Pasar Kreasi
Animation
Peni Cameron

“Ibu” Animasi Indonesia

Peni Cameron

Ketika menyebut perkembangan dunia animasi di Indonesia, pasti nama Peni Cameron akan muncul. Perempuan kelahiran Surabaya 13 September 1966 ini memang gemar sekali dengan dunia animasi. Sayangnya, di Indonesia sendiri dunia animasi justru didominasi dengan produk-produk animasi dari luar terutama Jepang, Korea dan Amerika Serikat.

Padahal menurut Peni, potensi dunia animasi di Indonesia begitu besar. Begitu banyak anak-anak Indonesia sangat berbakat dalam membuat animasi. Belum lagi menyebut perkembangan dunia digital dan grafis di Indonesia yang selalu update dan bisa dijangkau, sebagai kombinasi yang bisa mendukung pembuatan sebuah produk animasi.

Guna mewujudkan “mimpi”nya secara konkret, di tahun 1996, Peni pun mendirikan PT Adianimas Cipta pada 1996. Saat itu dunia animasi di Indonesia mulai bermunculan. Tapi sayangnya badai krisis moneter yang melanda Indonesia juga memukul perusahaan animasi yang diciptakannya. Kendati demikian, semangat lulusan Arsitektur Institut Teknologi Bandung ini tidak pernah pupus. Bersama 12 koleganya yang juga mempunyai minat dan “kegilaan” yang sama terhadap dunia animasi di Indonesia, mereka pun  membentuk Asosiasi Industri Animasi & Konten Indonesia pada 2004. Di sana Peni menjadi Sekretaris Jenderal.

Bersama organisasinya ini Peni pun semakin intens  mengeksplore dunia animasi di Indonesia. Dia pun ,menemukan kenyataan bahwa tidak mungkin dunia animasi Indonesia bisa tumbuh dan berkembang jika tidak disertai tumbuhnya industri  animasi itu sendiri. Di Indonesia, industri animasi jelas tidaklah populer sama sekali.

Peni pun kembali mendirikan perusahaan yang khusus menjadi inkubator industri konten termasuk animasi, tentu saja. Perusahaan itu PT Citra Andra Media (CAM, 2006). Dia berharap perusahaannya itu bisa mendorong pengembangan industri animasi dan kesadaran masyarakat Indonesia terhadap dunia animasi. Andi S. Boediman, Ideonomics: Turning Ideas into Big Business, Jul 2008

Bersama CAM, Peni pun mulai gencar memperkenalkan dunia animasi dengan melakukan road show di 12 kota. Dia juga memperluas kepedulian tidak hanya pada lingkungan sekolah-sekolah tetapi juga korporasi serta Kementerian Negara Riset dan Teknologi. CAM juga mengajarkan mata ajara animasi dan konten di SMK 5 Yogyakrata, SMK 14 Bandng dan Malang.

Tak cukup di situ, Peni juga menggelar berbagai event. Di antaranya, CAM Award, Indonesia Creative Idol, serta aktivitas pemasaran ke kalangan korporat dan media. Tak ketinggalan, CAM pun mengikuti berbagai pameran animasi di luar negeri.

Kini upayanya membuahkan hasil. PT CAM kini telah menjadiAndi S. Boediman, Ideonomics: Turning Ideas into Big Business, Jul 2008 inkubator bagi para animator dan studio animasi. Eksistensi perjuangan Peni pun di apresiasi dengan baik oleh Departeme Komunikasi dan Informatika RI. Pada Oktober 2007 dia atas nama PT CAM mendapat penghargaan dalam ICT Award. Termasuk mewakili Indonesia dalam ajang serupa di tingkat Asia Pasifik. (Dikutip dari berbagai sumber dan Majalah SWA sembada No.11/XXIV/ 2008)


Print
Kirim
Cetak PDF
Arsip
RSS


  More Who's Who
kacahati,wordpress
kacahati,wordpress
Indonesia berhasil membuat film animasi 3D pertama yang ditayangkan di layar lebar. Dan konon kabarnya film ini siap Go Internasional dan bersaing dengan film animasi sekelas Hollywod. Film yang berjudul Meraih Mimpi tersebut diproduksi Infinite Frameworks (IFW), studio animasi yang berpusat di Batam.

.
Sejak kecil hingga remaja, salah satu putera pasangan Drs. Hengky Soemarso dan Penny Soedarpendah ini, memang dibesarkan dalam tradisi lingkungan Perguruan Taman Siswa, Yogyakarta. Sempat serius menekuni seni lukis di Sekolah Menengah Seni Rupa Indonesia (SSRI). Selepas dari Yogyakarta, Jakarta menjadi tujuan hidupnya, sembari terus ikut berbagi dan menimba ilmu. Setelah lebih kurang enam tahun, ia lantas melanjutkan studi ke Sekolah Film LPKJ-TIM, untuk bidang Penyutradaraan dan Animasi Eksperimental.

RSS