Pasar Kreasi
Animation
Kreoonekreoone

John Lasseter: Pelopor Animasi Modern

Kreoonekreoone

John Lasseter merupakan pelopor animasi modern, terutama pada animasi komputer yang mendominasi pada pertengahan tahun 90-an. John Lasseter memulai pembuatan animasinya dengan menggambar tangan secara manual. Dia menjadi siswa ke dua yang diterima oleh Disney di Institute of Art California. Hari liburnya ia gunakan untuk magang di Disney Studios, sedangkan di sekolah, Dia membuat 2 film pendek (Lady and The Lamp dan Nitmare) yang merupakan pemenang dalam Student Academy Award. Setelah wisuda, John Lasseter dikontrak oleh Disney Feature Animation Department selama 5 tahun untuk pembuatan animasi The Fox and the Hound (1981) dan Mickey`s Christmas Carol (1983). Pada tahun 1982, Lasseter kali pertama menunjukan kemahirannya dalam pembuatan animasi komputer untuk produksi film Disney’s Tron. Untuk menghindari kemungkinan yang radikal dari media baru, Dia bersama Glen Keane membuat film pendek yang sangat sederhana yang menggabungkan animasi komputer dengan animasi manual.

Pada tahun 1984, Lasseter membagi animasi komputer di Disney menjadi 2 divisi yaitu Industri Lucasfilm kecil dan Industri Lucasfilm besar. Pada awalnya Lesseter berencana bekerja selama satu bulan  namun setelah Disney di beli oleh steven job, Lesseter masih di Disney selam 6 bulan. Kemudian ada tawaran pekerjaan oleh perusahaan baru yang bernama Pixar dan Lesseter diberi kebebasan secara langsung untuk memproduksi, menulis dan membuat model untuk berbagai proyek yang kebanyakan adalah produk untuk ditayangkan TV. Kemudian pada tahun 1988 Lasseter merilis film animasinya yang berjudul Tin Toy yang kemudian memenangkan Oscar untuk The Best Achievement pada kategori Film animasi pendek. Pada awal tahun 90-an, Lasseter dan tiga penulis mengembangkan naskah untuk pembuatan film Toy Story (1995) yang menceritakan tentang kisah beberapa mainan yang saling bersaing untuk mendapatkan simpati dari pemiliknya. Untuk membuat film tersebut Pixar bekerja sama dengan Disney dengan John Lasseter sebagai kemudinya, yang menghasilkan petualangan boneka yang sangat apik dimana dimensi dan detail mainan tampak hidup. Film tersebut menerima empat nominasi Oscar.

Sebagai ketua departemen kreatif di Pixar setelah sukses pada Toy Story. Dan kemudian Lasseter menjadi central creative dan  entrepreneurial force di berbagai film yang dikeluarkan oleh Pixar yang antara lain adalah Bug`s Life (1998), Toy Story 2 (1999), dan Cars (2006) yang dipersembahkan untuk temannya yang bernama Joe Ranft yang meninggal karena kecelakaan mobil, dan Cars  merupakan film yang paling dekat di hatinya karena kecintaannya terhadap otomotif. John Lasseter juga menjadi Eksekutif Producer untuk film Monster, Inc (2001), Finding Nemo (2003), dan The Incredibles (2004). Selain menjadi Box Office film-film yang dihasilkan memiliki sensasi tersendiri pada tiap-tiap tahunnya.

Pada awal tahun , ketika Pixar diresmikan Official Disney dan mempromosikan Lasseter menjadi CCO di Walt Disney Feature Animation. Bahkan, Pemegang saham Disney memberi sambutan dan menyatakan bahwa Lasseter adalah penyelamat perusahaan untuk film-film animasi yang dibuat baik yang berdurasi panjang maupun yang ditayangkan melalui TV kabel.

Print
Kirim
Cetak PDF
Arsip
RSS


  More Who's Who
kacahati,wordpress
kacahati,wordpress
Indonesia berhasil membuat film animasi 3D pertama yang ditayangkan di layar lebar. Dan konon kabarnya film ini siap Go Internasional dan bersaing dengan film animasi sekelas Hollywod. Film yang berjudul Meraih Mimpi tersebut diproduksi Infinite Frameworks (IFW), studio animasi yang berpusat di Batam.

.
Sejak kecil hingga remaja, salah satu putera pasangan Drs. Hengky Soemarso dan Penny Soedarpendah ini, memang dibesarkan dalam tradisi lingkungan Perguruan Taman Siswa, Yogyakarta. Sempat serius menekuni seni lukis di Sekolah Menengah Seni Rupa Indonesia (SSRI). Selepas dari Yogyakarta, Jakarta menjadi tujuan hidupnya, sembari terus ikut berbagi dan menimba ilmu. Setelah lebih kurang enam tahun, ia lantas melanjutkan studi ke Sekolah Film LPKJ-TIM, untuk bidang Penyutradaraan dan Animasi Eksperimental.

RSS