tahukah kalian bahwa burung unta hanya mempunyai dua
jari di kakinya? Terlebih lagi, satu jarinya jauh lebih besar dibanding
yang satunya. Dan burung unta berlari hanya pada jarinya yang besar.
Disamping
itu, berkat kaki panjang yang membuatnya dapat berlari dengan cepat,
mereka juga petarung sejati. Untuk melindungi dirinya dari musuh, mereka
menendang pemangsanya.
Sesungguhnya menggali pasir adalah lebih mudah dibandingkan tanah.
Kalian bahkan dapat menggali pasir dengan tangan, sementara kalian akan
membutuhkan sekop untuk menggali tanah. Dengan alasan inilah, burung
unta, dengan petunjuk Allah, lebih suka menggali pasir daripada tanah
sehingga menghemat tenaganya. Kemudian mereka menutupi telur-telur ini
dengan pasir lagi tanpa kesulitan.
Satu hal lagi yang menarik dari
burung unta adalah penjagaan dan perawatan semua telur dalam sebuah
kelompok hanya ditangani oleh seekor burung onta betina. Tapi karena
sarang hanya dapat melindungi sejumlah telur, burung unta betina itu
mengutamakan telurnya sendiri.
Satu hal lagi yang menarik dari burung unta adalah penjagaan dan perawatan semua telur dalam sebuah kelompok hanya ditangani oleh seekor burung onta betina. Tapi karena sarang hanya dapat melindungi sejumlah telur, burung unta betina itu mengutamakan telurnya sendiri.
Burung unta mengenali telur-telurnya melalui pori-pori udara
pada kulit telur tersebut.
Anak-anak burung unta yang baru menetas keadaannya sangat tidak berdaya. Dalam setiap waktu, mereka dapat diserang oleh burung-burung pemangsa. Saat burung-burung unta yang baru menetas tersebut merasa ada bahaya, mereka berbaring di atas tanah dan berpura-pura mati. Melalui cara ini, para pemangsa mengira mereka telah mati dan tidak menyerangnya. Tanpa kecuali, semua anak burung onta melakukan pertahanan diri dengan cara ini.
Tidaklah mungkin bagi anak burung unta yang baru lahir untuk sampai memikirkan taktik semacam itu atau belajar bagaimana melakukanya! Maka, bagaimana seekor anak burung yang baru dapat membuka matanya ini dapat berpura-pura mati? Jawabannya sangat jelas. Tuhan kita, Yang Maha Mengajari dan Membimbing setiap yang hidup, juga telah mengajari anak burung kecil ini cara yang sedemikian cerdik, sehingga mereka dapat melindungi diri mereka sendiri.
1 2
3 4
Sekilas, bukankah ular ini tampak sedang melahirkan? Tidak, ular adalah hewan ovipar, jadi berkembang biak dengan bertelur.
Ada beberapa spesies ular/reptil yang menyimpan/mengerami telur
dalam perutnya, sehingga saat bayi ular lahir dan keluar nampak seperti
si ular sedang melahirkan.
Dalam gambar itu sebenarnya kalo dilihat
lebih cermat lagi, akan terlihat yang keluar adalah bayi ular yang masih
terbungkus membran bening. Membran itu sebenarnya adalah cangkang yang
tidak mengeras karena disimpan dalam perut ular.
Selain jenis burung dan ular, masih banyak hewan yang berkembang
biak dengan cara bertelur. Salah satunya adalah penyu. Ada dua jenis
penyu, yaitu yang hidup di air (turtle) yang kakinya menyerupai sirip
untuk berenang. Contoh penyu jenis ini adalah penyu hijau. Penyu yang
hidup di darat (kura-kura atau tortoise) memiliki kaki yang kuat. Penyu
termasuk ke dalam kelas reprilia.
Selain burung, masih banyak hewan yang berkembang biak dengan cara
bertelur. Salah satunya adalah penyu. Ada dua jenis penyu, yaitu
yang hidup di air (turtle) yang kakinya menyerupai sirip untuk
berenang. Contoh penyu jenis ini adalah penyu hijau. Penyu yang hidupdi
darat (kura-kura atau tortoise) memiliki kaki yang kuat. Kura-kura
memasukkan kepala ke dalam cangkangnya yang keras ketika merasa
terancam. Penyu termasuk ke dalam kelas reprilia.
Penyu Laut
Penyu telah mengalami beberapa adaptasi untuk dapat hidup di
laut, diantaranya yaitu dengan adanya tangan dan kaki yang berbentuk
seperti sirip dan bentuk tubuh yang lebih ramping untuk memudahkan
mereka berenang di air. Penyu laut juga memiliki kemampuan untuk
mengeluarkan garam-garam air laut yang ikut tertelan bersama makanan
yang mereka makan dan juga kemampuan untuk tinggal di dalam air dalam
waktu yang lama selama kurang lebih 20-30 menit. Telinga penyu laut
tidak dapat dilihat, tetapi mereka memiliki gendang telinga yang
dilindungi oleh kulit. Penyu laut dapat mendengar suara-suara dengan
frekuensi rendah dengan sangat baik dan daya penciuman mereka juga
mengagumkan. Mereka juga dapat melihan dengan sanghat baik di dalam air.
Penyu laut memiliki cangkang yang melindungi tubuh mereka dari
pemangsa.
Penyu laut berbeda dengan kura-kura. Apabila dilihat sepintas,
mereka memang terlihat sama. Ciri yang paling khas yang membedakan penyu
laut dengan kura-kura yaitu bahwa penyu laut tidak dapat menarik
kepalanya ke dalam apabila merasa terancam.
Perkembangbiakan
Penyu membutuhkan kurang lebih 15-50 tahun untuk dapat melakukan perkawinan. Selama masa kawin, penyu laut jantan menarik perhatian betinanya dengan menggosok-gosokkan kepalanya atau menggigit leher sang betina. Sang jantan kemudian mengaitkan tubuhnya ke bagian belakang cangkang si betina. Kemudian ia melipat ekornya yang panjang ke bawah cangkang betina. Beberapa jantan dapat saling berkompetisi untuk merebut perhatian si betina. Hanya penyu laut betina yang pergi ke pantai untuk bersarang dan menetaskan telurnya. Penyu laut jantan jarang sekali kembali ke pantai setelah mereka menetas. Penyu laut pergi untuk menetaskan telurnya ke pantai dimana mereka dulu dilahirkan.
Penyu betina naik ke pantai untuk bertelur. Dengan kaki
depannya, mereka menggali lubang untuk meletakkan telur-telurnya.
Kemudian mereka mengisi lubang itu dengan telur-telurnya sebanyak kurang
lebih 100 butir (bahkan mungkin lebih). Kemudian mereka dengan
hati-hati menutup kembali lubang tersebut dengan pasir dan meratakan
pasir tersebut untuk menyembunyikan atau menyamarkan letak lubang
telurnya. Setelah proses melelahkan ini selama kurang lebih 1-3 jam
berakhir, mereka kembali ke laut.
Penyu umumnya lambat dan canggung
apabila berada di darat, dan bertelur adalah hal yang sangat melelahkan,
Penyu yang sedang bertelur sering terlihat mengeluarkan air mata,
padahal sebenarnya mereka mengeluarkan garam-garam yang berlebihan di
dalam tubuhnya. Beberapa penyu dapat menghentikan proses bertelur
apabila mereka terganggu atau merasa dalam bahaya. Oleh karena itu,
sangat penting diketahui bahwa jangan mengganggu penyu yang sedang
bertelur.
Hewan lain yang termasuk reptil diantaranya bengkarung, tuatara
(iguana), komodo, dan buaya.
Ikan pun berkembang biak dengan cara bertelur. Bedanya dengan hewan
darat terlatak dalam proses pembuatannya. Proses pembuahan (fertilisasi)
ikan berlangsung di luar tubuh (pembuahan eksternal), karena air dapat
mempertemukan spermatozoa dengan sel telur (ovum). Ketika induk betina
mengeluarkan sel telurnya, induk jantan menyiram dengan cara
menyemburkan spermatozoa ke atas sel telur tersebut sehingga terjadilah
pembuahan.
Proses pembuahan hewan darat berlangsung di dalam tubuh
karena udara, dimana hewan darat hidup, tidak dapat mempertemukan
sel-sel spermatozoa dengan ovum atau sel telur milik induk betina.
Ada beberapa tingkah laku ikan yang menarik untuk diamati, misalnya ikan gurame. Sebelum memijah (kawin), kedua induk ikan terlebih dahulu bekerja sama membangun sarang yang berasal dari serat-serat atau rumput-rumputan yang ditemukan dengan cara menganyam menjadi suatu bangunan berlapis-lapis berbentuk lonjong yang berdiameter kira-kira 30 cm. Bagian depan sarang berlubang dengan diameter sekitar 5 cm.
Setelah sarang selesai dibuat, induk betina melepaskan telurnya
ke dalam sarang melalui mulut sarang tadi. Bersamaan dengan itu, induk
jantan menyemprotkan sperma ke dalam sarang yang sama sehingga semua
telur yang ada di dalam sarang terkena sperma. Dengan demikian, semua
telur dalam sarang mengalami pembuahan atau fertilisasi. Setelah
melakukan pemijahan, induk jantan akan menutup lubang sarang dengan
jaringan halus, kemudian pergi meninggalkannya. Induk betina akan
berpuasa dan menjaga sarangnya dengan ketat sampai telurnya menetas.
Telur akan menetas setelah 3 – 4 hari
Mujair juga memiliki perilaku yang unik. Sebelum mencari pasangan yang cocok, induk jantan mujair lebih dahulu membuat sarang dengan menggali lubang di dasar kolam. Setelah menggali lubang, mujair jantan akan mencari mujair betina yang mau diajak memeriksa lubang tadi. Ikan betina yang telurnya sudah masak dan mau diajak memeriksa sarang, akan mengeluarkan sekelompok telur. Telur itu segera dimakan kembali dan dikulum didalam mulut. Pada waktu pembuahan, ikan jantan berenang di depan betina sambil mengeluarkan sperma, sehingga semua telur yang ada di dalam mulut terkena sperma, dan terjadilah pembuahan. Ikan mujair berkembang biak setiap 1,5 bulan.
Mulut ikan betina berfungsi sebagai sarang untuk mengerami telur. Selama mengerami telur, induk betina berpuasa. Telur akan menetas dalam waktu 3 hari. Ikan yang baru keluar dari telur belum dapat berenang sehingga masih berada dalam mulut induknya. Setiap ada bahaya, dengan segera induk ikan mengisapnya kembali dan dikeluarkannya lagi setelah keadaan aman. Kewajiban mengasuh ini dilakukan sampai burayak dapat mencari makan sendiri.Ketika masanya kawin, katak jantan bernyanyi untuk menarik calon pasangannya. Katak betina memilih pasangan katak jantan sejenis yang disukainya. Jika cocok, katak betina masuk ke dalam air, katak jantan segera naik ke punggung katak betina. Katak betina mengeluarkan telur dan katak jantan menyiram telur itu dengan spermanya. Telur katak diikat dan dilindungi dengan cairan sejenis jelly sehingga menjadi seperti untaian jelly yang lembut.
Telur katak menetas antara 3-25 hari. Cepat lambatnya telur menetas bergantung pada temperatur air. Semakin tinggi suhu air, semakin cepat menetasnya.
Katak termasuk hewan yang mengalami metamorfosis yaitu telur -> berudu -> berudu berkaki -> katak berekor ->katak dewasa.
Tahukah kamu, bahwa hiu merupakan salah satu hewan yang berkembang secara ovovivipar. Hiu jantan membuahi telur dengan cara melepas sperma ke dalam tubuh betina, dan akhirnya melahirkan. Kira-kira 40 spesies yang menetaskan telur di luar tubuh betina. Anak-anak hiu tidak dipelihara induknya, bahkan beberapa induk justru memakannya
More News