<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss"
	>
<channel>
<title>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia | News</title>
<atom:link href="http://www.pasarkreasi.com/news/rss" rel="self" type="application/rss+xml" />
<link>http://www.pasarkreasi.com/news/rss</link>
<description>[25 News terbaru PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia]</description>
<copyright>Copyright by ! - All rights reserved.</copyright>
<language>id</language>

			<item>
			  <title>Kamen Rider (SNES)</title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/606/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/606/.</comments>
   			  <pubDate>Tue, 09 Mar 2010 15:22:32 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - Admin</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/606/.</guid>
			  <description>Kalau kalian seorang penggemar tokusatsu tentunya tahu bahwa ada tiga jenis franchise yang paling populer di Jepang sana. Ultraman, Sentai, dan Kamen Rider. Di Indonesia sendiri, serial Kamen Rider bisa dibilang merupakan serial tokusatsu yang paling populer di era 90an dengan ditayangkannya serial Kamen Rider Black dan Black RX (di sini diubah namanya menjadi Ksatria Baja Hitam). Black dan Black RX adalah Kamen Rider terakhir dari generasi Showa / Klasik sebelum franchise tersebut mengalami hiatus panjang selama hampir satu dekade. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ <span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Kalau kalian seorang penggemar tokusatsu tentunya tahu bahwa ada tiga jenis franchise yang paling populer di Jepang sana. Ultraman, Sentai, dan Kamen Rider. Di Indonesia sendiri, serial Kamen Rider bisa dibilang merupakan serial tokusatsu yang paling populer di era 90an dengan ditayangkannya serial Kamen Rider Black dan Black RX (di sini diubah namanya menjadi Ksatria Baja Hitam). Black dan Black RX adalah Kamen Rider terakhir dari generasi Showa / Klasik sebelum franchise tersebut mengalami hiatus panjang selama hampir satu dekade.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Review Retro kali ini akan membahas mengenai game yang diangkat dari serial pertama Kamen Rider, kini dikenal dengan nama Kamen Rider 1 dan 2. Duet ini adalah pelopor awal yang melejitkan Kamen Rider untuk bersaing dengan Ultraman dan Sentai yang sudah hadir sebelumnya. Digarap oleh Bandai untuk SNES, game ini mengambil genre beat-em-up. Bagaimana hasilnya?</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Perlu diketahui bahwa berbeda dengan serial Sentai yang diadaptasi menjadi Power Rangers, serial Kamen Rider (juga Ultraman) tidak pernah mendapat kesuksesan di Amerika. Oleh karena itu, game Bandai ini juga tidak pernah dirilis dan ditranslasikan ke versi Amerikanya. Setahu saya game ini memiliki dua kemungkinan setting; setting orisinil atau setting cerita menjelang finale (karena No. 1 dan No. 2 ini berduet hanya beberapa kali saja selama serial Kamen Rider mengudara).</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Seperti pada filmnya, dalam game ini player pertama mengendalikan Hongo Takeshi (No. 1) dan Hayato Ichimonji (No. 2). Yap. Berbeda dengan Death and Return of Superman, Bandai menggarap game beat-em-up dengan benar. Menyediakan fasilitas kooperatif membuat game ini tidak pernah bosan dimainkan dengan pasanganmu. Kamu memulai permainan sebagai Hongo dan Hayato. Apabila kamu life barmu sudah hampir habis, kamu bisa berubah (henshin) ke bentuk Kamen Rider dan life barmu akan kembali terisi penuh. Game ini didesign semirip mungkin dengan konsep serial TVnya. Apabila menghadapi para cecunguk-cecunguk bawahan, Hongo dan Hayato tidak akan kesulitan menghadapi mereka, tetapi menghadapi monster (biasanya bos di level tersebut) akan memaksa kalian berubah ke bentuk Kamen Rider&hellip; walaupun tidak mustahil mengalahkannya dalam bentuk manusia kalau kamu memang jago. Momen terkeren dalam game ini datang ketika kamu bisa mengeksekusi jurus Rider Kick mautmu. Ketika monster sudah kehabisan energi, kamu bisa menekan tombol X dan karaktermu akan melompat dan melakukan jurus tendangan mautnya yang sakti. Buat para penggemar serial TVnya, melakukan jurus sakti yang selama ini hanya bisa kamu tonton tentu memberi kepuasan tersendiri.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Kamen Rider juga menawarkan grafis dan suara yang di atas rata-rata. Hal ini sudah terlihat dari openingnya yang menawarkan klip film singkat dari serial TVnya. Ingat bahwa cartridge sebenarnya bukan media yang memungkinkan untuk dimasuki FMV sehingga keberanian Bandai memasukkan video singkat diiringi dengan alunan lagu opening serial TV Kamen Rider merupakan bukti kecintaan mereka kepada serial ciptaan Ishimori Shotaro ini. Selama permainan juga pemain akan berhadapan dengan para anggota-anggota dan monster dari Shocker dan Gel-Shocker, antagonis dari serial TVnya.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Kendati Kamen Rider bukan game yang panjang, tingkat kesulitannya yang cukup tinggi akan memaksamu memainkannya berulang kali untuk menguasainya. Ah, ralat. Tentu saja bukan paksaan, sebab dengan begitu banyaknya nilai klasik yang dimasukkan Bandai dalamnya, game ini malahan seperti membawa kita bernostalgia dengan jagoan masa kecil kita dulu.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Final Verdict</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Gameplay: 7.5</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Walaupun sekedar beat-em-up standar, beberapa elemen orisinil yang dimasukkan dalam game ini seperti Rider Kick memberinya nuansa Kamen Rider. Juga ada fasilitas kooperasi yang adalah &lsquo;keharusan&rsquo; untuk game beat em up seperti ini.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Graphic / Sound: 8.5</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Acungan empat jempol buat Bandai. Mulai dari design karakter dan Rider yang berbeda, musuh-musuh dan monster yang diangkat langsung dari serial TVnya, jelas terlihat kalau Bandai tidak main-main dalam menghidupkan serial klasik ini.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Play Time: 8.0</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Terbagi dalam lima level yang masing-masing bisa diakses dengan password, nilai waktu mainnya bukan pada longetivitynya tetapi pada replayabilitynya.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Overall: 8.0</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Game Details</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Developer: Bandai</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Publisher: Bandai</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Genre: Beat Em Up</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Sumber:tukangreview.com</font></span>
 ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Top Gear (SNES)</title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/605/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/605/.</comments>
   			  <pubDate>Tue, 09 Mar 2010 15:20:07 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - Admin</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/605/.</guid>
			  <description>Banyak orang mengira kalau game racing mulai disukai orang banyak setelah franchise Need for Speed dan Gran Turismo lahir. Memang sih sekarang kedua franchise tersebut rasanya sudah menjadi tolok ukur untuk game-game racing nomer satu saat ini. Selain itu mungkin para gamer yang biasa nongkrong di arcade tahu game-game yang memakai kartu dan menantang kemampuan drift kalian: Initial D. Tetapi review Retro kali ini ingin membawamu kembali ke masa SNES ketika semua franchise tersebut belum lahir dan game balap belum menjadi perhatian massal publik. Ada sebuah game balap yang saya ingat selalu membuat saya beradu dengan teman-teman bahkan adik sepupu saya ketika bermain bersama. Namanya Top Gear. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ <span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Banyak orang mengira kalau game racing mulai disukai orang banyak setelah franchise Need for Speed dan Gran Turismo lahir. Memang sih sekarang kedua franchise tersebut rasanya sudah menjadi tolok ukur untuk game-game racing nomer satu saat ini. Selain itu mungkin para gamer yang biasa nongkrong di arcade tahu game-game yang memakai kartu dan menantang kemampuan drift kalian: Initial D. Tetapi review Retro kali ini ingin membawamu kembali ke masa SNES ketika semua franchise tersebut belum lahir dan game balap belum menjadi perhatian massal publik. Ada sebuah game balap yang saya ingat selalu membuat saya beradu dengan teman-teman bahkan adik sepupu saya ketika bermain bersama. Namanya Top Gear.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Top Gear termasuk inovatif dulu pada jamannya. Game rilisan Kemco (sebuah developer kecil yang bertanggung jawab menciptakan game Bugs Bunny Crazy Castle I - IV yang baru saja direview oleh Angry Video Game Nerd) ini memiliki grafis yang keren untuk tahun 1992. Game ini menyediakan delapan negara, masing-masing dengan empat track yang kamu gunakan untuk berbalap. Itu berarti Top Gear menyediakan total 32 track untuk ajang balapmu. Mengingat satu tracknya memakan waktu sekitar 10 menit untuk diselesaikan (belum lagi kalau kamu gagal menang di seri tersebut), hampir tidak mungkin untuk menamatkan Top Gear hanya dalam satu kali main sehingga Top Gear menyediakan fasilitas password setiap kamu memenangkan satu seri kompetisi.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Top Gear menyediakan empat jenis mobil yang bisa kamu pilih: Cannibal, Sidewinder, Razor, dan Weasel. Keempat mobil ini memiliki karakteristiknya sendiri yang bisa kamu sesuaikan dengan gaya membawa mobilmu. Selain kecepatan maksimum, akselerasi, dan pembawaan mobil, Top Gear juga memasukkan elemen bahan bakar. Mobil tertentu seperti Cannibal sangat boros bahan bakar sehingga di stage-stage yang memiliki banyak lap strategi mengisi bensin di pitstop juga turut berperan. Satu-satunya kesamaan dari keempat mobil ini adalah kamu diberi tiga Nitro Boost pada awal balapan dan berfungsi untuk menambah kecepatan mobilmu untuk sementara.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Memainkan ulang Top Gear sekarang membangkitkan kembali kenangan lama saya. Tak disangka bahwa sekarang grafis Top Gear cukup memusingkan di mata. Ketika kamu melaju dengan kecepatan tinggi garis-garis putih di layar akan bergerak dengan sangat cepat dan kamu kadang akan kesulitan melihat hambatan-hambatan di jalan. Ini adalah salah satu kelemahan game 16-bit jaman dulu sehingga Top Gear tidak bisa sepenuhnya disalahkan (mungkinkah juga ini terjadi karena kelemahan mataku yang sudah terbiasa memainkan game generasi kini?). Setiap track juga memiliki musik yang berbeda-beda dan hampir semuanya kick-ass. Saya kadang sengaja untuk mengalah melawan musuh hanya supaya saya bisa mengulangi permainan di track yang sama nantinya.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Bicara soal musuh, AI lawan dalam game ini cukup cerdas sehingga bermain solo pun tidak membosankan. Memasuki Jepang dan Jerman yang adalah negara ketiga dan keempat game ini, saya sudah jarang sekali bisa naik ke podium sebagai juara satu. Acap kali saya dipaksa oleh komputer untuk harus puas di urutan kedua dan ketiga. Apalagi di negara-negara level akhir seperti Italia dan Inggris Raya. Hampir-hampir mustahil bagimu untuk menjuarainya pada kali pertama menjajalnya. Perlu latihan berulang kali, menghafal track yang ada dan memanfaatkan tiap celah yang ada untuk menang.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Top Gear adalah game pertama dalam franchise ini. Dia memang terhitung sederhana sekali bila dibandingkan dengan game racing jaman sekarang yang memberi kita opsi puluhan - bahkan ratusan - mobil yang bisa kita modifikasi semau kita. Toh untuk era 16-bit, saya masih menganggap bahwa Top Gear-lah raja jalanannya.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Final Verdict</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Gameplay: 8.0</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Beberapa inovasi yang diperkenalkan oleh Top Gear adalah layar ganda untuk saingan balap, sebelumnya pernah dipakai Sonic II tetapi frame-rate dalam permainan jadi lambat tetapi Top Gear memperbaiki hal ini. Setiap mobil pun memiliki ciri khas yang berbeda. Favorit saya? Sidewinder tentunya!</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Graphic / Sound: 7.5</font></span><font face="Times New Roman"><span style="font-size: 11pt">Ada</span><span style="font-size: 11pt"> rahasia di stage kedua dari akhir dalam game ini. Kamu bisa melihat monster Loch Ness yang tersohor kalau beruntung. Walau musik setiap stage sangat menghentak dan membangkitkan semangat berbalap hal yang sama tidak bisa dikatakan untuk grafisnya yang kadang membuat mata pusing kalau dimainkan terlalu lama. But still - Loch Ness?!</span></font><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Play Time: 7.5</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Dengan anggapan kamu sama sekali tidak pernah kalah dan bisa terus melaju sampai akhir, kamu masih memerlukan sekitar enam jam untuk menamatkan game ini. Itu baru bermain solo. Apa yang membuat Top Gear begitu berkesan dulu adalah fasilitasnya untuk membalap bersama teman kita dan membuktikan siapa yang tercepat.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Overall: 7.8</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Game Details</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Developer: Gremlin Graphics</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Publisher: Kemco</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Genre: Racing</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Sumber:tukangreview.com</font></span>
 ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>The Death and Return of Superman (SNES)</title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/604/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/604/.</comments>
   			  <pubDate>Tue, 09 Mar 2010 15:17:46 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - Admin</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/604/.</guid>
			  <description>Salah satu even terbesar yang pernah tercatat di dunia komik adalah kematian Superman di tahun 1993. Ketika itu seluruh dunia gempar karena DC berani mematikan sang manusia baja, superhero paling terkenal sepanjang masa. Tentu saja, di saat itu mereka belum tahu kalau para superhero memiliki kemampuan ala Yesus Kristus untuk hidup kembali setelah wafat. Tidak sampai setahun dari kematiannya, Superman kembali dibangkitkan oleh DC melalui even crossover besar-besaran (baca: membingungkan) yang kemudian dikenal dengan tajuk The Death and Return of Superman. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ <span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Salah satu even terbesar yang pernah tercatat di dunia komik adalah kematian Superman di tahun 1993. Ketika itu seluruh dunia gempar karena DC berani mematikan sang manusia baja, superhero paling terkenal sepanjang masa. Tentu saja, di saat itu mereka belum tahu kalau para superhero memiliki kemampuan ala Yesus Kristus untuk hidup kembali setelah wafat. Tidak sampai setahun dari kematiannya, Superman kembali dibangkitkan oleh DC melalui even crossover besar-besaran (baca: membingungkan) yang kemudian dikenal dengan tajuk The Death and Return of Superman.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Cerita tersebut terbagi menjadi tiga bagian. Bagian pertama adalah mengenai kemunculan monster misterius bernama Doomsday yang menghancurkan seluruh kota Metropolis. Bahkan jagoan-jagoan JLA pun tak bisa menghentikannya (perlu dicatat bahwa JLA yang menghadapi Doomsday adalah anggota-anggota kelas tiga seperti Guy Gardner, Booster Gold, dan lain-lain. Dengan kata lain jagoan kelas atas DC seperti Wonder Woman, Batman, atau Flash absen). Melihat para jagoan JLA takluk, Superman menggunakan seluruh kekuatannya untuk menghentikan Doomsday. Melalui pertarungan habis-habisan, Doomsday dan Superman sama-sama tewas. Bagian kedua kemudian dilanjutkan dengan para sahabat Superman (anggota JLA yang secara misterius raib ketika Doomsday menghancurkan Metropolis) dan menyelenggarakan pemakaman terbesar oleh sejarah. Bagian terakhir adalah bagian yang paling membingungkan (The Reign of Supermen) dengan munculnya empat orang yang mengaku dirinya adalah Superman. Mulai dari Steel, Eradicator, Superboy, sampai Cyborg Superman. Seperti yang kita tahu sekarang bahwa keempat-empatnya bukanlah Superman. Akhirnya, Superman (yang asli) datang dan bangkit kembali.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Walaupun ceritanya terbilang membingungkan, cerita macam ini sangat pas untuk diadaptasi ke dalam game beat-em-up, dan itulah yang dilakukan oleh Blizzard. Tepat sekali. Perusahaan yang kemudian akan dikenal sebagai penggarap game strategi tersohor macam Warcraft dan Starcraft adalah perusahaan yang membidani kelahiran game ini. Apakah hasilnya &lsquo;the best of two worlds&rsquo;?</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Banyak pihak yang memuji kalau game ini mengikuti jalan cerita dalam komiknya. Setelah saya memainkannya, saya merasa bahwa pendapat itu ada benar dan ada salahnya. Sayangnya apa yang diadaptasi Blizzard ke dalam game justru semua elemen yang salah. Kenapa? Sebagai permulaan, walaupun kamu bisa memainkan semua karakter Superman (total ada lima karakter), kamu tidak pernah bisa memilih siapa yang kamu mainkan di stage yang mana. Satu lagi unsur yang membuat game ini kurang menarik adalah tidak adanya opsi bermain dengan pasangan. Iya, saya tahu kalau dalam cerita tidak ada yang namanya para Superman bekerja sama, tetapi bukankah selalu bisa dibuat perkecualian? Game Rambo saja ada yang memperbolehkan kita bermain dua orang. Kenapa tidak misalnya memasukkan karakter JLA yang lain atau Supergirl dalam duel melawan Doomsday sebagai karakter yang membantu Superman misalnya?</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Bicara soal tidak mengikuti cerita komiknya, saya sampai geleng-geleng kepala melihat musuh Superman di dalam game ini. Blizzard kok bisa-bisanya memasukkan musuh macam berandalan jalanan di dalam game ini? Kalian yang pernah membaca komiknya tentu tahu kalau ketika Doomsday bertarung melawan Superman yang ada adalah pertarungan super megah dan dahsyat. Kita bukannya diberi kesempatan berduel berulang kali melawan Doomsday, kita malahan bertarung dengan para berandalan yang entah bagaimana bisa melukai Superman dengan senjata molotov mereka! Pantas saja Superman yang ini mati dihajar Doomsday! Diserang gergaji mesin saja dia tergeletak!</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Bermain sebagai lima karakter Superman juga tidak bisa dibilang menarik karena kelimanya identik hanya dengan animasi gerakan yang berbeda. Semua karakter bisa terbang, memukul, membanting musuh, dan memiliki serangan proyektil yang hampir-hampir tidak berguna.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Saya tidak akan lebih jauh lagi mengulas game ini. Penilaian saya sederhana dan singkat saja: Blizzard memang jago bikin game strategi atau Action RPG tetapi mereka tidak becus bikin game beat-em-up. Jauhi game ini karena akan meracuni kalian bagai kryptonite meracuni Superman.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Final Verdict</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Gameplay: 3.0</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Apa gunanya bermain dengan lima karakter kalau semuanya hanya sekedar beda penampilan? Stagenya juga monoton dan membosankan. Dan kenapa game ini tidak menyediakan fasilitas co-op?</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Graphic / Sound: 7.0</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Grafis game ini lumayan mengikuti komiknya. Setidaknya karakter-karakternya memiliki model wajah dan kostum yang berbeda. Animasi dan cut-scenenya juga mulus, walaupun sebenarnya masih bisa dikembangkan. Kenapa JLA, Green Lantern, sampai pahlawan-pahlawan DC yang lain secara misterius absen semua?</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Play Time: 5.0</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Pukul&hellip; pukul&hellip; pukul&hellip; pukul&hellip; dan kalau sudah bosan silahkan matikan gamemu.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Overall: 5.0</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Game Details</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Developer: Blizzard Entertainment</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Publisher: Sunsoft</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Genre: Action / Beat Em Up</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Sumber:tukangreview.com</font></span>
 ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Valis III (GEN)</title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/603/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/603/.</comments>
   			  <pubDate>Tue, 09 Mar 2010 15:15:24 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - Admin</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/603/.</guid>
			  <description>Saya punya banyak kenangan menarik tentang Valis saat masih kecil dulu. Saya ingat bahwa pertama kali teman saya membawa cartridge Valis III, saya bahkan tidak tahu judul game ini karena ia membawa cartridge versi Jepang. Walhasil, dengan ngawur dan ngaconya kita memanggil game ini sebagai Sailor Moon semata-mata karena di saat itu Indosiar baru gencar-gencarnya menayangkan anime Sailor Moon dengan tiga prajurit Sailor: Sailor Moon dengan Sailor Mars dan Sailor Mercury. Kalau dipikir-pikir sekarang rasanya bodoh sekali mengingat tidak ada persamaan apapun dari kedua serial tersebut (selain sama-sama memiliki tokoh utama wanita). [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ <span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Saya punya banyak kenangan menarik tentang Valis saat masih kecil dulu. Saya ingat bahwa pertama kali teman saya membawa cartridge Valis III, saya bahkan tidak tahu judul game ini karena ia membawa cartridge versi Jepang. Walhasil, dengan ngawur dan ngaconya kita memanggil game ini sebagai Sailor Moon semata-mata karena di saat itu Indosiar baru gencar-gencarnya menayangkan anime Sailor Moon dengan tiga prajurit Sailor: Sailor Moon dengan Sailor Mars dan Sailor Mercury. Kalau dipikir-pikir sekarang rasanya bodoh sekali mengingat tidak ada persamaan apapun dari kedua serial tersebut (selain sama-sama memiliki tokoh utama wanita).</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Walaupun saya tidak tahu titel game ini, saya sangat menikmati adventure / platform ini. Stagenya bermacam-macam mulai dari perkotaan, hutan, danau, sampai menara dan kastil. Setiap stagenya juga dihuni oleh musuh yang berbeda-beda. Seiring dengan matinya SNES dan Genesis, pudarlah juga memoriku akan game ini. Suatu saat ketika saya iseng mencari-cari ROM lawas untuk kumainkan, saya teringat akan pengalaman saya bermain game &lsquo;Sailor Moon&rsquo; itu. Saya pun mengobrak-abrik Google sebelum menemukan bahwa game yang saya mainkan dulu adalah game ketiga dari serial Valis: The Fantasm Soldier (mungkin saya akan menulis The Story Behind untuk serial ini suatu saat nanti, sekarang saya masih mengkompilasi datanya).</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Nah, bagaimanakah dunia Valis setelah kutinggalkan beberapa tahun lamanya?</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Game ketiga Valis ini dirilis pada tahun 1990 pada PC Engine Super CD-ROM di Jepang. Ini juga disebut sebagai versi terbaik dari Valis III karena mengikutkan animasi (dimungkinkan karena media CD). Versi yang dirilis untuk Sega Genesis setahun kemudian bisa dibilang merupakan downgrade dari versi orisinilnya karena menghilangkan animasinya. Toh, berbeda dengan Alisia Dragoon yang minim (baca: tanpa) narasi, game ini memiliki cukup banyak cut-scene yang menjelaskan kepada gamer mengenai apa yang terjadi. Cut-scene tersebut sederhana tetapi membuat gamer merasa lebih terlibat dengan petualangan Yuko (heroine utama cerita Valis).</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Yang membuat Valis III berbeda dengan dua game sebelumnya adalah kali ini Yuko ditemani oleh dua karakter lain: yang pertama adalah seorang prajurit Vecanti bernama Cham dan saudari kembarnya Valna. Setiap karakter memiliki pola serangan dan jurus magis yang berbeda - tetapi berbagi HP dan MP. Itu berarti kalau Yuko terluka, kamu tidak bisa bermain licik untuk kemudian berganti jadi Cham ataupun Valna untuk memulihkan HPmu. Walaupun begitu, game ini sebenarnya cukup mudah pada bagian-bagian awalnya. Saya baru menemukan kesulitan pada paruh kedua game ini menjelang dua sampai tiga level terakhir.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Saya salut dengan kualitas grafis Valis. Untuk ukuran 1991, keberanian Valis mengikutkan banyak cut-scene dan cerita di dalamnya tidak banyak ditemui. Pada jaman itu, cut-scene sebuah game biasanya hanya dua: satu di awal yang berfungsi sebagai prolog dan satu di akhir yang berfungsi sebagai ending. Kadang bahkan ada game yang dengan tega tidak menyediakan narasi / cut-scene apapun pada gamer. Sayangnya, cerita dalam Valis banyak terganggu dengan terjemahan yang buruk. Walau tidak ada kesalahan fatal seperti &ldquo;I feel asleep&rdquo; ala Metal Gear, perubahan nama tempat seperti Vecanti menjadi Dream World terkadang terasa menganggu dan membingungkan.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Walaupun empat game Valis hampir semuanya menuai sukses, serial ini mati suri setelah game keempatnya hanya untuk muncul di tahun 2006 dengan titel hentai Valis X. Lupakan game hentai itu. Bagi saya, Valis terbaik masihlah Valis III di Genesis. Valis I dan II terasa inferior dibandingkannya sementara Valis IV di SNES adalah port yang sangat - sangat buruk karena menghilangkan terlalu banyak nilai unik game tersebut. Semoga sang Fantasm Soldier bisa kembali lagi di masa depan (dalam bentuk yang terhormat)!</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Final Verdict</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Gameplay: 7.5</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Memberi kita opsi untuk bermain sebagai tiga karakter adalah tambahan baru yang diterima fans dengan tangan terbuka. Ketiga karakter juga memiliki jurus-jurus yang berbeda. Cham gesit dengan cambuknya sementara Valna ahli sihir. Keduanya tidak terasa menjiplak Yuko.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Graphic / Sound: 7.5</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Walaupun masih kalah jauh dengan versi PC Engine CD-ROM, saya salut dengan keberanian Telenet memasukkan banyak cut-scene dengan kualitas animasi cukup jempolan dalam portnya di Sega Genesis. Hanya saja musik dan sound effectnya sedikit pas-pasan dan kurang memorable.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Play Time: 7.0</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Dengan continue tidak terbatas (mengulang hanya dari stage yang bersangkutan), saya rasa banyak orang bisa menamatkan game ini dengan satu atau dua kali duduk saja. Walau demikian, game ini memiliki nilai nostalgia sehingga menarik gamer untuk memainkannya beberapa kali. Buat para gamer cowo: kapan lagi bisa melihat cewe berbikini dan ahli pedang di jaman itu? buat para gamer cewe: Valis adalah satu dari sedikit game di masa itu yang menawarkan jagoan utama cewe - bukan satu tapi tiga pula!</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Overall: 7.3</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Game Details</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Developer: Telenet Japan</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Publisher: Sega</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Genre: Action / Platform</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Sumber:tukangreview.com</font></span>
 ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Soulcalibur: Broken Destiny</title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/602/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/602/.</comments>
   			  <pubDate>Tue, 09 Mar 2010 15:13:07 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - Admin</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/602/.</guid>
			  <description>Mengingat Bandai Namco memiliki dua franchise tenar dalam game fighting: Tekken dan Soul Calibur, bukan hal yang mengherankan bahwa mereka membawa franchise Soul Calibur ke PSP. Sebelumnya pun developer ini sudah mendapatkan banyak pujian setelah sukses mengadaptasi Tekken 5 menjadi Tekken 5: Dark Ressurection. Bahkan, game tersebut masih dianggap sebagai game fighting terbaik di PSP walau sudah berusia tiga tahun lebih. Tentu saja masalahnya tidak segampang itu untuk Soulcalibur: Broken Destiny. Tekken 5 yang menjadi basis Dark Ressurection adalah game PS2 yang teknologinya notabene hampir seimbang dengan PSP. Nah, masalahnya Broken Destiny adalah adaptasi dari Soulcalibur IV yang hadir untuk konsol-konsol next-gen seperti PS3 dan 360. Bagaimana Bandai Namco mengakali hal ini? [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ <span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Mengingat Bandai Namco memiliki dua franchise tenar dalam game fighting: Tekken dan Soul Calibur, bukan hal yang mengherankan bahwa mereka membawa franchise Soul Calibur ke PSP. Sebelumnya pun developer ini sudah mendapatkan banyak pujian setelah sukses mengadaptasi Tekken 5 menjadi Tekken 5: Dark Ressurection. Bahkan, game tersebut masih dianggap sebagai game fighting terbaik di PSP walau sudah berusia tiga tahun lebih. Tentu saja masalahnya tidak segampang itu untuk Soulcalibur: Broken Destiny. Tekken 5 yang menjadi basis Dark Ressurection adalah game PS2 yang teknologinya notabene hampir seimbang dengan PSP. Nah, masalahnya Broken Destiny adalah adaptasi dari Soulcalibur IV yang hadir untuk konsol-konsol next-gen seperti PS3 dan 360. Bagaimana Bandai Namco mengakali hal ini?</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Jawaban dari pertanyaan itu adalah downgrade grafis. Jangan membandingkan Broken Destiny dengan Soulcalibur IV karena kamu dijamin akan kecewa. Tetapi bila dibandingkan dengan kebanyakan game PSP yang ada, Broken Destiny boleh menepuk dada dengan bangga. Selain Dark Ressurection dan Final Fantasy: Dissidia, sulit menemukan game fighting yang memiliki grafis seimpresifnya. Dalam game ini kamu bisa memainkan satu dari 28 karakter yang ditampilkan. Yoda dan Darth Vader yang menjadi bonus di sistem konsolnya absen dalam versi kali ini, tetapi sebagai gantinya Broken Destiny menyediakan karakter baru bernama Dampierre dan sang dewa perang Kratos (iya, Kratos dari God of War). Selain dua karakter baru ini, fitur menciptakan sendiri karaktermu masih dipertahankan Broken Destiny sehingga kamu bisa menciptakan macam-macam karakter seturut kreatifitasmu.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Soulcalibur sudah lama dikenal sebagai sebuah game fighting yang sistemnya gampang untuk dipelajari tapi sulit untuk dikuasai. Setiap karakter memiliki ciri khas mereka sendiri. Mengingat semua karakter sudah diambil dari versi Soulcalibur IV saya akan lebih banyak membahas mengenai dua karakter barunya. Dampierre adalah tokoh yang sulit-sulit gampang untuk dikendalikan karena gerakannya yang nyentrik. Ia memadukan gaya tolol ala Drunken Master (cuma kali ini versi orang Eropa) dengan senjata yang tersembunyi di bajunya. Kalau kamu bukan veteran Soulcalibur, saran saya adalah pakai karakter lain dulu sebelum menjajal Dampierre. Sebaliknya Kratos adalah salah satu karakter yang agak overpowered dalam game ini. Gerakannya gampang dipelajari dan murka Kratos yang serangannya menggebrak ke sana-sini menjadikannya karakter yang harus kamu waspadai. Animasi dari Kratos sendiri sangat fluid (diambil dari Chain of Olympus mungkin?) dan lebih mudah menyatu dengan para jagoan-jagoan Soulcalibur lainnya. Bandingkan dengan saat Yoda dan Darth Vader melawan Mitsurugi atau Sophitia. Keren sih keren&hellip; tapi apa masuk akal? Ah, buat kamu yang sudah main Soulcalibur IV, berbahagialah karena sistem-sistemnya seperti Soul Gauge, Soul Crushes dan Critical Finishes masih dipertahankan. Omong-omong soal Critical Finishes, kalian harus lihat versinya Dampierre yang amat sangat dodol (dan kocak).</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Sayangnya walaupun kontrol, gameplay, dan grafis Soulcalibur mumpuni, kekurangan game ini terletak pada kurang variatifnya menu yang ditawarkan. Tidak ada Story Mode dalam Broken Destiny jadi kalau kamu kelewatan Soulcalibur IV dan ingin tahu ceritanya dari Broken Destiny - yah, siap-siap kecewa saja. Sebagai ganti Story Mode, kamu justru diberi The Gauntlet, sejenis mini-game merangkap tutorial yang ceritanya super tolol dan kocak. Kamu dijamin terbahak-bahak melihat karakter-karakter favoritmu bertingkah bagaikan orang idiot dalam mode ini. Sayang, selucu apapun cerita yang ditawarkan, The Gauntlet pendek dan tidak akan makan waktu lama sebelum kamu kemudian menyelesaikannya (atau bosan karenanya). Selain The Gauntlet, satu-satunya daya tarik utama dari Broken Destiny tinggal Quick Match yang memasukkanmu dalam ruang virtual di mana kamu bisa memilih lawan-lawanmu. Ada satu lagi mode bernama Trial tetapi mode ini seperti Survival Mode yang memang jarang kusentuh dalam game fighting.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Kekurangan mode permainan hanya satu dari dua kesalahan fatal Broken Destiny. Kesalahan kedua yang lebih parah adalah absennya fitur memainkan game ini online. Kenapa fitur ini tidak dimasukkan membuat saya tidak habis pikir. Blunder besar Bandai Namco! Di tengah kemajuan teknologi dan kecepatan internet, tidak memasukkan fitur bertarung dengan para petarung di seluruh dunia terasa seperti kesempatan emas yang disia-siakan. Apa boleh buat, satu-satunya cara untuk menjajal lawan manusia yang lain hanyalah menggunakan fitur wireless PSP, yah setidaknya tidak ada lag dalam pertarungan nirkabel.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Lepas dari dua kekurangan utama itu, Broken Destiny masih sebuah game yang harus kamu miliki bila kamu adalah pecinta game fighting. Sudah saatnya memensiunkan Dark Ressurection dan membawa para jagoan berpedang ini untuk jalan-jalan.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Final Verdict</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Gameplay: 8.0</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Di mana Story dan Arcade mode yang seharusnya menjadi fitur wajib dari setiap game fighting? Untung saja gameplay dalam Broken Destiny sekuat versi konsolnya. Ini adalah game yang dengan mudah menyedot puluhan jam dalam hidupmu dan menghipnotismu menguasai jurus-jurus para karakternya.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Graphic / Sound: 9.5</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Selain grafisnya yang di atas rata-rata, saya ingin berterima kasih kepada Bandai Namco yang memberi fitur dua suara dalam game ini (Jepang dan Amerika). Developer lain, contohlah mereka!</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Play Time: 7.5</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Dengan sedikitnya mode single player yang bisa kamu mainkan dan sulitnya mencari lawan tanding (temanmu yang punya PSP, suka game fighting, sekaligus punya Broken Destiny paling-paling ada berapa gelintir sih?) menjadikan nilai main game ini turun. Seru sih seru, tapi game fighting kan paling asyik bila mengadu dengan orang lain.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Overall: 8.3</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Game Details</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Producer: Bandai Namco</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Developer: Bandai Namco</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Genre: 3D Fighting</font></span><span style="color: red; font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Sumber:tukangreview.com</font></span>
 ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Scribblenauts</title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/601/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/601/.</comments>
   			  <pubDate>Tue, 09 Mar 2010 15:10:31 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - Admin</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/601/.</guid>
			  <description>Sebelum E3 tahun ini, tidak ada orang yang tahu apa itu Scribblenauts selain proyek puzzle dari 5th Cell, developer game yang sebelumnya dikenal dengan game platform ciptakan-sendiri-duniamu Drawn to Life. Selesai E3, semua orang membincangkan mengenai game ‘kecil’ yang mencuri perhatian semua orang ini. Ketika saya membaca laporan dari Gamespot dan IGN saya ikutan penasaran dengan game ini. Game puzzle apa pula yang memberikan keleluasaan kepada kita mengadu Tuhan dengan setan, menuklir seluruh game, sampai memunculkan dinosaurus - semua hanya dengan stylus kita? Antisipasi menjelang dirilisnya Scribblenauts makin meningkat, dan bagaimanakah hasilnya? [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ <span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Sebelum E3 tahun ini, tidak ada orang yang tahu apa itu Scribblenauts selain proyek puzzle dari 5th Cell, developer game yang sebelumnya dikenal dengan game platform ciptakan-sendiri-duniamu Drawn to Life. Selesai E3, semua orang membincangkan mengenai game &lsquo;kecil&rsquo; yang mencuri perhatian semua orang ini. Ketika saya membaca laporan dari Gamespot dan IGN saya ikutan penasaran dengan game ini. Game puzzle apa pula yang memberikan keleluasaan kepada kita mengadu Tuhan dengan setan, menuklir seluruh game, sampai memunculkan dinosaurus - semua hanya dengan stylus kita? Antisipasi menjelang dirilisnya Scribblenauts makin meningkat, dan bagaimanakah hasilnya?</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Scribblenauts pada dasarnya adalah sebuah game puzzle yang terbagi menjadi dua mode: Action dan Puzzle. Dalam mode Action, tujuanmu adalah mengambil bintang Starites yang sudah tersedia di stage tersebut. Dalam mode Puzzle, tujuanmu adalah memenuhi misi yang diminta di stage tersebut. Toh keduanya mengutilisasikan gameplay yang sama: kekreatifanmu.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Maksudnya begini. Dalam salah satu stage Puzzle kamu diminta membangunkan anak yang tidur. Bagaimana caranya? Terserah kamu! Kamu bisa meledakkan kamar mandinya sehingga anak itu terkejut dan terbangun. Atau kamu bisa membakar tempat tidurnya sehingga dia langsung kelojotan dan berlari-lari bangun. Atau mungkin kalau kamu tidak sepsycho saya kamu bisa menggunakan jam alarm dan membunyikannya. Dalam game Action kamu diminta mengambil Starites di atas sebuah pohon yang dijaga beruang. Bagaimana caramu mengambil? Sekali lagi&hellip; terserah kamu! Mungkin kamu mau memanggil Tuhan untuk memanggang beruang itu supaya menyingkir darimu? Atau kamu mau memakai jetpack dan terbang langsung mengambil starlite sembari menghindari serangan beruang?</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Singkat kata: bagaimana cara kamu menyelesaikan sebuah puzzle hanya dibatasi oleh otak dan kekreatifanmu sendiri. Tentu saja Scribblenauts tidak akan fun apabila kamu tidak bisa mengeluarkan obyek-obyek yang kamu kehendaki. Tapi di sini, Scribblenauts sekali lagi memukauku. Hampir sejam pertama saya mencoba berbagai jenis kata-kata untuk menguji besarnya perpustakaan obyek Scribblenauts. Hasilnya? Luar biasa. Tidak satupun obyek yang gagal dikeluarkan oleh Scribblenauts selain yang memang sudah dibatasi (obyek tabu seperti alat kelamin atau obyek yang sudah memiliki copyright seperti Superman dan Batman tidak bisa muncul).</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Toh gameplay Scribblenauts bukannya tanpa kelemahan. Kelemahan paling mencolok adalah karakter Maxwell yang kamu kendalikan. Acapkali karakter tolol ini berlari ke sana-sini di luar perintah kita. Terkadang kontrol otomatis memaksa Maxwell melompat dari satu platform ke platform lainnya di mana kita sebenarnya menghendaki dia jatuh saja ke bawah. Ini gara-gara input dalam Scribblenauts semuanya memakai touch screen sehingga kadang memposisikan obyek yang kita ciptakan dan mengatur pergerakan Maxwell jadi tercampur-aduk. Memang sih ini mungkin hanya kekurangan minor, tetapi tetap saja ini menganggu kenyamanan bermain. Seandainya saja Scribblenauts bebas masalah kontrol, game ini tentunya lebih sempurna.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Grafis dan musiknya didesign kartun dan sedikit banyak mengingatkanku pada Drawn to Life. Selain corak designnya yang mirip, animasi gerakan Maxwell dan obyek-obyek yang kamu ciptakan saat bergerak pun serupa dengan Drawn to Life. Nampaknya 5th Cell berhasil menyempurnakan konsep setengah matang dalam Drawn to Life (menciptakan obyek dalam game platform) dan mengimplementasikannya di sini (menciptakan obyek dalam game puzzle).</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Kalau kamu punya game DS dan senang dengan game puzzle, Scribblenauts adalah suguhan yang tidak boleh kamu lewatkan. Saya jamin kamu tidak pernah menemukan game puzzle yang seambisius, semenarik, dan seorisinil ini.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Final Verdict</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Gameplay: 9.5</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Kalau saja saya hanya memijakkan review saya pada betapa orisinilnya game ini, saya akan beri dia nilai 11 dari 10. Sayangnya dengan permasalahan kontrol Maxwell yang terkadang membuat frustasi, saya terpaksa memotong nilainya.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Graphic / Sound: 8.0</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Stage yang disajikan semua variatif, benda-benda yang kamu ciptakan memiliki design khasnya sendiri sehingga kamu takkan pernah kebingungan dan bertanya-tanya &ldquo;benda apa sih yang kukeluarkan barusan?&rdquo;. Designnya mungkin sederhana, tetapi efektif. Dan hey, siapa bisa menyalahkannya? 5th Cell memasukkan ribuan obyek dalam cartridge DS yang mungil!</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Play Time: 10</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Saya jamin menyelesaikan satu stage sekali saja tidak akan cukup bagimu. Kamu akan langsung mencoba menjajalnya lagi dan menyelesaikannya dengan cara nyentrik lainnya. Setelah menyelesaikan ratusan stage yang disediakan game ini, kamu juga bisa menciptakan stagemu sendiri dan membaginya di dunia maya. Tentu saja ini juga berarti kamu bisa mengunduh stage-stage baru ciptaan para Scribblenauters yang lain buat dijajal.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Overall: 9.3</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Game Details</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Developer: 5th Cell</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Publisher: Warner Bros Interactive Entertainment</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Genre: Puzzle</font></span><span style="color: red; font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="color: red; font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Sumber:tukangreview.com</font></span>
 ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Crimson Gem Saga</title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/600/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/600/.</comments>
   			  <pubDate>Tue, 09 Mar 2010 15:07:45 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - Admin</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/600/.</guid>
			  <description>Memainkan Crimson Gem Saga membuat saya menyadari dua hal. Yang pertama adalah old-school RPG tidak mungkin mati. Setelah game Black Sigil buat DS, kini ada Crimson Gem Saga yang mengusung semangat RPG-RPG jaman 16-bit. Hal kedua yang saya sadari setelah memainkan game ini adalah developer game Korsel semakin mengejar Jepang. Ya, kalian tidak salah baca. Crimson Gem Saga adalah game garapan IronNos / SK Telecom yang kemudian dibawa ke Amerika oleh Atlus.  [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ <span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Memainkan Crimson Gem Saga membuat saya menyadari dua hal. Yang pertama adalah old-school RPG tidak mungkin mati. Setelah game Black Sigil buat DS, kini ada Crimson Gem Saga yang mengusung semangat RPG-RPG jaman 16-bit. Hal kedua yang saya sadari setelah memainkan game ini adalah developer game Korsel semakin mengejar Jepang. Ya, kalian tidak salah baca. Crimson Gem Saga adalah game garapan IronNos / SK Telecom yang kemudian dibawa ke Amerika oleh Atlus. Tahu sendiri kan bagaimana Atlus biasanya getol merilis RPG-RPG nyentrik dari Jepang ke Amerika? Keberhasilan Crimson Gem Saga menarik perhatian Atlus ini tentunya layak mendapat catatan sendiri. Saya tahu kalau dunia gaming Korsel bukannya asing sama sekali. Toh, game online fenomenal Ragnarok Online dulu juga datang dari Korsel. Hanya saja patut dicermati bahwa kebanyakan game dari developer Korsel dulunya online atau arcade dan Crimson Gem Saga adalah satu dari pengecualian yang langka.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Kisah dalam game ini diawali saat kelulusan Killian dari akademi tentara Green Hill. Walaupun ia sangat berbakat, Killian seakan terkutuk untuk selalu menjadi yang nomer dua. Tak berapa lama setelah kelulusannya, Killian direkomendasikan untuk bergabung dalam kesatuan elit Excelsior Force. Dalam tugas pertama Killian mengambil Wicked Stone, kesatuan Excelsior Force bertemu dengan musuh yang luar biasa kuatnya. Saya katakan luar biasa karena kesatuan Excelsior Force yang jumlahnya puluhan - bahkan ratusan orang - pun terbantai habis. Satu-satunya yang tersisa adalah Killian yang saat cedera parah diselamatkan nyawanya oleh seorang pemburu harta bernama Spinel. Killian mengiyakan ajakan Spinel untuk mencari Wicked Stone dengan tujuan mencari orang yang membantai kesatuannya dan menuntut balas dari orang tersebut. Ia belum sadar bahwa dirinya akan segera terlibat konspirasi lebih besar dan menyemenkan jalannya dalam petualangannya menyelamatkan dunia.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Cerita dalam Crimson Gem Saga - seperti yang saya tulis di atas - memang klise selayaknya cerita old-school RPG. Ada beberapa plot twist sepanjang cerita, tetapi tidak ada yang sampai membuatmu terperangah. Dalam perjalanannya pun Killian akan bertemu dengan sekutu maupun musuh dan untungnya saja semuanya memiliki karakter yang berbeda-beda serta unik. Kayanya karakter yang ditemui Killian sepanjang perjalanannya inilah yang membuat dunia serta permainan kita kian berwarna dan tidak membosankan.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Grafis dan musik dalam Crimson Gem Saga juga sangat berkualitas. Menu dalam game ini simpel sehingga pertama kali mainpun kamu tidak akan bingung mengkustomisasi karaktermu atau memakai item. Dalam in-gamenya sendiri Crimson Gem Saga memadukan feel dari RPG baru dan RPG klasik. Sekilas lihat sprite karakter dalam game ini mirip dengan sprite karakter-karakter dalam game Ragnarok (tetapi dengan mimik muka yang lebih ekspresif). Developer game ini juga tidak terjebak dalam penyakit kebanyakan RPG yang mendaur ulang musuh yang hanya berbeda warna. Hampir semua musuh dalam game ini memiliki variasi dan design uniknya sendiri. Kelemahan grafisnya bagiku hanya terletak dalam dungeon-dungeonnya yang rata-rata malahan monoton dan minim dekorasi. Berulang kali saya tersesat menjelajahi dungeonnya karena luas tapi &lsquo;hampa&rsquo;. Untung saja menjelajahi world map dan kota-kota jauh lebih menyenangkan karena fitur Map game ini. Oh ya, fitur mapnya digambar dengan tangan untuk nilai lebih otentik dan medieval. Untuk departemen audionya sendiri, tidak ada yang spesial dengan musik background game ini. Saya sudah melewati hampir setengah permainan tapi tidak mendapati adanya musik memorable yang layak mendapat catatan khusus. Justru yang memberi saya kejutan menyenangkan adalah voice-acting dalam game ini yang di atas rata-rata game RPG lain.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Gameplay dalam Crimson Gem Saga cukup sulit, tapi berbeda dengan Black Sigil yang membuatmu selalu merasa dicurangi oleh gamenya, game ini sulit dalam kategori yang menantang. Tentu saja sebagaimana kebanyakan old-school RPG lainnya, apabila levelmu tidak cukup kamu bakalan kewalahan menghadapi para monster. Tapi sialnya, sekedar meningkatkan level saja tidak cukup dalam game ini. Saya pernah menjalankan misi khusus yang meningkatkan level saya sampai hampir 50 dan saya tetap kewalahan menghadapi musuh yang berlevel 25 - 30! Kunci dari kemenangan dalam Crimson Gem Saga adalah level dari abilitymu dan equipment yang kamu pakai. Mungkin ini bakalan terdengar aneh, tetapi tujuan utamamu dalam melawan musuh adalah mencari uang untuk memberi equipment terkuat yang baru sementara experience point hanya bonus semata - terbalik dengan kebanyakan RPG lainnya.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Walaupun tingkat kesulitan Crimson Gem Saga yang tinggi dan ceritanya yang klise akan membuat kebanyakan gamer mungkin malas memainkannya, apabila kamu gemar RPG-RPG old-school, saya rasa Crimson Gem Saga layak untuk dimainkan. Pertanyaan yang terlintas di benak saya adalah; bila Korsel saja sudah bisa membuat RPG dengan kualitas seperti ini, Indonesia kapan ya?</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Note: Crimson Gem Saga disebut-sebut sebagai spiritual successor dari Astonishia Story dan merupakan sekuel tidak langsung dari game tersebut. Karena saya belum pernah memainkan Astonishia Story (juga di PSP) saya belum bisa mengkonfirmasi hal ini.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Final Verdict</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Gameplay: 7.0</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Sistem battlenya sederhana ala kebanyakan Turn-Based RPG. Setiap karaktermu memiliki Skill Set sendiri yang bisa bertambah bila kamu mempelajari Skill yang baru (point untuk mempelajari didapat dari melawan musuh). Penjelajahan dan perkembangan cerita mengikuti pakem RPG biasa. Kota - Dungeon - Kota - Dungeon - seterusnya.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Graphic / Sound: 8.0</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Walau disebut tampil old-school, game ini tidak meniru gaya artwork game klasik manapun (bandingkan dengan Black Sigil yang jelas meniru Chrono Trigger). Musiknya sebenarnya biasa-biasa saja, tapi gubahan dengan full-orkestra menambah nilai kemegahannya.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Play Time: 9.0</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Lama. Benar-benar lama. Berhubung melakukan grinding dan menghadapi banyak musuh adalah satu-satunya kunci bertahan hidup, jam permainanmu akan naik dengan sendirinya. Yah, paling tidak battle systemnya menarik. Kamu juga bisa menjalankan beberapa sidequest di luar jalan cerita utama dan mengeksplorasi satu dungeon optional yang bisa diakses beberapa jam setelah kamu memulai permainan.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Overall: 8.0</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Game Details</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Developer: IronNos / SK Telecom</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Publisher: Atlus</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Genre: RPG</font></span><span style="color: red; font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="color: red; font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Sumber:tukangreview.com</font></span>
 ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Professor Layton and the Diabolical Box</title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/599/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/599/.</comments>
   			  <pubDate>Tue, 09 Mar 2010 15:05:43 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - Admin</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/599/.</guid>
			  <description>Kata-kata dari Professor Hershel Layton ini tentunya akrab didengar oleh gamer yang berkesempatan memainkan Professor Layton and the Curious Village. Dirilis pada tahun 2008 lalu, game pertama yang bertokoh utamakan Sherlock Holmes dunia Puzzle beserta Luke sang asisten mudanya langsung mendapatkan kesuksesan luar biasa. Gamenya terjual laris manis di pasaran mencapai hampir 1 Juta kopi (angka yang sangat tinggi untuk sebuah game puzzle) dan memenangkan berbagai penghargaan. Walau begitu, demam publik barat sebenarnya sudah terlambat. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ <span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Kata-kata dari Professor Hershel Layton ini tentunya akrab didengar oleh gamer yang berkesempatan memainkan Professor Layton and the Curious Village. Dirilis pada tahun 2008 lalu, game pertama yang bertokoh utamakan Sherlock Holmes dunia Puzzle beserta Luke sang asisten mudanya langsung mendapatkan kesuksesan luar biasa. Gamenya terjual laris manis di pasaran mencapai hampir 1 Juta kopi (angka yang sangat tinggi untuk sebuah game puzzle) dan memenangkan berbagai penghargaan. Walau begitu, demam publik barat sebenarnya sudah terlambat. Seperti kasus Phoenix Wright, kendati gamer barat baru sempat mencicipi satu game Layton, ia sudah sangat populer di Jepang dengan tiga game yang sudah dirilis, satu yang akan dirilis dan bahkan sudah direncanakan sebuah film animasi Layton. Tidak melepas kesempatan baik ini, Level-5 segera mentranslasikan gamenya dan tidak sampai dua tahun kemudian petualangan keduanya yang bertajuk Professor Layton and the Diabolical Box (atau Pandora&rsquo;s Box di negara tertentu) pun muncul.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Professor Layton and the Diabolical Box (Diabolical Box) masih menawarkan formula yang sama dengan prekuelnya. Sebagai Layton dan Luke, kamu harus berpetualang memecahkan teka-teki demi teka-teki, semuanya guna menyibak tirai mengenai misteri Elysian Box yang menjadi tema sentral game ini. Petualangan duo ini membawa mereka ke berbagai lokasi eksotik di Eropa - lengkap dengan kebudayaan dan kegiatan unik khas dunia Layton. Puzzle-puzzle yang ada pada game ini lebih dari 150, termasuk bonus yang diberikan setelah kamu menyelesaikan permainan. Selain lebih banyak dari puzzle yang disediakan di Curious Village, Diabolical Box juga menawarkan ragam puzzle untuk kamu selesaikan. Variasinya bermacam-macam mulai dari ilusi mata sampai puzzle logika. Yang jelas, semuanya menantang.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Sistem kontrol dalam Diabolical Box juga mimik persis dari Curious Village dan itu adalah hal yang bagus karena Curious Village memiliki kontrol yang sangat solid. Semua input dalam game ini dilakukan dengan stylus dan touch screen, dari mengontrol pergerakan Layton sampai memasukkan jawaban untuk puzzle-puzzlenya. Satu fitur tambahan yang sederhana tapi berguna dalam game ini adalah fasilitas Memo yang membolehkan kita &lsquo;mencoret-coret&rsquo; layar DS kita. Sangat berguna untuk menandai bagian tertentu adalah melakukan hitung-hitungan sederhana sebelum menyelesaikan puzzle yang disodorkan game ini.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Tentunya tidak semua aspek dalam Diabolical Box persis dengan Curious Village. Tercatat ada tiga jenis mini-game yang bisa kamu mainkan. Yang pertama merakit kamera dengan bagian-bagian yang kamu dapatkan dari menyelesaikan puzzle tertentu, yang kedua adalah membuat teh dengan meramu-ramu bahan teh, dan yang terakhir sekaligus yang terunik adalah mengajak seekor hamster gendut berolahraga dengan memberinya berbagai macam alat yang memotivasi dirinya untuk bergerak. Semua mini-game ini memang simple, tetapi bila diselesaikan akan memberi hadiah spesial untukmu.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Salah satu nilai plus dari serial Professor Layton adalah design karakter dan animasinya yang unik seperti blender dari kebudayaan barat dan timur. Sekali lagi Level-5 berhasil menghidupkan nuansa itu, bahkan mengembangkannya jauh lebih luas lagi. Bila sebelumnya di Curious Village kamu hanya &lsquo;dibatasi&rsquo; menjelajah di satu desa, Diabolical Box membawamu berkelana berkeliling Eropa di atas sebuah kereta super mewah. Kualitas audionya juga di atas rata-rata. Walau beberapa musiknya mendaur ulang Curious Village (terutama bagian puzzle), kualitas voice-acting game ini tetap terjaga. Banyak sekali dialog yang disertai dengan voice-acting dalam game ini dan semuanya berkualitas luar biasa. Saya terutama angkat jempol untuk pengisi suara Professor Layton, bisa dibilang suara baritonnya itulah yang membantu membangun citra Layton sebagai seorang gentlemen sejati.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Bicara panjang lebar mengenai aspek teknis game ini, saya sampai lupa menuliskan apa inti cerita darinya. Suatu hari, Professor Layton menerima sebuah surat dari sahabat sekaligus mentornya Dr. Schrader. Dalam surat tersebut Dr. Schrader mengatakan bahwa ia menemukan sebuah kotak bernama Elysian Box. Layton menjadi khawatir dan berharap bahwa Dr. Schrader tidak langsung membuka kotak tersebut sebab ada rumor bahwa siapapun yang membuka kotak tersebut akan tewas. Kekhawatirannya terbukti. Ketika Layton dan Luke sampai di apartemennya, sang dokter sudah tergeletak tak bernyawa. Satu-satunya petunjuk yang mereka temukan di sana adalah tiket naik kereta eksekutif Molentary Express. Apa kaitan dari kematian Dr. Schrader, kereta Molentary Express, dan Elysian Box? Mainkan sendiri game ini untuk menemukan jawaban dari semua misteri tersebut!</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Final Verdict</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Gameplay: 9.0</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Daya tarik utama game ini adalah berbagai rupa puzzle yang menantang otak kita berpikir. Menyelesaikan sebuah puzzle setelah berjam-jam mengutak-atiknya memberikan kepuasan tersendiri. Selain itu, jalan cerita yang penuh misteri pun terus memikat kita untuk melanjutkan petualangan Layton menyibaknya.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Graphic / Sound: 9.5</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Selain sedikit kekurangan pada beberapa track musik yang dipakai ulang (tetapi tetap fantastis dengan nuansa Eropa yang ditonjolkan) saya benar-benar tidak bisa mencari kelemahan apapun. Great job Level-5. Wonderful graphic, superb voice-acting, what else can I ask?</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Play Time: 8.0</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Kalau kamu benar-benar ingin menyelesaikan setiap puzzlenya dengan jujur, kamu bisa menghabiskan lebih dari 20 - 30 jam untuk menamatkan game ini (tergantung dari - ehem - seberapa tajamnya otakmu). Tapi sekali kamu sudah menyelesaikan game ini memainkannya ulang takkan sulit lagi sebab bukankah setiap teka-teki tak lagi menarik begitu kau bisa memecahkannya?</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Overall: 8.9</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Game Details</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Developer: Level-5</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Publisher: Nintendo</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Genre: Puzzle Adventure</font></span><span style="color: red; font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Sumber:tukangreview.com</font></span>
 ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Battle of the Giant: Dinosaurs</title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/598/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/598/.</comments>
   			  <pubDate>Tue, 09 Mar 2010 15:02:15 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - Admin</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/598/.</guid>
			  <description>Yang namanya dinosaurus itu masih saja menjadi primadona dunia hiburan. Walau reptil raksasa ini sudah punah jutaan tahun lamanya, ia punya pesonanya sendiri. Buktinya tahun ini saja sudah ada empat film musim panas yang di dalamnya ada Dinosaurus, mulai dari Land of the Lost sampai Ice Age: Dawn of the Dinosaurs. Dunia game tidak mau kalah, Ubisoft kali ini menggarap sebuah game RPG duel nyentrik antara para kadal ini - dengan sentuhan tambahan. Apakah sentuhan tambahan dan para dinosaurus berseteru bisa menjadi nilai plus game ini? [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ <span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Yang namanya dinosaurus itu masih saja menjadi primadona dunia hiburan. Walau reptil raksasa ini sudah punah jutaan tahun lamanya, ia punya pesonanya sendiri. Buktinya tahun ini saja sudah ada empat film musim panas yang di dalamnya ada Dinosaurus, mulai dari Land of the Lost sampai Ice Age: Dawn of the Dinosaurs. Dunia game tidak mau kalah, Ubisoft kali ini menggarap sebuah game RPG duel nyentrik antara para kadal ini - dengan sentuhan tambahan. Apakah sentuhan tambahan dan para dinosaurus berseteru bisa menjadi nilai plus game ini?</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Pada awal permainan, kamu bisa memilih dinosaurus gacoanmu. Ada enam kelas dinosaurus yang bisa kamu pilih. Misalnya Ravenous Predator, Witty Scavengers, Horned Territorials, dan lain-lainnya. Setiap kelas memiliki jenis dino dan keunggulan mereka sendiri. T-Rex misalnya tergabung dalam Ravenous Predator; memiliki kekuatan serangan tertangguh tetapi pertahanan dan kecepatan yang buruk. Atau Raptor tergolong dalam Witty Scavengers; kelas yang lincah dan cepat tetapi aspek lainnya biasa-biasa saja. Hampir setiap kelas memiliki kelemahan dan keunggulannya sendiri dan biasanya memulai permainan dengan lima atau enam poin status sehingga cukup berimbang satu sama lainnya. Awalnya tidak semua dinosaurus tersedia. Seiring dengan berlanjutnya permainanmu kamu bisa menambah jenis-jenis dinosaurus yang baru.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Usai mengkustomisasi dinosaurusmu, kamu pun siap menjelajah dan berduel dalam dunia Battle of Giants: Dinosaurs ini. Sang dinosaurusmu begitu saja ditaruh di sebuah map di mana ia bebas menjelajah (dipandu dengan stylusmu). Dalam penjelajahan di setiap map, obyektifmu hampir selalu sama: mengumpulkan telur secukupnya yang diminta map tersebut. Cara mendapatkan telur ini adalah - seperti yang bisa kamu tebak - dengan berduel melawan para dinosaurus lain yang terdapat di map tersebut. Ada dinosaurus yang memiliki telur dan ada juga yang tidak membawa telur. Telur di sini berfungsi ganda. Selain mengumpulkan telur untuk mengakses level selanjutnya, telur juga berguna untuk mengupgrade kekuatan dinomu. Di setiap level kamu biasanya diberi kesempatan mengupgrade satu bagian dari dinomu, baik kekuatan serangan, kemampuan bertahan, atau kecepatannya. Seiring berevolusinya dinosaurusmu, berubah jugalah penampilannya. Velicoraptor yang saya pakai misalnya mendapat tambahan tanduk ala kerbau dan badan berduri ala landak ketika saya mengupgrade bagian-bagian tubuhnya supaya kian tangguh. Tujuanmu di map selain memburu telur dino adalah mencari fosil para dino. Dalam setiap map terdapat bagian-bagian fosil yang tersebar di seluruh tempat. Kalau kamu sukses mengumpulkan dan melengkapi semua bagian fosil itu maka dinosaurus tersebut bisa kamu akses dalam permainanmu selanjutnya.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><font face="Times New Roman"><span style="font-size: 11pt">Battle</span><span style="font-size: 11pt"> dalam game ini sebenarnya cukup unik. Setiap kali kamu menyerang musuh akan timbul sebuah gambar yang perlu kamu gambar ulang dengan stylusmu. Semakin jeli kamu mengikuti garis yang diberikan, semakin besarlah persen kesuksesanmu. Dan semakin tinggi persen kesuksesanmu, semakin kuatlah nilai seranganmu. Jangan khawatir, game ini ditujukan buat anak-anak sehingga mengkopi gambar yang disediakan game ini sangat-sangat mudah. Yang membuat game ini sedikit berbeda dengan lainnya adalah ketika saya sampai di penghujung map pertama. Tak disangka dan tak dinyana saya bukan berhadapan dengan T-Rex atau Triceratops, saya mendadak berhadapan dengan sebuah kotak telepon. Yap. Benda yang seharusnya belum muncul (dan bahkan tidak seharusnya bisa bergerak) itu mendadak saja muncul di hadapan Raptorku. Belum hilang kekagetan saya menghadapinya, saya harus melawan berbagai jenis mobil raksasa macam traktor sampai bus sekolah. Konyol dan kocak - tetapi harus diakui memang orisinil.</span></font><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Toh, tidak peduli secemerlang apapun ide memasukkan segala jenis benda untuk dihadapi para dino, nilai unik itu tidak bertahan lama. Mengingat mode adventurenya tidak menawarkan cerita apapun ditambah sistem bertarung yang kian lama kian monoton, sulit untuk merekomendasikan game ini untuk siapapun yang berusia lebih dari 10 tahun.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Final Verdict</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Gameplay: 6.0</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Kesenangan mengkustomisasi dinomu sendiri dan bertarung melawan para dinosaurus lain (juga benda modern lain) menarik untuk sementara. Sayangnya tidak ada kedalaman apapun dalam sistem kustomisasinya (perbedaan dinosaurus kebanyakan hanya perbedaan penampilan!) ditambah dengan lambatnya loading time tiap mau bertarung membuat nilai ini turun.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Graphic / Sound: 7.5</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Harus diakui kalau render tiap-tiap dinosaurus cukup keren untuk ukuran DS. Apalagi setiap dinosaurus dalam game ini memiliki perubahan &lsquo;bentuk&rsquo; dalam evolusi mereka. Sisi suaranya sayangnya kurang dengan minimnya suara musik background dan terlalu serupanya suara setiap para dino.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Play Time: 3.5</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Saya yakin kecuali kamu anak 10 tahun, tidak sampai sejampun kamu bakalan bosan memainkan game ini. Bila memang seorang kamu suka grinding ketika main RPG, kenapa tidak sekalian main Pokemon?</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Overall: 5.7</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Game Details</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Developer: Ubisoft Quebec</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Publisher: Ubisoft</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Genre: RPG / Actio</font></span><span style="color: red; font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="color: red; font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Sumber:tukangreview.com</font></span>
 ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Dissidia: Final Fantasy</title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/597/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/597/.</comments>
   			  <pubDate>Tue, 09 Mar 2010 14:59:26 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - Admin</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/597/.</guid>
			  <description>Kata “Dissidia” pertama kali disebutkan oleh Square Enix pada Mei 2007. Konsep di mana sepuluh jagoan dan musuh utama Final Fantasy yang bertarung dalam satu arena langsung mendapat perhatian luas publik. Seperti kebanyakan game-game besar Square Enix macam Crisis Core atau Final Fantasy XIII, pengembangan Dissidia yang pelan tapi pasti terus mendapatkan pemberitaan media massa. Lebih dari 18 bulan setelah diumumkan, Dissidia: Final Fantasy (Dissidia) dirilis untuk pasar Jepang. Pujian setinggi langit yang disematkan pada game ini (majalah Famitsu yang terkenal kritis pun memberi nilai 36 / 40 untuk Dissidia) membuat waktu penantian setahun bagi Dissidia terasa sangat panjang. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ <span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Kata &ldquo;Dissidia&rdquo; pertama kali disebutkan oleh Square Enix pada Mei 2007. Konsep di mana sepuluh jagoan dan musuh utama Final Fantasy yang bertarung dalam satu arena langsung mendapat perhatian luas publik. Seperti kebanyakan game-game besar Square Enix macam Crisis Core atau Final Fantasy XIII, pengembangan Dissidia yang pelan tapi pasti terus mendapatkan pemberitaan media massa. Lebih dari 18 bulan setelah diumumkan, Dissidia: Final Fantasy (Dissidia) dirilis untuk pasar Jepang. Pujian setinggi langit yang disematkan pada game ini (majalah Famitsu yang terkenal kritis pun memberi nilai 36 / 40 untuk Dissidia) membuat waktu penantian setahun bagi Dissidia terasa sangat panjang.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Toh penantian dari publik terbayar lunas ketika pada Agustus 2009 - hampir dua tahun lebih setelah pemberitaan pertamanya - Dissidia akhirnya dirilis. Versi baratnya ini lebih superior karena mengikutkan beberapa cutscene dan gerakan baru untuk para karakternya, sampai translasi yang cukup bagus untuk menjelaskan sistem gameplay Dissidia yang simpel-simpel ribet.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">A Tale of Cosmos, Chaos, and Crystal</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Cerita dalam Dissidia adalah cerita orisinil yang mirip seperti fanfic yang diangkat oleh Square Enix. Jangan terlalu berharap akan cerita epik sebagaimana serial Final Fantasy utama lainnya walaupun memang Square Enix sudah berusaha sebisa mungkin memberikan jalan cerita yang memadai untuk para karakter jagoan ini saling bertemu. Anggap saja seperti crossover gila-gilaan macam DC VS Marvel.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><font face="Times New Roman"><span style="font-size: 11pt">Ada</span><span style="font-size: 11pt"> dua kekuatan super di dunia ini: Cosmos dan Chaos. Cosmos adalah kekuatan yang menjaga keseimbangan sementara Chaos hendak menghancurkannya. Selama bermilenia-milenia lamanya keduanya terus berimbang sampai belakangan ini keseimbangan itu rusak. Chaos yang mendatangkan para penjahat kakap dari Final Fantasy I hingga X berhasil mendesak Cosmos. Di bawah serangan para monster macam Sephiroth, Golbez, Jecht dan lainnya para jagoan Cosmos bertumbangan satu demi satu.</span></font><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Dengan sisa-sisa kekuatannya Cosmos melindungi sepuluh jagoan yang tersisa dan mengutus mereka mencari kristal. Cosmos percaya bahwa kristal tersebut adalah satu-satunya kunci untuk menghadapi dan memberi mereka secercah harapan untuk mengimbangi Chaos. Sayangnya, perjalanan sepuluh jagoan untuk menemukan kristal-kristal mereka tidak akan mudah. Banyak musuh dan rival yang harus mereka hadapi - walaupun pada akhirnya semua sadar bahwa untuk menemukan kristal mereka harus menghadapi diri mereka sendiri.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">A Handheld Fantasy</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Berbeda dengan game Final Fantasy yang memakai sistem Turn-Based RPG, Dissidia lebih merupakan campuran dari Action RPG dengan sistem battle. Banyak yang membandingkan sistemnya dengan battle di Kingdom Hearts, walaupun menurut saya keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Dissidia menempatkan kedua karaktermu di sebuah arena 3D yang bebas kamu kitari. Setiap karakter memiliki dua jenis serangan; serangan Bravery dan serangan HP. Serangan Bravery berfungsi untuk menaikkan nilai serangan sementara serangan HP berfungsi menggunakan nilai serangan yang sudah kamu kumpulkan lewat Bravery untuk mengurangi HP musuh. Sistem ini memberi keluwesan buat cara permainanmu. Apakah kamu tipe orang yang mau mengurangi HP musuh sedikit sedikit atau mengumpulkan serangan lewat Bravery dan langsung menghabisinya lewat satu serangan pamungkas?</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Kalau kamu merasa tidak biasa dengan pola Action RPG yang membiarkanmu bebas mengendalikan karaktermu, kamu juga bisa memilih opsi Command. Di sini gerakanmu menjadi lebih terbatas tetapi kamu bisa menginput serangan, bertahan, maupun menghindar seperti Final Fantasy klasik. Tentu saja mengingat Dissidia didesign ala Action RPG, akan lebih menyenangkan untuk memainkannya dengan cara itu.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Total ada lebih dari 20 karakter yang bisa kamu mainkan dalam game ini (ada dua karakter rahasia). Masing-masing adalah pasangan rival utama dari Final Fantasy I hingga X. Misalnya Tidus dari Final Fantasy X memiliki musuh Jecht sang ayah. Atau Cecil yang berseteru dengan Golbez. Satu-satunya yang sedikit saya sayangkan adalah keputusan Square Enix yang memasukkan Ultimecia sebagai musuh Squall dalam Final Fantasy VIII. Siapapun yang pernah memainkan game tersebut tentu ingat bahwa musuh paling memorable dalam game tersebut adalah Seifer Almasy. Lepas dari satu komplain minor tersebut saya terkejut melihat bagaimana gameplay dalam Dissidia cukup dalam dan adiktif. Setiap karakter yang kamu mainkan memiliki pola serangan yang unik sehingga bereksperimen dengan mereka adalah kesenangan tersendiri. Zidane si monyet lincah dalam pertarungan udara, Cecil bisa berubah job antara Dark Knight dan Paladin, dan lain-lain. Favorit saya pribadi adalah Firion yang menguasai beberapa jenis senjata sekaligus.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Walaupun game ini sekilas cukup rumit, Square Enix menyediakan banyak tutorial singkat, mendasar, dan fun untuk diikuti. Fun dalam artian pemandu kita dalam tutorial ini adalah karakter-karakter cameo dalam Final Fantasy lain (ada Yuffie, Red XIII, Quistis, Selphie, dll loh!). Walaupun mereka tidak muncul dalam permainan, melihat mereka sekedar dalam gambar sekalipun membangkitkan nilai nostalgia tersendiri.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Dissidia juga membuktikan bagaimana Square Enix selalu bisa mendorong kualitas sebuah sistem pada ambang maksimalnya. Setiap karakter didesign ulang, siapa RPGer yang memainkan Final Fantasy VI tidak penasaran dengan bentuk Terra (Tina) di versi 3D. Nah, puaskan penasaranmu dengan memainkannya di game ini. Selain para karakter dan gerakannya, variasi stage yang berbeda juga merepresentasikan sisi Final Fantasy yang ia wakili. Kalau soal grafis jempolan, soal musik saya sedikit kecewa. Musik Dissidia memang banyak yang bagus, tetapi mayoritas hanyalah daur ulang dari game-game sebelumnya. Bagus sih bagus, tetapi saya ingin Dissidia sebenarnya memiliki lebih banyak theme orisinilnya sendiri. Voice actingnya pun antara hit and miss&hellip; dan saya menyayangkan tidak adanya fitur dual audio dalam game ini. Saya melihat di forum-forum bahwa beberapa purist sampai membela-belakan diri mencoba menghack PSP mereka sendiri guna mengubah suaranya menjadi versi Jepangnya.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Dissidia: Final Fantasy adalah pembuktian bagi Square Enix bahwa mereka kompeten dalam menciptakan game-game RPG yang bermutu di handheld sekalipun. Setelah Final Fantasy IV Remake dan The World Ends With You di DS ditambah Crisis Core di PSP, Dissidia menambah daftar panjang game-game sukses yang ditangani developer ini.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Final Verdict</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Gameplay: 9.0</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Walaupun bila dijelaskan melalui kata-kata terasa rumit, begitu kamu mencoba sendiri dan memainkannya, tidak akan makan waktu lama untuk membiasakan diri dengan sistem battle di Dissidia. Tanpa sadar kamu akan mulai menghabiskan waktumu mengkustomisasi karaktermu dan mengadunya dengan karakter-karakter lain.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Graphic / Sound: 8.5</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Satu-satunya keluhan adalah pada kualitas voice-actingnya yang walaupun di atas rata-rata kualitas voice-acting kebanyakan game masih terasa inferior mengingat Dissidia mempesona di hampir setiap segi lain.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Play Time: 9.5</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Menyelesaikan semua Story Mode para karakter bisa menghabiskan waktumu sampai 15 jam. Belum lagi mencoba menjajal para karakter dari sisi Chaos ditambah mencari musuh di dunia maya. Ditambah menaikkan level karaktermu. Ditambah mencari item serta equipment. Ditambah melengkapi semua achievement yang ada. Wow! Begitu banyak hal yang harus kulakukan dengan Dissidia!</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Overall: 9.0</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Game Details</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Developer: Square Enix</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Publisher: Square Enix</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Genre: Action RPG</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Sumber:tukangreview.com</font></span>
 ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Metal Gear Solid (GBC)</title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/596/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/596/.</comments>
   			  <pubDate>Tue, 09 Mar 2010 14:56:30 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - Admin</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/596/.</guid>
			  <description>Ketika Metal Gear Solid (MGS) dirilis di Playstation, karya Hideo Kojima ini langsung melejit menjadi salah satu franchise game terbesar sepanjang masa. Walaupun ceritanya merupakan bagian ketiga (diawali dengan dua game Metal Gear di konsol MSX2) hampir semua orang mulai mengenal nama Metal Gear setelah seri ketiganya. Apa yang membuat MGS di Playstation begitu terkenal? Ada yang bilang genre stealthnya adalah sesuatu yang unik di jaman itu. Ada yang bilang cutscenenya membuat ini lebih terasa seperti film ketimbang game. Ada yang bilang jalan ceritanya keren, penuh plot twist dan tidak kalah bersaing dengan James Bond atau film spionase lainnya. Dan ada segudang alasan lainnya. Bahkan Hideo Kojima sendiri mengakui bahwa ia sengaja tidak melanjutkan franchise Metal Gear di generasi 16-bit karena merasa bahwa visinya tidak bisa direpresentasikan secara maksimal dengan teknologi SNES dan Genesis. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ <span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Ketika Metal Gear Solid (MGS) dirilis di Playstation, karya Hideo Kojima ini langsung melejit menjadi salah satu franchise game terbesar sepanjang masa. Walaupun ceritanya merupakan bagian ketiga (diawali dengan dua game Metal Gear di konsol MSX2) hampir semua orang mulai mengenal nama Metal Gear setelah seri ketiganya. Apa yang membuat MGS di Playstation begitu terkenal? Ada yang bilang genre stealthnya adalah sesuatu yang unik di jaman itu. Ada yang bilang cutscenenya membuat ini lebih terasa seperti film ketimbang game. Ada yang bilang jalan ceritanya keren, penuh plot twist dan tidak kalah bersaing dengan James Bond atau film spionase lainnya. Dan ada segudang alasan lainnya. Bahkan Hideo Kojima sendiri mengakui bahwa ia sengaja tidak melanjutkan franchise Metal Gear di generasi 16-bit karena merasa bahwa visinya tidak bisa direpresentasikan secara maksimal dengan teknologi SNES dan Genesis.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Ketika kemudian muncul pemberitaan bahwa ada sebuah game Metal Gear direncanakan untuk handheld GBC, penggemar franchise ini terbagi menjadi dua. Sebagian mendukung keberanian dari Konami merilisnya di handheld yang jauh lebih inferior ketimbang konsol, sebagian lagi menilai bahwa Konami hanya ingin mengeruk untung sembari mempertahankan minat pasar, apalagi karena Metal Gear Solid 2: Sons of Liberty masih mengalami penundaan rilis di PS2. Toh, semua orang penasaran dengan game ini. Bagaimana hasilnya game yang judul aslinya sebenarnya Metal Gear: Ghost Babel ini?</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Sebelum kalian kebingungan (karena kronologi Metal Gear sendiri cukup rumit) saya ingin menjelaskan bahwa Ghost Babel (saya akan menyebut game ini sebagai Ghost Babel supaya tidak terjadi kesalahpahaman dengan MGS di Playstation) bersetting di dunia alternatif. Seperti MGS merupakan sekuel dari dua game pertama Metal Gear di MSX2, Ghost Babel adalah masa depan alternatifnya. Oleh karena itu walau beberapa karakter dari MGS seperti Kolonel Roy Campbell dan Mei Ling muncul, mereka bukanlah orang yang sama yang kamu kenal di MGS Playstation.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Tujuh tahun sudah berlalu semenjak even di Metal Gear dan Solid Snake masih mengasingkan dirinya di Alaska. Toh dunia luar tidak membiarkannya pensiun begitu saja. Sahabat lama Snake, kolonel Campbell datang dan meminta Snake kembali turun ke medan perang karena krisis internasional telah terjadi. Setelah keberhasilan Snake menghancurkan Metal Gear dan Outer Heaven, ternyata sebuah prototipe Metal Gear baru bernama GANDER kini dikuasai oleh komplotan ekstremis bernama &ldquo;Gindra Liberation Front&rdquo; / GLF / Front Pembebas Gindra. Dengan peluncur nuklir berjalan di tangan mereka, komplotan ini kemudian menekan pasukan perdamaian menarik diri dari tanah Gindra.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Dalam infiltrasinya kali ini, Snake tidak sendiri karena sebuah kelompok militer bernama Delta Force sudah terlebih dahulu dikirim ke sana. Toh, begitu Snake sampai ia diberitahu oleh seorang gadis bernama Chris Jenner bahwa Delta Force dibokong dan semua anggotanya sudah dihabisi - tinggal Chris yang tersisa. Kini, keduanya harus bekerja sama untuk menghentikan GLF dan dalam prosesnya mengungkap rahasia politik kelam antara Gindra dan Amerika.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Seperti kebanyakan game Metal Gear lainnya, jangan harap kalau cerita dalam Ghost Babel sederhana yang saya tulis di atas. Ia penuh dengan intrik politik kelas tinggi dan plot twist yang - hampir pasti - tidak pernah kamu sangka. Jalan cerita ambisius ini menunjukkan kalau Konami tidak main-main menggarapnya. Dengan media jauh lebih minimalis (mana mungkin GBC memiliki cutscene ala Playstation?) dialog menjadi unsur utama untuk menghidupkan cerita dan Ghost Babel menyuguhkan dialog-dialog kelas tinggi kepada kita. Tidak ada lagi kesalahan translasi seperti yang terjadi ketika Metal Gear pertama diport ke NES dulu.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Gameplay game ini juga menunjukkan kesungguhan Konami dalam menangani franchise terbesarnya ini. Game ini terbagi menjadi 13 level yang meletakkan Snake di posisi-posisi tertentu di Gindra. Hal ini bisa dimengerti karena keterbatasan cartridge GBC tidak memungkinkan semua arena bebas dijelajahi oleh Snake begitu saja. Walau begitu semua unsur stealth dari kotak bersembunyi, masker gas, berbagai senjata tetap ada di sini. AI musuh juga cukup cerdas untuk mencari Snake bila mereka merasa curiga. Pertempuran dengan para bosnya memorable dan tidak kalah dengan versi Playstationnya. Bahkan kalau kamu masih menginginkan lebih dari sekedar game utamanya sendiri, Ghost Babel menawarkan misi VR Training (Virtual Reality) dan bermain VS Battle bersama temanmu yang punya game ini juga.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Grafis dan suara game ini adalah yang terbaik untuk GBC. Konami memaksimalkan cartridge GBC yang terbatas dengan variasi warna yang menghidupkan karakter-karakter dalam game ini. Menilik bagaimana ada lebih dari 10 karakter (semua dengan artwork yang berbeda), stage-stage yang begitu luas, sampai detailnya sprite karakter dalam permainan, saya tidak berlebihan bila mengatakan grafis Ghost Babel mungkin yang tersolid untuk GBC. Musiknya juga ditangani langsung oleh Norihiko Hibino dan Kazuki Muraoka. Kesuksesan Norihiko Hibino menangani game ini kemudian membuatnya diangkat sebagai bagian dari grup komposer tetap di serial-serial Metal Gear berikutnya yang dikepalai oleh Harry Gregson-Williams.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Metal Gear Solid atau Ghost Babel untuk GBC adalah contoh sempurna bagaimana membuat sebuah game untuk handheld. Sampai saat ini pun ia masih masuk dalam sepuluh besar dari game handheld favoritku. Walau tidak ditangani oleh Kojima sendiri, Ghost Babel memiliki semua elemen yang membuat franchise ini begitu terkenal pada awalnya. Tunggu apa lagi? Mainkan game ini!</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Final Verdict</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Gameplay: 10</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Konami memberi bukti bukan janji kosong belaka. Mereka mengatakan bahwa mereka akan membawa sensasi Metal Gear di dunia portable dan hasilnya memang Metal Gear yang bisa dibawa di saku kita.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Graphic / Sound: 9.0</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Walaupun GBC tidak bisa menghasilkan cutscene untuk bercerita seperti di konsol, itu bukan berarti grafis dan suara Ghost Babel buruk. Sebaliknya saya percaya bahwa kualitas audio visualnya masih yang terbaik yang pernah dirilis di GBC selama ini.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Play Time: 9.5</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Cerita utamanya sendiri memakan waktu kurang lebih lima sampai enam jam untuk dimainkan. Tapi ada kemungkinan kamu akan memainkannya lagi begitu menamatkannya sekedar untuk mengikuti intrik ceritanya. Setelah bosan dengan jalan cerita utamanya pun ada ratusan misi VR yang bisa kamu jalani, atau kamu bisa berduel dengan temanmu bila ia juga memiliki GBC dan game yang sama.</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Overall: 9.7</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Game Details</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Developer: Konami</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Publisher: Konami</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Genre: Stealth Action</font></span><span style="color: red; font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="color: red; font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">&nbsp;</font></span><span style="font-size: 11pt"><font face="Times New Roman">Sumber:tukangreview.com</font></span>
 ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Magna Carta: Crimson Stigma</title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/595/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/595/.</comments>
   			  <pubDate>Tue, 09 Mar 2010 14:50:18 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - Admin</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/595/.</guid>
			  <description>Bagi para pemiliki Xbox 360 tentu akan sangat gembira menerima kabar berikut ini. Menurut informasi, Namco Bandai akan merilis salah satu game RPG-nya, Magna Carta: Crimson Stigma, tahun ini secara eksklusif untuk konsol Xbox 360. Dibuat menggunakan Unreal Engine 3, sekuel ini akan dikembangkan oleh SoftMax, studio game yang bertanggung jawab dalam pengembangan Magna Carta: Tears of Blood, yang dirilis pada tahun 2005 lalu di konsol PlayStation 2. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ <span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Bagi para pemiliki Xbox 360 tentu akan sangat gembira menerima kabar berikut ini. Menurut informasi, Namco Bandai akan merilis salah satu game RPG-nya, <em>Magna Carta: Crimson Stigma</em>, tahun ini secara eksklusif untuk konsol Xbox 360. Dibuat menggunakan <em>Unreal Engine 3</em>, sekuel ini akan dikembangkan oleh SoftMax, studio game yang bertanggung jawab dalam pengembangan <em>Magna Carta: Tears of Blood</em>, yang dirilis pada tahun 2005 lalu di konsol PlayStation 2.</span><span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Kisah dalam <em>Magna Carta: Crimson Stigma</em> akan menggunakan kisah baru yang bersettingkan di dunia yang telah hancur akibat perang, Lanzheim Continent dan akan melibatkan seorang karakter pria bernama Juto, yang tidak bisa mengingat masa lalunya. Game ini akan menggunakan desain karakter yang diciptakan oleh seorang desainer Korea, Hyung-Tae Kim dan akan menggunakan <em>cutscenes</em> CGI yang juga akan diisi dengan suara untuk menceritakan sedikit kisahnya.<br />
<br />
Sistem pertarungan yang digunakan disini merupakan campuran antara <em>strategic turn-based</em> dan elemen <em>real-time</em>. Saat memasuki pertarungan, kamu tidak akan dihadapkan dengan <em>loading screen</em>. Semuanya akan terjadi langsung di lingkungan yang sama dan ada bagian dari lingkungan tersebut yang bisa digunakan oleh <em>gamer</em> saat bertarung. Saat pertarungan, <em>gamer</em> bisa mengontrol karakter manapun yang <em>gamer</em> suka, sedangkan sisanya akan dikendalikan oleh AI. Ada juga kamera yang bersifat free-roaming yang diimplementasikan disini yang akan membuat semuanya menjadi lebih mudah bagi <em>gamer</em> untuk menjelajahi dunia yang ada.</span><span style="line-height: 115%; font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Namco Bandai mengatakan bahwa <em>gamer</em> akan membutuhkan waktu sekitar 40 jam permainan untuk bisa menyelesaikan permainan ini dan Namco juga memberikan sedikit rincian mengenai cara permainannya. Setiap kali kamu mengalahkan monster, kamu akan mendapatkan Kamonds yang nantinya bisa digunakan untuk memperkuat senjata kamu dan juga menghasilkan barang baru. Setiap senjata yang ada dalam <em>Magna Carta: Crimson Stigma </em>ini memiliki gaya bertarung yang berbeda, yang menurut Namco Bandai, akan menawarkan sejumlah kemampuan khusus untuk senjata terkait. Beberapa jurus khusus akan membutuhkan timing yang tepat dalam menekan tombolnya dan setelah kamu memasuki mode <em>over-drive</em>, kamu bisa menghajar musuh kamu dengan menggunakan jurus-jurus yang mengagumkan. Untuk menambah variasi disini, ada juga sistem sihir elemen yang disebut dengan KAN. Jurus ini dapat kamu gunakan saat sedang bertarung dan dapat digunakan untuk memanipulasi barang-barang yang ada di sekitarmu.</span><span style="line-height: 115%; font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Console:xbox360</span><span style="line-height: 115%; font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Sumber:kotakgame.com</span>
 ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Star Trek D-A-C</title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/594/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/594/.</comments>
   			  <pubDate>Tue, 09 Mar 2010 14:46:54 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - Admin</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/594/.</guid>
			  <description>Tidak lama lagi film Star Trek terbaru akan dirilis di bioskop kesayangan kamu dan diperkirakan akan cukup menarik bagi semua orang apabila dibandingkan dengan film seri zaman dulu. Paramount Digital Entertainment sendiri juga memilikki niat yang sama dengan game yang berkaitan dengan versi filmnya ini, Star Trek: D-A-C. Game ini adalah game shooter 2D yang berfokus pada pertempuran multiplayer.  [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ <span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Tidak lama lagi film <em>Star Trek</em> terbaru akan dirilis di bioskop kesayangan kamu dan diperkirakan akan cukup menarik bagi semua orang apabila dibandingkan dengan film seri zaman dulu. Paramount Digital Entertainment sendiri juga memilikki niat yang sama dengan game yang berkaitan dengan versi filmnya ini, <em>Star Trek: D-A-C</em>. Game ini adalah game <em>shooter 2D</em> yang berfokus pada pertempuran multiplayer. </span><span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Kali ini, pertempuran adalah antara pihak Federation melawan Romulans, konflik yang sama yang akan kamu temukan dalam film. Dalam permainan, maksimal enam pemain bisa ikut bermain dalam game ini dan bertempur dalam mode permainan <em>deathmatch</em> dan juga <em>mode capture the flag</em>. Apabila kamu tidak memiliki teman bermain, tidak perlu khawatir karena mereka bisa digantikan dengan AI. <em>Star Trek: D-A-C </em>tidak akan memiliki jalan cerita ataupun <em>voice acting</em> oleh satupun aktor di film. Pada dasarnya, kamu hanya masuk ke dalam pesawat dan segera terbang keluar untuk menghancurkan musuh. Mode yang beragam tersebut bisa dimainkan secara solo, kompetisi ataupun secara bersama-sama di lima map yang berbeda-beda.<br />
<br />
Dalam mode <em>Team Deathmatch</em>, kelompok yang pertama kali memakan korban sebanyak 50, kelompok itulah yang menang. Ada batas waktu yang diberikan disini yaitu 10 menit dan apabila waktunya telah habis, maka mereka yang memiliki jumlah paling mendekati dengan angka 50-lah yang menang.</span><span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Sedangkan mode <em>Conquest</em> merupakan tipikal game <em>point-capture </em>dimana kamu akan mengendalikan suatu tempat khusus di map apabila kamu berada dalam lingkaran yang ada. Ada juga dua poin netral yang bisa kamu temukan ditengah-tengah map dan setelah poin tersebut berhasil kamu kontrol, otomatis markas musuh sudah terbuka dan kamu bebas untuk menaklukannya.<br />
<br />
Mode ketiga adalah <em>Assault Mode</em> dimana cara permainannya adalah menggunakan sistem ronde. Ada dua ronde yang tersedia dalam satu permainan dimana setiap tim akan secara bergiliran menyerang dan bertahan di markasnya.</span><span style="line-height: 115%; font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Saat permainan, kamu akan mengendalikan sebuah pesawat 2D dan kamu akan menjelajahi banyak sekali tempat dan kamu akan menemukan banyak sekali hal-hal unik yang bisa kamu lewati. Ada asteroid yang penuh lubang dan kamu bisa terbang melewati lubang yang ada di asteroid tersebut, dan kadang di latar belakangnya, kamu akan melihat sebuah planet yang sedang meledak. Intinya, semua latar belakang yang diperlihatkan terlihat interaktif. Efek pencahayaan yang diberikan juga bagus. Apabila kamu melihat ada bekas asteroid yang siap menghantam kamu, kamu tidak perlu cemas karena pesawatmu tidak akan menderita kerusakan apabila bertubrukan dengan bekas asteroid tersebut.<br />
<br />
Saat kamu memulai sebuah pertempuran atau baru saja muncul dalam arena pertempuran, kapal kamu akan sangat lemah. Tetapi dengan mengambil orb berwarna putih, maka nantinya senjata tersebut akan menjadi lebih kuat dan juga akan meningkatkan energi dari kapal kamu yang akan menurun juga apabila kamu menembak atau memboost pesawat kamu. Apabila kamu sudah terlalu banyak kena tembakan musuh, kamu akan mendapatkan kesempatan untuk keluar dari kapal untuk menyelamatkan diri. Bila kamu berhasil menyelamatkan diri, maka semua kekuatan-kekuatan yang sudah berhasil kamu dapatkan sebelumnya akan tetap ada. Tapi bila kamu gagal, ucapkan selamat tinggal pada seluruh kekuatan tambahan yang sudah berhasil kamu dapatkan.</span><span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Nantinya akan ada 3 kelas kapal yang bisa kamu pilih:</span> 
<ul>
	<li class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin: 0cm 0cm 10pt; tab-stops: list 36.0pt"><span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Kelas <strong>Fighter</strong>, kelas yang memiliki kecepatan tinggi tapi kekuatan serangan tidak terlalu tinggi. </span></li>
	<li class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin: 0cm 0cm 10pt; tab-stops: list 36.0pt"><span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Kelas <strong>Bomber</strong>, kapal yang akan melepaskan peledak yang sangat kuat sebagai senjatanya, tapi sayang sekali memiliki daya tahan yang lemah. </span></li>
	<li class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin: 0cm 0cm 10pt; tab-stops: list 36.0pt"><span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Kelas <strong>Flagship</strong>,<strong> </strong>memiliki Missile Command dan bisa menembakkan photon cannon, tapi sayangnya, kapal ini adalah kapal paling lambat dari semuanya. </span></li>
</ul>
<span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt"><br />
Yang menjadi perbedaan utama antara kapal Romulan dan Federation hanyalah penampilan luar saja. Ditambah lagi, kamu bisa merubah kendaraan kapanpun kamu mau.</span><em><span style="line-height: 115%; font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Star Trek: D-A-C </span></em><span style="line-height: 115%; font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">akan tiba di Xbox Live sekitar bulan Mei, pada saat yang sama saat filmnya diputar di bioskop. Untuk versi PlayStation 3 dan PC akan dirilis tidak lama setelahnya</span><span style="line-height: 115%; font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Console:multi</span><span style="line-height: 115%; font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Sumber:kotakgame.com</span>
 ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Monster Hunter 3</title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/593/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/593/.</comments>
   			  <pubDate>Tue, 09 Mar 2010 14:43:49 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - Admin</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/593/.</guid>
			  <description>Semenjak konsol Wii dirilis, konsol ini sudah memiliki dua game yang terkenal dan masih menjadi game yang paling digemari hingga sekarang. Mereka adalah Wii Sports dan Wii Fit. Buktinya, kedua game tersebut telah terjual lebih dari tiga juta keping. Sekarang, ada kemungkinan dominasi kedua game tersebut akan tersaingi dengan hadirnya Monster Hunter 3. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ <span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Semenjak konsol Wii dirilis, konsol ini sudah memiliki dua game yang terkenal dan masih menjadi game yang paling digemari hingga sekarang. Mereka adalah <em>Wii Sports </em>dan <em>Wii Fit</em>. Buktinya, kedua game tersebut telah terjual lebih dari tiga juta keping. Sekarang, ada kemungkinan dominasi kedua game tersebut akan tersaingi dengan hadirnya <em>Monster Hunter 3</em>.</span><span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Tanggal rilis <em>Monster Hunter 3</em> diperkirakan adalah pertengahan tahun ini untuk bisa merasakan sendiri permainan <em>Monster Hunter 3</em>. Dalam demo cd yang bisa kamu dapatkan dari membeli <em>Monster Hunter </em>G, hasil port untuk Wii dimana didalamnya terdapat demo untuk <em>Monster Hunter 3</em>, menawarkan dua misi yang bisa kamu coba. Pada misi yang lebih mudah, kamu akan diminta untuk melacak keberadaan seekor monster milik raptor, Dosujagi, dan membunuhnya. Sedangkan untuk misi satu lagi yang lebih sulit, kamu juga akan diberikan tugas untuk melacak keberadaan monster lain yang memiliki bentuk seperti burung, Kuripeko. Bedanya, misi kedua ini lebih sulit karena Kuripeko lebih sulit untuk diintai. Dalam kedua misi tersebut, kamu akan diberikan batas waktu selama dua puluh menit dan kamu bisa bermain sebagai satu dari empat tipe karakter yang ada yaitu <em>sword, broad sword, hammer</em> dan <em>bow gun</em>.<br />
<br />
Dalam kedua misi tersebut, kamu akan mulai dari tempat kamu berkemah di pinggiran pantai. Kamu bisa melihat posisi dari monster yang sedang kamu incar pada on-screen map. Untuk bisa mencapai monster tersebut, kamu hanya perlu mengikuti radar itu saja.</span><span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Bagi mereka yang belum mengenal <em>Monster Hunter</em>, game ini memisahkan peta yang ada menjadi beberapa bagian. Setiap bagian tersebut terhubungkan dengan sebuah loading point. Tidak seperti halnya game <em>Monster Hunter </em>yang dulu, waktu untuk loading kali ini akan lebih cepat (sekitar satu hingga dua detik) dan juga terasa sangat halus dan cepat. <br />
<br />
Kembali ke permainan, setelah kamu bertemu dengan monster yang kamu incar, kamu akan dihadiahkan dengan pertarungan yang sulit karena monster dalam <em>Monster Hunter </em>bukanlah monster kacangan. Dosujagi membutuhkan beberapa kali pukulan terlebih dahulu sebelum bisa benar-benar mati dan apabila sudah terdesak, monster ini akan mundur ke sarang terdekatnya dimana kawan-kawannya sedang menunggu. Kadangkala, ia juga bisa memanggil bala bantuan. Monster kedua, Kuripeko juga bisa memanggil bala bantuan, tetapi monster yang satu ini memiliki alat pertahanan yang lebih baik lagi dibandingkan dengan Dosujagi. Apabila ia merasa dirinya akan diserang atau dalam bahaya, ia akan segera terbang ke udara dan langsung pergi ke bagian lain dari peta.</span><span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Dari informasi yang kami terima, kelakuan monster yang ada akan menjadi daya tarik yang paling besar dalam <em>Monster Hunter 3</em>. Dari animasi hingga suara masing-masing monster tersebut, baik Dosujagi dan Kuripeko benar-benar terasa hidup. Dalam hal melindungi diri, mereka juga sangat sadis dan kuat, beda halnya dengan beberapa monster lain yang lebih cinta damai dan mereka tidak akan melarikan diri sebelum kamu mulai menghajar mereka.</span><span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Di luar pertarungan dengan kedua makhluk tersebut, masih ada lagi elemen lain dalam <em>Monster Hunter 3</em> yang akan membuat kamu terpaku saat memainkan game ini. Elemen tersebut adalah pemandangan sekitar yang benar-benar indah dan bervariasi. Kamu bisa menghabiskan waktumu untuk berjalan-jalan di tepi pantai, hutan dan goa dan bahkan kamu juga bisa menyelam ke bagian laut tertentu untuk berenang. <br />
<br />
Walau begitu, perburuan masih tetap akan menjadi daya tarik utama dari game ini. Kamu bisa bergabung dengan pemain lain untuk bertarung dengan monster ini dan tentunya elemen multiplayer ini akan memberikan daya tarik yang lebih pada game ini. Kesenangan dalam bermain juga tidak terganggu walaupun sebenarnya kontrol yang diberikan agak sedikit menyulitkan dan bermasalah. Kamu tidak bisa mengunci target dan kamu juga tidak bisa berjalan menyamping. </span><span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Secara keseluruhan, game ini juga menjadi salah satu game yang layak untuk dinantikan oleh seluruh <em>gamer</em>, khususnya pemilik Wii. Bagi yang tidak memiliki konsol Wii dan ingin memainkan gamenya ini, kami bisa memberikan beberapa saran. Silahkan ke toko game, tanya harga Wii dan belilah mesinnya serta gamenya.</span><span style="line-height: 115%; font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">&nbsp;</span><span style="line-height: 115%; font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Console:WII</span><span style="line-height: 115%; font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Sumber:kotakgame.com</span>
 ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>ZEN Pinball</title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/592/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/592/.</comments>
   			  <pubDate>Tue, 09 Mar 2010 14:40:21 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - Admin</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/592/.</guid>
			  <description>Zen Studios telah merilis game pinball yang akan ditujukan untuk Xbox360, NDS dan iPhone serta PlayStation 3. Zen Pinball tentunya akan bisa menarik bagi para penggemar berat game pinball. Kamu akan diberikan empat meja tambahan yaitu El Dorado, Shaman, Tesla dan V12 dimana masing-masing memiliki peraturan masing-masing dan juga rahasia yang bisa ditemukan. Zen Studios juga mengatakan bahwa nantinya akan diberikan lebih banyak lagi table jenis baru untuk kamu download. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ <span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Zen Studios telah merilis game pinball yang akan ditujukan untuk Xbox360, NDS dan iPhone serta PlayStation 3. <em>Zen Pinball</em> tentunya akan bisa menarik bagi para penggemar berat game pinball. Kamu akan diberikan empat meja tambahan yaitu El Dorado, Shaman, Tesla dan V12 dimana masing-masing memiliki peraturan masing-masing dan juga rahasia yang bisa ditemukan. Zen Studios juga mengatakan bahwa nantinya akan diberikan lebih banyak lagi <em>table</em> jenis baru untuk kamu <em>download</em>.</span><span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Nantinya kamu akan mendapatkan lima jenis kamera yang bisa kamu gunakan dengan menggunakan tombol kotak. Empat dari kamera tersebut semuanya akan mengikuti gerakan dari bolamu. Tapi untuk sudut pandang ke lima, kamu akan mendapatkan sudut pandang <em>wide</em>. Sebagai tambahannya, kamu bisa menahan tombol kotak untuk memasuki mode <em>free look</em>, kemudian menggunakan kontroler Sixaxis untuk melihat keseluruhan meja permainan. Untuk melakukan tilt, kamu hanya perlu menggerakan tombol analog kiri. Tombol flippernya sendiri dikendalikan dengan menggunakan tombol L1 dan R1.<br />
<br />
Bagi mereka yang mungkin tidak terlalu menganggap permainan pinball, Zen Studios juga menambahkan beberapa fitur menarik lainnya seperti mode <em>slow motion</em> dan juga diberikan pilihan untuk save data saat sedang bermain. Tapi apabila kamu memanjakan diri dengan pilihan ini, kamu tidak akan bisa mendapatkan <em>achievement</em> pada ronde tersebut.</span><span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Ada banyak sekali mode baru yang diberikan. Untuk <em>multiplayer</em>, ada mode <em>hotseat</em> yang bisa kamu mainkan. Untuk mode <em>online</em>, game ini akan bisa dimainkan oleh 4 orang langsung dalam usaha mencapai nilai tertinggi terlebih dahulu. Pada mode ini, kamu akan mendapatkan persediaan bola yang tidak terbatas, tapi apabila kamu kehilangan bola maka poin kamu akan dikurangi.<br />
<br />
Untuk peringkat <em>multiplayer</em>, penilaian yang dilakukan akan sedikit berbeda daripada dalam mode <em>single-player</em>. Setiap kompetitor yang berhasil menyelesaikan game tersebut akan mendapatkan 10 <em>point</em> dan bagi orang yang keluar terlebih dulu sebelum game berakhir, <em>point</em> kamu akan dikurangi sebanyak 10 <em>point</em>. Bagi yang berhasil mencapai 100 <em>point</em> terdahulu, akan menjadi pemenangnya.</span><span style="line-height: 115%; font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Sebagai tambahan untuk semua hal tersebut, Zen Studios juga akan sering mengadakan turnamen resmi dari waktu ke waktu. Nantinya kamu akan melihat sebuah pilihan turnamen di menu utama.</span><span style="line-height: 115%; font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Consol:Multi</span><span style="line-height: 115%; font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Sumber:kotakgame.com</span>
 ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Military Madness</title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/591/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/591/.</comments>
   			  <pubDate>Tue, 09 Mar 2010 14:37:38 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - Admin</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/591/.</guid>
			  <description>Bila dibandingkan dengan Bonk atau Bomberman, Military Madness mungkin bukanlah salah satu dari franchise miliki Hudson yang cukup dikenal. Walau begitu, game ini memiliki sejarah yang cukup panjang dalam sejarah gaming dimana game ini pernah dibuat dengan menggunakan TurboGrafx-16. Versi orisinilnya pernah dibuat untuk PlayStation pada tahun 2998 dan sekarang game ini akan kembali diremake untuk konsol andalan Next-Gen sekarang ini. Military Madness merupakan sebuah game yang bertipe strategi turn-based dan menggunakan setting di bulan sebagai setting tempat permainannya. Selain memiliki jalan cerita yang sama serta map-map yang masih seperti dulu, kali ini game tersebut akan diperkaya dengan sentuhan 3D. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ <span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Bila dibandingkan dengan <em>Bonk</em> atau <em>Bomberman</em>, <em>Military Madness</em> mungkin bukanlah salah satu dari <em>franchise</em> miliki Hudson yang cukup dikenal. Walau begitu, game ini memiliki sejarah yang cukup panjang dalam sejarah <em>gaming</em> dimana game ini pernah dibuat dengan menggunakan TurboGrafx-16. Versi orisinilnya pernah dibuat untuk PlayStation pada tahun 2998 dan sekarang game ini akan kembali di<em>remake</em> untuk konsol andalan Next-Gen sekarang ini. <em>Military Madness</em> merupakan sebuah game yang bertipe strategi <em>turn-based</em> dan menggunakan setting di bulan sebagai setting tempat permainannya. Selain memiliki jalan cerita yang sama serta map-map yang masih seperti dulu, kali ini game tersebut akan diperkaya dengan sentuhan 3D.</span><span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Mode <em>campaign single player</em> bisa dimainkan dalam tingkat kesulitan normal ataupun yang lebih sulit. Dalam tingkat kesulitan yang lebih tinggi, kamu akan tetap menggunakan map yang sama tapi jumlah musuh akan menjadi lebih banyak. Sekarang, semuanya dibuat dengan menggunakan grafik 3D sehingga <em>gamer</em> bisa <em>zoom-in</em> untuk melihat arena pertarungan dan merotasikan peta tersebut agar bisa melihat dengan lebih jelas lagi. <br />
<br />
Dalam versi <em>remake</em> ini, kamu tidak akan menemukan unit-unit baru. Kamu akan tetap menggunakan tank, pasukan infantri dan kendaraan yang berguna untuk pertempuran jarak jauh. Sebuah pertarungan dihitung menang apabila musuh telah kalah ataupun markas utamanya telah ditangkap. Seperti halnya game-game sejenis, kamu akan mendapatkan kawan yang dapat berguna untuk membantu kamu menyerang ataupun bertahan. Unit-unitmu yang bisa bertahan akan mengalami peningkatan level dan akan menjadi semakin kuat.</span><span style="line-height: 115%; font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Kamu bisa berhadapan dengan maksimal empat <em>gamer</em> secara langsung (atau AI, tergantung pilihan <em>gamer</em>) untuk bermain dalam mode multiplayer. Game strategi memang kadang bisa membuat sebuah pertempuran berjalan terlalu lama. Jadi, untuk solusinya, kali ini Hudson memberikan sebuah pilihan baru dimana kamu bisa menentukan lamanya game ini berjalan atau diberikan batasan berapa kali giliran sebelum ditentukan siapa yang menang (biasanya <em>gamer</em> dengan poin terbanyak yang menang). <em>Gamer</em> juga akan bisa menggunakan unit pemimpin yang sangat kuat dalam mode <em>multiplayer</em> dan <em>gamer</em> bisa melengkapi mereka dengan dua puluh kemampuan khusus. Sedangkan dalam permainan antar pemain, semua kemampuan ini akan bisa didapatkan oleh semua pemain. Tapi dalam pertandingan untuk menentukan peringkat, setengah dari kemampuan-kemampuan tersebut harus didapatkan terlebih dahulu sebelum bisa kamu gunakan.</span><span style="line-height: 115%; font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Visual yang disajikan disini tidak terlalu wah. Mungkin hal ini disebabkan karena game ini dikembangkan secara khusus untuk Wii dan juga konsol HD. Tapi tidak perlu khawatir karena game ini benar-benar memiliki atmosfer strategi yang berkelas dan selama ini selalu menerima respon positif dari <em>gamer</em> yang memainkannya.</span><span style="line-height: 115%; font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Consol:multi</span><span style="line-height: 115%; font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Sumber:kotakgame.com</span>
 ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Military Madness</title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/590/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/590/.</comments>
   			  <pubDate>Tue, 09 Mar 2010 14:24:56 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - Admin</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/590/.</guid>
			  <description>Bila dibandingkan dengan Bonk atau Bomberman, Military Madness mungkin bukanlah salah satu dari franchise miliki Hudson yang cukup dikenal. Walau begitu, game ini memiliki sejarah yang cukup panjang dalam sejarah gaming dimana game ini pernah dibuat dengan menggunakan TurboGrafx-16. Versi orisinilnya pernah dibuat untuk PlayStation pada tahun 2998 dan sekarang game ini akan kembali diremake untuk konsol andalan Next-Gen sekarang ini. Military Madness merupakan sebuah game yang bertipe strategi turn-based dan menggunakan setting di bulan sebagai setting tempat permainannya. Selain memiliki jalan cerita yang sama serta map-map yang masih seperti dulu, kali ini game tersebut akan diperkaya dengan sentuhan 3D. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ <span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Bila dibandingkan dengan <em>Bonk</em> atau <em>Bomberman</em>, <em>Military Madness</em> mungkin bukanlah salah satu dari <em>franchise</em> miliki Hudson yang cukup dikenal. Walau begitu, game ini memiliki sejarah yang cukup panjang dalam sejarah <em>gaming</em> dimana game ini pernah dibuat dengan menggunakan TurboGrafx-16. Versi orisinilnya pernah dibuat untuk PlayStation pada tahun 2998 dan sekarang game ini akan kembali di<em>remake</em> untuk konsol andalan Next-Gen sekarang ini. <em>Military Madness</em> merupakan sebuah game yang bertipe strategi <em>turn-based</em> dan menggunakan setting di bulan sebagai setting tempat permainannya. Selain memiliki jalan cerita yang sama serta map-map yang masih seperti dulu, kali ini game tersebut akan diperkaya dengan sentuhan 3D.</span><span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Mode <em>campaign single player</em> bisa dimainkan dalam tingkat kesulitan normal ataupun yang lebih sulit. Dalam tingkat kesulitan yang lebih tinggi, kamu akan tetap menggunakan map yang sama tapi jumlah musuh akan menjadi lebih banyak. Sekarang, semuanya dibuat dengan menggunakan grafik 3D sehingga <em>gamer</em> bisa <em>zoom-in</em> untuk melihat arena pertarungan dan merotasikan peta tersebut agar bisa melihat dengan lebih jelas lagi. <br />
<br />
Dalam versi <em>remake</em> ini, kamu tidak akan menemukan unit-unit baru. Kamu akan tetap menggunakan tank, pasukan infantri dan kendaraan yang berguna untuk pertempuran jarak jauh. Sebuah pertarungan dihitung menang apabila musuh telah kalah ataupun markas utamanya telah ditangkap. Seperti halnya game-game sejenis, kamu akan mendapatkan kawan yang dapat berguna untuk membantu kamu menyerang ataupun bertahan. Unit-unitmu yang bisa bertahan akan mengalami peningkatan level dan akan menjadi semakin kuat.</span><span style="line-height: 115%; font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Kamu bisa berhadapan dengan maksimal empat <em>gamer</em> secara langsung (atau AI, tergantung pilihan <em>gamer</em>) untuk bermain dalam mode multiplayer. Game strategi memang kadang bisa membuat sebuah pertempuran berjalan terlalu lama. Jadi, untuk solusinya, kali ini Hudson memberikan sebuah pilihan baru dimana kamu bisa menentukan lamanya game ini berjalan atau diberikan batasan berapa kali giliran sebelum ditentukan siapa yang menang (biasanya <em>gamer</em> dengan poin terbanyak yang menang). <em>Gamer</em> juga akan bisa menggunakan unit pemimpin yang sangat kuat dalam mode <em>multiplayer</em> dan <em>gamer</em> bisa melengkapi mereka dengan dua puluh kemampuan khusus. Sedangkan dalam permainan antar pemain, semua kemampuan ini akan bisa didapatkan oleh semua pemain. Tapi dalam pertandingan untuk menentukan peringkat, setengah dari kemampuan-kemampuan tersebut harus didapatkan terlebih dahulu sebelum bisa kamu gunakan.</span><span style="line-height: 115%; font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Visual yang disajikan disini tidak terlalu wah. Mungkin hal ini disebabkan karena game ini dikembangkan secara khusus untuk Wii dan juga konsol HD. Tapi tidak perlu khawatir karena game ini benar-benar memiliki atmosfer strategi yang berkelas dan selama ini selalu menerima respon positif dari <em>gamer</em> yang memainkannya.</span><span style="line-height: 115%; font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Consol:multi</span><span style="line-height: 115%; font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Sumber:kotakgame.com</span>
 ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Up&quot; Film Animasi Terbaik</title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/animation/588/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/animation/588/.</comments>
   			  <pubDate>Tue, 09 Mar 2010 14:13:46 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - .</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/news/detail/animation/588/.</guid>
			  <description>Film petualangan produksi Disney/Pixar meraih penghargaan film animasi terbaik Oscar Minggu waktu setempat. Oscar untuk &quot;Up&quot; menjadikan Pixar Animation Studios, yang dibeli dari Walt Disney Co tahun 2006, terdepan dalam animasi dengan lima Oscar sejak penghargaan pertama diberikan tahun 2002. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ <p style="margin: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal">
<span style="font-size: 9.5pt; color: #333333; font-family: Tahoma">Los Angeles</span><span style="font-size: 9.5pt; color: #333333; font-family: Tahoma"> (ANTARA News) - Film petualangan produksi Disney/Pixar meraih penghargaan film animasi terbaik Oscar Minggu waktu setempat. Oscar untuk &quot;Up&quot; menjadikan Pixar Animation Studios, yang dibeli dari Walt Disney Co tahun 2006, terdepan dalam animasi dengan lima Oscar sejak penghargaan pertama diberikan tahun 2002.<br />
<br />
Sutradara &quot;Up&quot; Pete Docter menerima penghargaan mewakili studio dan tim animasi.<br />
<br />
&quot;Saya tak pernah bermimpi bila<em><span style="font-family: Tahoma"> flipbook</span></em> buku matematika kelas tiga saya akan membawa saya pada ini,&quot; kata Docter, seperti dikutip dari Reuters.<br />
<br />
<em><span style="font-family: Tahoma">Flipbook</span></em> adalah animasi kasar yang sering dibuat anak-anak dengan menggambar pada serangkaian lembar kertas yang tampak bergerak saat halaman dibalik.<br />
<br />
&quot;Up&quot; dirilis Mei tahun lalu dalam bentuk 3-D dan meraih pendapatan lebih dari 700 juta dolar di<em><span style="font-family: Tahoma"> box office</span></em> seluruh dunia.<br />
<br />
Film itu bercerita mengenai seorang tua bernama Carl yang susah diatur dan anak laki-laki bernama Russell. Keduanya terbang dalam sebuah rumah yang terikat pada balon helium. Ed Asner mengisi suara Carl. <br />
<br />
Mereka mendarat di Amerika Selatan dan bertemu penjelajah lanjut usia dan terkucil bernama Charles Muntz. Muntz memiliki misi hidup untuk menemukan burung langka yang tidak bisa terbang.<br />
<br />
Waktu kecil Carl mengidolakan Muntz. Namun, di hutan Amerika Selatan yang terpencil dia mengetahui bahwa sang penjelajah lebih menyeramkan dari yang dia bayangkan.<br />
<br />
&quot;Up&quot; juga mendapat nominasi film terbaik, satu-satunya film animasi selain &quot;Beauty and the Beast&quot; yang mendapat nominasi itu.&quot;Up&quot; juga mendapat nominasi skenario asli terbaik, musik asli terbaik dan sound editing terbaik.<br />
<br />
Para pengamat Hollywood sudah berharap &quot;Up&quot; menang Oscar untuk kategori film animasi terbaik. Kategori film animasi terbaik diperbanyak dari tiga film menjadi lima film. Lainnya adalah &quot;Coraline&quot;, &quot;Fantastic Mr. Fox&quot;, &quot;The Princess and the Frog&quot; dan &quot;The Secret of Kells&quot;. <br />
<br />
Dalam Academy Awards tahun ini, &quot;Up&quot; menjadi satu-satunya nominee yang dibuat dengan CGI (<em><span style="font-family: Tahoma">Computed-Generated Imagery</span></em>). &quot;The Princess and the Frog&quot; , &quot;The Secret of Kells&quot; ,&quot;Coraline&quot; dan &quot;Fantastic Mr. Fox&quot; dibuat dengan teknik<em><span style="font-family: Tahoma"> stop-motion</span></em>.<br />
<br />
Docter memperoleh enam nominasi Oscar sepanjang kariernya termasuk untuk skenario film &quot;WALL-E&quot; tahun 2008 dan untuk &quot;Monster Inc&quot; tahun 2001.<br />
<br />
Pesaing terdekat Disney/Pixar untuk film animasi terbaik adalah adalah DreamWorks Animation SKG yang sudah punya dua kemenangan.<br />
<br />
Tahun ini &quot;Up&quot; menang film terbaik Annie Award (penghargaan untuk industri film animasi) dan juga memperoleh Golden Globe(ENY/A038)</span>
</p>
 ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Peluang Bisnis Industri Animasi</title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/animation/585/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/animation/585/.</comments>
   			  <pubDate>Tue, 09 Mar 2010 14:13:36 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - .</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/news/detail/animation/585/.</guid>
			  <description>Tahun 2009 dicanangkan pemerintah sebagai tahun Industri Kreatif, dimana Indonesia mulai menjadikan industri ini sebagai pilar perekonomian bangsa. Di tahun 2010 ini, komunitas animasi, terus berjuang agar animasi dapat tampil sebagai sebagai bagian dari Industri Kreatif yang patut diperhitungkan.Nyatanya, berbagai karya anak bangsa telah banyak dihasilkan dari teknologi animasi, bahkan di tingkat internasional. Artinya, animasi baik yang berupa film, game, komik interaktif, iklan dan lain sebagainya telah siap masuk ke dalam sebuah industri. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[  ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Global Agenda</title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/587/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/587/.</comments>
   			  <pubDate>Tue, 09 Mar 2010 14:12:50 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - Admin</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/587/.</guid>
			  <description>Semakin ramai saja perusahaan gaming yang menekuni bidang game MMORPG. Adalah Hi-Rez Studios yang baru-baru ini mulai memasuki dunia MMORPG dan telah memiliki satu proyek MMORPG dengan judul Global Agenda. Menurut informasi yang kami terima, Hi-Rez Studios mempekerjakan 45 orang untuk proyek ini. Lalu seperti apakah game Global Agenda ini? Singkatnya, Global Agenda merupakan sebuah game dengan genre shooter dan dibuat menggunakan Unreal Engine 3. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ <span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Semakin ramai saja perusahaan gaming yang menekuni bidang game MMORPG. Adalah Hi-Rez Studios yang baru-baru ini mulai memasuki dunia MMORPG dan telah memiliki satu proyek MMORPG dengan judul <em>Global Agenda</em>. Menurut informasi yang kami terima, Hi-Rez Studios mempekerjakan 45 orang untuk proyek ini. Lalu seperti apakah game <em>Global Agenda</em> ini? Singkatnya, <em>Global Agenda</em> merupakan sebuah game dengan genre <em>shooter</em> dan dibuat menggunakan Unreal Engine 3.</span><span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Bersettingkan di masa depan yang tidak terlalu jauh, game ini memiliki grafik yang cukup menarik. Semua karakter yang diperlihatkan disini dibuat dengan sangat mendetil. Tapi jangan mengira bahwa ini adalah game yang memiliki tipe <em>shooter-combat</em> karena disini, yang namanya sekali tembak tewas itu sangat tidak mungkin. Bagian tubuh yang ditembak tampaknya tidak terlalu berpengaruh disini. Justru sebaliknya, perlengkapan pada karakter kamu yang lebih berpengaruh. Uniknya lagi, bahkan kamu bisa menentukan <em>skill</em> dahulu sebelum mulai bertempur dengan <em>gamer</em> lain. Sekilas, game ini terasa seperti gabungan antara RPG dan <em>shooting</em>.<br />
<br />
Di sini ada empat kelas yang bisa kamu pilih. Tipe Assault merupakan tipe serdadu yang ahli dalam menangani senjata berat dengan pilihan senjata yang besar dan juga senjata melee. Tipe Medic merupakan tipe yang mengkhususkan diri dalam penyembuhan dan kali ini mereka juga bisa ikut berperan dalam memberikan damage ke musuh menggunakan racun. Tipe Recon adalah tipe serdadu yang lebih mengandalkan gaya <em>stealth </em>yang bisa mengendap-ngendap ke belakang musuh dengan menggunakan mode <em>invisible</em> dan merupakan kelas terkuat untuk mereka yang suka menggunakan sniper dan serangan melee. Tipe terakhir adalah tipe Robotics yang merupakan tipe ahli mesin dimana mereka bisa menempatkan menara <em>turret</em>, menggunakan force fields untuk melindungi kawan sekelompoknya dari serangan musuh dan menggunakan robot. Setelah selesai memilih, kamu akan langsung dibawa ke layar dimana kamu bisa mengkustomisasi penampilan karakter kamu, kemudian segera melenggang ke dalam permainan dan mulai mengatur perlengkapan serta perlindungan yang ingin kamu gunakan. </span><span style="line-height: 115%; font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Kustomisasi perlengkapan dan perlindungan inilah yang akan membatasi seorang karakter agar tidak menjadi terlalu mendewa. Seiring dengan meningkatnya level <em>gamer</em>, <em>gamer</em> akan mendapatkan akses untuk menggunakan perlengkapan dan perlindungan yang jauh lebih baik. Hanya saja, punya akses bukan berarti boleh bebas menggunakan perlengkapan dan perlindungan sesuka hati. Semua penggunaan perlengkapan dan perlindungan dibatasi oleh point. Setiap skill dan alat juga akan menggunakan points, yang tentunya juga terbatas. Pada awal permainan, <em>gamer</em> hanya memiliki sedikit pilihan. Tapi seiring meningkatnya level kamu, pilihan akan semakin banyak.</span><span style="line-height: 115%; font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Kemungkinan, nantinya dalam game ini juga akan diikutsertakan sistem yang berfungsi untuk memberikan misi. Tapi sampai sekarang masih belum jelas mekanisme kerjanya seperti apa. Tipe misinya sendiri ada dua jenis (sejauh ini). Ada misi PvE (<em>Player versus Environment</em>) dan ada juga misi PvP (<em>Player versus Player</em>). PvE bisa dilakukan sendirian ataupun secara bersama-sama dengan anggota kelompok lain. Sedangkan PvP memiliki pilihan yang lebih banyak dan beraneka ragam. <em>Gamer</em> bisa bergabung dalam salah satu pihak dan mulai saling membantai antar <em>gamer</em>. Saking sadisnya, bisa saja terjadi, dalam satu arena terdapat 120 <em>gamer</em> dengan pembagian 60 : 60. Masing-masing tim tersebut akan diberikan tugas untuk menyerang ataupun bertahan.</span><font size="3"><font face="Calibri">I yang disertakan disini juga cukup bersih dan banyak memberikan informasi tanpa membuatnya terasa berlebihan. Di sudut kanan atas,ada sebuah kotak yang berisi informasi mengenai objektif dalam misi apa saja dan statusnya apakah sudah terpenuhi atau belum. Saat bertempur, kamu akan melihat darah dan juga <em><span style="font-family: `Calibri`,`sans-serif`">Power bar</span></em> serta avatar yang ditempatkan di tengah-tengah layar bagian atas. <em><span style="font-family: `Calibri`,`sans-serif`">Power bar</span></em> ini baru akan muncul saat kamu sedang bertukar peluru (saling tembak) ataupun menggunakan item-item seperti <em><span style="font-family: `Calibri`,`sans-serif`">jet-pack</span></em> yang memungkinkan kamu untuk terbang. <em><span style="font-family: `Calibri`,`sans-serif`">Power bar</span></em> ini akan terletak di pojok kiri atas.<br />
<br />
Baik pada saat sedang dalam permainan ataupun setelah permainan selesai, <em><span style="font-family: `Calibri`,`sans-serif`">gamer</span></em> bisa melihat status mereka. Status yang disediakan disini termasuk jumlah yang berhasil dibunuh, membantu kawan, menyembuhkan teman, bertahan (menggunakan alat-alat seperti menara <em><span style="font-family: `Calibri`,`sans-serif`">turret</span></em>, <em><span style="font-family: `Calibri`,`sans-serif`">forcefields</span></em> dan pengalih perhatian) dan jumlah damage yang telah diberikan pada NPC dan juga <em><span style="font-family: `Calibri`,`sans-serif`">gamer</span></em> lain. Nantinya status ini akan dipajang di situs resmi sehingga <em><span style="font-family: `Calibri`,`sans-serif`">gamer</span></em> lain juga bisa melihatnya.<span style="line-height: 115%; font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt"></span></font></font><span style="line-height: 115%; font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Console:online</span><span style="line-height: 115%; font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Sumber:kotakgame.com</span>
 ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Shin Megami Tensei: Devil Survivor</title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/586/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/586/.</comments>
   			  <pubDate>Tue, 09 Mar 2010 14:09:49 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - Admin</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/586/.</guid>
			  <description>NDS kembali akan mengguncang dunia para gamer dengan barisan-barisan gamenya yang semakin banyak dan beragam serta seru untuk dimainkan. Tentunya para Kotakers ingat dengan game-game yang telah dirilis untuk DS seperti Suikoden Tierkreis, Grand Theft Auto Chinatown Wars, Chrono Trigger, Valkyrie Profile: Covenant of the Plume dan masih banyak lagi game lainnya yang sangat berkelas, mengingat ini adalah konsol handheld kasual yang kita omongkan. Setelah itu semua, sekarang giliran Shin Megami Tensei: Devil Survivor yang akan singgah di NDS.  [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ <span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">NDS kembali akan mengguncang dunia para <em>gamer</em> dengan barisan-barisan gamenya yang semakin banyak dan beragam serta seru untuk dimainkan. Tentunya para Kotakers ingat dengan game-game yang telah dirilis untuk DS seperti <em>Suikoden Tierkreis, Grand Theft Auto Chinatown Wars, Chrono Trigger, Valkyrie Profile: Covenant of the Plume</em> dan masih banyak lagi game lainnya yang sangat berkelas, mengingat ini adalah konsol handheld kasual yang kita omongkan. Setelah itu semua, sekarang giliran <em>Shin Megami Tensei: Devil Survivor</em> yang akan singgah di NDS. </span><em><span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Shin Megami Tensei: Devil Survivor</span></em><span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt"> akan mirip seperti RPG strategi pada umumnya seperti <em>Final Fantasy Tactics, Tactics Ogre</em> dan <em>Hoshigami Remix</em> di DS. <em>Gamer</em> akan membentuk sebuah kelompok berjumlah empat orang, mengirimkan mereka ke dalam pertarungan dan seperti biasa, kamu akan menggerakkan mereka, memerintahkan mereka untuk menyerang, menggunakan item ataupun serangan khusus, habisi musuh agar mereka bisa memperoleh <em>experience</em> untuk level up.<br />
<br />
<em>Devil Survivor</em> memiliki gaya permainan dan desain yang mirip seperti Time Hollow dimana kamu akan bergerak secara bebas di dunia dengan menggunakan pilihan lokasi yang bisa kamu pilih dan menghabiskan waktunya dengan berbicara dengan orang lain, memeriksa lokasi yang tersedia atau kamu juga bisa langsung meneruskan jalan cerita yang ada. Jalan ceritanya masih tetap seperti game pada umumnya. Ada setan yang telah menduduki Tokyo dan setan tersebut akan menghancurkan dunia dalam tujuh hari apabila kamu dan teman kamu tidak menggunakan sistem COMP untuk menangkap setan yang baik dan menggunakannya untuk menghadapi kejahatan. </span><span style="line-height: 115%; font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Dalam cerita ini, kamu akan langsung dipertemukan dengan karakter utama, seorang perempuan cantik (masih di bawah umur), seorang ahli komputer yang jenius dan mampu menembus apapun di dunia maya (tapi seringkali menjelaskan sesuatu secara berlebihan) dan sepupu karakter utama yang menghilang secara misterius dan terus-terusan mengirimkan pesan-pesan tidak jelas mengenai kehancuran dunia. Saat permainan, kamu akan menggunakan peralatan COMP ini sebagai alat untuk melihat masa depan dalam bentuk laporan berita, berkelana di sekitar Tokyo dalam usahanya untuk menghentikan bencana yang akan terjadi, sambil berusaha untuk mengalahkan iblis, menangkap iblis yang baik untuk kamu gunakan. <br />
<br />
Sistem pertarungan yang disajikan juga cukup menarik. Saat masuk ke dalam pertarungan, secara otomatis kamu akan langsung masuk ke sudut pandang orang pertama. Mirip seperti sistem pertarungan dalam <em>Etrian Odyssey</em> ataupun <em>Dark Spire</em>, dimana kamu akan bertarung langsung melawan kelompok penjahat yang berjumlah tiga orang. Dalam tiga anggota kelompok musuh tersebut, sang pemimpin selalu berada di tengah. Apabila kamu sudah berhasil mengalahkan pemimpinnya, otomatis kekuatan serangan dari sisa anak buahnya juga akan berkurang. Seperti biasa, setiap musuh yang akan kamu hadapi juga akan memiliki elemen seperti api, listrik, air dan elemen lainnya. Semuanya ini bisa kamu lihat di layar atas NDS. Dengan menggunakan tombol L dan R, kamu akan bisa melihat level dari setiap orang, MP dan juga kemampuan yang mereka miliki.</span><font size="3"><font face="Calibri">Pertarungannya sendiri cukup sederhana. Semua serangan dasar dan juga kemampuan yang kamu miliki bisa kamu gunakan langsung hanya dengan menekan tombol yang ada. Jangan lupakan peran dari setan yang telah kamu tangkap. Setan tersebut juga bisa mengalami kenaikan level karena mereka ikut membantu dalam pertarungan sebagai bagian dari kelompok kamu. Mereka semua memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Beberapa diantaranya bahkan memiliki kemampuan yang bersifat pasif seperti peningkat status, mengeluarkan jurus sihir dan menyembuhkan karaktermu. <br />
<br />
Untuk meningkatkan level juga menggunakan kombinasi yang pastinya sudah dikenal oleh <em><span style="font-family: `Calibri`,`sans-serif`">gamer</span></em>. Setiap kali level kamu meningkat, kamu akan diberikan status point yang nantinya bisa kamu bagi-bagi ke status kamu sesuka hati (ada status <em><span style="font-family: `Calibri`,`sans-serif`">strength, magic, vitality</span></em> ataupun <em><span style="font-family: `Calibri`,`sans-serif`">speed</span></em>). Dengan animasi yang cukup bagus (untuk sebuah konsol handheld kasual), game ini patut ditunggu dan dimainkan oleh semua <em><span style="font-family: `Calibri`,`sans-serif`">gamer</span></em> yang memang penggemar berat serial <em><span style="font-family: `Calibri`,`sans-serif`">Shin Megami Tensei</span></em>.<span style="line-height: 115%; font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt"></span></font></font><span style="line-height: 115%; font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Console:NDS</span><span style="line-height: 115%; font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Sumber:kotakgame.com</span><span style="line-height: 115%; font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">&nbsp;</span>
 ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Rohan: Blood Feud</title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/584/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/584/.</comments>
   			  <pubDate>Tue, 09 Mar 2010 14:06:24 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - Admin</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/584/.</guid>
			  <description>ROHAN Online adalah game Massively Multiplayer Online Role-Playing Game (MMORPG) yang sebentar lagi akan ikut meramaikan dunia game online di Indonesia. Dalam game ini setiap pemain bisa menjelajahi dunia Rohan indah dan menarik yang sangat luas dengan jalan kaki atau menunggangi sebuah kendaraan yang telah disediakan. Setiap bangsa memiliki kendaraan yang berbeda yang unik.  [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ <em><span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">ROHAN Online</span></em><span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt"> adalah game <em>Massively Multiplayer Online Role-Playing Game</em> (MMORPG) yang sebentar lagi akan ikut meramaikan dunia game online di Indonesia. Dalam game ini setiap pemain bisa menjelajahi dunia Rohan indah dan menarik yang sangat luas dengan jalan kaki atau menunggangi sebuah kendaraan yang telah disediakan. Setiap bangsa memiliki kendaraan yang berbeda yang unik. </span><span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">&nbsp;</span><span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Berikut ini adalah ras yang bisa kamu pilih:</span> 
<ul>
	<li class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin: 0cm 0cm 10pt; tab-stops: list 36.0pt"><span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Ras Manusia </span></li>
	<li class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin: 0cm 0cm 10pt; tab-stops: list 36.0pt"><span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Ras Elf </span></li>
	<li class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin: 0cm 0cm 10pt; tab-stops: list 36.0pt"><span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Ras Half Elf </span></li>
	<li class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin: 0cm 0cm 10pt; tab-stops: list 36.0pt"><span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Ras Dhan </span></li>
	<li class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin: 0cm 0cm 10pt; tab-stops: list 36.0pt"><span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Ras Dekan </span></li>
	<li class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin: 0cm 0cm 10pt; tab-stops: list 36.0pt"><span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Ras Dark Elf </span></li>
</ul>
<span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Selain banyaknya ras yang bisa kamu pilih, akan ada banyak fitur unik lainnya yang membuat game ini tidak bosan dimainkan. Dilengkapi dengan alunan musik ROHAN yang indah akan membuat game ini semakin menarik. Fitur-fitur unik yang ditawarkan <em>ROHAN Online</em> antara lain:</span> 
<ul>
	<li class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin: 0cm 0cm 10pt; tab-stops: list 36.0pt"><strong><u><span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">PVP &amp; Sistem Balas Dendam</span></u></strong><span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">. Setiap pemain bisa melakukan PVP terhadap pemain lain baik dari ras yang sama atau berbeda dan dapat dilakukan di mana saja. Setiap nama karakter pemain yang telah mengalahkan atau dikalahkan (PK) akan secara otomatis tersimpan didalam daftar yang dinamakan &quot;<em>Hit List</em>&quot;. Hal ini ditujukan untuk melakukan balas dendam terhadap nama karakter pemain yang telah mengalahkan dengan cara dipindahkan langsung / teleport. </span></li>
	<li class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin: 0cm 0cm 10pt; tab-stops: list 36.0pt"><strong><u><span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Township Battles</span></u></strong><span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">. Didalam game ini, nantinya kamu bisa membentuk sebuah perkumpulan / komunitas yang disebut dengan Guild. Setiap guild memiliki kesempatan untuk menguasai kota-kota didalam dunia Rohan melalui <em>Township Battles</em> yang dilakukan pada waktu yang telah ditentukan. Sebagai bentuk bayaran atas usaha tersebut adalah harta dan kekayaan. Setiap guild pemenang / yang berhasil menguasai kastil akan memiliki sebuah hak untuk menentukan pajak dari seluruh perdagangan yang dilakukan oleh sebuah kota dalam kurun waktu selama 1 minggu. </span></li>
	<li class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin: 0cm 0cm 10pt; tab-stops: list 36.0pt"><strong><u><span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Pet</span></u></strong><span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">.<strong> </strong>Setiap pemain bisa memelihara <em>pet</em> yang lucu dan berguna untuk membantu dalam petualangan bahkan bisa meningkatkan kemampuan sebuah karakter, wow! </span></li>
	<li class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin: 0cm 0cm 10pt; tab-stops: list 36.0pt"><strong><u><span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Mount</span></u></strong><span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">. Selain berjalan kaki, pemain bisa menjelajahi dunia Rohan dengan kendaraan yang bisa dibeli di kota. Tiap ras memiliki kendaraan yang berbeda dan unik. </span></li>
	<li class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin: 0cm 0cm 10pt; tab-stops: list 36.0pt"><strong><u><span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Style</span></u></strong><span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">. Setiap pemain pasti ingin memiliki karakter yang berpenampilan keren. Di Rohan, pemain bisa memberikan hiasan tambahan pada setiap anggota tubuh karakter pemain dengan cara melakukan menemui seorang penata rias yang berfungsi untuk menambahkan riasan pada anggota tubuh pemain berupa: busana kostum, bentuk model rambut, bentuk hiasan wajah dan tambahan aksesoris lainnya. </span></li>
</ul>
<span style="line-height: 115%; font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Console:online</span><span style="line-height: 115%; font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Sumber:kotakgame.com</span>
 ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Tahun Perjuangan Bagi Game dan Animasi</title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/animation/582/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/animation/582/.</comments>
   			  <pubDate>Tue, 09 Mar 2010 14:02:58 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - .</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/news/detail/animation/582/.</guid>
			  <description>Ada aura optimisme ketika kami memasuki tahun macan ini. Demikian pula yang mulai ditunjukkan oleh dunia teknologi informasi (TI), khususnya industri kreatif, diawal tahun 2010. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ <p>
<font size="3"><font face="Times New Roman">Ada aura optimisme ketika kami memasuki tahun macan ini. Demikian pula yang mulai ditunjukkan oleh dunia teknologi informasi (TI), khususnya industri kreatif, diawal tahun 2010.</font></font>
</p>
<p>
<font face="Times New Roman" size="3">Berkaca dari kiprahnya di tahun lalu, animasi dan game lokal yang masuk kedalam bagian dari industri kreatif, kami nilai akan menemui popularitasnya di tahun ini. Dan sesuai dengan apa yang dikatakan <strong>James Paul Gee</strong>, penulis buku &ldquo;What Video Games Have to Teach Us About Learning and Literacy&rdquo;, bahwa game memiliki banyak manfaat.</font>
</p>
<p>
<font face="Times New Roman" size="3">Di sis lain, James membantah sebagian besar yang dituduhkan bahwa&nbsp; video game membawa pengaruh buruk. James yang juga dosen di University of Wisconsin-Madison Amerika Serikat ini menilai, jika digunakan dengan benar, video game dan game komputer berpotensi sebagai sarana untuk belajar. Ini artinya melalui game, kita bisa mempercepat pengusaan teknologi di dalam negeri.</font>
</p>
<p>
<font face="Times New Roman" size="3">Pada kenyataanya industri game, termasuk animasi, telah berkembang cukup pesat di negeri ini. Dapat dilihat dari maraknya event-event baik online maupun offline yang selalu dipadati peserta. Peminat game yang membeludak, khususnya game online, kerap membuat publisher menambah jumlah server karena saking padatnya pengguna.</font>
</p>
<p>
<font face="Times New Roman" size="3">Indikasi lain diperlihatkan oleh maraknya berbagai komunitas, forum-forum, dan membanjirnya warnet khusus game yang online selama 24 jam.</font>
</p>
<p>
<font face="Times New Roman" size="3">Karenanya di edisi awal 2010 ini kami ingin memberikan potret game dan animasi nasional yang makin menunjukan geliatnya dari waktu ke waktu. Kami merasa berkepentingan untuk menyalurkan aspirasi dari kalangan industri kreatif&nbsp; agar mereka mendapat kemudahan dari hambatan-hambatan yang selama ini menjadi penghalang bagi kelancaran usaha mereka, termasuk persoalan Hak Kekayaan Intelektual (Haki),</font>
</p>
<p>
<font face="Times New Roman" size="3">Akhirnya, selamat memasuki 2010 dengan semangat juang yang tinggi, semoga segalanya menjadi lebih baik untuk kita semua.</font>
</p>
<p>
<font face="Times New Roman" size="3">Salam,<br />
Redaksi</font>
</p>
 ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>FIFA Online 2</title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/583/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/583/.</comments>
   			  <pubDate>Tue, 09 Mar 2010 14:02:56 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - Admin</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/583/.</guid>
			  <description>Siapa yang tidak kenal dengan game sepakbola yang sudah mendunia seperti Winning Eleven atau FIFA? Kami percaya bahwa kebanyakan Kotakers (mungkin juga semua Kotakers) pasti mengenal game ini. Dapat dikatakan, game ini adalah game yang cukup mendunia dan paling banyak dimainkan oleh seluruh kalangan gamer.  [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ <span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Siapa yang tidak kenal dengan game sepakbola yang sudah mendunia seperti Winning Eleven atau <em>FIFA</em>? Kami percaya bahwa kebanyakan Kotakers (mungkin juga semua Kotakers) pasti mengenal game ini. Dapat dikatakan, game ini adalah game yang cukup mendunia dan paling banyak dimainkan oleh seluruh kalangan gamer. </span><span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Nah, kali ini <em>FIFA</em> akan kembali menghadirkan sebuah game terobosan baru dengan judul <em>FIFA Online 2</em>. <em>FIFA Online 2</em> hadir dengan beragam pilihan yang biasa bisa kamu dapatkan dalam game seperti menentukan strategi dan formasi yang ingin digunakan, negosiasi pemain dengan tim lain, melakukan pertukaran pemain dan memberikan kontrak kepada pesepakbola kesukaan kamu. Tim yang bisa kamu gunakan juga beraneka ragam. Semua liga-liga yang terkenal di dunia akan bisa kamu mainkan seperti Liga Inggris, Italia, Spanyol dan masih banyak lagi tim yang lain.<br />
<br />
Mungkin sekilas akan mirip dengan game sepakbola biasa, tapi game ini memberikan sebuah akses ke seluruh pemain bola yang ada di dunia. Kamu bisa mengadu kemampuan dengan pemain lain di luar sana. Seru bukan?</span><span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Mode permainan yang ditawarkan juga mirip seperti game bola pada umumnya. Kamu akan mendapatkan pertandingan liga dan juga turnamen. Kamu bisa bermain melawan komputer dalam mode single player atau bermain dalam mode <em>multiplayer</em> untuk menantang pemain lain secara <em>online</em>. Kamu akan mendapatkan <em>experience</em> setiap kamu memainkan pertandingan dan akan bisa <em>level up</em> sehingga memiliki atribut yang lebih tinggi. Seperti halnya pemain asli, pesepakbola dalam tim kamu juga bisa mengalami cedera dan akan membutuhkan waktu untuk bisa sembuh. Selain itu, cuaca juga akan mempengaruhi permainan sang pesepakbola. <br />
<br />
Kami yakin, saat Kotakers membaca preview dari kami ini, pasti akan muncul pertanyaan dalam benak masing-masing. &quot;Jadi apa bedanya dengan game <em>FIFA</em> yang biasa?&quot; Jawabannya sebenarnya cukup sederhana. Perbedaan paling signifikan disini adalah adanya <em>item mall</em> (seperti kebanyakan game MMORPG yang ada). </span><span style="line-height: 115%; font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Bagi para gamer yang memang penggemar game sepakbola, game ini adalah game wajib. Hanya saja sangat disayangkan, game ini sampai sekarang masih belum memiliki jadwal rilis yang pasti. Semoga tidak lama lagi.</span><font size="3"><font face="Calibri">Console:online<span style="line-height: 115%; font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt"></span></font></font> 
<p style="margin: 0cm 0cm 10pt" class="MsoNormal">
<font face="Calibri" size="3">Sumber:kotakgame.com</font>
</p>
 ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Knight in the Nightmare</title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/581/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/581/.</comments>
   			  <pubDate>Tue, 09 Mar 2010 14:01:08 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - Admin</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/news/detail/game/581/.</guid>
			  <description>Satu lagi game keren yang akan ikut merambah ke NDS, Knights in the Nightmare. Game ini merupakan hasil garapan dari sebuah tim developer Jepang, Sting, yang sukses membawakan game-game seperti Riviera dan Ydggra Union. Selama ini, game hasil garapan Sting selalu menuai sukses dan mendapatkan respons positif dari gamer dan kritikus. Diharapkan game ini juga akan melakukan hal yang sama.  [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ <span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Satu lagi game keren yang akan ikut merambah ke NDS, <em>Knights in the Nightmare</em>. Game ini merupakan hasil garapan dari sebuah tim <em>developer</em> Jepang, Sting, yang sukses membawakan game-game seperti <em>Riviera</em> dan <em>Ydggra Union</em>. Selama ini, game hasil garapan Sting selalu menuai sukses dan mendapatkan respons positif dari <em>gamer</em> dan kritikus. Diharapkan game ini juga akan melakukan hal yang sama. </span><span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Bagi <em>gamer</em> yang sudah pernah memainkan game-game hasil garapan Sting, pasti sudah tahu apa yang akan kamu hadapi dalam <em>Knights in the Nightmare</em>, yaitu sesuatu yang benar-benar di luar dugaan.<br />
<br />
<em>Knights in the Nightmare</em> adalah sebuah game yang lebih cocok untuk dideskripsikan sebagai sebuah game gabungan antara elemen action/arcade/strategy. Inti permainannya mirip dengan game-game RPG taktik seperti <em>Final Fantasy Tactics, Luminous Arc</em> atau <em>Tactics Ogre</em>. Apabila biasanya kamu akan mengendalikan sejumlah karakter menggunakan stylus, maka kali ini kamu akan menggunakan stylus itu sendiri sebagai pengarah utamanya. Stylus ini diwujudkan sebagai sebuah makhluk yang disebut dengan Wisp. Dimanapun kamu arahkan stylus tersebut, makhluk tersebut akan mengikuti stylus tersebut.</span><span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Cara kerjanya kurang lebih seperti ini. Konsep dasar dari permainan disini adalah Wisp tersebut bisa mengendalikan hantu dari para petarung yang telah meninggal. Awal permainannya, kamu akan tiba di sebuah menara dimana banyak sekali jiwa dan hantu yang sedang mengulang kembali pertarungan misterius yang terjadi bertahun-tahun lalu. <br />
<br />
Setelah kamu memasuki pertarungan, Wisp tersebut akan memanggil heroes tertentu tergantung pada pertarungan itu sendiri. Awalnya, kamu hanya akan menggunakan pahlawan &quot;pinjaman&quot;. Tapi seiring permainan, kamu akan mulai mengumpulkan sejumlah petarung yang bisa kamu gunakan sesuka hati. Saat pertarungan, kamu hanya perlu bersiap-siap di sebuah tempat. Musuh akan bergerak sesuai dengan jalan yang sudah dipersiapkan dan gerakan musuh ini bisa kamu lihat kapan saja. Setiap petarung yang kamu kendalikan juga bisa menyerang. Jadi inti permainan disini adalah menggunakan serangan di saat yang tepat. Untuk melakukan ini, kamu hanya cukup mengarahkan Wisp tersebut ke prajurit teman, berpegang pada prajurit tersebut saat kamu sedang bersiap-siap menyerang dan lepaskan stylus untuk melepaskan serangan. Apabila ada musuh di depanmu, maka sudah pasti kamu akan menyebabkan damage. Cukup sederhana kan?</span><span style="line-height: 115%; font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Tapi sebenarnya tidak terlalu sederhana juga. Apa alasan kami mengatakan itu? Karena dalam game ini, diberlakukan sebuah mekanisme permainan &quot;Lawful vs. Chaotic&quot;. Dengan berubah dari Lawful menjadi Chaotic, menggunakan sebuah tombol di layar bagian bawah, Wisp tersebut bisa menggunakan senjata tertentu untuk setiap petarung yang kamu kendalikan. Kamu bisa memilih 4 barang di awal permainan. Cara penggunaannya juga cukup mudah, yaitu cukup dengan menyentuh alat tersebut, kemudian diarahkan ke petarung yang bisa menggunakan barang tersebut</span><span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Alat yang akan kamu gunakan disini bisa digabungkan dengan peralatan lain untuk membuat sebuah alat yang baru ataupun untuk meningkatkan kekuatan senjatamu. Kamu bahkan juga bisa menciptakan sebuah senjata yang benar-benar baru dari senjata yang ada. Tapi bukan berarti kamu akan selalu berhasil menciptakan sebuah barang baru. Seperti biasa, faktor keberuntungan juga akan ikut berperan disini. Apabila dewi fortuna sedang bertengger di <em>gamer</em>, maka <em>gamer</em> akan mendapatkan sebuah senjata baru. Tapi apabila dewi fortuna sedang bertamasya ke luar negeri, maka dijamin <em>gamer</em> tidak akan mendapatkan senjata baru dan akan kehilangan barang yang digunakan untuk mencobanya.<br />
<br />
Kamu bahkan bisa menggunakan sistem &quot;<em>Item Strengthen</em>&quot; yang memungkinkan kamu untuk menggunakan material-material tertentu untuk memperkuat status senjata kamu. Menariknya lagi, saat kamu memperkuat suatu senjata tertentu, otomatis level senjata tersebut akan ikut naik. Level tersebut akan menentukan petarung mana yang bisa menggunakan senjata tersebut. </span><span style="font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Karena disini, hanya Wisp saja yang bisa benar-benar menerima damage, game ini benar-benar bukan hanya bersifat pertarungan yang penuh dengan taktik. Musuh akan menyerang kursor kamu dengan menggunakan ilmu sihir dan peluru-peluru yang bervariasi dan tugas kamu adalah untuk tetap bertarung dengan tetap memberikan perintah sambil berusaha untuk menghindar dari serangan musuh. Apabila kamu terkena serangan, kamu akan kehilangan waktu untuk bisa membunuh semua musuh yang ada dalam satu ronde tersebut. Saat kamu telah berhasil membunuh musuh, setiap musuh yang berhasil kamu kalahkan akan menempati sebuah papan yang mirip dengan papan permainan XO. Pada setiap pertarungan, kamu akan menggunakan sebuah mesin slot untuk memilih siapa lawanmu selanjutnya, sekaligus menunjukkan posisi musuh di papan XO tersebut berada dimana. Apabila kamu berhasil menyusun dan membentuk satu barisan penuh (baik vertikal, horizontal maupun diagonal) selama beberapa ronde, maka kamu otomatis akan memenangkan pertarungan tersebut. Mirip dengan permainan XO kan?<br />
<br />
Mungkin bagi <em>gamer</em> yang baru pertama kali memainkan game ini, <em>gamer</em> akan merasakan kesulitan. Tapi sebenarnya, konsep dasar permainan ini cukup mudah untuk dimengerti. Kamu tidak perlu khawatir dengan mekanisme mesin slot yang ada karena gerakan slot mesin tersebut cukup lambat sehingga memungkinkan kamu untuk memilih musuh mana yang ingin kamu lawan.</span><span style="line-height: 115%; font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt">Secara visual, game ini cukup memberikan gambar yang bagus dan memanjakan mata. Dengan sistem pertarungan yang unik dan menarik, kemungkinan besar game ini akan menjadi salah satu game yang cukup berhasil untuk NDS. Bukan hanya visual saja yang ditonjolkan disini, tapi juga kualitas suara. Musik yang ada cukup bagus dan indah untuk didengarkan.</span><font size="3"><font face="Calibri">Console:NDS<span style="line-height: 115%; font-family: `Times New Roman`,`serif`; font-size: 12pt"></span></font></font> 
<p style="margin: 0cm 0cm 10pt" class="MsoNormal">
<font face="Calibri" size="3">Sumber:kotakgame.com</font>
</p>
 ]]></content:encoded>
			</item></channel></rss> 