<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss"
	>
<channel>
<title>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia | Who`s Who</title>
<atom:link href="http://www.pasarkreasi.com/whoswho/rss" rel="self" type="application/rss+xml" />
<link>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/rss</link>
<description>[25 Who`s Who terbaru PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia]</description>
<copyright>Copyright by ! - All rights reserved.</copyright>
<language>id</language>

			<item>
			  <title>Fibonacci</title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/81/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/81/.</comments>
   			  <pubDate>Tue, 18 May 2010 07:55:49 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - Fibonacci</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/81/.</guid>
			  <description>Perkembangan matematika pada abad pertengahan di Eropa seiring dengan lahirnya Leonardo dari Pisa yang lebih dikenal dengan julukan Fibonacci (artinya anak Bonaccio). Bonaccio sendiri artinya anak bodoh, tapi dia bukan orang bodoh karena jabatannya adalah seorang konsul yang wewakili Pisa. Jabatan yang dipegang ini membuat dia sering bepergian. Bersama anaknya, Leonardo, yang selalu mengikuti ke negara mana pun dia melakukan lawatan. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ Perkembangan matematika pada abad pertengahan di Eropa seiring dengan lahirnya Leonardo dari Pisa yang lebih dikenal dengan julukan Fibonacci (artinya anak Bonaccio). Bonaccio sendiri artinya anak bodoh, tapi dia bukan orang bodoh karena jabatannya adalah seorang konsul yang wewakili Pisa. Jabatan yang dipegang ini membuat dia sering bepergian. Bersama anaknya, Leonardo, yang selalu mengikuti ke negara mana pun dia melakukan lawatan.<br />
<br />
<br />
Fibonacci menulis buku Liber Abaci setelah terinspirasi pada kunjungannya ke Bugia, suatu kota yang sedang tumbuh di Aljazair. Ketika ayahnya bertugas di sana, seorang ahli matematika Arab memperlihatkan keajaiban sistem bilangan Hindu-Arab. Sistem yang mulai dikenal setelah jaman Perang Salib. Kalkulasi yang tidak mungkin dilakukan dengan menggunakan notasi (bilangan) Romawi. Setelah Fibonacci mengamati semua kalkulasi yang dimungkinkan oleh sistem ini, dia memutuskan untuk belajar pada matematikawan Arab yang tinggal di sekitar Mediterania. Semangat belajarnya yang sangat mengebu-gebu membuat dia melakukan perjalanan ke Mesir, Syria, Yunani, Sisilia.<br />
<br />
Mengarang buku<br />
Tahun 1202 dia menerbitkan buku Liber Abaci dengan menggunakan &ndash; apa yang sekarang disebut dengan aljabar, dengan menggunakan numeral Hindu-Arabik. Buku ini memberi dampak besar karena muncul dunia baru dengan angka-angka yang bisa menggantikan sistem Yahudi, Yunani dan Romawi dengan angka dan huruf untuk menghitung dan kalkulasi.<br />
<br />
Pendahuluan buku berisi dengan bagaimana menentukan jumlah digit dalam satuan numeral atau tabel penggandaan (baca: perkalian) dengan angka sepuluh, dengan angka seratus dan seterusnya. Kalkulasi dengan menggunakan seluruh angka dan pembagian, pecahan, akar, bahkan penyelesaian persamaan garis lurus (linier) dan persamaan kuadrat. Buku itu dilengkapi dengan latihan dan aplikasi sehingga menggairahkan pembacanya. Dasar pedagang, ilustrasi dalam dunia bisnis dengan angka-angka juga disajikan. Termasuk di sini adalah pembukuan bisnis (double entry), penggambaran tentang marjin keuntungan, perubahan (konversi) mata uang, konversi berat dan ukuran (kalibrasi), bahkan menyertakan penghitungan bunga. (Pada jaman itu riba, masih dilarang). Penguasa pada saat itu, Frederick, yang terpesona dengan Liber Abaci, ketika mengunjungi Pisa, memanggil Fibonacci untuk datang menghadap. Dihadapan banyak ahli dan melakukan tanya-jawab dan wawancara langsung, Fibonacci memecahkan problem aljabar dan persamaan kuadrat.<br />
<br />
Pertemuan dengan Frederick dan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh ahli-ahli tersebut, dibukukan dan diterbitkan tidak lama kemudian. Tahun 1225 dia mengeluarkan buku Liber Quadrotorum (buku tentang Kuadrat) yang dipersembahkannya untuk Sang raja. Dalam buku itu tercantum problem yang mampu mengusik &ldquo;akal sehat&rdquo; matematikawan yaitu tentang problem kelinci beranak-pinak Pertanyaan sederhana tapi diperlukan kejelian berpikir.<br />
<br />
&ldquo;Berapa pasang kelinci yang akan beranak-pinak selama satu tahun. Diawali oleh sepasang kelinci, apabila setiap bulan sepasang anak kelinci menjadi produktif pada bulan kedua&rdquo;<br />
<br />
- Akhir bulan kedua, mereka kawin dan kelinci betina I melahirkan sepasang anak kelinci beda jenis kelamin.<br />
- Akhir bulan kedua, kelinci betina melahirkan sepasang anak baru, sehingga ada 2 pasang kelinci.<br />
- Akhir bulan ketiga, kelinci betina I melahirkan pasangan kelinci kedua, sehingga ada 3 pasang kelinci.<br />
- Akhir bulan keempat, kelinci betina I melahirkan sepasang anak baru dan kelinci betina II melahirkan sepasang anak kelinci, sehingga ada 5 pasang kelinci.<br />
<br />
Akan diperoleh jawaban: 55 pasang kelinci. Bagaimana bila proses itu terus berlangsung seratus tahun? Hasilnya (contek saja): 354.224.848.179.261.915.075.<br />
<br />
Apakah ada cara cepat untuk menghitungnya? Di sini Fibonacci memberikan rumus bilangan yang kemudian dikenal dengan nama deret Fibonacci.<br />
<br />
Deret Fibonacci<br />
<br />
Orang Kristen menolak angka nol; namun pedagang dalam melakukan transaksi membutuhkan angka nol. Alasan yang dipakai oleh Fibonacci adalah nol sebagai batas. Apabila diperoleh hasil negatif berarti kerugian. Orang yang mengenalkan angka nol ini ke dunia Barat adalah Leonardo dari Pisa. Meskipun ayahnya seorang Konsul sekaligus pedagang, profesi Fibonacci &ndash; tidak mau menjadi konsul, adalah seorang pedagang. Anak muda &ndash; yang lebih dikenal dengan nama Fibonacci &ndash; belajar matematika dari orang-orang Islam dan menjadi matematikawan piawai dengan cara belajar sendiri. Menemukan deret bilangan yang diberi nama seperti namanya.<br />
Deret Fibbonacci yaitu: 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89, 144, 233, 377, 610, 987 &hellip;<br />
<br />
Pola deret di atas terbentuk dari susunan bilangan berurutan (dari kecil makin besar) yaitu merupakan penjumlahan dua bilangan sebelumnya. Angka 3, urutan keempat, adalah hasil penjumlahan 1 (urutan 2) + 2 (urutan 3); angka 5 urutan kelima, adalah hasil penjumlahan 2 (urutan 3) + 3 (urutan 4); angka 8 urutan keenam, adalah hasil penjumlahan 3 (urutan 4) + 5 (urutan 5) dan seterusnya. Deret di atas mampu menjawab problem kelinci beranak-pinak, alur bunga lily, pola dan jumlah mata nanas, jumlah kelopak dan alur spiral bunga jenis-jenis tertentu. Lewat deret Fibonacci ini dapat diketahui diketahui urutan atau alur yang akurat pada alam. Ukuran ruangan binatang berkulit lunak (moluska) yang berbentuk spiral, nautilus *; jumlah searah jarum jam atau berlawanan jarum jam &lsquo;mata&lsquo; nanas, jumlah kelopak bunga matahari dan ada 2 alur spiral (ke kanan 34 dan ke kiri 55) sesuai dengan deret Fibonacci.<br />
<br />
Kaitan dengan nisbah emas<br />
Nisbah emas sudak dikenal sejak jaman Pythagoras. Disebutkan bahwa alam tampaknya diatur oleh nisbah emas. &ldquo;Kesaktian&rdquo; nisbah ini mendasari arsitektur bangunan jaman dahulu, khususnya di Yunani. Bentangan pilar dan tinggi Panthenon merupakan perbandingan hasil nisbah emas.<br />
Perhatikan hasil pembagian bilangan-bilangan pada deret Fibonacci di bawah ini.<br />
<br />
1/1; 2/1; 3/2; 5/3; 8/5; 13/8; 21/13; 34/21; 55/34; 89/55; 144/89&hellip;<br />
<br />
Pola apa yang terjadi? Bilangan hasil pembagian menunjukkan sesuatu yang istimewa sehingga disebut dengan seksi emas (golden section). Nama ini mirip dengan nisbah emas. Memang ada hubungan erat antara seksi emas dan nisbah emas seperti dapat dilihat pada tabel dan gambar di bawah ini.<br />
<br />
Deret 1 2 3 5 8 13 21 34 55 89 144<br />
Pembagi 1 1 2 3 5 8 13 21 34 55 89<br />
Hasil 1 2 1,5 1,66 1,6 1,625 1,615 1,619 1,617 1,618 1,618<br />
<br />
Barangkali kenyataan ini mampu menjawab pertanyaan mengapa deret Fibonacci mendekati nisbah emas.<br />
<br />
Ambil contoh dua bilangan: a, b, a+b (deret Fibonacci) dan b/a (nisbah emas) kemudian diperbandingkan<br />
<br />
b/a &asymp; (a+b)/b<br />
b/a (nisbah emas) &asymp; a/b + 1 (seksi emas)<br />
<br />
Substitusikan nisbah emas dengan notasi &Phi; (phi) untuk persamaan di atas.<br />
<br />
&Phi; = 1/&Phi; + 1 (kalikan ruas kiri dan kanan dengan F) hasil:<br />
&Phi;&sup2; - &Phi; &ndash; 1 = 0<br />
<br />
&Phi; = (1+ &radic;5)/2 &asymp; 1,618<br />
<br />
Revolusi Fibonacci<br />
<br />
Topik dalam buku Liber abaci juga menjelaskan proses aritmatik, termasuk cara mencari akar bilangan. Problem-problem dalam buku ini lebih ditekankan untuk penggunaan dalam transaksi perdagangan, sistem pecahan untuk menghitung pertukaran mata uang. Fibonacci menggunakan pecahan &ndash; biasa, bilangan berbasis enam puluh (seksadesimal) dan satuan &ndash; bukan bilangan berbasis sepuluh (desimal). Penulisan 5/12 28 biasa kita kenal sebagai 28 5/12. Dia juga menempatkan bilangan pecahan berupa komponen-kompenen yang belum dijumlah. Penulisan 115/6, sebagai contoh, ditulis dengan 1/3 &frac12; 11. Tidak puas dengan kebingungan ini pecahan satuan ternyata lebih membingungkan. Pecahan 98/100, sebagai contoh, dipecah menjadi 1/100 1/50 1/5 &frac14; &frac12;, dan 99/100 ditulis dengan 1/25 1/5 &frac14; &frac12;.<br />
<br />
Sumbangsih<br />
Mengenalkan angka nol dan menghitung pola-pola alam tidak lazim sekaligus memberi dasar pada pengenalan aljabar ke dunia Barat adalah sumbangsih terbesar Fibonacci. Mampu menciptakan deret Fibonacci yang memberi jawaban atau alasan tentang pola alam seperti yang dijabarkan dalam nisbah emas. Adopsi angka nol untuk penulisan dan melakukan perhitungan di Eropa &ndash; mengubah sistem bilangan Romawi yang tidak efisien &ndash; dengan sistem bilangan Hindu-Arabik ini kelak sangat mempengaruhi perkembangan matematika di benua Eropa. Sistim bilangan pecahan Fibonacci yang rumit, kemudian disederhanakan untuk kepentingan perdagangan. Perhatikanlah perubahan harga saham-saham yang diperdagangkan di Wall Street menggunakan sistem pecahan.
 ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Victor Hugo</title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/78/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/78/.</comments>
   			  <pubDate>Tue, 18 May 2010 07:52:58 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - Victor Hugo</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/78/.</guid>
			  <description>Victor Hugo dilahirkan di Besancon, Perancis, 26 Februari 1802. Nama lengkapnya adalah Victor Marie Comte Hugo, putra seorang jenderal yang cukup terkemuka di zaman Napoleon. Ayahnya pernah menjadi gubernur di Spanyol dan Italia. Sejak usia lima belas tahun, ia telah menulis puisi. Pada tahun 1817, ia mendapat pujian dalam sayembara yang diadakan Akademi Perancis. Lalu pada tahun 1819, ia memperoleh hadiah sastra dari Academie des Jeux Floraux de Toulouse. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ Victor Hugo dilahirkan di Besancon, Perancis, 26 Februari 1802. Nama lengkapnya adalah Victor Marie Comte Hugo, putra seorang jenderal yang cukup terkemuka di zaman Napoleon. Ayahnya pernah menjadi gubernur di Spanyol dan Italia. Sejak usia lima belas tahun, ia telah menulis puisi. Pada tahun 1817, ia mendapat pujian dalam sayembara yang diadakan Akademi Perancis. Lalu pada tahun 1819, ia memperoleh hadiah sastra dari Academie des Jeux Floraux de Toulouse. <br />
<br />
Victor Marie Hugo adalah salah satu penulis aliran romantisme pada abad ke-19 dan sering dianggap sebagai salah satu penyair terbesar Perancis. Karya puisinya yang dianggap sangat menonjol di antaranya adalah Les Contemplations dan La L&eacute;gende des si&egrave;cles. Walaupun sangat konservatif pada masa mudanya, ia berpindah ke aliran kiri pada masa tuanya. Ia menjadi pendukung aliran republikanisme dan Uni Eropa. Hasil karyanya menggambarkan hampir semua isu politik dan sosial, serta kecenderungan artistik pada zamannya. <br />
<br />
Hugo menduduki tempat terhormat dalam sastra Perancis karena karya-karyanya mendominasi hampir sepanjang abad ke-19. Tahun 1822, terbitlah kumpulan puisinya, &quot;Odes et Ballades&quot; yang berhasil menarik simpati publik. Tahun 1823, novel pertamanya, &quot;Han d`Islande&quot;, terbit dan merupakan buku hadiah perkawinannya dengan Adele Foucher (1822). Rumah pasangan ini menjadi tempat pertemuan kaum romantis Perancis, seperti Charles Augustin Sainte-Beuve, Alfred de Vigny, de Musset, Merimee, Nerval, Gautier, Alexander Dumas, dan lain-lain. <br />
<br />
Dramanya yang pertama berupa epos Cromwell (1827) dan dramanya yang tersohor adalah Hernani (1830), Le Roi s`Asmuse (1832), Marie Tudor (1833), dan Ruy Blas (1838). Selama tujuh belas tahun sejak penerbitan pertama karya puisinya, ia telah menerbitkan sejumlah kumpulan esai, tiga novel, dan lima kumpulan puisi. Masing-masing kumpulan puisinya yang penting itu adalah Les Orientales (1828), Feuilles d`Automne (1831), Les Voix Interieures (1837), dan Les Rayons et Les Ombers (1840). <br />
<br />
Sementara dua romannya yang sangat masyhur adalah &quot;Notre Dame de Paris&quot; (1831), dan &quot;Les Miserables&quot; (1862). &quot;Les Miserables&quot; yang diterbitkan secara serentak ke dalam sembilan bahasa pada tahun 1862 adalah sebuah kisah luar biasa berlatar kekacauan politik di Perancis pada era sesudah kekuasaan Napoleon. Ratusan tokoh &quot;Les Miserables&quot; -- korban-korban malang dalam masyarakat Perancis -- dijalin ke dalam kisah seorang mantan narapidana, Jean Valjean, dan perjuangannya yang penuh keberanian untuk menebus masa lalunya. Sebuah dokumen sosial yang kuat mengenai kemiskinan, kebodohan, dan kebrutalan manusia. &quot;Les Miserables&quot; juga merupakan sebuah kisah petualangan yang menjerat emosi dan terkenal karena adegan-adegan menegangkan, semisal penggambaran pertempuran di Waterloo. <br />
<br />
Melewati masa panjang dalam sejarah Perancis, Victor Hugo mengalami dan mengikuti kegiatan pemerintahan hingga saat rezim yang berkuasa jatuh dan ia ikut terusir. Namun, pengalaman itu memperkaya wawasannya dalam kesusastraan. Masa-masa pengasingannya di luar negeri menjadi bagian dari kegiatannya belajar dan menulis sampai sekembalinya ia ke Perancis setelah runtuhnya Kekaisaran Kedua (1870) dan berdirinya Republik Ketiga, di mana ia ikut ambil bagian dalam lembaga legistalif. Dalam dua dekade terakhir masa hidupnya, Hugo mengalami dukacita akibat kematian orang-orang yang dicintainya: putranya, istrinya, dan kekasihnya. Namun, hal ini justru mencambuk dirinya untuk lebih banyak menulis. <br />
<br />
Ketika ia meninggal dunia tanggal 22 Mei 1885, peti jenazahnya diarak dalam suatu prosesi nasional yang agung. Prosesi tersebut bermula dari Arch de Triomphe (monumen kemenangan yang terdapat di jantung kota Paris) ke Pantheon (gedung monumen megah di Paris, tempat abu jenazah tokoh-tokoh terkenal disemayamkan, di antaranya Rousseau dan Voltaire). Karya-karya Hugo merupakan karya yang banyak memberi pengaruh kepada sastra dunia, menjadi bahan polemik, dan sumber inspirasi. Ia merupakan salah seorang sastrawan agung dan kenamaan abad ke-19 yang secara khusus memberi landasan yang kuat dan kukuh dalam aliran romantik yang dipeloporinya. Ia menulis dalam semua genre sastra, termasuk bidang kritik, studi, dan esai-esai yang tajam.
 ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>leonardo da vinci</title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/74/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/74/.</comments>
   			  <pubDate>Tue, 18 May 2010 07:52:46 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - leonardo da vinci</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/74/.</guid>
			  <description>Leonardo da Vinci (15 April 1452 – 2 Mei 1519) adalah arsitek, musisi, penulis, pematung, dan pelukis Renaisans Italia. Ia digambarkan sebagai arketipe &quot;manusia renaisans&quot; dan sebagai jenius universal. Leonardo terkenal karena lukisannya yang piawai, seperti Jamuan Terakhir dan Mona Lisa. Ia juga dikenal karena mendesain banyak ciptaan yang mengantisipasi teknologi modern tetapi jarang dibuat semasa hidupnya, sebagai contoh ide-idenya tentang tank dan mobil yang dituangkannya lewat gambar-gambar dwiwarna.Selain itu, ia juga turut memajukan ilmu anatomi, astronomi, dan teknik sipil bahkan juga kuliner [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ Latar Belakang<br />
<br />
Leonardo lahir pada tahun 1452 di kota Vinci, propinsi Firenze, Italia anak dari Ser Piero Da Vinci dan Caterina, jadi nama lengkapnya yaitu Leonardo di Ser Piero da Vinci yang berarti Leonardo putra Ser Piero asal kota Vinci.<br />
<br />
Pada tahun 1476 tertuduh dengan kasus homoseksual dengan seorang model laki-laki berusia belasan tahun yang bernama Jacopo Saltarelli. Sehingga beberapa tahun itu Leonardo selalu berada di bawah pengawasan yang berwenang [1].<br />
<br />
Pada usia belia, beliau sudah belajar melukis dengan Andrea del Verrocchio dan mulai melukis di Firenze.Ada kabar mengisahkan Verrochio menyatakan pensiun melukis setelah menyaksikan bahwa lukisan muridnya yang satu ini lebih bagus dari lukisannya sendiri. Selain menjadi pelukis Leonardo juga sanggup menunjukkan kemampuannya di bidang yang lain. Pada tahun 1481 Leonardo pindah ke Milan untuk bekerja dengan Adipati(Duke) di sana.Hasil karyanya selama di Milan yang paling termashur adalah Kuda Sforza yang dikerjakannya selama kurang lebih 11 tahun. Namun di situ ia tidak hanya melukis dan membuat patung saja, melainkan juga mengubah jalan-jalan sungai dan membangun kanal-kanal, serta menghibur Duke dengan memainkan lut dan bernyanyi. Lalu ia bekerja untuk Raja Louis XII dari Perancis di Milan dan untuk Paus Leo X di Roma<br />
<br />
Sementara itu ia membantu Raphael dan Michaelangeo dalam merancang katedral Santo Petrus.Dalam hidupnya Leonardo sangat tertarik pada ilmu pengetahuan. Ia mulai mempelajari burung terbang dan mulai merancang mesin terbang. Pemikirannya itu terdapat dalam buku catatanya sebanyak 7.000 halaman. Didalam buku itu juga terdapat sketsa tentang studi tubuh manusia. Pada zaman itu, anatomi tubuh manusia tak lebih dari sekadar kira-kira karena siapapun dilarang keras membedah jenazah. Dengan kenekatannya mencuri-curi kesempatan membedah-bedah tubuh orang mati, di kemudian hari tindakan yang tak lazim di zamannya ini memberikan kontribusi yang sangat besar bagi dunia kedokteran.<br />
<br />
Mahakaryanya, Jamuan Terakhir(The Last Supper) pada tahun 1495 sampai tahun 1497 yang dilukis pada dinding biara Santa Maria di Milan, kini telah rusak akibat dimakan waktu. Lukisan terkenal lainnya adalah Mona Lisa yang kini terdapat di musium Louvre Paris. Sebuah spekulasi yang beredar tentang siapa sesungguhnya Mona Lisa antara lain menyatakan bahwa citra perempuan tersebut merupakan hasil rekaan wajah Da Vinci sendiri. Spekulasi yang lain menyatakan bahwa perempuan tersebut memang pernah ada, seorang istri pedagang.<br />
<br />
Leonardo da Vinci wafat di Clos Luc&eacute;, Perancis pada tanggal 2 Mei 1519, dan dimakamkan di Kapel St. Hubert di kastel Amboise, Perancis.<br />
<br />
Setelah wafatnya, sangat kuat ditengarai bahwa beliau pernah memegang peranan sebagai orang terkuat di sebuah organisasi rahasia bernama Priory of Sion yang berlaskarkan Knights Templar. Apakah organisasi rahasia ini? Banyak fakta mengarahkan pada suatu dugaan bahwa Priory of Sion merupakan sebuah organisasi yang menjaga ketat-ketat rahasia sejarah kristiani menurut versi yang berbeda dari kitab Injil yang beredar di masyarakat. Yang dirahasiakan adalah mengenai siapa mesias yang sesungguhnya dan kemungkinan Yesus tidak menjalankan hukum selibat. Dalam versi yang sempat menimbulkan kontroversi ini diyakini bahwa Mesias yang sesungguhnya adalah Santo Yohanes Pembaptis, hal tersebut tersirat dari kekerapan Da Vinci melukis Sang Santo dalam posisi telunjuk menuding ke atas sebagai simbolisasi `Putra Allah`. Versi yang tak kalah mengagetkannya adalah kemungkinan Maria Magdalena si bekas perempuan sundal diperistri oleh Yesus.<br />
<br />
Kegeniusan Leonardo terlihat dari banyaknya bidang yang ia kuasai. Ia adalah pelukis, pematung, penemu, peneliti, ahli permesinan, ahli anatomi, matematika, ahli tumbuh-tumbuhan dan binatang, optik, aerodinamik, bahkan pemusik handal. Ia belajar tanpa ada batasnya. Tentu saja ini tidak berat karena ia tidak bekerja keras, ia hanya &ldquo;bersenang-senang&rdquo;. Untuk melukis manusia, ia secara khusus mempelajari anatomi tubuh manusia.<br />
<br />
Leonardo mungkin adalah pembelajar paling gila. Saat mempelajari anatomi, ia suka pergi malam-malam, membongkar kuburan, dan mengambil mayat orang tidak dikenal yang sudah hampir busuk dan membedahnya. Kadang ia melakukannya di rumah sakit yang memberinya izin. Ia benar-benar ingin tahu mengapa tubuh manusia berbentuk seperti itu. Dengan begitu, ia bisa makin detail dalam membuat lukisannya.<br />
<br />
&quot;I have offended God and mankind<br />
because my work didn`t reach the quality it should have.&quot;<br />
Leonardo da Vinci<br />
<br />
BAGAIMANA CARA MENCIPTAKAN SEBUAH MASTERPIECE ?<br />
<br />
Leonardo tidak ingin membuat sebuah karya, tetapi ia ingin menciptakan sebuah Mahakarya, A Masterpiece. Sebuah karya seni dengan komposisi warna-warni yang begitu indah dengan detail yang nyaris sempurna seperti aslinya, sehingga semua yang melihatnya akan terpesona dan tersentuh hatinya. Tapi itu bukan yang utama..<br />
<br />
Karyanya adalah persembahannya yang setinggi-tingginya kepada Tuhan. Leonardo ingin membuat karya yang begitu indahnya, sehingga bahkan Tuhanpun akan senang hati melihatnya. Sepanjang hidupnya tidak kurang 30 mayat yang ia bedah dan pelajari. Memang menjijikkan, tetapi jijik pun sebenarnya bukan masalah yang besar dan penting dibandingkan keagungan karyanya dan juga kemajuan ilmu anatomi manusia.<br />
<br />
Sejak kecil, ia suka membaca di perpustakaan milik ayahnya di Florence. Saat dewasa, Leonardo mampu memiliki perpustakaan sendiri dengan banyak koleksi buku termasuk dari Dante dan Petrarch. Subjeknya juga beragam mulai dari matematika, anatomi, pengobatan, hingga buku-buku tentang peperangan. Dari sana pengetahuannya jadi makin luas dan tajam. Leonardo juga seorang visioner. Ia misalnya telah membayangkan mesin terbang seperti helikopter, kendaraan dengan pelindung besi (seperti tank), atau kapal yang bisa bergerak di bawah laut. Ia bahkan mendesain manusia mekanik yang dikenal sebagai Robot Leonardo, rancangan &ldquo;robot&rdquo; yang sering dianggap robot pertama dalam sejarah.<br />
<br />
Akan tetapi, karya terbesarnya tentu saja adalah Monalisa. Lukisan wanita cantik ini merupakan puncak dari segala ilmunya tentang pewarnaan, cahaya, perspektif, dan&mdash;tidak lupa&mdash;anatomi tubuh manusia.<br />
<br />
Pada lukisan itu, ia menggunakan teknik melukis yang sangat tinggi dan sulit ditiru, sfumato, sebuah teknik yang membuat lukisan terlihat seperti berkabut, tidak fokus, dengan transisi antar-warna yang luar biasa lembut dan halus. Monalisa terlihat begitu hidup, bahkan senyumannya pun mengundang penasaran dari semua orang yang melihatnya hingga sekarang.<br />
<br />
Mengapa Monalisa tersenyum? Mengapa ia terlihat begitu bahagia? Tak seorang pun bisa menjawab pertanyaan tersebut dengan pasti. Lukisan lainnya yang sangat berharga adalah &quot;Perjamuan Terakhir&quot;, The Last Supper, yang secara dramatis melukiskan makan malam terakhir Yesus dengan 13 murid-muridnya sebelum ia dikhianati dan disalib.<br />
<br />
( Dalam buku fiksi Dan Brown yang sangat terkenal, &quot;The Da Vinci Code&quot; (2003), lukisan The Last Supper, dikatakan mengandung misteri terbesar dalam sejarah umat Kristen yang dijaga ketat, bahkan dengan nyawa para pelindungnya selama beribu-ribu tahun ).<br />
<br />
Leonardo banyak menghasilkan karya seni dan berbagai desain yang menakjubkan lainnya sebelum meninggal pada 2 Mei 1519. Hingga sekarang, bahkan Einstein dan Isaac Newton pun dianggap tidak sanggup menyamai kegeniusan Leonardo da Vinci.
 ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>William Shakespeare</title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/77/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/77/.</comments>
   			  <pubDate>Tue, 18 May 2010 07:52:42 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - William Shakespeare</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/77/.</guid>
			  <description>Dramawan dan penyair besar Inggris William Shakespeare dilahirkan tahun 1564 di Stratford-on-Avon, Inggris. Tampaknya dia peroleh pendidikan dasar yang lumayan tetapi tak sampai injak perguruan tinggi. Shakespeare kawin di umur delapan belas (istrinya umur dua puluh enam), beranak tiga sebelum umurnya mencapai dua puluh satu. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ <br />
Beberapa tahun kemudian, dia pergi ke London, menjadi anak panggung dan penulis drama. Tatkala usianya mencapai tiga puluh Shakespeare sudah menunjukkan keberhasilan. Dan tatkala umurnya menginjak tiga puluh empat, dia sudah jadi orang berduit dan dianggap penulis drama Inggris terkemuka. Sepuluh tahun kemudian, dia sudah membuahkan karya-karya besar seperti Julius Caesar, Hamlet, Othello, Macbeth dan King Lear.<br />
<br />
Dalam jangka waktu dua puluh tahun yang punya makna khusus Shakespeare tinggal di London itu, istrinya tetap tinggal di Stratford. Shakespeare mati di tahun 1616 pada sekitar ulangtahunnya yang ke-52. Dia tidak punya keturunan yang hidup.<br />
<br />
Ada 38 drama terkenal ciptaan Shakespeare termasuk beberapa drama kecil yang mungkin digarap bersama orang lain. Selain itu, dia menulis sejumlah 154 sonata dan 3 atau 4 sajak-sajak panjang.<br />
<br />
Ditilik dari kegeniusan Shakespeare, hasilnya dan kemasyhurannya yang memang sudah sewajarnya, mungkin timbul kesan aneh apa sebab namanya tidak ditempatkan di urutan lebih atas dalam daftar buku ini. Saya menempatkan Shakespeare begitu rendah bukan lantaran saya tidak menghargai daya hasil seninya, tetapi semata-mata karena saya yakin bahwa pada umumnya kesusasteraan atau tokoh-tokoh seniman tidaklah punya pengaruh besar dalam sejarah.<br />
<br />
Kegiatan pemuka-pemuka agama, ilmuwan, politikus, para penyelidik, filosof, para pecipta lebih sering berpengaruh terhadap pelbagai bidang kehidupan manusia. Misalnya, kemajuan ilmu punya pengaruh besar terhadap peri kehidupan ekonomi dan politik, dan juga berpengaruh terhadap kepercayaan agama, sifat filosofis dan perkembangan seni.<br />
<br />
Tetapi, seorang pelukis masyhur, kendati dia punya pengaruh besar terhadap pelukis lain, tidaklah punya pengaruh apa-apa terhadap perkembangan musik dan kesusasteraan, konon pula terhadap ilmu pengetahuan, atau bidang penyelidikan. Hal serupa berlaku pula untuk bidang-bidang sajak, drama dan musik. Walhasil, secara umum bisalah dibilang, pengaruh seniman itu cuma menyentuh bidang seni, bahkan terbatas pada bagian-bagian seni tertentu. Oleh sebab itu, tak ada tokoh kesusasteraan, musik atau seni lain yang diletakkan di atas urutan No. 30, malahan hanya sedikit sekali yang ditampilkan dalam buku ini.<br />
<br />
Kalau demikian halnya, mengapa masih ada juga seniman yang termasuk daftar? Jawabnya ialah, kesenangan terhadap seni merupakan bagian langsung (meski tidak selalu merupakan bagian pokok) dalam kehidupan individu. Dengan kata lain, seseorang bisa menyediakan sebagian dari waktunya mendengarkan musik, sebagian membaca buku, sebagian memandang lukisan dan sebagainya. Bahkan apabila waktu yang kita habiskan untuk mendengarkan musik tak punya pengaruh terhadap kegiatan kita lainnya (ini tentu saja sesuatu yang dilebih-lebihkan) toh waktu itu tetap merupakan hal yang penting dalam hidup kita.<br />
<br />
Tentu saja pribadi seorang seniman bisa saja punya pengaruh terhadap kehidupan kita lebih dari sekedar waktu yang kita habiskan untuk mendengarkan musik, membaca buku atau menikmati hasil karya mereka. Ini lantaran karyanya telah mempengaruhi begitu rupa baiknya karya seniman lain yang hasilnya kita senangi.<br />
<br />
Dalam beberapa hal, kerja artistik sedikit banyak punya makna filosofis yang dapat mempengaruhi sikap kita dalam bidang masalah lain. Ini tentu saja terjadi lebih kerap dalam hal yang berkaitan dengan kesusasteraan ketimbang dengan musik atau lukisan. Misalnya, dalam Romeo and Juliet (Act III, scene 1) Shakespeare menulis ucapan sang pangeran &ldquo;Mercy but murders, pardoning those that kill,&rdquo; jelas menyuguhkan suatu ide (lepas orang terima atau tidak) yang punya makna filosofis dan lebih punya pengaruh politis ketimbang, katakanlah, memandang lukisan &ldquo;Mona Lisa.&rdquo;<br />
<br />
Kelihatannya tak ragu lagi Shakespeare mengungguli semua tokoh-tokoh sastra. Relatif, sedikit sekali sekarang ini orang baca karya Chaucer, Virgil atau bahkan Homer, kecuali jika karya mereka itu jadi ketentuan bacaan sekolah. Tetapi, pementasan sebuah karya Shakespeare pastilah dapat sambutan. Kelebihan Shakespeare dalam hal perangkuman bait-bait betul-betul tak tertandingkan dan kalimat-kalimatnya sering dikutip, bahkan oleh orang yang tak pernah barang sekali pun melihat atau membaca dramanya. Lebih dari itu, nyata benar betapa ketenarannya bukanlah sekedar sepintas lintas. Karyanya menyuguhkan kebahagian kepada pembacanya dan penontonnya selama hampir empat abad. Karena karya-karya itu sudah mantap teruji jaman, adalah pantas menganggap bahwa karya Shakespeare akan terus tenar berabad-abad mendatang.<br />
<br />
Dalam hal menentukan arti penting Shakespeare orang harus memperhitungkan andaikata dia tak pernah hidup di dunia, drama-dramanya tak akan pernah ditulis orang samasekali. Tentu saja, sampai batas tertentu, pernyataan serupa dapat diberikan kepada tiap tokoh artis atau sastra. Namun, faktor itu tampaknya tidak begitu punya arti penting khusus dalam penilaian terhadap bobot pengaruh yang ada pada seniman-seniman ukuran kecil.<br />
<br />
Kendati Shakespeare menulis dalam bahasa Inggris, dia betul-betul tokoh yang dikenal seseluruh dunia. Jika bukannya suatu bahasa yang teramat universal, bahasa Inggris adalah paling mendekati ukuran itu ketimbang bahasa-bahasa lain yang pernah ada. Lagi pula, karya Shakespeare sudah diterjemahkan secara luas dan karyanya dibaca dan dipentaskan di pelbagai negeri.<br />
<br />
Ada tentu saja beberapa penulis tenar yang karyanya dikecam oleh kritikus-kritikus seni. Tidaklah demikian halnya pada Shakespeare yang karyanya dihargai tanpa cadangan oleh para ahli sastra. Generasi-generasi penulis drama mempelajari karyanya dan mencoba meniru sebaik atau mengunggulinya. Gabungan antara pengaruh yang amat besar terhadap para pengarang dan ketenaran yang tak berkeputusan di kalangan masyarakatlah yang menempatkan Shakespeare di urutan cukup tinggi dalam daftar buku ini.
 ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Michelangelo </title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/75/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/75/.</comments>
   			  <pubDate>Tue, 18 May 2010 07:52:40 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - Michelangelo </author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/75/.</guid>
			  <description>Michelangelo (1475-1564) Lahir di Caprese, Itali tahun 1475, kira-kira empat puluh mil dari Florence. Dari kecil bakatnya sudah tampak jelas, dan di umur tiga belas dia magang pada pelukis kenamaan Shirlandaio di Florence. Setahun sesudah itu dia tinggal di istana Medici milik Lorenzo, penguasa Florence yang bertindak selaku pelindungnya. Sepanjang kariernya bakat besar Michelangelo tak diragukan lagi. Dia sering sekali dipercaya baik oleh para Paus maupun tokoh duniawi merancang dan membuat karya seni. Meski dia tinggal di banyak tempat, sebagian terbesarnya dihabiskan di Roma dan Florence. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ <br />
Michelangelo (1475-1564) Lahir di Caprese, Itali tahun 1475, kira-kira empat puluh mil dari Florence. Dari kecil bakatnya sudah tampak jelas, dan di umur tiga belas dia magang pada pelukis kenamaan Shirlandaio di Florence. Setahun sesudah itu dia tinggal di istana Medici milik Lorenzo, penguasa Florence yang bertindak selaku pelindungnya. Sepanjang kariernya bakat besar Michelangelo tak diragukan lagi. Dia sering sekali dipercaya baik oleh para Paus maupun tokoh duniawi merancang dan membuat karya seni. Meski dia tinggal di banyak tempat, sebagian terbesarnya dihabiskan di Roma dan Florence.<br />
<br />
Meninggal dunia di Roma tahun 1564, tak lama sesudah usianya lewat delapan puluh sembilan tahun. Setua itu, tak sekalipun pernah kawin.<br />
<br />
Kendati dia tidak segenius Leonardo da Vinci angkatannya yang lebih tua, keserbabisaan dan kebolehan Michelangelo tetap amat mempesona. Dialah satu-satunya seniman, mungkin satu-satunya orang, yang sanggup mencapai puncak prestasi dalam dua bidang yang berbeda satu sama lain. Selaku pelukis dia berada hampir di puncak, baik dari segi kualitas keindahan karyanya maupun pengaruhnya terhadap pelukis-pelukis yang datang belakangan. Fresko besar yang menghiasi dinding atas gereja Sistine di Roma merupakan --tidak bisa tidak-- kreasi seni terbesar sepanjang jaman. Tetapi, Michelangelo sendiri menganggap dirinya pertama-tama seorang pemahat, dan banyak kritikus yang menganggapnya pemahat terbesar yang pernah hidup. Patung &quot;Daud&quot; dan &quot;Musa&quot;-nya --misalnya-- dan &quot;Pieta&quot; yang mashur merupakan hasil karya seni yang tak terlampaui.<br />
<br />
Michelangelo juga seorang arsitek besar. Salah satu hasil kerja besarnya di bidang ini adalah rancangan gereja Medici di Florence. Selama beberapa tahun dia juga jadi kepala arsitek gereja St. Peter di Roma.<br />
<br />
Micheangelo banyak membikin sajak selama hidupnya, sekitar 300 sajak dapat ditemukan. Soneta-sonetanya dan sajak-sajak lain diterbitkan sesudah matinya. Kesemua sajak-sajaknya itu mencerminkan jelas corak kepribadiannya, dan Michelangelo memang menunjukkan dirinya penyair berbakat.<br />
<br />
Seperti halnya saya jelaskan dalam artikel tentang Shakespeare, saya percaya bahwa seni dan para seniman pada umumnya tidaklah begitu banyak pengaruhnya kepada sejarah kemanusiaan dan kehidupan mereka sehari-hari.<br />
<br />
Atas dasar itulah Michelangelo --tanpa menyisihkan pengakuan atas kehebatannya selaku seniman genius-- tampil dalam daftar urutan buku ini lebih rendah ketimbang para ilmuwan dan penemu, kendati mereka itu tidak begitu masyhur jika dibandingkan Michelangelo.
 ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Madame Tussaud</title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/76/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/76/.</comments>
   			  <pubDate>Tue, 18 May 2010 07:52:36 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - Madame Tussaud</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/76/.</guid>
			  <description>MARIE Tussaud atau yang lebih dikenal dengan nama Madame Tussaud (lahir 1761, wafat 1850), lahir sebagai Marie Grosholtz di Strasbourg, Perancis. Ibunya bekerja sebagai pembantu rumah tangga untuk Dr. Phillippe Curtius, seorang dokter yang mahir dalam pembuatan patung lilin. Curtius mendidik Tussaud dalam seni patung lilin. Di tahun 1765, Curtius membuat patung lilin Marie-Jeanne du Barry, selir dari Raja Louis XV dari Perancis. Cetakan dari patung tersebut adalah benda tertua yang masih ada dari sejarah museum patung lilin ini. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ <br />
Pameran pertama dari karya lilin Curtius diadakan tahun 1770 dan menarik perhatian banyak orang. Pameran tersebut pindah ke Palais Royal di Paris pada tahun 1776. Curtius membuka tempat kedua untuk karya-karyanya ini di Boulevard du Temple pada tahun 1782 dengan nama &quot;Caverne des Frands Voleurs&quot;, asal muasal dari bagian museum yang dikenal saat ini sebagai Chamber of Horrors (arti harafiah Kamar Horor).<br />
<br />
Tussaud membuat patung lilin pertamanya, yaitu patung Francois Marie Arouet de Voltaire, atau yang lebih dikenal hanya dengan Voltaire, di tahun 1777. Tokoh-tokoh terkenal lainnya yang dipatungkannya antara lain Jean Jacques Rousseau dan Benjamin Franklin. Selama Revolusi Perancis ia membuat penutup wajah jenasah bagi para tokoh yang menjadi korban. Ia rela untuk mencari kepala-kepala para korban yang terputus ini di tengah-tengah timbunan jenasah agar bisa menyelesaikan penutup wajah jenasah ini dengan sempurna.<br />
<br />
Ketika Curtius meninggal di tahun 1794, ia meninggalkan koleksi patung-patung lilinnya pada Tussaud. di tahun 1802, Marie Tussaud pindah ke London. Sebagai konsekwensi Perang Inggris-Perancis, ia tidak bisa kembali ke Perancis sehingga untuk hidup ia harus berkeliling Inggris dan Irlandia memamerkan karya-karyanya. Sekali waktu karya-karyanya itu pernah dipamerkan di Lyceum Theatre. Ia akhirnya memiliki tempat pameran permanen buat karya-karyanya di Baker Street, London, di tahun 1835 (di tempat yang disebut &quot;Baker Street Bazaar&quot;).<br />
Salah satu atraksi utama museum Tussaud adalah &quot;The Chamber of Horrors&quot;. Bagian eksibisi ini menampilkan sebagian korban Revolusi Perancis dan juga patung-patung para pembunuh dan penjahat lainnya. Nama ruangan ini diberikan oleh seseorang dalam majalah Punch di tahun 1845.<br />
Tokoh-tokoh terkenal lain kemudian mulai ditambahkan dalam ruang pameran, termasuk Horatio Nelson dan Sir Walter Scott. Beberapa patung lilin yang dibuat oleh Tussaud sendiri masih ada hingga hari ini. Di tahun 1842, ia membuat patung lilin dirinya sendiri yang sekarang dipajang di pintu masuk utama museumnya.<br />
<br />
Museum Madame Tussaud pindah ke alamatnya kini di Marylebone Road pada tahun 1884. Di tahun 1925 kebakaran menghancurkan banyak dari patung-patung yang ada, tapi cetakan-cetakan mereka berhasil diselamatkan sehingga patung-patung lilin bersejarah tersebut bisa dibuat lagi.<br />
Kini, museum lilin Madame Tussaud telah berkembang menjadi sebuah tujuan wisata di London, berdampingan (hingga baru-baru ini) dengan London Planetarium di sisi baratnya. Museum ini telah memiliki cabang di Amsterdam, Las Vegas, New York City, Hongkong, Shanghai, Hollywood-Los Angeles, dan Washington D.C. Saat ini, patung-patung lilin Madame Tussauds terdiri atas tokoh-tokoh sejarah, keluarga kerajaan, bintang film, atlet tenar dan tokoh-tokoh kriminal yang tenar. Museum Madame Tussauds sekarang dimiliki oleh sebuah perusahaan wisata bernama Merlin Entertainments setelah mengakuisisi Tussauds Group pada bulan Mei 2007.
 ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>blaise pascal</title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/79/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/79/.</comments>
   			  <pubDate>Tue, 18 May 2010 07:52:24 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - blaise pascal</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/79/.</guid>
			  <description>Blaise Pascal (1623 1662 M) terlahir di Clermont Ferrand pada 19 June 1623. Ayahnya Etienne Pascal, penasehat kerajaan yang kemudian diangkat sebagai presiden organisasi the Court of Aids di kota Clermont. Ibunya wafat saat ia berusia 3 tahun, meninggalkan ia dan dua saudara perempuannya, Gilberte dan Jacqueline. Pada tahun 1631 keluarganya pindah ke Paris. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ Blaise Pascal (1623 1662 M) terlahir di Clermont Ferrand pada 19 June 1623. Ayahnya Etienne Pascal, penasehat kerajaan yang kemudian diangkat sebagai presiden organisasi the Court of Aids di kota Clermont. Ibunya wafat saat ia berusia 3 tahun, meninggalkan ia dan dua saudara perempuannya, Gilberte dan Jacqueline. Pada tahun 1631 keluarganya pindah ke Paris.<br />
<br />
<br />
Sejak usia 12 tahun, ia sudah biasa diajak ayahnya menghadiri perkumpulan diskusi matematik. Ayahnya mengajarinya ilmu bahasa, khususnya bahasa Latin dan Yunani, tapi tidak matematik. Ayahnya sengaja melewatkan pelajaran matematik kepada Pascal semata-mata untuk memancing rasa keingintahuan si anak. Pascal lantas terbiasa berexperimen dengan bentuk-bentuk geometri, serta menemukan rumus-rumus geometri standar dan memberikan nama rumus tersebut dengan namanya sendiri.<br />
<br />
Tahun 1640 Pascal sekeluarga pindah ke kota Rouen. Saat itu, ia masih diajari langsung oleh ayahnya, namun Pascal belajar dengan sangat giat bahkan sampai menguras stamina dan kesehatannya sendiri. Jerih payahnya tak sia-sia, akhirnya ia berhasil menemukan teorema Geometri yang menakjubkan.<br />
<br />
Kadang-kadang ia menyebut teorema tersebut sebagai &quot;hexagram ajaib&rdquo; sebuah teorema tentang persamaan persilangan antar garis. Bukan sebuah teorema yang sekedar menghitung keseimbangan bentuk, tapi, lebih mendasar dan penting, yang saat itu sama sekali belum pernah dikembangkan menjadi sebuah cabang ilmu matematik tersendiri &ndash; geometri proyeksi. Pascal kemudian menggarapnya jadi sebuah buku, Essay on Conics, yang diselesaikannya sampai tahun 1640, di mana hexagram ajaib menjadi bahasan utama, yang membahas ratusan penghitungan tentang kerucut, juga membahas teorema Apollonius, yang mengagumkan bukan cuma karena usianya yang masih sangat muda saat itu (16 tahun) namun karena penghitungannya juga menyertakan unsure-unsur tangens, dsb.<br />
<br />
Menganut Jansenis dan biara Port Royal<br />
Tahun 1646 ayah Pascal mengalami kecelakaan kemudian dirawat di rumah. Beberapa tetangga berkunjung membesuk &ndash;kebetulan beberapa diantaranya penganut Jansenist, yang didirikan oleh Cornelis Jansen, seorang professor kelahiran Belanda yang mengajar teologi di Universitas Louvain. Sebuah kepercayaan yang bertentangan dengan ajaran Jesuit. Pascal tampaknya terpengaruh dan menjadi pengikut Jansenists, dan menjadikannya amat menentang ajaran Jesuits. Adiknya, Jacqueline juga berniat ingin masuk biara Jansenist di Port Royal. Ayah Pascal, Etienne Pascal tak menyukai hal ini, kemudian mengajak keluarganya pindah ke Paris, namun setelah ayahnya meninggal pada tahun 1651 Jacqueline bergabung dengan biara Port Royal. Pascal masih sibuk menikmati kehidupan duniawinya --bersama teman-temannya dari kalangan bangsawan-- menghabiskan uang warisan ayahnya. Akhirnya pada tahun 1614, ia sepenuhnya menjadi penganut Jansenisme, dan ia pun memulai kehidupan osteriknya di biara Port Royal.<br />
<br />
Provincial Letters<br />
Pada tahun 1655 Antoine Arnauld, seorang penulis kondang mengulas tentang ajaran Jansenisme, yang secara resmi dilarang pemerintah Sorbonne sebagai ajaran bidah, lalu Pascal menjawab tulisan tersebut dengan menulis di media kondang the Provincial Letters dengan menggunakan nama samaran Louis de Montalte, yang bertujuan untuk mempertahankan ajaran Jansenisme. Mereka seolah-olah berpolemik antara dua orang sahabat, mulai dari 13 Januari 1656, hingga 24 Maret 1657. Media the Provincial Letters beroplag ribuan dan beredar ke seluruh pelosok Paris, penganut Jesuits mencoba memancing siapa sebenarnya si penulis tersebut &ndash;-dengan cerdiknya malah mengolok-olok mereka yang berusaha mengungkap jati dirinya.<br />
<br />
The Pensees<br />
Berita tentang kehidupan pribadi Pascal tak banyak terdengan semenjak ia memasuki kehidupan di Port Royal. Saudara perempuannya, Gilberte melihat dia menjalani kehidupan asketis. Pascal, selain tak terlalu suka melihat adik perempuannya sibuk dengan anak-anaknya, juga sebal dengan pembicaraannnya yang melulu soal urusan perempuan. Mulai 1658 penderitaan sakit kepalanya semakin memuncak, akhirnya meninggal pada 19 Agustus 1662.<br />
<br />
Ketika wafat Pascal meninggalkan sebuah karya tulis yang belum selesai perihal teologi, the Pensees, sebuah apologi Kekristenan, sehingga , baru diterbitkan 8 tahun kemudian oleh biara Port Royal dalam bentuk yang tak lengkap dan tak jelas. Sebuah versi terbitan yang lebih otentik pertama kali terbit tahun 1844. Yang mengupas tentang problem besar pemikiran Kristen, tentang kepercayaan yang bertentangan dengan Sebab, Kehendak-bebas, dan Pengetahuan-Awal. Pascal menjelaskan kontradiksi dan problem moral kehidupan, doktrin tentang Kejatuhan (keterusiran dari surga) yang menjadi landasan kepercayaan dan menjadi dasar pembenaran dari doktrin Penebusan.<br />
<br />
The Pensees, berbeda dengan Provincial Letters, yang ditulis langsung oleh penulisnya, dengan gaya penulisan, yang tentu saja tidak sesuai, dengan kehebatannya sebagai sosok penulis termashur. The Letters, bagaimanapun juga, telah menempatkan Pascal ke dalam sejarah literatur bersama penulis-penulis besar Perancis. The Pensees terasa seolah ditulis oleh orang lain, yang seolah tak terlalu mementingkan soal agama. Namun demikian, meski berbeda antara keduanya, masing-masing tetap merupakan buku-buku penting dalam sejarah pemikiran keagamaan.<br />
<br />
Karya-karya Matematik dan Ilmiah lainnya<br />
Pascal juga menulis tentang hidrostatik, yang menjelaskan eksperi&not;mennya menggunakan barometer untuk menjelaskan teorinya tentang Persamaan Benda Cair (Equilibrium of Fluids), yang tak sempat dipublikasikan sampai satu tahun setelah kematiannya. Makalahnya tentang Persamaan Benda Cair mendorong Simion Stevin melakukan analisis tentang paradoks hidrostatik dan dan meluruskan apa yang disebut sebagai hukum terakhir hidrostatik: bahwa benda cair menyalurkan daya tekan secara sama-rata ke semua arah (yang kemudian dikenal sebagai Hukum Pascal). Hukum Pascal dianggap penting karena keterkaitan antara Teori Benda Cair dan Teori Benda Gas, dan tentang Perubahan Bentuk tentang keduanya yang kemudian dikenal dengan Teori Hidrodinamik.<br />
<br />
Teori Pascal memberikan pengaruhnya pada teori matematik di saat Pascal memulai kehidupan di Port Royal yang digunakan mengatasi problem penghitungan yang berhubungan dengan kurva dan lingkaran, yang juga harus dikuasai oleh matematikawan modern. Ia banyak menerbitkan teorema yang diajukan sebagai tantangan kepada matematikawan lain untuk dipecahkan, tanpa satupun yang menjawabnya. Jawaban kemudian datang dari John Wallis, Christopher Wren, Christian Huygens, dan kawan-kawan, tanpa hasil yang memuaskan. Pascal akhirnya menerbitkan jawabannya sendiri dengan menggunakan nama samaran Amos DettonviIle (kemudian dikenal dengan anagram Louis de Montalte), kemudian matematikawan sekarang sering juga menyebut dirinya dengan nama ini.<br />
<br />
Teori matematik probabilitas menjadi berkembang pertama kali ketika terjadi komunikasi antara Pascal dan Pierre de Fermat yang akhirnya menemukan bahwa kedua teori Pascal dan Matematika Probabilitas memiliki kesamaan meski masing-masingnya tetap berdiri sendiri. Pascal merencanakan menulis makalah tentang itu, namun lagi-lagi cuma cuplikan-cuplikan yang ditinggalkannya, yang diterbitkan setelah kematiannya. Ia tak pernah menulis teori matematik yang panjang lebar berbelit-belit, melainkan tulisan-tulisan pendek yang singkat, jelas, dan abadi
 ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>ALEXANDER GRAHAM BELL</title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/80/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/80/.</comments>
   			  <pubDate>Tue, 18 May 2010 07:52:22 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - ALEXANDER GRAHAM BELL</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/80/.</guid>
			  <description>Tak seberapa dapat pendidikan formal, tetapi diajar baik oleh keluarganya dan belajar sendiri, begitulah ihwal Alexander Graham Bell penemu tilpun yang dilahirkan tahun 1847 di Edinburg, Skotlandia. Minat Bell memproduksi kembali suara vokal timbul secara wajar karena ayahnya seorang ahli dalam hal fisiologi vokal, memperbaiki pidato dan mengajar orang-orang tuli. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ Tak seberapa dapat pendidikan formal, tetapi diajar baik oleh keluarganya dan belajar sendiri, begitulah ihwal Alexander Graham Bell penemu tilpun yang dilahirkan tahun 1847 di Edinburg, Skotlandia. Minat Bell memproduksi kembali suara vokal timbul secara wajar karena ayahnya seorang ahli dalam hal fisiologi vokal, memperbaiki pidato dan mengajar orang-orang tuli.<br />
Bell pernah ke Boston, negara bagian Massachusetts tahun 1871. Di sanalah pada tahun 1875 dia membuat percobaan-percobaan yang mengarah pada penemuan tilpun. Dia mengumpulkan paten untuk mengokohkan penemuannya di bulan Februari 1876 dan mendapat imbalan beberapa minggu kemudian. (Menarik sekali untuk dicatat bahwa seorang lain bernama Elisha Gray juga mengumpulkan paten penemuan untuk pengokohan mengenai peralatan serupa pada hari yang berbarengan dengan apa yang diperbuat Bell, hanya selisih beberapa jam saja).<br />
<br />
Tak lama sesudah patennya diterima, Bell mempertontonkan tilpun di pameran 100 tahun kota Philadelphia. Penemuannya menarik perhatian besar publik dan mendapat penghargaan atas hasil karyanya. Tetapi, The Western Union Telegraph Company yang menawarkan uang sebesar $100.000 buat penemuan alat itu mengelak membayarnya. Karena itu, Bell dan kawan-kawannya, di bulan Juli 1877, mendirikan perusahaan sendiri, nenek moyang dari American Telephone and Telegraph Company sekarang. Tilpun dengan cepat dan besar-besaran mencapai sukses secara komersial. Sakarang ini AT &amp; T merupakan perusahaan bisnis yang terbesar di dunia.<br />
<br />
Bell dan istrinya yang di bulan Maret 1879 memegang 15 persen saham dari perusahaan itu tampaknya tak punya bayangan betapa akan fantastisnya keuntungan yang bakal diterima oleh perusahaan itu. Dalam tempo cuma tujuh bulan, mereka sudah jual sebagian besar saham mereka dengan harga rata-rata $250 per saham. Di bulan Nopember harganya sudah melesat naik jadi $1000 per saham! (Di bulan Maret itu isterinya-lah yang mendesak buru-buru jual karena dia khawatir harga saham tak akan sampai setinggi itu lagi!) Di tahun 1881 dengan gegabah mereka jual lagi sepertiga jumlah sisa saham yang mereka punyai. Meski begitu, toh dalam tahun 1883 mereka sudah bisa peroleh keuntungan seharga sekitar sejuta dolar.<br />
<br />
Kendati penemuan tilpun sudah mengorbitkan Bell jadi kaya-raya, dia tak pernah berhenti meneruskan penyelidikannya, dan dia berhasil menemukan lagi pelbagai alat yang berguna walau tidak sepenting tilpun. Minatnya beraneka ragam, tetapi tujuan utamanya adalah menolong orang tuli. Istrinya sendiri tadinya gadis tuli yang dilatihnya sendiri. Empat anak, dua lelaki dua perempuan keluar berkat perkawinan tetapi keempatnya mati muda. Tahun 1882 Bell jadi warganegara Amerika Serikat dan mati tahun 1922.<br />
<br />
Ukuran besar-kecilnya pengaruh Bell terletak pada penilaian besar kecilnya makna tilpun itu sendiri. Menurut hemat saya, pengaruh itu besar sekali karena tak banyak penemuan yang begitu luas digunakan orang dan begitu besar pengaruhnya dalam kehidupan sehari-hari.<br />
<br />
Saya tempatkan Bell dalam urutan di bawah Marconi berhubung radio lebih beragam kegunaannya ketimbang tilpun. Misalnya, pembicaraan lewat tilpun dapat pada dasarnya dilakukan lewat radio, tetapi dalam beberapa hal (misalnya komunikasi dengan pesawat yang sedang terbang) tilpun tidak bisa menggantikan fungsi radio. Kalau saja cuma faktor itu semata yang jadi ukuran, Bell akan menduduki urutan jauh lebih bawah lagi daripada Marconi. Tetapi, ada dua hal yang layak dipertimbangkan. Pertama, meskipun pembicaraan tilpun pribadi bisa saja dilakukan lewat radio, akan teramat sulitlah menggantikan seluruh sistem pertilpunan kita dengan jaringan radio yang setara. Kedua, metode pokok menyalurkan kembali suara yang dirancang Bell buat penerima tilpun belakangan di ambil oper dan digunakan oleh penerima radio, piringan hitam dan pelbagai rupa peralatan lainnya. Itu sebabnya saya anggap pengaruh Bell cuma sedikit lebih kurang ketimbang Marconi.<br />
<br />
ALEXANDER GRAHAM BELL 1847-1922
 ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>galileo galilei</title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/83/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/83/.</comments>
   			  <pubDate>Tue, 18 May 2010 07:52:20 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - galileo galilei</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/83/.</guid>
			  <description>Ilmuwan Itali besar ini mungkin lebih bertanggung jawab terhadap perkembangan metode ilmiah dari siapa pun juga. Galileo lahir di Pisa, tahun 1564. Selagi muda belajar di Universitas Pisa tetapi mandek karena urusan keuangan. Meski begitu tahun 1589 dia mampu dapat posisi pengajar di universitas itu. Beberapa tahun kemudian dia bergabung dengan Universitas Padua dan menetap di sana hingga tahun 1610. Dalam masa inilah dia menciptakan tumpukan penemuan-penemuan ilmiah. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ Ilmuwan Itali besar ini mungkin lebih bertanggung jawab terhadap perkembangan metode ilmiah dari siapa pun juga. Galileo lahir di Pisa, tahun 1564. Selagi muda belajar di Universitas Pisa tetapi mandek karena urusan keuangan. Meski begitu tahun 1589 dia mampu dapat posisi pengajar di universitas itu. Beberapa tahun kemudian dia bergabung dengan Universitas Padua dan menetap di sana hingga tahun 1610. Dalam masa inilah dia menciptakan tumpukan penemuan-penemuan ilmiah.<br />
<br />
Sumbangan penting pertamanya di bidang mekanika. Aristoteles mengajarkan, benda yang lebih berat jatuh lebih cepat ketimbang benda yang lebih enteng, dan bergenerasi-generasi kaum cerdik pandai menelan pendapat filosof Yunani yang besar pengaruh ini. Tetapi, Galileo memutuskan mencoba dulu benar-tidaknya, dan lewat serentetan eksperimen dia berkesimpulan bahwa Aristoteles keliru. Yang benar adalah, baik benda berat maupun enteng jatuh pada kecepatan yang sama kecuali sampai batas mereka berkurang kecepatannya akibat pergeseran udara. (Kebetulan, kebiasaan Galileo melakukan percobaan melempar benda dari menara Pisa tampaknya tanpa sadar).<br />
<br />
<br />
Mengetahui hal ini, Galileo mengambil langkah-langkah lebih lanjut. Dengan hati-hati dia mengukur jarak jatuhnya benda pada saat yang ditentukan dan mendapat bukti bahwa jarak yang dilalui oleh benda yang jatuh adalah berbanding seimbang dengan jumlah detik kwadrat jatuhnya benda. Penemuan ini (yang berarti penyeragaman percepatan) memiliki arti penting tersendiri. Bahkan lebih penting lagi Galileo berkemampuan menghimpun hasil penemuannya dengan formula matematik. Penggunaan yang luas formula matematik dan metode matematik merupakan sifat penting dari ilmu pengetahuan modern.<br />
<br />
Sumbangan besar Galileo lainnya ialah penemuannya mengenai hukum kelembaman. Sebelumnya, orang percaya bahwa benda bergerak dengan sendirinya cenderung menjadi makin pelan dan sepenuhnya berhenti kalau saja tidak ada tenaga yang menambah kekuatan agar terus bergerak. Tetapi percobaan-percobaan Galileo membuktikan bahwa anggapan itu keliru. Bilamana kekuatan melambat seperti misalnya pergeseran, dapat dihilangkan, benda bergerak cenderung tetap bergerak tanpa batas. Ini merupakan prinsip penting yang telah berulang kali ditegaskan oleh Newton dan digabungkan dengan sistemnya sendiri sebagai hukum gerak pertama salah satu prinsip vital dalam ilmu pengetahuan.<br />
<br />
Penemuan Galileo yang paling masyhur adalah di bidang astronomi. Teori perbintangan di awal tahun 1600-an berada dalam situasi yang tak menentu. Terjadi selisih pendapat antara penganut teori Copernicus yang matahari-sentris dan penganut teori yang lebih lama, yang bumi-sentris. Sekitar tahun 1609 Galileo menyatakan kepercayaannya bahwa Copernicus berada di pihak yang benar, tetapi waktu itu dia tidak tahu cara membuktikannya. Di tahun 1609, Galileo dengar kabar bahwa teleskop diketemukan orang di Negeri Belanda. Meskipun Galileo hanya mendengar samar-samar saja mengenai peralatan itu, tetapi berkat kegeniusannya dia mampu menciptakan sendiri teleskop. Dengan alat baru ini dia mengalihkan perhatiannya ke langit dan hanya dalam setahun dia sudah berhasil membikin serentetan penemuan besar.<br />
<br />
Dilihatnya bulan itu tidaklah rata melainkan benjol-benjol, penuh kawah dan gunung-gunung. Benda-benda langit, kesimpulannya, tidaklah rata serta licin melainkan tak beraturan seperti halnya wajah bumi. Ditatapnya Bima Sakti dan tampak olehnya bahwa dia itu bukanlah semacam kabut samasekali melainkan terdiri dari sejumlah besar bintang-bintang yang dengan mata telanjang memang seperti teraduk dan membaur satu sama lain.<br />
<br />
Kemudian diincarnya planit-planit dan tampaklah olehnya Saturnus bagaikan dilingkari gelang. Teleskopnya melirik Yupiter dan tahulah dia ada empat buah bulan berputar-putar mengelilingi planit itu. Di sini terang-benderanglah baginya bahwa benda-benda angkasa dapat berputar mengitari sebuah planit selain bumi. Keasyikannya menjadi-jadi: ditatapnya sang surya dan tampak olehnya ada bintik-bintik dalam wajahnya. Memang ada orang lain sebelumnya yang juga melihat bintik-bintik ini, tetapi Galileo menerbitkan hasil penemuannya dengan cara yang lebih efektif dan menempatkan masalah bintik-bintik matahari itu menjadi perhatian dunia ilmu pengetahuan. Selanjutnya, penelitiannya beralih ke planit Venus yang memiliki jangka serupa benar dengan jangka bulan. Ini merupakan bagian dari bukti penting yang mengukuhkan teori Copernicus bahwa bumi dan semua planit lainnya berputar mengelilingi matahari.<br />
<br />
Ilustrasi dari hukum daya pengungkit Galileo dipetik dari buku Galileo &lsquo;Perbincangan Matematik dan Peragaan&rsquo;<br />
<br />
Penemuan teleskop dan serentetan penemuan ini melempar Galileo ke atas tangga kemasyhuran. Sementara itu, dukungannya terhadap teori Copernicus menyebabkan dia berhadapan dengan kalangan gereja yang menentangnya habis-habisan. Pertentangan gereja ini mencapai puncaknya di tahun 1616: dia diperintahkan menahan diri dari menyebarkan hipotesa Copernicus. Galileo merasa tergencet dengan pembatasan ini selama bertahun-tahun. Baru sesudah Paus meninggal tahun 1623, dia digantikan oleh orang yang mengagumi Galileo. Tahun berikutnya, Paus baru ini &ndash;Urban VIII&ndash; memberi pertanda walau samar-samar bahwa larangan buat Galileo tidak lagi dipaksakan.<br />
<br />
Enam tahun berikutnya Galileo menghabiskan waktu menyusun karya ilmiahnya yang penting Dialog Tentang Dua Sistem Penting Dunia. Buku ini merupakan peragaan hebat hal-hal yang menyangkut dukungan terhadap teori Copernicus dan buku ini diterbitkan tahun 1632 dengan ijin sensor khusus dari gereja. Meskipun begitu, penguasa-penguasa gereja menanggapi dengan sikap berang tatkala buku terbit dan Galileo langsung diseret ke muka Pengadilan Agama di Roma dengan tuduhan melanggar larangan tahun 1616.<br />
<br />
Tetapi jelas, banyak pembesar-pembesar gereja tidak senang dengan keputusan menghukum seorang sarjana kenamaan. Bahkan dibawah hukum gereja saat itu, kasus Galileo dipertanyakan dan dia cuma dijatuhi hukuman enteng. Galileo tidak dijebloskan ke dalam bui tetapi sekedar kena tahanan rumah di rumahnya sendiri yang cukup enak di sebuah villa di Arcetri. Teorinya dia tidak boleh terima tamu, tetapi nyatanya aturan itu tidak dilaksanakan sebagaimana mestinya. Hukuman lain terhadapnya hanyalah suatu permintaarn agar dia secara terbuka mencabut kembali pendapatnya bahwa bumi berputar mengelilingi matahari. Ilmuwan berumur 69 tahun ini melaksanakannya di depan pengadilan terbuka. (Ada ceritera masyhur yang tidak tentu benarnya bahwa sehabis Galileo menarik lagi pendapatnya dia menunduk ke bumi dan berbisik pelan, &ldquo;Tengok, dia masih terus bergerak!&rdquo;). Di kota Arcetri dia meneruskan kerja tulisnya di bidang mekanika. Galileo meninggal tahun 1642.<br />
<br />
Sumbangan besar Galileo terhadap kemajuan ilmu pengetahuan sudah lama dikenal. Arti penting peranannya terletak pada penemuan-penemuan ilmiah seperti hukum kelembaman, penemuan teleskopnya, pengamatan bidang astronominya dan kegeniusannya membuktikan hipotesa Copernicus. Dan yang lebih penting adalah peranannya dalam hal pengembangan metodologi ilmu pengetahuan. Umumnya para filosof alam mendasarkan pendapatnya pada pikiran-pikiran Aristoteles serta membuat penyelidikan secara kualitatif dan fenomena yang terkategori. Sebaliknya, Galileo menetapkan fenomena dan melakukan pengamatan atas dasar kuantitatif. Penekanan yang cermat terhadap perhitungan secara kuantitatif sejak itu menjadi dasar penyelidikan ilmu pengetahuan di masa-masa berikutnya.<br />
<br />
Galileo mungkin lebih punya tanggung jawab daripada orang mana pun untuk penyelidikan ilmiah dengan sikap empiris. Dialah, dan bukannya yang lain, yang pertama kali menekankan arti penting peragaan percobaan-percobaan, dia menolak pendapat bahwa masalah-masalah ilmiah dapat diputuskan bersama dengan kekuasaan, apakah kekuasaan itu namanya Gereja atau kaidah dalil Aristoteles. Dia juga menolak keras bersandar pada skema-skema yang menggunakan alasan ruwet dan bukannya bersandar pada dasar percobaan yang mantap. Cerdik cendikiawan abad tengah memperbincangkan bertele-tele apa yang harus terjadi dan mengapa sesuatu hal terjadi, tetapi Galileo bersikeras pada arti penting melakukan percobaan untuk memastikan apa sesungguhnya yang terjadi. Pandangan ilmiahnya jelas gamblang tidak berbau mistik, dan dalam hubungan ini dia bahkan lebih modern ketimbang para penerusnya, seperti misalnya Newton.<br />
<br />
Galileo, dapat dianggap orang yang taat beragama. Lepas dari hukuman yang dijatuhkan terhadap dirinya dan pengakuannya, dia tidak menolak baik agama maupun gereja. Yang ditolaknya hanyalah percobaan pembesar-pembesar gereja untuk menekan usaha penyelidikan ilmu pengetahuannya. Generasi berikutnya amat beralasan mengagumi Gahleo sebagai lambang pemberontak terhadap dogma dan terhadap kekuasaan otoriter yang mencoba membelenggu kemerdekaan berfikir. Arti pentingnya yang lebih menonjol lagi adalah peranan yang dimainkannya dalam hal meletakkan dasar-dasar metode ilmu pengetahuan modern
 ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Louis Braille </title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/82/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/82/.</comments>
   			  <pubDate>Tue, 18 May 2010 07:51:54 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - Louis Braille </author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/82/.</guid>
			  <description>Louis Braille dilahirkan pada 4 Januari 1809 di Coupvray, sebuah kota kecil di dekat Paris, Prancis. Ia tinggal bersama ayahnya, Simon Rene Braille dan ibunya, Monique, di sebuah rumah sederhana. Ayahnya seorang pembuat sepatu dan perlengkapan berbahan kulit yang bekerja di bengkel miliknya sendiri. Louis kecil senang sekali bermain di bengkel ayahnya. Pada usia 4 tahun, ketika asyik memainkan alat-alat kerja ayahnya, ia mengalami kecelakaan. Jara, alat tajam untuk melubangi kulit, secara tak sengaja melukai sebelah matanya. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ Louis Braille dilahirkan pada 4 Januari 1809 di Coupvray, sebuah kota kecil di dekat Paris, Prancis. Ia tinggal bersama ayahnya, Simon Rene Braille dan ibunya, Monique, di sebuah rumah sederhana. Ayahnya seorang pembuat sepatu dan perlengkapan berbahan kulit yang bekerja di bengkel miliknya sendiri. Louis kecil senang sekali bermain di bengkel ayahnya. Pada usia 4 tahun, ketika asyik memainkan alat-alat kerja ayahnya, ia mengalami kecelakaan. Jara, alat tajam untuk melubangi kulit, secara tak sengaja melukai sebelah matanya.<br />
<br />
<br />
Infeksi di sebelah matanya yang terluka segera menjalar ke sebelah mata lainnya dan mengakibatkan kebutaan total pada kedua matanya.<br />
<br />
Meskipun tidak bisa melihat, Louis kecil berhasil menunjukkan kemauan yang kuat untuk belajar. Orang tua Louis bersama guru sekolah setempat melihat potensi yang besar pada dirinya. Oleh karena itu, ketika memasuki usia sekolah, ia diizinkan mengikuti pelajaran di kelas &ndash; bersama teman-temannya yang berpenglihatan normal &ndash; dengan mengandalkan indra pendengaran. Ternyata, ia dapat mengikuti pelajaran dengan baik. Satu-satunya kendala, ia tidak dapat membaca dan menulis pelajaran kecuali sebatas mendengarkan apa yang disampaikan gurunya secara lisan.<br />
<br />
Pada usia 10 tahun, ia memperoleh beasiswa untuk belajar pada Royal Institution for Blind Youth di Paris, sebuah lembaga pendidikan khusus untuk anak-anak tunanetra. Di sana, ia belajar membaca huruf-huruf yang dicetak timbul pada kertas dengan cara merabanya. Pada sekolah ini juga terdapat beberapa buku dengan sistem cetak timbul yang disediakan oleh pendiri sekolah, Valentin Hauy. Buku-buku ini memuat huruf-huruf berukuran besar yang dicetak timbul pada setiap halamannya. Karena ukuran huruf-hurufnya yang besar, ukuran bukunya pun terbilang besar sehingga harganya sangat mahal. Sekolahnya hanya memiliki 14 buku seperti ini.<br />
<br />
Louis muda dengan penuh kesabaran berhasil &rdquo;melahap&rdquo; semua buku itu di perpustakaan sekolahnya. Louis Braille dapat merasakan setiap huruf yang dicetak timbul pada buku-buku itu, tetapi cukup menyita waktu untuk dapat membaca dan memahami setiap kalimatnya. Dibutuhkan waktu beberapa detik untuk mengidentifikasi satu kata dan ketika telah sampai pada akhir kalimat, ia sering lupa tentang apa yang telah dibacanya pada awal kalimat. Louis yakin pasti ada cara yang lebih mudah sehingga kaum tunanetra dapat membaca secepat dan semudah orang yang dapat melihat.<br />
<br />
Suatu hari pada 1821, seorang kapten angkatan bersenjata Prancis, Charles Barbier, berkunjung ke sekolah Louis. Barbier mempresentasikan penemuannya yang dinamakan night writing (tulisan malam), sebuah kode yang memungkinkan pasukannya berbagi informasi rahasia di medan perang tanpa perlu berbicara atau menyalakan cahaya senter untuk membacanya. Kode ini terdiri atas 12 titik timbul yang dapat dikombinasikan untuk mewakili huruf-huruf dan dapat dirasakan oleh ujung-ujung jari.<br />
<br />
Sayangnya, kode ini terlalu rumit bagi sebagian besar pasukannya sehingga ditolak untuk digunakan secara resmi di kesatuannya, tetapi tidak bagi pelajar tunanetra berusia 12 tahun, Louis Braille. Louis muda segera menyadari betapa sistem titik timbul ini akan sangat berguna jika ia berhasil menyederhanakannya. Setelah kunjungan Barbier, ia serius bereksperimen dengan menghasilkan sistem-sistem titik timbul yang berbeda. Dalam tiga tahun, pada usia 15 tahun, akhirnya ia berhasil membangun satu sistem ideal yang sekarang dinamakan huruf braille, menggunakan satu sel 6 titik dan didasarkan ejaan normal.<br />
<br />
kode braille<br />
Setiap karakter atau sel braille tediri atas enam posisi titik yang disusun dalam dua kolom yang masing-masing mengandung tiga posisi titik sehingga membentuk persegi panjang. Satu titik atau lebih mungkin ditimbulkan pada salah satu atau beberapa dari keenam posisi titik itu untuk mewakili huruf alfabet, tanda baca, atau bilangan tertentu. Louis Braille menemukan 63 kombinasi susunan titik timbul yang mungkin. Apakah ia berhenti sampai di sini?<br />
<br />
Tidak. Ia bahkan terus mengembangkan sistem ini pada tahun-tahun berikutnya dan berhasil menambahkan simbol-simbol untuk matematika dan musik. Pada 1829, Louis Braille menerbitkan Method of Writing Words, Music and Plain Song by Means of Dots, for Use by the Blind and Arranged by Them, buku braille pertama yang pernah terbit di dunia. Kaum tunanetra membaca tulisan braille dengan menggerakkan ujung-ujung jari mereka di atas titik-titik yang timbul itu. Mereka dapat menulis huruf braille pada suatu kertas di atas mesin 6 kunci yang dinamakan braillewriter (penulis braille) dengan menggunakan stytus, alat semacam bolpoin tanpa tinta yang ujungnya runcing.<br />
<br />
Akhirnya, Louis Braille menjadi guru pada sekolah tempat ia pernah menjadi murid, Royal Institusion for Blind Youth. la menjadi guru yang disukai dan dihormati murid-muridnya. Tetapi sayang, ia tidak sempat melihat sistem baca-tulis temuannya digunakan secara luas di seluruh dunia. Pada 6 Januari 1852, di usia yang ke-43, ia meninggal karena serangan TBC.<br />
<br />
Pada mulanya, orang tidak berpikir bahwa kode braille merupakan sesuatu yang berguna untuk kaum tunanetra. Banyak orang yang menduga sistem braille akan mati sebagaimana penemunya. Bersyukur ada sedikit orang yang menyadari pentingnya penemuan Louis Braille. Pada 1868, Dr. Thomas Armitage memimpin sekelompok orang tunanetra &ndash; yang terdiri atas empat orang &ndash; mendirikan lembaga untuk mengembangkan dan menyebarkan sistem temuan Louis Braille. Kelompok kecil ini terus tumbuh dan berkembang menjadi Royal National Institute of the Blind (RNIB), yang sekarang dikenal sebagai penerbit terbesar buku-buku braille di Eropa. Penemuan brilian Louis Braille telah mengubah dunia membaca dan menulis kaum tunanetra untuk selamanya. Sekarang, kode braille telah diadaptasi hampir ke dalam semua bahasa tulis terkenal di dunia. Louis telah membuktikan bahwa dengan motivasi yang kuat, kita dapat melakukan hal yang sebelumnya tidak masuk akal. ***
 ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>chopin</title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/music/73/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/music/73/.</comments>
   			  <pubDate>Tue, 18 May 2010 07:29:35 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - chopin</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/music/73/.</guid>
			  <description>Fryderyk Franciszek Chopin lahir di Zelazowa Wola, dekat Warsawa, Polandia tanggal 1 Maret 1810. Ayahnya, Nicolas Chopin adalah orang dari Marainville, Prancis. Sedangkan ibunya, Tekla-Justyna Kryzanowka adalah orang Polandia. Untuk menghindari wajib tentara, pada tahun 1787 Nicolas Chopin meninggalkan Prancis dan menetap di Polandia. Chopin lahir tak lama setelah kedua orangtuanya pindah ke Polandia. Chopin memiki bakat alamiah dalam bermain piano, hal ini terlihat dalam improvisasi-imporivasinya untuk piano. Ia masih berumur tujuh tahun ketika salah satu dari polonaise-nya diterbitkan (Mc Neill, 1998) namun, sumber lain mengatakan bahwa karya pertama yang diterbitakan adalah sebuah Rondo (Op. 1) pada saat ia berumur limabelas. Pada umur delapan, dia tampil di publik memainkan piano konserto milik Gywortez. Chopin mendapat pendidikan musik pertamanya oleh pianis Bohemia Adalbert Żiwny. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ Awal Karir<br />
<br />
Pada tahun 1829, Chopin berangkat ke Berlin dan Vienna. Di Vienna ia memainkan dua konser yang dinilai sukses. Dia membuat variasi dari La Ci darem La Mano (Op. 2) milik Mozart. Alter ego Robert Schumann, Eusibius, komponis jerman dan juga editor majalah musik Allgemeine Musikalische Zeitung mengungkapkan bahwa Chopin adalah seorang jenius pada sebuah artikel di majalah tersebut. Chopin berteman baik dengan Liszt dan memberikan pengaruh cukup kuat dalam musik- musik yang digubah Liszt. Mereka berdua menjadi pianis favorit di salon-salon1 Paris sehingga dia dipanggil sebagai Ariel2 of The Piano. Pada 17 Maret 1830, Chopin pergi ke Warsawa dan mementaskan dua piano konserto nya yang paling terkenal, Piano Concerto in E Minor (Op. 11) dan Piano Concerto in F Minor (Op. 21). Tadinya, Chopin ingin mebuat program tur yang panjang di Warsawa, tapi karena situasi politik yang panas3 Chopin menetap di Paris pada tahun 1831, disana ia banyak bertemu dengan komponis-komponis ternama seperti Rossini4, Cherubini, Paer, Bellini, Meyerbeer, Berlioz5, Alkan, Hugo, Heine, dan Liszt. Pada tahun 1834, dia pergi ke Jerman bersama Hiller dan bertemu dengan Mendelssohn dan Clara Wieck dan Robert Schumann6. Pada tahun 1837, dia pergi ke London bersama Camille Pleyel.<br />
[sunting]<br />
Pertemuan dengan George Sand<br />
<br />
Pada tahun 1836, Chopin bertemu dengan George Sand (nama samaran, nama aslinya adalah Amandine Aurore Lucie Dupin Dudevant) melalui perantaraan Liszt. Mereka menjadi akrab dalam waktu dekat, walau mereka berdua sangat kontras dalam berbagai hal. Sand adalah novelis yang di anggap sangat modern dan memilki sudut pandang radikal. Sand sering mengkritik berbagai isu-isu sosial dalam masyarakat (contohnya perkawinan). Sedangkan, Chopin adalah pianis melankolis yang suka bermimpi dalam dunianya sendiri. Chopin juga adalah orang yang sangat dandy, tipikal lelaki yang sangat memperdulikan penampilannya di muka umum. Sand, wanita yang dikenal gemar memakai pakaian pria dan merokok, bisa dibilang Sand adalah Maskulin dan Chopin-lah feminin-nya. Sebuah surat pribadi milik Sand pada tahun 1838 mengatakan bahwa sangat susah untuk melakukan hubungan suami-istri dengan Chopin. Pada tahun tersebut dia masih tetap virgin.<br />
<br />
Pada tahun yang sama pula, Chopin mengidap penyakit tuberkulosis yang akan merenggut jiwanya di kemudian hari. Pada tahun 1838-1839, mereka pergi berlibur bersama ke pulau Majorca di Spanyol untuk mencari udara segar. Namun pengalaman mereka disana ada suka-dukanya, mereka menetap di biara yang tak dipakai lagi, keadaannya sangat sederhana.<br />
<br />
Keinginan Chopin untuk mendapatkan liburan yang romantis jauh dari kenyataan, cuaca di sana buruk dan keadaan Chopin mulai terganggu akibat batuk yang kronis. Pada saat yang sama, Chopin menyelesaikan 24 prelude Op. 28 selama sakit ini, Sand merawat Chopin. Pada tahun 1839, Chopin juga bertemu dengan Eugene Delacroix yang melukis dirinya. Pada tahun 1847, dia berpisah dengan Sand, mereka berdua tinggal di rumah yang berdekatan di Paris. Kondisi Chopin bertambah buruk tanpa perawatan dari Sand. Chopin melakukan konser pianonya yang terakhir di Paris dan London. Majalah La Revue et Gazette Musicale memberi komentar &ldquo;Bunga terbaik dari aristokrat feminin dalam wujud terindah memenuhi Salle Pleyel&rdquo;. sebelum ia meninggal pada 17 Maret 1849.<br />
<br />
Pada saat terakhir, saudara peremupannya datang untuk merawatnya dan menolak membiarkan Sand menengok Chopin sebelum ia meninggal. Anak perempuan Chopin, Solange memegang tangan Chopin sewaktu ia meninggal. Diadakan misa Requiem untuk Chopin di Madelaine dipimpin oleh Habeneck, Pauline Viardot dan Lablache mengisi bagian suara Tadinya, jenazahnya akan dikuburkan di Pere-Lachaise, di antara makam Cherubini dan Bellini. Namun sebelum ia meninggal ia berpesan agar dimakamkan di Warsawa.
 ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>beethoven</title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/music/69/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/music/69/.</comments>
   			  <pubDate>Tue, 18 May 2010 07:08:13 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - beethoven</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/music/69/.</guid>
			  <description>Beethoven dilahirkan di Bonn, Jerman pada tahun 1770, kepada Johann van Beethoven, (1740–1792), seorang pemain muzik berketurunan Flemish, dan Maria Magdalena Keverich (1744–1787), anak kepada ketua dapur di kubu Festung Ehrenbreitstein. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ <p>
Beethoven dilahirkan di Bonn, <a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Jerman" title="Jerman"><font color="#105cb6">Jerman</font></a> pada tahun 1770, kepada Johann van Beethoven, (<a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/1740" title="1740"><font color="#105cb6">1740</font></a>&ndash;<a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/1792" title="1792"><font color="#105cb6">1792</font></a>), seorang pemain muzik berketurunan Flemish, dan Maria Magdalena Keverich (<a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/1744" title="1744"><font color="#105cb6">1744</font></a>&ndash;<a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/1787" title="1787"><font color="#105cb6">1787</font></a>), anak kepada ketua dapur di kubu Festung Ehrenbreitstein.
</p>
<p>
Beethoven merupakan salah seorang dari tujuh adik beradik tetapi hanya beliau dan dua adik-adiknya yang hidup. Beethoven dibaptiskan pada 17 disember 1770. Walaupun tarikh lahir beliau tidak diketahui secara pasti, namun keluarganya (dan kemudian, gurunya Johann Georg Albrechtsberger) menyambut hari jadi beliau pada 16 Disember.
</p>
<p>
Ibu Beethoven meninggal dunia pada 17 Julai 1787, ketika beliau berusia 16 tahun. <sup><a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Ludwig_van_Beethoven#_note-1"><font color="#105cb6">[2]</font></a></sup> Disebabkan ketagihan alkohol ayahnya menjadi teruk, Beethoven terpaksa memikul tanggung jawab menjaga ke-dua adik-adiknya. Beethoven berpindah ke <a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Vienna" title="Vienna"><font color="#105cb6">Vienna</font></a> pada tahun 1972, di mana beliau beliau belajar muzik untuk seketika bersama dengan Joseph Haydn, walaupun sebenarnya beliau berminat untuk belajar muzik dengan <a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Mozart" title="Mozart"><font color="#105cb6">Mozart</font></a> yang meninggal dunia setahun sebelumnya,
</p>
<p>
Beethoven menerima latihan tambahan dalam bidang muzik daripada seorang kaunterpoin terkemuka <a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Vienna" title="Vienna"><font color="#105cb6">Vienna</font></a>, Johann Georg Albrechtsberger dan juga <a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Penggubah" title="Penggubah"><font color="#105cb6">penggubah</font></a> dan <a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Konduktor_muzik" title="Konduktor muzik"><font color="#105cb6">konduktor muzik</font></a> terkenal <a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Itali" title="Itali"><font color="#105cb6">Itali</font></a>, Antonio Salieri. Pada tahun 1793, Beethoven mula terkenal dan bertapak sebagai pemain piano cemerlang di <a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Vienna" title="Vienna"><font color="#105cb6">Vienna</font></a>. <sup><a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Ludwig_van_Beethoven#_note-2"><font color="#105cb6">[3]</font></a></sup>
</p>
<p>
Antara karya-karya beliau yang pertama adalah gubahan opus untuk sebuah set tiga penyanyi dan tiga piano berkumpulan pada tahun 1795.
</p>
<p>
<em><strong>Ludwig Van Beethoven</strong></em> (dibaptiskan <a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/17_Disember" title="17 Disember"><font color="#105cb6">17 Disember</font></a> <a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/1770" title="1770"><font color="#105cb6">1770</font></a> &ndash; <a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/26_Mac" title="26 Mac"><font color="#105cb6">26 Mac</font></a> <a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/1827" title="1827"><font color="#105cb6">1827</font></a>) ialah seorang <a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Penggubah" title="Penggubah"><font color="#105cb6">penggubah</font></a> <a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Jerman" title="Jerman"><font color="#105cb6">Jerman</font></a> dan juga seorang tokoh unggul dalam sejarah <a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Muzik_klasikal" title="Muzik klasikal"><font color="#105cb6">muzik klasikal</font></a>. Beliau juga merupakan seorang ahli <a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Muzik" title="Muzik"><font color="#105cb6">muzik</font></a> terpenting dalam tempoh peralihan antara <a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Muzik_era_klasikal" title="Muzik era klasikal"><font color="#105cb6">muzik era klasikal</font></a> dan <a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Muzik_era_romantis" title="Muzik era romantis"><font color="#105cb6">muzik era romantis</font></a> di dalam <a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Muzik_barat" title="Muzik barat"><font color="#105cb6">muzik barat</font></a>. Muzik dan reputasinya banyak memberi inspirasi dan juga memberi tekanan dan cabaran kepada ramai <a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Penggubah" title="Penggubah"><font color="#105cb6">penggubah</font></a>-penggubah untuk generasi-generasi berikutnya, begitu juga kepada ahli-ahli <a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Muzik" title="Muzik"><font color="#105cb6">muzik</font></a> dan para pendengar. <sup><a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Ludwig_van_Beethoven#_note-0"><font color="#105cb6">[1]</font></a></sup> Walau pun beliau pada hari ini dikenali sebagai seorang <a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Penggubah" title="Penggubah"><font color="#105cb6">penggubah</font></a>, Beethoven adalah juga seorang pemain piano yang dikagumi.
</p>
<p>
Beethoven berpindah ke <a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Vienna" title="Vienna"><font color="#105cb6">Vienna</font></a>, <a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Austria" title="Austria"><font color="#105cb6">Austria</font></a> ketika berumur awal dua puluhan, dan menetap di situ. Beliau belajar muzik di bawah bimbingan <a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Penggubah" title="Penggubah"><font color="#105cb6">penggubah</font></a> ternama, Joseph Haydn dan dengan pantasnya, mencapai kemasyhuran sebagai seorang pemain piano yang amat cemerlang.
</p>
<p>
Walaupun pendengaran beliau mula beransur-ansur hilang pada akhir dua puluhan, Beethoven terus gigih menghasilkan karya-karya agung di sepanjang hidupnya. Karya beliau terus dibuat walaupun setelah pendengaran beliau telah hilang sama sekali dan menjadikan beliau pekak.
</p>
<p>
Beethoven juga seorang <a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Penggubah" title="Penggubah"><font color="#105cb6">penggubah</font></a> bebas pertama dengan membuat penggubahan <a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Muzik" title="Muzik"><font color="#105cb6">muzik</font></a> untuk konsert-konsert, menjual gubahan <a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Muzik" title="Muzik"><font color="#105cb6">muziknya</font></a> untuk penerbit-penerbit dan mendapat bantuan kewangan daripada sebilangan pelanggan-pelanggan kaya. Beliau memilih kerja bebas daripada mencari pekerjaan tetap di gereja atau tempat bangsawan sepertimana pemuzik atau penggubah lain
</p>
 ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>mozart</title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/music/70/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/music/70/.</comments>
   			  <pubDate>Tue, 18 May 2010 07:08:10 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - mozart</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/music/70/.</guid>
			  <description>Ada satu saat dalam sejarah musik di mana semua pihak yang berlawanan pandangan bersepakat, dan saat itu ada pada Mozart. Dialah komposer yang tidak perlu merevisi satu nada pun dalam karyanya.Mozart adalah musisi dan komponis besar yang, menurut Robert Schumann, merupakan salah satu dari tiga jenius musik bersama Ludwig van Beethoven dan Johann Sebastian Bach. Pencapaiannya dianggap setingkat dengan prestasi Raphael dan Shakespeare di bidangnya. Sebagian orang menyebutnya salah satu jenius terbesar dalam peradaban Barat. Dia telah menghasilkan lebih dari 600 karya selama hidupnya yang hanya 35 tahun. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ <font face="Verdana" size="2">Ada satu saat dalam sejarah musik di mana semua pihak yang berlawanan pandangan bersepakat, dan saat itu ada pada Mozart. Dialah komposer yang tidak perlu merevisi satu nada pun dalam karyanya.</font><font face="Verdana" size="2">Mozart adalah musisi dan komponis besar yang, menurut Robert Schumann, merupakan salah satu dari tiga jenius musik bersama Ludwig van Beethoven dan Johann Sebastian Bach. Pencapaiannya dianggap setingkat dengan prestasi Raphael dan Shakespeare di bidangnya. Sebagian orang menyebutnya salah satu jenius terbesar dalam peradaban Barat. Dia telah menghasilkan lebih dari 600 karya selama hidupnya yang hanya 35 tahun.</font><font face="Verdana" size="2">Namun, Mozart yang jenius ternyata juga memiliki sisi lain kehidupan yang menarik, terutama hubungannya dengan ayahnya, Leopold Mozart&ndash;seorang musisi profesional berpendidikan tinggi. Mozart seorang anak penurut yang taat kepada ayah dan keluarganya.</font><font face="Verdana" size="2"> Lahir dari keluarga musisi pada 27 Januari 1756 di Salzburg, Austria, Wolfgang Amadeus Mozart menjadi sosok fenomenal. Pada usia tiga tahun ia telah belajar musik dan memahami pelajaran secepat pelajaran itu diberikan kepadanya. Pada usia lima tahun ia telah mencipta beberapa karya dan kord-kord yang menyenangkan. Saat berumur enam tahun ia telah menulis sejumlah karya cantik untuk harpsikord dan berupaya menciptakan sebuah konserto.</font><font face="Verdana" size="2"> 
<p>
Mozart kecil, Si Anak Ajaib yang dikenal sebagai pencipta Eine Kleine Nachtmusik, juga simfoni, konserto, opera, dan sonata, tak ubahnya sebuah bintang nan amat cemerlang di angkasa musik. Bukan saja musik-musik gubahannya mempesona, tapi ia juga melambangkan kejeniusan yang fenomenal. Julukan &ldquo;sang maestro Mozart&rdquo; diberikan kepadanya ketika usianya belum genap delapan tahun. Di sisi lain, kehidupan keluarganya yang penuh gejolak juga patut disimak. Leopold seorang figur dominan. Dan Mozart, di luar bakat briliannya sebagai komposer, terus menjadi &ldquo;anak kecil&rdquo; di bawah bayang-bayang ayahnya.
</p>
<p>
Kisah hubungan antara Mozart dan ayah menjadi sorotan utama buku ini. Hidup sebagai borjuis lokal membuat ayah Mozart sangat berambisi menjadikan anak-anaknya pekerja keras demi kehidupan dan martabatnya kelak. Karenanya, keluarga Mozart memegang teguh nilai-nilai borjuis lokal: kerja keras, jujur, setia pada pasangan, dan cepat melunasi tagihan.
</p>
<p>
Wolfgang Mozart adalah anak yang baik dan penurut, tapi apakah Leopold ayah yang baik? Pengaruh ayahnya tampak sangat jelas dan bertahan sangat lama sehingga tak seorang pun penulis biografi Mozart dapat melewatkan hubungan ayah-anak yang penting ini. Leopold Mozart adalah guru, kolaborator, penasihat, perawat, sekretaris, impresario, agen pers, dan pemandu sorak bagi Mozart.
</p>
<p>
Sejak sangat belia, Mozart tahu siapa yang paling berjasa bagi dirinya: &ldquo;sesudah Tuhan&rdquo;, katanya, &ldquo;papa-lah yang paling banyak berjasa.&rdquo; Meski terkadang dengan kesabaran dan kerendahan hati yang menyentuh, ia menangkis tuduhan kasar ayahnya yang hampir selalu tanpa dasar menduga Mozart melakukan kesalahan atau kekeliruan tertentu. &ldquo;Aku hanya memiliki satu permintaan,&rdquo; tulisnya dengan nada sedih pada akhir 1777, ketika usianya mendekati dua puluh dua, &ldquo;yaitu janganlah terlalu berprasangka buruk tentang diriku.&rdquo;
</p>
<p>
Sikap ayahnya yang demikian merupakan tuntutan sekaligus kekhawatiran sang ayah terhadap kehidupan keluarganya. Sebagai keluarga sederhana, tumpuan hidup keluarga Mozart diperoleh dari kegiatannya bermusik. Singkatnya, ada beragam motivasi yang membentuk hubungan Leopold dengan sang anak, dan ini sangat manusiawi. Langkah-langkah Leopold ini di antaranya didorong oleh kekhawatirannya yang irasional tentang keuangan keluarga.
</p>
<p>
Mozart merupakan komponis pertama dalam sejarah yang berusaha hidup dari pekerjaannya sebagai seniman yang berdiri sendiri. Ini terjadi, terutama setelah hubungannya dengan Uskup Agung Hieronymus, Pangeran Colloredo, retak pada 1781. Sampai akhir hayatnya, Mozart hidup dalam kemiskinan. &ldquo;Keliru kalau orang mengira bahwa seni datang dengan gampang pada saya. Tidak seorang pun yang mencurahkan begitu banyak waktu dan pikiran bagi komposisi seperti saya. Tidak ada seorang empu masyhur yang musiknya tidak saya kaji berulang-ulang.&rdquo;
</p>
<p>
Penjelasan Mozart di atas mungkin ia pandang perlu karena pencinta musik gubahannya banyak yang mempercayai bahwa musik adalah urusan gampang bagi jenius ini. Wajar saja dugaan itu muncul. Di tangan Mozart, musik seakan lahir begitu saja dan mengalir indah, dengan <em>style</em> yang bisa dikatakan sempurna. Yang mendengar musik Mozart pun lebih kurang akan berpandangan sama.
</p>
<p>
Kemasyhuran Mozart di bidang musik menyebabkan nama dan komposisinya&ndash;selain Johann Sebastian Bach&ndash;menjadi paling sering dijadikan tema festival di seluruh dunia, hingga kini. Sebagian dari festival itu sudah berumur bertahun-tahun dan termasuk festival yang bergengsi di dunia, seperti halnya Mostly Mozart Festival di New York yang sudah berumur 37 tahun dan selalu dihadiri artis-artis besar dunia.
</p>
<p>
Komponis besar ini hanyalah satu dari sekian banyak komponis kondang dari Austria. Sebut saja Ludwig van Beethoven, Anton Bruckner, Franz Joseph Hayden, Franz Schubert, Johann Srausses, Franz von Suppe, Franz Lehar, Gustav Mahler, Richard Strauss, Alban Berg, Anton Webern, dan Arnold Schoenberg. Austria juga menghasilkan dirigen kondang, misalnya, Felix Weingartner, Clemens Krauss, dan Herbert von Karajan. Itulah sebabnya Austria disebut sebagai &ldquo;Bumi Musik&rdquo;. Di Winna, Austria, ada dua gedung opera yang begitu kondang, Volksoper (Opera Rakyat) yang dibuka pada 1904, dan Vienna State Opera yang dibuat pada 1869.
</p>
<p>
Puluhan, atau bahkan ratusan, buku telah dibuat tentang Mozart. Sejarah hidupnya telah banyak ditulis. Masa hidupnya yang pendek, tapi menarik, menjadi sumber cerita yang dirangkai secara imajinatif oleh Franz Xaver Niemetschek, pemuja Mozart dari Praha, dalam <em>Leben des K.K.Kapellmeisterswolfgang Gottlieb Mozart nach Originalquellen Beschrieben</em> (1798). Ia juga dianggap sebagai penulis pertama biografi Mozart.
</p>
<p>
Sebuah biografi utuh terbaru karya Maynard Solomon, <em>Mozart: A Life</em> (1995),merupakan buku yang sangat mengesankan karena penulisnya memakai perspektif psikoanalisis dalam mengeksplorasi penguasaan musik Mozart. Sebuah buku lebih dari 600 halaman ini mampu menyuguhkan informasi tentang karir musik Mozart dan menelisik kehidupan batinnya yang ditulis secara mendetail. Dan masih banyak buku-buku yang lain.
</p>
<p>
Sementara itu, buku yang ditulis oleh Peter Gay ini terfokus pada konflik endemik ayah-anak, dan banyak mengutip buku hasil tesis Solomon. Inilah sisi lain kehidupan Mozart. Di satu sisi, dia harus menerima perlakuan ayahnya yang dominan terhadap dirinya, di sisi lain dia harus tetap mencipta dan menggubah karya musik yang bagus.
</p>
<p>
Bahkan, kisah hidup Mozart juga diangkat dalam pita seluloid pada 1984. Sebuah film yang diangkat dari cerita hidup Mozart berjudul Amadeus garapan sutradara Milos Forman telah memenangkan delapan Academy Award&ndash;sebuah penghargaan yang luar biasa.
</p>
<p>
Dalam sakit parah di masa-masa akhir hidupnya, sebuah Requiem agung diciptakannya, yang ternyata menjadi pengantar kematiannya sendiri pada 1791. Mozart segera dilupakan orang. Tanda kuburnya pun tak pernah diketahui pasti hingga sekarang. Seniman besar sepanjang abad ini mewarisi dunia dengan karya musik dalam jumlah dan nilai keindahan yang luar biasa.
</p>
<p>
Kini, penghargaan dan festival musik di seluruh dunia yang menggunakan namanya semakin banyak. Penghormatan dan penghargaan kian meluas. Selanjutnya, kita layak menyimak sebuah kaidah mazhab Mozartian: semakin orang menganggap serius musik Mozart, semakin serius dia diperhitungkan
</p>
</font>
 ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Niccolo paganini</title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/music/71/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/music/71/.</comments>
   			  <pubDate>Tue, 18 May 2010 07:08:09 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - Niccolo paganini</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/music/71/.</guid>
			  <description>Niccolò Paganini dilahirkan di Genoa pada 27 Oktober 1782, oleh pasangan Antonio dan Teresa (sebelumnya Bocciardo) Paganini. Menurut penulis biografinya Peter Lichtenthal, pertama kali Paganini belajar bermain mandolin ialah diajari oleh ayahnya pada saat ia berusia lima tahun, lalu pindah ke biola pada usia tujuh dan mulai mengarang pada saat ia berusia delapan. Ia bermain di depan publik pertama kalinya pada waktu berumur 12 tahun. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ <div class="snap_preview">
<p align="justify">
<font color="#ff6600">Niccol&ograve; Paganini dilahirkan di Genoa pada 27 Oktober 1782, oleh pasangan Antonio dan Teresa (sebelumnya Bocciardo) Paganini. Menurut penulis biografinya <a href="../w/index.php?title=Peter_Lichtenthal&amp;action=edit" title="Peter Lichtenthal" class="new"><font color="#105cb6">Peter Lichtenthal</font></a>, pertama kali Paganini belajar bermain <a href="../w/index.php?title=Mandolin&amp;action=edit" title="Mandolin" class="new"><font color="#105cb6">mandolin</font></a> ialah diajari oleh ayahnya pada saat ia berusia lima tahun, lalu pindah ke biola pada usia tujuh dan mulai mengarang pada saat ia berusia delapan. Ia bermain di depan publik pertama kalinya pada waktu berumur 12 tahun. Di masa mudanya ini, ia belajar dari berbagai guru, termasuk <a href="../w/index.php?title=Giovanni_Servetto&amp;action=edit" title="Giovanni Servetto" class="new"><font color="#105cb6">Giovanni Servetto</font></a> dan <a href="../w/index.php?title=Alessandro_Rolla&amp;action=edit" title="Alessandro Rolla" class="new"><font color="#105cb6">Alessandro Rolla</font></a>, namun ia tidak dapat menguasai dirinya sendiri seiring dengan kesuksesannya; pada umur 16 tahun ia suka bermain judi dan minum minuman keras. Pada waktu itulah karirnya diselamatkan oleh seorang wanita yang tidak diketahui identitasnya, yang membawa Paganini ke rumahnya dimana Paganini pulih dari kebiasaan buruknya dan kembali belajar biola selama tiga tahun. Ia juga bermain gitar pada saat itu.</font>
</p>
<p align="justify">
<font color="#ff6600">Ia kembali muncul ke khalayak publik pada saat ia berusia 23 tahun, dengan menjadi direktur musik saudara perempuan <a href="../wiki/Napoleon" title="Napoleon"><font color="#105cb6">Napoleon</font></a>, <a href="../w/index.php?title=Elisa_Baciocchi&amp;action=edit" title="Elisa Baciocchi" class="new"><font color="#105cb6">Elisa Baciocchi</font></a>, Putri dari Lucca, pada saat ia tidak tur. Tidak lama kemudian ia menjadi legenda karena kemahirannya bermain biola yang tidak tertandingi, dengan debutnya ke <a href="../wiki/Milan" title="Milan"><font color="#105cb6">Milan</font></a> pada <a href="../wiki/1813" title="1813"><font color="#105cb6">1813</font></a>, <a href="../wiki/Vienna" title="Vienna"><font color="#105cb6">Vienna</font></a> <a href="../wiki/1828" title="1828"><font color="#105cb6">1828</font></a>, dan <a href="../wiki/London" title="London"><font color="#105cb6">London</font></a> serta <a href="../wiki/Paris" title="Paris"><font color="#105cb6">Paris</font></a> pada <a href="../wiki/1831" title="1831"><font color="#105cb6">1831</font></a>. Paganini adalah salah satu orang pertama, bahkan mungkin orang pertama, yang melakukan tur sebagai artis solo, tanpa pemain musik pengiring. Ia menjadi salah seorang &lsquo;superstar&rsquo; pertama-tama dalam hal konser publik. Ia menjadi kaya dan terkenal sebagai pemain musik tur, dan tidak terkalahkan dalam hal memikat pendengarnya.</font>
</p>
<p align="justify">
<font color="#ff6600">Sebuah mitos yang merebak luas tentang Paganini ialah bahwa ia menjual jiwanya kepada <a href="../wiki/Setan" title="Setan"><font color="#105cb6">setan</font></a></font> sebagai ganti teknik bermain biolanya, sebuah rumor yang mana ia sendiri merasa tersanjung, dan bisa jadi dimulai oleh dirinya sendiri. Pada saat ia bermain musik, bola matanya akan berputar sampai ke belakang, sehingga hanya tampak putihnya. Cara berdirinya yang lenggang, dengan rambut tipis panjang dan kusut, serta postur tubuhnya yang kurus cekung, semakin menambah rumor tentang dirinya. Ia bermain begitu bersemangatnya hingga para wanita terjatuh pingsan dan para pria akan menangis tersedu-sedu.
</p>
<p align="justify">
<font color="#ff6600">Biola yang dipakai Paganini dikenal sebagai <a href="../w/index.php?title=Cannone_Guarnerius&amp;action=edit" title="Cannone Guarnerius" class="new"><font color="#105cb6">Cannone Guarnerius</font></a>, nama yang diberikan paganini untuk mencerminkan suara &lsquo;cannon&rsquo; yang dikeluarkannya. Senarnya hampir berada pada satu permukaan datar, kebalikan dari semua biola yang lain dimana senarnya membentuk satu lengkungan untuk menghindari menggesek senar yang lain. Dengan demikian Paganini dapat memainkan tiga bahkan empat senar secara mudah pada biolanya.</font>
</p>
<p align="justify">
<font color="#ff6600">Di Paris pada <a href="../wiki/1833" title="1833"><font color="#105cb6">1833</font></a>, ia memesan sebuah musik konser biola dari <a href="../wiki/Hector_Berlioz" title="Hector Berlioz"><font color="#105cb6">Hector Berlioz</font></a>, yang akhirnya menghasilkan <em>Harold di Italy</em> (<em>Harold in Italy</em>) untuknya, namun Paganini tidak pernah memainkannya.</font>
</p>
<p align="justify">
<font color="#ff6600">Kesehatannya mulai menurun setelah ia didiagnosis penyakit <a href="../w/index.php?title=Kanker_tenggorokan&amp;action=edit" title="Kanker tenggorokan" class="new"><font color="#105cb6">kanker tenggorokan</font></a>. Penyakitnya membuatnya kehilangan kemampuan berbicara, namun ia tetap bermain biola hingga akhir hayatnya. Malam terakhir sebelum kematiannya dikatakan bahwa ia masih berusaha bermain biola secara tidak sadar. Ia meninggal di <a href="../wiki/Nice" title="Nice"><font color="#105cb6">Nice</font></a> pada 27 Mei 1840.</font>
</p>
<p>
<font color="#ff6600"><a href="../wiki/Berkas:Niccolo_Paganini.jpg" title="Perbesar" class="internal"><img src="../skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /></a><br />
Niccol&ograve; Paganini</font>
</p>
<p align="justify">
<font color="#ff6600">Musik orkestra Paganini dinilai sopan, tidak bertele-tele, dan suportif. Kritik mengatakan bahwa musik konsernya menggunakan terlalu banyak kata-kata dan terlalu menggantungkan kepada formula tertentu: salah satu bagian terakhirnya sering kali digantikan dengan yang lain. Selama karirnya, bagian biola dari konsernya disimpannya sendiri. Paganini akan melatih orkestranya tanpa memainkan bagian biolanya secara keseluruhan. Menjelang ajalnya, hanya dua yang telah diterbitkan. Keturunan dari Paganini dengan cerdiknya menerbitkan satu demi satu, setelah jeda waktu beberapa tahun. Saat ini ada enam konser musik Paganini yang telah diterbitkan (walaupun dua yang terakhir kehilangan bagian orkestranya). Komposisinya yang sering menggunakan alat musik gitar dan senar, terutama biola, telah menjadi bagian dari <a href="../w/index.php?title=Repertori&amp;action=edit" title="Repertori" class="new"><font color="#105cb6">repertori</font></a> baku.</font>
</p>
<p align="justify">
<font color="#ff6600">Paganini juga mengembangkan jenis musik variasi konser untuk biola solo, dengan cara mengambil tema yang sederhana dan naif, dan variasi lirik yang berselang-seling dengan memainkannya dengan semangat yang menyala-nyala yang membuat pendengarnya menganga mulutnya.</font>
</p>
</div>
 ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>J. S. Bach</title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/music/72/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/music/72/.</comments>
   			  <pubDate>Tue, 18 May 2010 07:08:08 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - J. S. Bach</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/music/72/.</guid>
			  <description>Johann Sebastian Bach (21 Maret 1685 â€“ 28 Juli 1750) adalah seorang komponis Jerman . Ia menggubah musik untuk alat musik organ, harpsichord dan clavichord, dan juga untuk orkestra. Karyanya yang paling terkenal adalah Brandenburg concerto. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ Johann Sebastian Bach (21 Maret 1685 &acirc;&euro;&ldquo; 28 Juli 1750) adalah seorang komponis Jerman . Ia menggubah musik untuk alat musik organ, harpsichord dan clavichord, dan juga untuk orkestra. Karyanya yang paling terkenal adalah Brandenburg concerto.<br />
<br />
<br />
Johann Sebastian Bach berasal dari sebuah keluarga musik yang sangat terkenal. Ketika gereja, para aristokrat, dan pemerintah lokal Jerman (tepatnya di daerah Turingia dan Saksoni) menyediakan banyak pemusik profesional untuk kalangan umum di daerah berbahasa Jerman, keluarga Bach memproduksi banyak pemusik, baik pemain maupun komponis, selama lebih dari 200 tahun.<br />
Ayah Sebastian, Johann Ambrosius Bach, adalah seorang violinis dan trompetis yang berbakat tinggi di Eisenach, sebuah kota kecil berpenduduk kurang lebih 6000 jiwa di Turingia, Jerman.<br />
Posisi ini bertanggung jawab untuk mengorganisasi musik sekular dan partisipasi di musik gereja. Banyak paman Sebastian juga merupakan para pemusik yang mempunyai berbagai macam kedudukan, misalnya sebagai organis gereja, pemusik kamar, atau komponis. Banyak dokumen di waktu ini membuktikan bahwa nama &quot;Bach&quot; sudah menjadi sebuah sinonim untuk &quot;pemusik&quot;.<br />
Ibu Sebastian meninggal di tahun 1694, dan sang Ayah meninggal di tahun berikutnya. Sebagai seorang anak yatim piatu berumur 10 tahun, Sebastian ikut dengan kakak lelaki tertuanya, Johann Christoph Bach, seorang organis di Ohrdruf, Jerman (dekat dengan Eisenach). Di sana, dia mengopi, mempelajari, dan menampilkan banyak komposisi, dan sepertinya menerima banyak tunjangan dari kakaknya. Saat ini merupakan sebuah kesempatan besar baginya untuk mendengar ciptaan komponis-komponis besar dari Jerman Selatan (Froberger dan Pachelbel), Jerman Utara, dan Perancis (Lully, Louis Marchand, dan Marin Marais). Sebastian mungkin menyaksikan dan membantu merawat organ, dan aktivitas ini adalah sebuah permulaan dari pekerjaan profesional seumur hidupnya sebagai seorang konsultan pembangun dan pengrestorasi organ. Orbituari Bach menyatakan bahwa Sebastian ingin mengopi musik skor kepunyaan Johann Christoph, tapi musik skor merupakan sebuah komoditi yang privat dan berharga, sehingga Johann Christoph melarang Sebastian untuk melakukannya.<br />
Di umur 14 tahun, Sebastian dan seorang teman, Georg Erdmann, mendapatkan beasiswa koor untuk belajar di sekolah terkenal di Luneberg (tak jauh dari Hamburg), Sekolah Santo Michael. Pergi ke sekolah tersebut dilakukan sebagian dengan jalan kaki, sebagian dengan kereta kuda. Selama 2 tahun tinggal di sana, Sebastian melihat semakin banyak penampilan-penampilan musik terkenal di Eropa, dan ini merupakan sebuah kesempatan yang tak dia dapatkan seandainya dia tetap tinggal di Turingia. Selain bernyanyi di koor sekolah a capella, dia juga memainkan organ sekolah (tiga manual) dan harpsichord. Mungkin dia juga belajar bahasa Perancis dan Italia, dan juga mendapatkan pelajaran menyeluruh di bidang teologi, Latin, sejarah, geografi, dan fisika. Di sana dia mungkin menemui banyak anak bangsawan dari Jerman Utara yang akan dikirimkan ke sekolah-sekolah terseleksi tinggi untuk karier di bidang diplomasi, pemerintahan, dan militer. Kemungkinan tinggi, dia juga mendapatkan kontak dengan Georg Boehm, organis di Luneberg, dan mengunjungi beberapa organis penting di Jerman Utara, seperti Reincken dan Bruhns. Melalui musisi-musisi ini, dia mungkin bisa mengakses instrumen-instrumen besar. Juga, dia jadi mengetahui musik yang berasal dari tradisi Jerman Utara, terutama komposisi Dietrich Buxtehude dari musik-musik skor dan dokumen-dokumen musik yang dipunyai oleh para pemusik tersebut.<br />
Arnstadt dan Mulhausen (1703-1708)<br />
Di bulan Januari 1703, tak lama setelah lulus, Sebastian mengambil sebuah posisi sebagai pemusik istana di Kapel Duke Johann Ernst di Weimar (sebuah kota besar di daerah Turingia). Tugasnya di sana tidak jelas, tapi kelihatannya termasuk menanggung tugas-tugas umum dan non-musik. Selama masa tenur selama 7 bulan di Weimar, reputasinya sebagai seorang keyboardis menebar luas. Dia diundang untuk menginspeksi dan memberikan sebuah inaugurasi resital untuk sebuah organ baru di Gereja Santo Boniface di Arnstadt. Keluarga Bach telah mempunyai hubungan dekat dengan kota tertua di Turingia ini, kira-kira 180 km ke arah barat daya dari Weimar. Di bulan Agustus 1703, dia menerima sebuah posisi sebagai organis gereja tersebut. Di sana, tugasnya ringan dengan gaji yang relatif cukup bagus, organnya baru tanpa ada kerusakan teknis, dan tuning sistemnya modern sehingga dia bisa menggunakan tuts-tuts yang berjarak lebar.<br />
Di waktu bekerja di Arnstadt, Sebastian memulai suatu tugas komposisi besar, yaitu koleksi prelude untuk organ (organ preludes). Ciptaan ini berakar di tradisi Jerman Utara, memerlukan ketrampilan tinggi, bersifat improvisatoris, dan sudah menunjukkan kontrol ketat untuk motif yang dia gunakan (motif adalah sebuah melodi pendek yang dimonopoli dan dikembangkan di seluruh seksi). Tetapi kelihatan bahwa di komposisi ini, sang komponis masih mempunyai problem dengan struktur yang berskala besar, dan masih harus mengembangkan kekuatannya di dalam menulis gaya kontranpuntal, di mana dua melodi atau lebih digunakan bersama-sama.<br />
Setelah beberapa tahun di posisi ini, Sebastian yang berkepala batu dan mandiri mulai mendapatkan kesulitan dengan para pejabat di Arnstadt. Sebastian merasa tidak puas dengan standar penyanyi di koornya. Juga ada sebuah problem yang lebih serius. Di tahun 1705-1706, Sebastian pergi mengunjungi organis terkenal Buxtehude di Lubeck dan tidak masuk kerja tanpa permisi selama beberapa bulan. Fakta ini adalah insiden terkenal di hidupnya, sebab dia harus jalan kaki sebanyak 400 km satu jalan hanya untuk melihat penampilan Buxtehude yang terkenal sebagai bapak organ di Jerman. Perjalanan ini merupakan sebuah pengaruh besar dan melandaskan fondasi kuat di komposisi awal Bach, terbukti dari lamanya Sebastian tinggal di Lubeck untuk menonton.<br />
Walaupun posisinya di Arnstadt cukup nyaman, di tahun 1706 Sebastian mulai menyadari bahwa dia harus pergi dari daerah tawungan keluarganya dan melanjutkan hidupnya dengan karier lain. Dia mendapatkan sebuah tawaran, sebuah posisi yang lebih menjanjikan sebagai organis di Gereja Santo Blasius di Muhlhausen (sebuah kota yang besar dan penting di utara). Tahun berikutnya, dia mengambil posisi senior yang bergaji lebih tinggi dan berkondisi lebih bagus, termasuk fasilitas koor yang berstandard tinggi. Empat bulan setelah tiba di Muhlhausen, Sebastian menikahi sepupunya keduanya dari Arnstadt, Maria Barbara. Mereka mendapatkan tujuh anak, tiga orang meninggal sewaktu bayi. Dua anak yang hidup, yaitu Wilhelm Friedemann Bach dan Carl Philipp Emanuel Bach, menjadi komponis penting di gaya rokoko (setelah gaya barok).<br />
Gereja dan pemerintah kota di Muhlhausen bangga dengan direktor musik mereka yang baru ini. Mereka langsung menyetujui rencananya untuk merenovasi organ di Gereja Santo Blasius (walaupun biayanya mahal), dan sangat senang dengan kantatanya yang terperinci dan festif, digubah untuk inaugurasi konsul baru di tahun 1708 (Tuhan adalah Rajaku BWV 71). Kantata ini jelas bergaya Buxtehude, dan mereka membayar Sebastian dengan bagus untuk mempublikasi komposisi tersebut, dan di tahun-tahun kemudian mereka meminta Sebastian untuk kembali ke Muhlhausen dua kali untuk mengondaknya.<br />
Weimar (1708-1717)<br />
Tidak sampai setahun di Muhlhausen, Bach melanjutkan mengambil sebuah posisi sebagai organis istana dan concert master di istana dukal di Weimar. Tak sepertinya sebelumnya sewaktu dia bekerja di Weimar, kali ini Bach mendapatkan gaji yang sangat bagus di istana dan mengetuai sekelompok besar musisi profesional. Keluarganya tinggal di sebuah apartemen kompleks hanya lima-menit jalan kaki dari istana. Tahun berikutnya, anak pertama mereka lahir. Kemudian, saudara perempuan Maria Barbara yang tidak menikah datang untuk bergabung dengan keluarga mereka, dan dia tinggal dengan mereka dan membantu urusan rumah tangga sampai meninggal di tahun 1729. Dua anak yang menjadi pemusik terkenal, Wilhelm Friedemann dan Carl Philip Emanuel, juga lahir di Weimar di masa tersebut.
 ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Peletak Dasar Pemeriksaan DNA Forensik</title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/65/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/65/.</comments>
   			  <pubDate>Fri, 14 May 2010 19:51:07 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - Herawati Sudoyo</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/65/.</guid>
			  <description>Bercita-cita jadi arsitek, tapi jalan hidupnya menjadi dokter dan peneliti. Dosen FK-UI ini pun justru bersyukur karena bertemu banyak persoalan kemanusiaan. dr Herawati Sudoyo, MS, PhD kelahiran Pare, 2 November 1951, ini pun telah membuat terobosan dalam ilmu pengetahuan dengan meletakkan dasar pemeriksaan DNA forensik untuk identifikasi pelaku bom bunuh diri. Atas prestasi itu ia menjadi salah satu dari empat penerima Habibie Award 2008. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ Bercita-cita jadi arsitek, tapi jalan hidupnya menjadi dokter dan peneliti. Dosen FK-UI ini pun justru bersyukur karena bertemu banyak persoalan kemanusiaan. dr Herawati Sudoyo, MS, PhD kelahiran Pare, 2 November 1951, ini pun telah membuat terobosan dalam ilmu pengetahuan dengan meletakkan dasar pemeriksaan DNA forensik untuk identifikasi pelaku bom bunuh diri. Atas prestasi itu ia menjadi salah satu dari empat penerima Habibie Award 2008. <br />
<p>
***
</p>
<p>
<br />
Barangkali inilah jalan hidup. Dari kecil bercita-cita menjadi arsitek, Herawati tersandung kelengkapan administrasi ketika mau mendaftar ke Institut Teknologi Bandung. Mepetnya batas waktu pendaftaran dengan urusan legalisasi ijazah SD membuat ia banting setir mendaftar ke Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.<br />
<br />
Hasilnya, pekan lalu dr Herawati Sudoyo, MS, PhD menjadi salah satu dari empat penerima Habibie Award 2008, penghargaan bagi para tokoh yang membuat terobosan dalam ilmu pengetahuan. Ia dinilai telah meletakkan dasar pemeriksaan DNA forensik untuk identifikasi pelaku bom bunuh diri.<br />
<br />
&rdquo;Saya tidak pernah menyesal menjadi dokter. Justru saya bersyukur karena bertemu banyak persoalan kemanusiaan,&rdquo; katanya suatu siang di kantornya, Lembaga Biologi Molekuler Eijkman.<br />
<br />
Kecintaannya menata interior masih terasa di ruang kerjanya. Kecuali komputer, satu-satunya perabot masa kini adalah rak yang dipenuhi buku di salah satu dinding. Selebihnya mebel tua, dari kursi tamu sampai meja kerja. Semua berpadu dengan tanaman anggrek dan berbagai kerajinan dari pelosok Tanah Air. Beragam tas anyaman sampai tenun tradisional yang dipajang membuat ruangannya lebih mirip galeri.<br />
<br />
Benda-benda koleksinya yang lain tersebar di rumah. &rdquo;Kalau sempat bertandang, jangan heran jika kursi makannya tak sama. Memang dibelinya dari tempat yang berbeda-beda,&rdquo; tuturnya.<br />
<br />
Bisa dibilang, Hera, panggilannya, mendapatkan keduanya. Sentuhannya membuat Lembaga Eijkman seperti oase di lingkungan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo yang hiruk pikuk. Kecuali laboratorium yang steril, dari ruang presentasi, perpustakaan, tempat makan, hingga selasar di gedung tua peninggalan Belanda itu, hangat diterangi Matahari dan penuh aksen. Ada tanaman, akuarium, lukisan, atau cendera mata.<br />
<br />
Sementara di laboratorium, ia menikmati setiap tahapan riset yang menjadi database penanganan berbagai kasus di Indonesia, dari kesehatan sampai kejahatan.<br />
<br />
Menguak terorisme<br />
<br />
Metode Hera berawal dari ledakan bom bunuh diri di depan Kedutaan Besar Australia, 9 September 2004. Saat itu pihak kepolisian ditantang untuk segera mengidentifikasi pelaku dan mengungkap kelompok di baliknya.<br />
<br />
&rdquo;Ini karena di Asia Tenggara umumnya pelaku teror menyembunyikan keterkaitannya, tidak seperti di Timur Tengah yang selalu ada kelompok mengaku bertanggung jawab,&rdquo; urainya saat presentasi di acara Paparan Penerima Habibie Award 2008, Selasa (25/11).<br />
<br />
Kejadian itu menewaskan 10 korban dan mencederai lebih dari 180 orang. Mobil boks yang mengangkut bom hancur total dan tak ada bagian tubuh yang memungkinkan untuk diidentifikasi dengan metode konvensional, seperti sidik jari, profil gigi, apalagi pengenalan wajah. Persoalan berikutnya, bagaimana menentukan mana pelaku dan mana korban?<br />
<br />
Solusi persoalan pertama adalah identifikasi DNA. Singkatan dari deoxyribonucleic acid, DNA adalah rantai informasi genetik yang diturunkan. DNA inti mengandung informasi dari orangtua: ayah dan ibu.<br />
<br />
Persoalan kedua diatasi dengan mengembangkan strategi pengumpulan dan pemeriksaan serpihan tubuh berbasis prediksi trajektori ledakan bom dan posisi pelaku. Sebagai orang yang paling dekat dengan bom, serpihan pelaku akan terlontar lebih jauh dibanding serpihan korban.<br />
<br />
Teori yang dikembangkan tim Hera bersama Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri ternyata betul. Jaringan tubuh yang berasal dari tempat-tempat terjauh memiliki profil DNA yang sama. Hasil ini kemudian dibandingkan dengan profil DNA keluarga dekat yang dicurigai. Kurang dari dua minggu, tim gabungan Eijkman-Polri berhasil mengidentifikasi pelakunya.<br />
<br />
Disebut Disaster Perpetrator Identification (DPI), teknik ini melengkapi Disaster Victim Identification (DVI) yang biasa digunakan untuk identifikasi korban bencana massal. &rdquo;Kejadian itu juga menunjukkan perlunya suatu database DNA populasi,&rdquo; paparnya.<br />
<br />
Penelitian mengenai genetika manusia Indonesia dengan fokus keragaman genetik terkait dengan penyebaran penyakit memang salah satu kegiatan Lembaga Eijkman. Demikianlah, suatu penelitian dasar telah menunjukkan fungsinya sebagai penunjang kepentingan terapan.<br />
<br />
Database genom populasi tidak sekadar menguak kejahatan. Variasi DNA bisa menunjukkan struktur kekerabatan populasi, pola migrasi, hingga penyakitnya. &rdquo;Hal ini sangat berguna untuk membuat strategi diagnostik, manajemen penyakit, serta kebijakan kesehatan,&rdquo; katanya.<br />
<br />
Kerja keras peneliti<br />
<br />
Menikah dan punya anak saat kuliah tak menyurutkan tekad Hera untuk belajar. Namun, setelah lulus muncul kesadaran bahwa ternyata ia tidak ingin praktik. &rdquo;Saya ingin meneliti,&rdquo; katanya.<br />
<br />
Maka, jadilah ia staf pengajar biologi kedokteran di almamaternya. Ketika mendapat kesempatan menjadi doktor, pilihan hidupnya kembali diuji. Memenuhi persyaratan Universitas Monash di Melbourne, Australia, ia berangkat tanpa suami dan anak.<br />
<br />
Akan tetapi, setelah tiga bulan di Australia, ia tahu tak akan sanggup bertahan sendirian. Setelah meyakinkan para profesornya, ia pulang untuk mengajak anak-anaknya. Sang suami tetap tinggal, karena saat itu juga tengah mengambil spesialisasi penyakit dalam.<br />
<br />
Lima tahun di Australia dengan jadwal penelitian yang padat, dua anak yang waktu itu masih kelas satu SMP dan tiga SD, menempanya jadi perempuan perkasa. Setiap pagi, seusai mengantar anak-anak ke sekolah, ia berangkat ke laboratorium. Sore hari, ia pulang menjemput anak-anak, memasak, lalu kembali ke laboratorium.<br />
<br />
Menyadari kerepotannya, Hera memilih kos di rumah seorang ibu asal Skotlandia. &rdquo;Dialah yang membantu menemani anak-anak,&rdquo; katanya.<br />
<br />
Lima tahun perjuangan itu dikenangnya sebagai masa pembentukan dirinya. &rdquo;Saya jadi disiplin, percaya diri, dan tegas memisahkan persoalan kantor dan rumah. Percobaan yang gagal misalnya, tidak boleh merusak mood dan terbawa pulang, karena anak-anak butuh saya.&rdquo;<br />
<br />
Anak-anaknya pun mengenang Melbourne sebagai bagian hidup yang indah. &rdquo;Mereka bilang, kalau tidak tinggal di Australia, mungkin tidak jadi seperti sekarang,&rdquo; ujar Hera.<br />
<br />
Setelah semua didapat, adakah yang masih ingin dikejarnya? &rdquo;Bukan untuk saya, tetapi lebih pada bagaimana menerapkan DNA forensik untuk mengatasi masalah kemanusiaan, dari mengidentifikasi pelaku perkosaan sampai perdagangan anak,&rdquo; katanya.<br />
<br />
Inikah misteri jalan hidup? Karya-karya Hera mungkin menjadi jawabnya. 
</p>
 ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Dihargai Dunia Dipenjara Negeri Sendiri </title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/66/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/66/.</comments>
   			  <pubDate>Fri, 14 May 2010 19:50:57 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - Pramoedya Ananta Toer</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/66/.</guid>
			  <description>Ia bagaikan potret seorang nabi, yang dihargai oleh bangsa lain tetapi dibenci di negerinya sendiri. Pramoedya Ananta Toer, seorang pengarang yang pantas menjadi calon pemenang Nobel. Ia telah menghasilkan belasan buku baik kumpulan cerpen maupun novel. Kenyang dengan berbagai pengalaman berupa perampasan hak dan kebebasan. Ia banyak menghabiskan hidupnya di balik terali penjara, baik pada zaman revolusi kemerdekaan, zaman pemerintahan Soekarno, maupun era pemerintahan Soeharto.  [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ Ia bagaikan potret seorang nabi, yang dihargai oleh bangsa lain tetapi dibenci di negerinya sendiri. Pramoedya Ananta Toer, seorang pengarang yang pantas menjadi calon pemenang Nobel. Ia telah menghasilkan belasan buku baik kumpulan cerpen maupun novel. Kenyang dengan berbagai pengalaman berupa perampasan hak dan kebebasan. Ia banyak menghabiskan hidupnya di balik terali penjara, baik pada zaman revolusi kemerdekaan, zaman pemerintahan Soekarno, maupun era pemerintahan Soeharto. <br />
<br />
Di zaman revolusi kemerdekaan ia dipenjara di Bukit Duri Jakarta (1947-1949), dijebloskan lagi ke penjara di zaman pemerintahan Soekarno karena buku Hoakiau di Indonesia, yang menentang peraturan yang mendiskriminasi keturunan Tionghoa. <br />
<br />
Setelah pecah G30S-PKI, Pramoedya yang anggota Lembaga Kebudayaan Rakyat - onderbouw Partai Komunis Indonesia - ditangkap dan dibuang ke Pulau Buru sampai tahun 1979. Siksaan dan kekerasan adalah bagian hari-harinya di tahanan dan terpaksa kehilangan sebagian pendengarannya, karena kepalanya dihajar popor bedil.<br />
<br />
Setelah bebas pun, Pramoedya dijadikan tahanan rumah dan masih menjalani wajib lapor setiap minggu di instansi militer. Meskipun ia sudah &lsquo;bebas&rsquo;, hak-hak sipilnya terus dibrangus, dan buku-bukunya banyak yang dilarang beredar terutama di era Soeharto. Pemerintah telah mengambil tahun-tahun terbaik dalam hidupnya, pendengarannya, papernya, rumahnya dan tulisan-tulisannya.<br />
<br />
Ia dilahirkan di Blora, Jawa Tengah, 6 Februari 1925 oleh seorang ibu yang memberikan pengaruh kuat dalam pertumbuhannya sebagai individu. Pramoedya mengatakan bahwa semua yang tertulis dalam bukunya teinspirasi oleh ibunya. Karakter kuat seorang perempuan dalam karangan fiksinya didasarkan pada ibunya, &ldquo;seorang pribadi yang tak ternilai, api yang menyala begitu terang tanpa meninggalkan abu sedikitpun&rsquo;. Ketika Pramoedya melihat kembali ke masa lalu, ia melihat &ldquo;revolusi Indonesia diwujudkan dalam bentuk tubuh perempuan &ndash; ibunya. Meskipun karakter ibunya kuat, fisik ibunya menjadi lemah karena TBC dan meninggal pada umur 34 tahun, waktu itu Pramoedya masih berumur 17 tahun.<br />
<br />
Setelah ibunya meninggal, Pramoedya dan adiknya meninggalkan rumah keluarga lalu menetap di Jakarta. Pramoedya masuk ke Radio Vakschool, di sini ia dilatih menjadi operator radio yang ia ikuti hingga selesai, namun ketika Jepang datang menduduki, ia tidak pernah menerima sertifikat kelulusannya. Pramoedya bersekolah hingga kelas 2 di Taman Dewasa, sambil bekerja di Kantor Berita Jepang Domei. Ia belajar mengetik lalu bekerja sebagai stenografer, lalu jurnalis.<br />
<br />
Ketika tentara Indonesia berperang melawan koloni Belanda, tahun 1945 ia bergabung dengan para nasionalis, bekerja di sebuah radio dan membuat sebuah majalah berbahasa Indonesia sebelum ia akhirnya ditangkap dan ditahan oleh Belanda tahun 1947. Ia menulis novel pertamanya, Perburuan (1950), selama dua tahun di penjara Belanda (1947-1949).<br />
<br />
Setelah Indonesia merdeka, tahun 1949, Pramoedya menghasilkan beberapa novel dan cerita singkat yang membangun reputasinya. Novel Keluarga Gerilya (1950) menceritakan sejarah tentang konsekuensi tragis dari menduanya simpati politik dalam keluarga Jawa selama revolusi melawan pemerintahan Belanda. 
<p>
<br />
Cerita-cerita singkat yang dikumpulkan dalam Subuh (1950) dan Pertjikan Revolusi (1950) ditulis semasa revolusi, sementara Tjerita dari Blora (1952) menggambarkan kehidupan daerah Jawa ketika Belanda masih memerintah. Sketsa dalam Tjerita dari Djakarta (1957) menelaah ketegangan dan ketidakadilan yang Pramoedya rasakan dalam masyarakat Indonesia setelah merdeka. Dalam karya-karya awalnya ini, Pramoedya mengembangkan gaya prosa yang kaya akan bahasa Jawa sehari-hari dan gambar-gambar dari budaya Jawa Klasik. <br />
<br />
Di awal tahun 50-an, ia bekerja sebagai editor di Departemen Literatur Modern Balai Pustaka. Di akhir tahun 1950, Pramoedya bersimpati kepada PKI, dan setelah tahun 1958 ia ditentang karena tulisan-tulisan dan kritik kulturalnya yang berpandangan kiri. Tahun 1962, ia dekat dengan Lembaga Kebudayaan Rakyat yang disponsori oleh PKI yang kemudian dicap sebagai organisasi &ldquo;onderbow&rdquo; atau &ldquo;mantel&rdquo; PKI. 
</p>
<p>
Di Lekra ia menjadi anggota pleno lalu diangkat menjadi wakil ketua Lembaga Sastra, dan menjadi salah seorang pendiri Akademi Multatuli, semua disponsori oleh LEKRA. Pramoedya mengaku bangga mendapat kehormatan seperti itu, meskipun sekiranya Lekra memang benar merupakan organisasi mantel PKI.<br />
<br />
Kemudian terjadi peristiwa rasial anti-Tionghoa semasa Indonesia telah merdeka, formal oleh negara, dalam bentuk PP 10 -1960. Buku Hoakiau di Indonesia yang diluncurkan sekarang ini, pertama diterbitkan oleh Bintang Press, 1960, merupakan reaksi atas PP 10 tersebut. Peraturan Pemerintah nomor 10 ini kemudian berbuntut panjang dengan terjadinya tindakan rasial di Jawa Barat pada 1963, yang dilakukan oleh militer Angkatan Darat. Karena buku ini pula ia dijebloskan lagi ke penjara di zaman pemerintahan Soekarno.<br />
<br />
Setelah keluar dari penjara karena soal Hoakiau itu, Profesor Tjan Tjun Sin memintanya &ldquo;mengajar&rdquo; di Fakultas Sastra Universitas Res Publica milik Baperki, yang sekarang diubah namanya menjadi Universitas Trisaksi yang kini bukan lagi milik Baperki. Ajakan ini sempat membuatnya merasa tidak enak karena SMP saja ia tidak lulus dan belum punya pengalaman dalam mengajar. Meskipun begitu, Pramoedya mengaku menggunakan caranya sendiri. Setiap mahasiswa ia wajibkan mempelajari satu tahun koran, sejak awal abad ini. Setiap tahun ada sekitar 28 mahasiswa yang ia beri tugas itu, sehingga Perpustakaan Nasional menjadi penuh dengan mahasiswanya. 
</p>
<p>
Dari para mahasiswa-mahasiswi yang sebagian terbesar WNI keturunan Tionghoa, ia menerima sejumlah informasi tentang perlakuan pihak militer terhadap keluarga mereka yang tinggal di Jawa Barat. Ternyata rasialisme formal ini ditempa oleh beberapa orang dari kalangan elit OrBa untuk meranjau hubungan antara RI dengan RRC, yang jelas, sadar atau tidak, menjadi sempalan perang-dingin yang menguntungkan pihak Barat. <br />
<br />
Di tahun 1965-an, Suharto memimpin setelah mengambil alih pemerintahan yang didukung oleh Amerika yang tidak suka Sukarno bersekutu dengan Cina. Mengikuti cara Amerika, Suharto mulai membersihkan komunis dan semua orang yang berafiliasi dengan komunis. Suharto memerintahkan hukuman massal, tekanan masal dan memulai Rezim Orde Baru yang dikuasai oleh militer. Akibatnya, ia ikut dipenjara setelah kudeta yang dilakukan komunis tahun 1965. <br />
<br />
Meskipun Pramoedya tidak pernah menjadi anggota PKI, ia dipenjara selama 15 tahun karena beberapa alasan: pertama, karena dukungannya kepada Sukarno, kedua, karena kritikannya terhadap pemerintahan Soekarno, khususnya ketika tahun 1959 dikeluarkan dekrit yang menyatakan tidak diperbolehkannya pedagang Cina untuk melakukan bisnis di beberapa daerah. Ketiga, karena artikelnya yang dikumpulkan menjadi sebuah buku berjudul HoaKiau di Indonesia. Dalam buku ini, ia mengkritik cara tentara dalam menangani masalah yang berkaitan dengan etnis Tionghoa. Pemerintah membuat skenario &lsquo;asimilasi budaya&rsquo; dengan menghapus budaya Cina. Sekolah-sekolah Cina ditutup, buku-buku Cina dibredel, dan perayaan tahun Baru Cina dilarang.<br />
<br />
Pada masa awal di penjara, ia diijinkan untuk mengunjungi keluarga dan diberikan hak-hak tertentu sebagai tahanan. Di masa ini, ia dan teman penjaranya diberikan berbagai pekerjaan yang berat. Hasil tulisan-tulisannya diambil darinya, dimusnahkan atau hilang. Tanpa pena dan kertas, ia mengarang berbagai cerita kepada teman penjaranya di malam hari untuk mendorong semangat juang mereka. <br />
<br />
Pada tahun 1972, saat di penjara, Pramoedya &rdquo;terpaksa&rdquo; diperbolehkan oleh rezim Soeharto untuk tetap menulis di penjara. Setelah akhirnya memperoleh pena dan kertas, Pramoedya bisa menulis kembali apalagi ada tahanan lain yang menggantikan pekerjaannya. Selama dalam penjara (1965-1979) ia menulis 4 rangkaian novel sejarah yang kemudian semakin mengukuhkan reputasinya. 
</p>
<p>
Dua di antaranya adalah Bumi Manusia (1980) dan Anak Semua Bangsa (1980), mendapat perhatian dan kritikan setelah diterbitkan, dan pemerintah membredelnya, dua volume lainnya dari tetralogi ini, Jejak Langkah dan Rumah Kaca terpaksa dipublikasikan di luar negeri. 
</p>
<p>
Karya ini menggambarkan secara komprehensif tentang masyarakat Jawa ketika Belanda masih memerintah di awal abad 20. Sebagai perbandingan dengan karya awalnya, karya terakhirnya ini ditulis dengan gaya bahasa naratif yang sederhana. Sementara itu, enam buku lainnya disita oleh pemerintah dan hilang untuk selamanya.<br />
<br />
Beberapa tahun setelah dibebaskan tahun 1969, Pramoedya dijadikan tahanan rumah dan harus melapor setiap minggu kepada militer. Pemerintah telah mengambil tahun-tahun terbaik dalam hidupnya, pendengarannya, papernya, rumahnya dan tulisan-tulisannya.<br />
<br />
Sebenarnya semenjak tahun 1960-an, minatnya yang besar pada sejarah membuatnya suka mengumpulkan berbagai artikel atau tulisan dari berbagai koran yang kemudian diklipping-nya. 
</p>
<p>
Kini belasan bukunya sudah diterjemahkan lebih dari 30 puluh bahasa termasuk Belanda, Jerman, Jepang, Rusia dan Inggris. Karena prestasinya inilah ia dianggap sebagai orang yang paling berpengaruh di Asia (selain Iwan Fals dari Indonesia) versi majalah Time dan telah memperoleh berrbagai penghargaan seperti PEN Freedom-to-Write Award, Wertheim Award dari Belanda, serta Ramon Magsaysay Award (dinilai dengan brilyan menonjolkan kebangkitan dan pengalaman moderen rakyat Indonesia). <br />
<br />
Novel-novel sejarah yang dibuat oleh Pramoedya mengungkap sejarah yang tidak tercatat dalam buku-buku sejarah, yang kebanyakan jauh dari kenyataan. Seperti Nelson Mandela, ia menolak untuk memaafkan pemerintah yang telah mengambil banyak hal dalam kehidupannya. Ia khawatir bila ia mudah memaafkan, sejarah akan segera dilupakan. Ia menekankan pentingnya mengetahui sejarah seseorang sehingga orang lain tidak mengulangi kesalahan yang sama di tahun-tahun yang akan datang.<br />
<br />
Pramoedya juga menyukai karya sastrawan lain seperti Leo Tolstoy, Anton Chekov, atau John Steinbeck. Kekagumannya pada gaya bercerita Steinbeck yang detail juga mempengaruhinya dalam menulis. Namun, Pramoedya tidak suka dengan karya Ernest Hemingway, yang dianggapnya tidak manusiawi. <br />
<br />
Selain membuat novel, ternyata Pramoedya, pengagum peraih Nobel, Gunter Grass ini, pernah juga menyusun syair-syair puisi. &rdquo;Tapi saya sudah mulai bosan dengan perasaan,&rdquo; kata anak Kepala Sekolah Instituut Boedi Oetomo, Blora. Karena itu, dia hanya membuat novel yang rasional, dan sama sekali tak menyukai sastra yang bergaya irasional.<br />
<br />
Kini, Pram di usianya yang ke 78 tahun mengaku sudah makin kepayahan. Mencangkul yang dulu bisa dia lakukan enam hingga delapan jam hanya bisa dua jam saja. Bahkan pernah, selama dua tahun, Pram sama sekali tidak bisa mengangkat benda apa pun. Itu mulai dia sadari saat hujan datang, ketika dia masih mencangkul di kebun. Dia hanya ingin bersunyi-sunyi di kediamannya, beternak dan berkebun sembari mengenang masa lalunya di Blora, di daerah bagian kelompok masyarakat Samin yang dikenal antiperaturan kolonialis.<br />
<br />
Dia bahkan sudah tidak menulis novel lagi dan hanya sekali-sekali menulis essai. Dalam hidupnya di tengah-tengah sebuah bangsa yang terdiri dari berbagai suku, agama, dan kelas, Pramoedya masih meneruskan perjuangannya menuntut tidak hanya kebebasan menulis tetapi juga kebebasan membaca. Sekarang buku-bukunya tidak lagi dibredel, dan dapat dilihat di rak-rak buku setiap toko buku dan perpustakaan di seluruh Indonesia. 
</p>
<p>
Tahun 2002, bersama musisi Iwan Fals dan Pramoedia Ananta Toer juga dinobatkan majalah Time Asia sebagai &quot;Asian Heroes&quot;. 
</p>
 ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Penyair Legendaris Indonesia </title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/67/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/67/.</comments>
   			  <pubDate>Fri, 14 May 2010 19:50:47 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - Chairil Anwar</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/67/.</guid>
			  <description>Puisi-puisi &quot;Si Binatang Jalang&quot; Chairil Anwar telah menjadi inspirasi bagi perjuangan kemerdekaan bangsanya. Pria kelahiran Medan, 26 Juli 1922, ini seorang penyair legendaris Indonesia yang karya-karyanya hidup dalam batin (digemari) sepanjang zaman. Salah satu bukti keabadian karyanya, pada Jumat 8 Juni 2007, Chairil Anwar, yang meninggal di Jakarta, 28 April 1949, masih dianugerahi penghargaan Dewan Kesenian Bekasi (DKB) Award 2007 untuk kategori seniman sastra. Penghargaan itu diterima putrinya, Evawani Alissa Chairil Anwar. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ <p>
<br />
Puisi-puisi &quot;Si Binatang Jalang&quot; Chairil Anwar telah menjadi inspirasi bagi perjuangan kemerdekaan bangsanya. Pria kelahiran Medan, 26 Juli 1922, ini seorang penyair legendaris Indonesia yang karya-karyanya hidup dalam batin (digemari) sepanjang zaman. Salah satu bukti keabadian karyanya, pada Jumat 8 Juni 2007, Chairil Anwar, yang meninggal di Jakarta, 28 April 1949, masih dianugerahi penghargaan Dewan Kesenian Bekasi (DKB) Award 2007 untuk kategori seniman sastra. Penghargaan itu diterima putrinya, Evawani Alissa Chairil Anwar. 
</p>
<p>
Chairil memang penyair besar yang menginspirasi dan mengapresiasi upaya manusia meraih kemerdekaan, termasuk perjuangan bangsa Indonesia untuk melepaskan diri dari penjajahan. Hal ini, antara lain tercermin dari sajaknya bertajuk: &quot;Krawang-Bekasi&quot;, yang disadurnya dari sajak &quot;The Young Dead Soldiers&quot;, karya Archibald MacLeish (1948). <br />
<br />
Dia juga menulis sajak &quot;Persetujuan dengan Bung Karno&quot;, yang merefleksikan dukungannya pada Bung Karno untuk terus mempertahankan proklamasi 17 Agustus 1945. 
</p>
<p>
Bahkan sajaknya yang berjudul &quot;Aku&quot; dan &quot;Diponegoro&quot; juga banyak diapresiasi orang sebagai sajak perjuangan. Kata Aku binatang jalang dalam sajak Aku, diapresiasi sebagai dorongan kata hati rakyat Indonesia untuk bebas merdeka. <br />
&nbsp; 
</p>
<p>
Chairil Anwar yang dikenal sebagai &quot;Si Binatang Jalang&quot; (dalam karyanya berjudul Aku) adalah pelopor Angkatan `45 yang menciptakan trend baru pemakaian kata dalam berpuisi yang terkesan sangat lugas, solid dan kuat. Dia bersama Asrul Sani dan Rivai Apin memelopori puisi modern Indonesia. Chairil Anwar meninggal dalam usia muda karena penyakit TBC dan dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Karet Bivak, Jakarta. Hari meninggalnya diperingati sebagai Hari Chairil Anwar. 
</p>
<p>
<br />
Chairil menekuni pendidikan HIS dan MULO, walau pendidikan MULO-nya tidak tamat. Puisi-puisinya digemari hingga saat ini. Salah satu puisinya yang paling terkenal sering dideklamasikan berjudul Aku ( &quot;Aku mau hidup Seribu Tahun lagi!&quot;). Selain menulis puisi, ia juga menerjemahkan karya sastra asing ke dalam bahasa Indonesia. Dia juga pernah menjadi redaktur ruang budaya Siasat &ldquo;Gelanggang&rdquo; dan Gema Suasana. Dia juga mendirikan &ldquo;Gelanggang Seniman Merdeka&rdquo; (1946). 
</p>
<p>
Kumpulan puisinya antara lain: Kerikil Tajam dan yang Terampas dan yang Putus (1949); Deru Campur Debu (1949); Tiga Menguak Takdir (1950 bersama Asrul Sani dan Rivai Apin); Aku Ini Binatang Jalang (1986); Koleksi sajak 1942-1949&quot;, diedit oleh Pamusuk Eneste, kata penutup oleh Sapardi Djoko Damono (1986); Derai-derai Cemara (1998). Buku kumpulan puisinya diterbitkan Gramedia berjudul Aku ini Binatang Jalang (1986). 
</p>
<p>
Karya-karya terjemahannya adalah: Pulanglah Dia Si Anak Hilang (1948, Andre Gide); Kena Gempur (1951, John Steinbeck). 
</p>
<p>
Sementara karya-karyanya yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, Jerman dan Spanyol adalah: &quot;Sharp gravel, Indonesian poems&quot;, oleh Donna M. Dickinson (Berkeley, California, 1960); &quot;Cuatro poemas indonesios, Amir Hamzah, Chairil Anwar, Walujati&quot; (Madrid: Palma de Mallorca, 1962); Chairil Anwar: Selected Poems oleh Burton Raffel dan Nurdin Salam (New York, New Directions, 1963); &quot;Only Dust: Three Modern Indonesian Poets&quot;, oleh Ulli Beier (Port Moresby [New Guinea]: Papua Pocket Poets, 1969); 
</p>
<p>
The Complete Poetry and Prose of Chairil Anwar, disunting dan diterjemahkan oleh Burton Raffel (Albany, State University of New York Press, 1970); The Complete Poems of Chairil Anwar, disunting dan diterjemahkan oleh Liaw Yock Fang, dengan bantuan HB Jassin (Singapore: University Education Press, 1974); Feuer und Asche: s&auml;mtliche Gedichte, Indonesisch/Deutsch oleh Walter Karwath (Wina: Octopus Verlag, 1978); The Voice of the Night: Complete Poetry and Prose of Chairil Anwar, oleh Burton Raffel (Athens, Ohio: Ohio University, Center for International Studies, 1993) <br />
<br />
Sedangkan karya-karya tentang Chairil Anwar antara lain:<br />
1) Chairil Anwar: memperingati hari 28 April 1949, diselenggarakan oleh Bagian Kesenian Djawatan Kebudajaan, Kementerian Pendidikan, Pengadjaran dan Kebudajaan (Djakarta, 1953); 2) Boen S. Oemarjati, &quot;Chairil Anwar: The Poet and his Language&quot; (Den Haag: Martinus Nijhoff, 1972); 3) Abdul Kadir Bakar, &quot;Sekelumit pembicaraan tentang penyair Chairil Anwar&quot; (Ujung Pandang: Lembaga Penelitian dan Pengembangan Ilmu-Ilmu Sastra, Fakultas Sastra, Universitas Hasanuddin, 1974); 4) S.U.S. Nababan, &quot;A Linguistic Analysis of the Poetry of Amir Hamzah and Chairil Anwar&quot; (New York, 1976); 5) Arief Budiman, &quot;Chairil Anwar: Sebuah Pertemuan&quot; (Jakarta: Pustaka Jawa, 1976); 
</p>
<p>
6) Robin Anne Ross, Some Prominent Themes in the Poetry of Chairil Anwar, Auckland, 1976; 7) H.B. Jassin, &quot;Chairil Anwar, pelopor Angkatan `45, disertai kumpulan hasil tulisannya&quot;, (Jakarta: Gunung Agung, 1983); 8) Husain Junus, &quot;Gaya bahasa Chairil Anwar&quot; (Manado: Universitas Sam Ratulangi, 1984); 9) Rachmat Djoko Pradopo, &quot;Bahasa puisi penyair utama sastra Indonesia modern&quot; (Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1985); 10) Sjumandjaya, &quot;Aku: berdasarkan perjalanan hidup dan karya penyair Chairil Anwar (Jakarta: Grafitipers, 1987); 11) Pamusuk Eneste, &quot;Mengenal Chairil Anwar&quot; (Jakarta: Obor, 1995); 12) Zaenal Hakim, &quot;Edisi kritis puisi Chairil Anwar&quot; (Jakarta: Dian Rakyat, 1996). 
</p>
 ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Pakar Demografi dan Kependudukan</title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/64/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/64/.</comments>
   			  <pubDate>Fri, 14 May 2010 19:50:33 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - Prof. Dr. Prijono Tjiptoherijanto</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/64/.</guid>
			  <description>Guru Besar FE-UI ini adalah seorang ekonom yang merupakan pakar demografi dan kependudukan. Pria kelahiran Malang, 3 April 1948, ini juga peduli pada bidang ekonomi kesehatan, pemberantasan kemiskinan, dan pemberdayaan sumber daya manusia. Ia juga punya kelebihan di bidang sastra, khususnya puisi. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ <br />
<br />
<p>
Guru Besar FE-UI ini adalah seorang ekonom yang merupakan pakar demografi dan kependudukan. Pria kelahiran Malang, 3 April 1948, ini juga peduli pada bidang ekonomi kesehatan, pemberantasan kemiskinan, dan pemberdayaan sumber daya manusia. Ia juga punya kelebihan di bidang sastra, khususnya puisi.
</p>
<br />
<p>
Prijono meraih gelar Sarjana Ekonomi Jurusan Pemerintahan dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada tahun 1973. Kemudian, pada tahun 1977, memperoleh gelar M.A (S2) di bidang ekonomi dari University the Philippines. Lalu, tahun 1981menyelesaikan program S3 dan meraih gelar Doktor (Ph.D) di bidang ekonomi dari University of Hawaii dengan judul disertasi The Economic Benefit of Tuberculosis Control Program in Indonesia: Effect of Chemotherapy.
</p>
<br />
<p>
Berbagai hasil pemikirannya di bidang kependudukan telah banyak digunakan berbagai pihak khususnya Bappenas dan BKKBN.
</p>
<br />
<p>
Peran aktifnya sebagai peneliti di Lembaga Demografi FEUI telah menghasilkan banyak karya ilmiah berupa artikel dan buku yang dipublikasikan baik di dalam maupun di luar negeri. Salah satu hasil penelitiannya yang berjudul Civil Service Reform in Indonesia telah dipublikasikan oleh Kobe University (Jepang) tahun 2007. Prof. Prijono juga telah menyelesaikan penelitian mengenai `Civil Service Reform in Selected ASEAN Countries&quot; yaitu di Malaysia, Thailand dan Filipina.
</p>
<br />
<p>
Selain aktif di bidang pendidikan dan penelitian, ia juga aktif dalam kegiatan pengabdian masyarakat. Juga pernah aktif di pemerintahan sebagai Kepala Badan Kepegawaian Negara dan Sekretaris Wakil Presiden Republik Indonesia.
</p>
<br />
<p>
Saat ini, aktif sebagai Penasehat Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia dan merupakan anggota Dewan Pakar Administrasi Publik Persatuan Bangsa &ndash; Bangsa (Committee of Expert on Public Administration of the U.N. Department of Economic and Social Affairs) periode 2006 &ndash; 2009.
</p>
<p>
<br />
Prof.Prijono juga mempunyai minat pada bidang sastra, khususnya puisi. Beberapa puisinya telah ikut serta meramaikan buku puisi &ldquo;Dari Negeri Poci 1dan 2.&rdquo; Bahkan selama mengajar di Kobe University, Jepang, juga menulis &ldquo;haiku&rdquo;, puisi khas Jepang yang terdiri dari 17 suku kata, dan dimuat pada Harian &ldquo;The Asahi Shimbun
</p>
 ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Pejuang Kemajuan Wanita</title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/68/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/68/.</comments>
   			  <pubDate>Fri, 14 May 2010 19:49:22 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - Raden Ajeng Kartini </author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/68/.</guid>
			  <description>Door Duistermis tox Licht, Habis Gelap Terbitlah Terang, itulah judul buku dari kumpulan surat-surat Raden Ajeng Kartini yang terkenal. Surat-surat yang dituliskan kepada sahabat-sahabatnya di negeri Belanda itu kemudian menjadi bukti betapa besarnya keinginan dari seorang Kartini untuk melepaskan kaumnya dari diskriminasi yang sudah membudaya pada zamannya.  [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ <em>Door Duistermis tox Licht, </em>Habis Gelap Terbitlah Terang, itulah judul buku dari kumpulan surat-surat Raden Ajeng Kartini yang terkenal. Surat-surat yang dituliskan kepada sahabat-sahabatnya di negeri Belanda itu kemudian menjadi bukti betapa besarnya keinginan dari seorang Kartini untuk melepaskan kaumnya dari diskriminasi yang sudah membudaya pada zamannya. <br />
<br />
Buku itu menjadi pedorong semangat para wanita Indonesia dalam memperjuangkan hak-haknya. Perjuangan Kartini tidaklah hanya tertulis di atas kertas tapi dibuktikan dengan mendirikan sekolah gratis untuk anak gadis di Jepara dan Rembang. <br />
<br />
Upaya dari puteri seorang Bupati Jepara ini telah membuka penglihatan kaumnya di berbagai daerah lainnya. Sejak itu sekolah-sekolah wanita lahir dan bertumbuh di berbagai pelosok negeri. Wanita Indonesia pun telah lahir menjadi manusia seutuhnya. <br />
<br />
Di era Kartini, akhir abad 19 sampai awal abad 20, wanita-wanita negeri ini belum memperoleh kebebasan dalam berbagai hal. Mereka belum diijinkan untuk memperoleh pendidikan yang tinggi seperti pria bahkan belum diijinkan menentukan jodoh/suami sendiri, dan lain sebagainya. <br />
<br />
Kartini yang merasa tidak bebas menentukan pilihan bahkan merasa tidak mempunyai pilihan sama sekali karena dilahirkan sebagai seorang wanita, juga selalu diperlakukan beda dengan saudara maupun teman-temannya yang pria, serta perasaan iri dengan kebebasan wanita-wanita Belanda, akhirnya menumbuhkan keinginan dan tekad di hatinya untuk mengubah kebiasan kurang baik itu. <br />
<br />
Pada saat itu, Raden Ajeng Kartini yang lahir di Jepara, Jawa Tengah pada tanggal 21 April 1879, ini sebenarnya sangat menginginkan bisa memperoleh pendidikan yang lebih tinggi, namun sebagaimana kebiasaan saat itu dia pun tidak diizinkan oleh orang tuanya. <br />
<br />
Dia hanya sempat memperoleh pendidikan sampai E.L.S. (Europese Lagere School) atau tingkat sekolah dasar. Setamat E.L.S, Kartini pun dipingit sebagaimana kebiasaan atau adat-istiadat yang berlaku di tempat kelahirannya dimana setelah seorang wanita menamatkan sekolah di tingkat sekolah dasar, gadis tersebut harus menjalani masa pingitan sampai tiba saatnya untuk menikah. <br />
<br />
Merasakan hambatan demikian, Kartini remaja yang banyak bergaul dengan orang-orang terpelajar serta gemar membaca buku khususnya buku-buku mengenai kemajuan wanita seperti karya-karya Multatuli &quot;Max Havelaar&quot; dan karya tokoh-tokoh pejuang wanita di Eropa, mulai menyadari betapa tertinggalnya wanita sebangsanya bila dibandingkan dengan wanita bangsa lain terutama wanita Eropa. <br />
<br />
Dia merasakan sendiri bagaimana ia hanya diperbolehkan sekolah sampai tingkat sekolah dasar saja padahal dirinya adalah anak seorang Bupati. Hatinya merasa sedih melihat kaumnya dari anak keluarga biasa yang tidak pernah disekolahkan sama sekali. <br />
<br />
Sejak saat itu, dia pun berkeinginan dan bertekad untuk memajukan wanita bangsanya, Indonesia. Dan langkah untuk memajukan itu menurutnya bisa dicapai melalui pendidikan. Untuk merealisasikan cita-citanya itu, dia mengawalinya dengan mendirikan sekolah untuk anak gadis di daerah kelahirannya, Jepara. Di sekolah tersebut diajarkan pelajaran menjahit, menyulam, memasak, dan sebagainya. Semuanya itu diberikannya tanpa memungut bayaran alias cuma-cuma.<br />
<br />
Bahkan demi cita-cita mulianya itu, dia sendiri berencana mengikuti Sekolah Guru di Negeri Belanda dengan maksud agar dirinya bisa menjadi seorang pendidik yang lebih baik. Beasiswa dari Pemerintah Belanda pun telah berhasil diperolehnya, namun keinginan tersebut kembali tidak tercapai karena larangan orangtuanya. Guna mencegah kepergiannya tersebut, orangtuanya pun memaksanya menikah pada saat itu dengan Raden Adipati Joyodiningrat, seorang Bupati di Rembang. <br />
<br />
Berbagai rintangan tidak menyurutkan semangatnya, bahkan pernikahan sekalipun. Setelah menikah, dia masih mendirikan sekolah di Rembang di samping sekolah di Jepara yang sudah didirikannya sebelum menikah. Apa yang dilakukannya dengan sekolah itu kemudian diikuti oleh wanita-wanita lainnya dengan mendirikan &lsquo;Sekolah Kartini&rsquo; di tempat masing-masing seperti di Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Malang, Madiun, dan Cirebon. <br />
<br />
Sepanjang hidupnya, Kartini sangat senang berteman. Dia mempunyai banyak teman baik di dalam negeri maupun di Eropa khususnya dari negeri Belanda, bangsa yang sedang menjajah Indonesia saat itu. Kepada para sahabatnya, dia sering mencurahkan isi hatinya tentang keinginannya memajukan wanita negerinya. Kepada teman-temannya yang orang Belanda dia sering menulis surat yang mengungkapkan cita-citanya tersebut, tentang adanya persamaan hak kaum wanita dan pria. <br />
<br />
Setelah meninggalnya Kartini, surat-surat tersebut kemudian dikumpulkan dan diterbitkan menjadi sebuah buku yang dalam bahasa Belanda berjudul Door Duisternis tot Licht (Habis Gelap Terbitlah Terang). Apa yang terdapat dalam buku itu sangat berpengaruh besar dalam mendorong kemajuan wanita Indonesia karena isi tulisan tersebut telah menjadi sumber motivasi perjuangan bagi kaum wanita Indonesia di kemudian hari.<br />
<br />
Apa yang sudah dilakukan RA Kartini sangatlah besar pengaruhnya kepada kebangkitan bangsa ini. Mungkin akan lebih besar dan lebih banyak lagi yang akan dilakukannya seandainya Allah memberikan usia yang panjang kepadanya. Namun Allah menghendaki lain, ia meninggal dunia di usia muda, usia 25 tahun, yakni pada tanggal 17 September 1904, ketika melahirkan putra pertamanya. <br />
<br />
Mengingat besarnya jasa Kartini pada bangsa ini maka atas nama negara, pemerintahan Presiden Soekarno, Presiden Pertama Republik Indonesia mengeluarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia No.108 Tahun 1964, tanggal 2 Mei 1964 yang menetapkan Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional sekaligus menetapkan hari lahir Kartini, tanggal 21 April, untuk diperingati setiap tahun sebagai hari besar yang kemudian dikenal sebagai Hari Kartini.<br />
<br />
Belakangan ini, penetapan tanggal kelahiran Kartini sebagai hari besar agak diperdebatkan. Dengan berbagai argumentasi, masing-masing pihak memberikan pendapat masing-masing. Masyarakat yang tidak begitu menyetujui, ada yang hanya tidak merayakan Hari Kartini namun merayakannya sekaligus dengan Hari Ibu pada tanggal 22 Desember. <br />
<br />
Alasan mereka adalah agar tidak pilih kasih dengan pahlawan-pahlawan wanita Indonesia lainnya. Namun yang lebih ekstrim mengatakan, masih ada pahlawan wanita lain yang lebih hebat daripada RA Kartini. Menurut mereka, wilayah perjuangan Kartini itu hanyalah di Jepara dan Rembang saja, Kartini juga tidak pernah memanggul senjata melawan penjajah. Dan berbagai alasan lainnya. <br />
<br />
Sedangkan mereka yang pro malah mengatakan Kartini tidak hanya seorang tokoh emansipasi wanita yang mengangkat derajat kaum wanita Indonesia saja melainkan adalah tokoh nasional artinya, dengan ide dan gagasan pembaruannya tersebut dia telah berjuang untuk kepentingan bangsanya. Cara pikirnya sudah dalam skop nasional. <br />
<br />
Sekalipun Sumpah Pemuda belum dicetuskan waktu itu, tapi pikiran-pikirannya tidak terbatas pada daerah kelahiranya atau tanah Jawa saja. Kartini sudah mencapai kedewasaan berpikir nasional sehingga nasionalismenya sudah seperti yang dicetuskan oleh Sumpah Pemuda 1928. <br />
<br />
Terlepas dari pro kontra tersebut, dalam sejarah bangsa ini kita banyak mengenal nama-nama pahlawan wanita kita seperti Cut Nya&rsquo; Dhien, Cut Mutiah, Nyi. Ageng Serang, Dewi Sartika, Nyi Ahmad Dahlan, Ny. Walandouw Maramis, Christina Martha Tiahohu, dan lainnya. <br />
<br />
Mereka berjuang di daerah, pada waktu, dan dengan cara yang berbeda. Ada yang berjuang di Aceh, Jawa, Maluku, Menado dan lainnya. Ada yang berjuang pada zaman penjajahan Belanda, pada zaman penjajahan Jepang, atau setelah kemerdekaan. Ada yang berjuang dengan mengangkat senjata, ada yang melalui pendidikan, ada yang melalui organisasi maupun cara lainnya. Mereka semua adalah pejuang-pejuang bangsa, pahlawan-pahlawan bangsa yang patut kita hormati dan teladani. <br />
<br />
Raden Ajeng Kartini sendiri adalah pahlawan yang mengambil tempat tersendiri di hati kita dengan segala cita-cita, tekad, dan perbuatannya. Ide-ide besarnya telah mampu menggerakkan dan mengilhami perjuangan kaumnya dari kebodohan yang tidak disadari pada masa lalu. Dengan keberanian dan pengorbanan yang tulus, dia mampu menggugah kaumnya dari belenggu diskriminasi. <br />
<br />
Bagi wanita sendiri, dengan upaya awalnya itu kini kaum wanita di negeri ini telah menikmati apa yang disebut persamaan hak tersebut. Perjuangan memang belum berakhir, di era globalisasi ini masih banyak dirasakan penindasan dan perlakuan tidak adil terhadap perempuan. <br />
<br />
Itu semua adalah sisa-sisa dari kebiasaan lama yang oleh sebagian orang baik oleh pria yang tidak rela melepaskan sifat otoriternya maupun oleh sebagian wanita itu sendiri yang belum berani melawan kebiasaan lama. Namun kesadaran telah lama ditanamkan kartini, sekarang adalah masa pembinaan.
 ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Peter F Gontha, dibalik int’l jakarta java jazz festiva</title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/music/63/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/music/63/.</comments>
   			  <pubDate>Fri, 05 Mar 2010 22:23:14 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - peter f gontha</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/music/63/.</guid>
			  <description>anda tentu pernah mendengar jakarta international java jazz festival. event musik yang mendatangkan artis dari manca negara ini termasuk salah satu acara tahunan yg dinanti terutama oleh kalangan muda. namun tahukah anda siapa yang menggagas acara besar ini? [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ <p><span class="apple-style-span"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial, sans-serif">Peter Frans Gontha</span></span><span class="apple-converted-space"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial, sans-serif">&nbsp;</span></span><span class="apple-style-span"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial, sans-serif">lahirdi</span></span><span class="apple-converted-space"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial, sans-serif">&nbsp;</span></span><span class="apple-style-span"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial, sans-serif"><a style="background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Semarang" title="Semarang"><span style="color: windowtext; text-decoration: none">Semarang</span></a>,</span></span><span class="apple-converted-space"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial, sans-serif">&nbsp;</span></span><span class="apple-style-span"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial, sans-serif"><a style="background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jawa_Tengah" title="Jawa Tengah"><span style="color: windowtext; text-decoration: none">Jawa Tengah</span></a>,</span></span><span class="apple-converted-space"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial, sans-serif">&nbsp;</span></span><span class="apple-style-span"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial, sans-serif"><a style="background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial" href="http://id.wikipedia.org/wiki/4_Mei" title="4 Mei"><span style="color: windowtext; text-decoration: none">4 Mei</span></a></span></span><span class="apple-converted-space"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial, sans-serif">&nbsp;</span></span><span class="apple-style-span"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial, sans-serif"><a style="background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1948" title="1948"><span style="color: windowtext; text-decoration: none">1948</span></a>;umur 61 tahun adalah</span></span><span class="apple-converted-space"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial, sans-serif">&nbsp;</span></span><span class="apple-style-span"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial, sans-serif"><a style="background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pengusaha" title="Pengusaha"><span style="color: windowtext; text-decoration: none">pengusaha</span></a></span></span><span class="apple-converted-space"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial, sans-serif">&nbsp;</span></span><span class="apple-style-span"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial, sans-serif"><a style="background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia" title="Indonesia"><span style="color: windowtext; text-decoration: none">Indonesia</span></a>.</span></span></p><p style="margin-top: 4.8pt; margin-right: 0cm; margin-bottom: 6pt; margin-left: 0cm; line-height: 18pt"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial, sans-serif">Putrapasangan V Willem Gontha dan Alice ini memulai kariernya dari bawah. Ia pernahbekerja sebagai awak<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><a style="background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kapal_pesiar" title="Kapal pesiar"><span style="color: windowtext; text-decoration: none">kapal pesiar</span></a><span class="apple-converted-space">&nbsp;</span>Holland-AmericanLine yang berpusat di<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><a style="background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Belanda" title="Belanda"><span style="color: windowtext; text-decoration: none">Belanda</span></a><span class="apple-converted-space">&nbsp;</span>dan rutenya trans-Atlantik, mendapatbeasiswa belajar akunting di Praehap Institute Belanda dari<a style="background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Shell" title="Shell"><span style="color: windowtext; text-decoration: none">Shell</span></a>,lalu meniti karier di<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><a style="background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Citibank" title="Citibank"><span style="color: windowtext; text-decoration: none">Citibank</span></a><span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><a style="background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial" href="http://id.wikipedia.org/wiki/New_York" title="New York"><span style="color: windowtext; text-decoration: none">New York</span></a><span class="apple-converted-space">&nbsp;</span>dan akhirnya menjadi Vice President<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><a style="background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=American_Express_Bank&amp;action=edit&amp;redlink=1" title="American Express Bank (halaman belum tersedia)"><span style="color: windowtext; text-decoration: none">AmericanExpress Bank</span></a><span class="apple-converted-space">&nbsp;</span>untuk<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><a style="background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Asia" title="Asia"><span style="color: windowtext; text-decoration: none">Asia</span></a><sup><a style="background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Peter_F._Gontha#cite_note-0"><span style="color: windowtext; text-decoration: none">[1]</span></a></sup>. Selama kuliah, untuk tetap bisa hidup dia bekerjasebagai<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><a style="background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sopir&amp;action=edit&amp;redlink=1" title="Sopir (halaman belum tersedia)"><span style="color: windowtext; text-decoration: none">sopir</span></a><span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><a style="background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Taksi" title="Taksi"><span style="color: windowtext; text-decoration: none">taksi</span></a>,pelayan restoran, kelasi, hingga menjadi pembersih karat kapal. Sampai akhirnyasekarang ini telah banyak perusahaan yang didirikannya antara lain PlazaIndonesia Realty (The Grand Hyatt Jakarta), Bali Intercontinental Resort,Rajawali Citra Televisi Indonesia (<a style="background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial" href="http://id.wikipedia.org/wiki/RCTI" title="RCTI"><span style="color: windowtext; text-decoration: none">RCTI</span></a>), Surya Citra Televisi (<a style="background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial" href="http://id.wikipedia.org/wiki/SCTV" title="SCTV"><span style="color: windowtext; text-decoration: none">SCTV</span></a>),PT Chandra Asri Indonesia, PT Tri Polyta Indonesia, serta Indovision<sup><a style="background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Peter_F._Gontha#cite_note-1"><span style="color: windowtext; text-decoration: none">[2]</span></a></sup>.</span></p><p style="margin-top: 4.8pt; margin-right: 0cm; margin-bottom: 6pt; margin-left: 0cm; line-height: 18pt"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial, sans-serif">PeterF. Gontha mulai menjadi selebriti setelah penampilannya sebagai `bos` di acara<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><span>realityshow</span><span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><a style="background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=The_Apprentice_Indonesia&amp;action=edit&amp;redlink=1" title="The Apprentice Indonesia (halaman belum tersedia)"><span style="color: windowtext; text-decoration: none">TheApprentice Indonesia</span></a>. Berkat acara itu pula melekat julukan sebagai&rdquo;Donald Trump Indonesia&rdquo;, mengikuti nama multijutawan<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><a style="background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Donald_Trump" title="Donald Trump"><span style="color: windowtext; text-decoration: none">Donald Trump</span></a><span class="apple-converted-space">&nbsp;</span>sebagaipembuat versi asli &rdquo;The Apprentice&rdquo;. Peter F Gontha didaulat untuk menjadi CEOdalam The Apprentice Indonesia, karena dia dianggap sosok seorang<span>businessman</span><span class="apple-converted-space">&nbsp;</span>yang mempunyai kredibilitas tinggi danmempunyai gaya hidup yang sesuai dengan kesuksesan yang telah diraihnya<sup><a style="background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Peter_F._Gontha#cite_note-2"><span style="color: windowtext; text-decoration: none">[3]</span></a></sup>. Julukan itu merupakan julukan kedua buat Peter F.Gontha setelah pada pertengahan 1990-an lalu ia mendapat sebutan &rdquo;RupertMurdoch Muda Indonesia&rdquo; karena kiprahnya yang malang melintang di bisnis mediadi Indonesia saat itu<sup><a style="background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Peter_F._Gontha#cite_note-3"><span style="color: windowtext; text-decoration: none">[4]</span></a></sup>.</span></p><p style="margin-top: 4.8pt; margin-right: 0cm; margin-bottom: 6pt; margin-left: 0cm; line-height: 18pt"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial, sans-serif">BosQTV ini juga terkenal di dunia hiburan Indonesia karena kiprahnya di musik<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><a style="background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jazz" title="Jazz"><span style="color: windowtext; text-decoration: none">jazz</span></a><span class="apple-converted-space">&nbsp;</span>dengan menggagas gelaran pentas musikterbesar di Indonesia,<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><a style="background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jakarta_International_Java_Jazz_Festival" title="Jakarta International Java Jazz Festival"><span style="color: windowtext; text-decoration: none">JakartaInternational Java Jazz Festival</span></a><span class="apple-converted-space">&nbsp;</span>(JavaJazz). Jazz sudah diakrabi Peter sejak berusia delapan tahun. Ayah kandungnya,Wim Gontha, adalah pendiri dan pemimpin big band di perusahaan minyak Shell diSurabaya. Anggota band BPM Shell tersebut antara lain<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><a style="background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bubi_Chen" title="Bubi Chen"><span style="color: windowtext; text-decoration: none">Bubi Chen</span></a>,<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><a style="background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jack_Lesmana" title="Jack Lesmana"><span style="color: windowtext; text-decoration: none">Jack Lesmana</span></a>, dan<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><a style="background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Maryono&amp;action=edit&amp;redlink=1" title="Maryono (halaman belum tersedia)"><span style="color: windowtext; text-decoration: none">Maryono</span></a>,perintis dan mahaguru jazz Indonesia</span></p><p><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial, sans-serif; color: black">&nbsp;</span></p> ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>film animasi pertama indonesia</title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/animation/62/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/animation/62/.</comments>
   			  <pubDate>Fri, 05 Mar 2010 22:05:20 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - kacahati,wordpress</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/animation/62/.</guid>
			  <description>Indonesia berhasil membuat film animasi 3D pertama yang ditayangkan di layar lebar. Dan konon kabarnya film ini siap Go Internasional dan bersaing dengan film animasi sekelas Hollywod. Film yang berjudul Meraih Mimpi tersebut diproduksi Infinite Frameworks (IFW), studio animasi yang berpusat di Batam.  [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ <div><span style="font-family: `lucida grande`, tahoma, verdana, arial, sans-serif; line-height: 19px; color: #494949" class="Apple-style-span"><p style="margin-top: 0.6em; margin-right: 0px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; padding: 0px">&nbsp;</p><p class="MsoNormal"><span class="apple-style-span"><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Tahoma, sans-serif; color: #494949">Minimnya filmanak-anak membuat sineas wanita</span></span><span class="apple-converted-space"><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Tahoma, sans-serif; color: #494949">&nbsp;</span></span><strong><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Tahoma, sans-serif; color: #494949">Nia DInata</span></strong><span class="apple-converted-space"><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Tahoma, sans-serif; color: #494949">&nbsp;</span></span><span class="apple-style-span"><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Tahoma, sans-serif; color: #494949">membuat Festival Film Anakbeberapa waktu lalu. Tak mengherankan bila sutradara</span></span><span class="apple-converted-space"><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Tahoma, sans-serif; color: #494949">&nbsp;</span></span><em><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Tahoma, sans-serif; color: #494949">&quot;Berbagi Suami&quot;</span></em><span class="apple-converted-space"><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Tahoma, sans-serif; color: #494949">&nbsp;</span></span><span class="apple-style-span"><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Tahoma, sans-serif; color: #494949">itu andil dalam penggarapanfilm animasi musikal pertama bertajuk</span></span><span class="apple-converted-space"><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Tahoma, sans-serif; color: #494949">&nbsp;</span></span><em><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Tahoma, sans-serif; color: #494949">&quot;Meraih Mimpi&quot;</span></em><span class="apple-style-span"><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Tahoma, sans-serif; color: #494949">.</span></span></p><p style="margin-top: 0cm; margin-right: 0cm; margin-left: 0cm; margin-bottom: 0.0001pt; line-height: 14.25pt"><span style="font-size: 9pt; font-family: Tahoma, sans-serif; color: #494949">Bekerjasama dengan Infinite Fire Works (IFW), diperlukan waktu 2,5 tahun untukmemproduksi animasi dan enam bulan untuk pengisian suara. Perlu Anda ketahui,animasi ini merupakan adaptasi dari sebuah buku berjudul<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><em><span style="font-family: Tahoma, sans-serif">&quot;Singto the Dawn&quot;</span></em>karya Minfong Ho.</span></p><p style="margin-top: 7.2pt; margin-right: 0cm; margin-bottom: 14.4pt; margin-left: 0cm; line-height: 14.25pt"><span style="font-size: 9pt; font-family: Tahoma, sans-serif; color: #494949">Adalah Dana (diisi suara Gita Gutawa), gadis remaja di sebuahdesa di Batam yang memiliki cita-cita tinggi. Sayangnya, masih ada tradisibahwa seorang gadis yang beranjak remaja untuk segera menikah. Dana bersikerasbahwa beasiswa merupakan jawaban dari segalanya.</span></p><p style="margin-top: 7.2pt; margin-right: 0cm; margin-bottom: 14.4pt; margin-left: 0cm; line-height: 14.25pt">Di kampung tersebut, seorang pria bernama Pairot (SuryaSaputra) mendominasi. Pairot mengklaim kalau ia memiliki surat wasiat RajaRamelan, yang isinya sang Raja mewarikan seluruh lahan hutan pada Pairot.</p><p style="margin-top: 7.2pt; margin-right: 0cm; margin-bottom: 14.4pt; margin-left: 0cm; line-height: 14.25pt"><span style="font-size: 9pt; font-family: Tahoma, sans-serif; color: #494949">Warga kampung memang mempercayainya, hingga suatu ketika mulaitimbul paksaan. Melalui Pak Wiwin, Dana memperoleh bait-bait petunjukkeberadaan surat wasiat asli. Dibantu hewan-hewan hutan dan sang asik, Rai(Patton Idola Cilik), Dana mencari wasiat itu demi kesejahteraan seluruh warga kampungnya.</span></p><p style="margin-top: 7.2pt; margin-right: 0cm; margin-bottom: 14.4pt; margin-left: 0cm; line-height: 14.25pt"><span style="font-size: 9pt; font-family: Tahoma, sans-serif; color: #494949">Di sisi lain, Dana dijodohkan dengan Ben (Indra Bekti), yang taklain adalah putra dari Pairot. Dana pun harus mencari jalan agar tidak segeradinikahkan, termasuk mencari surat wasiat asli Raja Ramelan.</span></p><p style="margin-top: 7.2pt; margin-right: 0cm; margin-bottom: 14.4pt; margin-left: 0cm; line-height: 14.25pt"><span style="font-size: 9pt; font-family: Tahoma, sans-serif; color: #494949">Secara keseluruhan, animasi ini memang tidak sesempurna animasikarya Pixar ataupun Dreamwork. Namun begitu, kita patut bangga karena inimerupakan karya anak bangsa. Selain itu, ceritanya pun sangat merakyat dandengan mudah dicerna oleh anak-anak.</span></p><p style="margin-top: 7.2pt; margin-right: 0cm; margin-bottom: 14.4pt; margin-left: 0cm; line-height: 14.25pt"><span style="font-size: 9pt; font-family: Tahoma, sans-serif; color: #494949">Kapan lagi Anda melihat tokoh Dana, gadis desa dengan warnakulit dan rambut yang sama seperti anak-anak Indonesia lainnya. Tak hanya itusaja, seluruh hewan yang bisa berbicara turut aktif membantu karena hutanmerupakan rumah mereka.</span></p><p style="margin-top: 7.2pt; margin-right: 0cm; margin-bottom: 14.4pt; margin-left: 0cm; line-height: 14.25pt"><span style="font-size: 9pt; font-family: Tahoma, sans-serif; color: #494949">Selama durasi 82 menit, Anda bersama anak-anak disajikan gambarpedesaan yang indah. Belum lagi, celoteh binatang-binatang bisa membangun dayaimajinasi anak. Pembicaraan mereka sendiri kerap ditimpali dengan bahasa`slank`. Sebut saja `ciin...` atau `beibeh`.</span></p><p>&nbsp;</p></span></div> ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>boogie superstar: game remaja putri</title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/game/61/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/game/61/.</comments>
   			  <pubDate>Fri, 05 Mar 2010 21:49:32 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - okezone</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/game/61/.</guid>
			  <description>Baru kali ini sebuah vendor game sangat memperhatikan perempuan. Jumlah gamer perempuan yang cukup banyak membuat Electronic Arts (EA) memproduksi game `Boogie SuperStar` (BSS). [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ <div>Baru kali ini sebuah vendor game sangat memperhatikan perempuan. Jumlah gamer perempuan yang cukup banyak membuat Electronic Arts (EA) memproduksi game `Boogie SuperStar` (BSS).</div><div><br /></div><div>BSS merupakan game yang membutuhkan keahlian menari. Pemeran utama dalam game ini, yang akan dinobatkan dengan gelar `Boogie SuperStar`, akan diajak berkeliling lokasi untuk menantang para penari hebat dari belahan dunia manapun.</div><div><br /></div><div>EA memproduksi game ini secara khusus untuk memenuhi hasrat bermain game online para perempuan, baik berada di usia remaja, anak-anak hingga dewasa sekalipun. Padahal segmen ini belum pernah dilirik oleh para vendor game manapun di dunia.</div><div><br /></div><div>Nyatanya, di Amerika terdapat penelitian yang dilakukan oleh Entertainment Software Association. ESA menemukan bahwa dari total gamer di wilayah tersebut, sekira 38 persennya dikontribusi oleh para perempuan.</div><div><br /></div><div>&quot;Hal ini cukup hebat karena para remaja wanita tersebut diperbolehkan berkreasi untuk mengekspresikan diri mereka. Baik lewat fashion, musik</div> ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>AT mahmud: maestro lagu anak</title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/music/60/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/music/60/.</comments>
   			  <pubDate>Fri, 05 Mar 2010 21:35:57 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - tokohIndonesia.com</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/music/60/.</guid>
			  <description>Pengarang lagu anak-anak Abdullah Totong Mahmud atau dikenal dengan nama AT Mahmud baru saja mendapat penghargaan dari Anugerah Musik Indonesia (AMI). Penghargaan yang diterimanya adalah Life Achievement Award atas dedikasi dan sumbangsihnya yang tiada henti dalam angka waktu sangat lama terhadap dunia musik, khususnya musik untuk anak. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ <h1 style="margin-top: 0cm; margin-right: 0cm; margin-left: 0cm; margin-bottom: 0.0001pt"><span style="font-size: 11pt; font-family: Calibri, sans-serif; font-weight: normal">Pengarang lagu anak-anak Abdullah Totong Mahmud atau dikenal dengan namaAT Mahmud baru saja mendapat penghargaan dari Anugerah Musik Indonesia (AMI).Penghargaan yang diterimanya adalah Life Achievement Award atas dedikasi dansumbangsihnya yang tiada henti dalam angka waktu sangat lama terhadap duniamusik, khususnya musik untuk anak.<br /><br />AT Mahmud menekuni dunia seni musik untuk anak-anak sudah cukup lama, yaituketika ia menjadi guru di Sekolah Guru TK. Sebagai guru bagi calon guru TK, iamendapat kesulitan mencari materi lagu yang cocok untuk diajarkan.Murid-muridnya yang akan mengajar di TK sering minta bantuan untuk dibuatkanlagu. Akhirnya, ia mencoba-coba membuat lagu dan ternyata berhasil. Lagu-laguciptaannya diterima dengan baik. Bahkan, sering ia mendengar, murid-murid TKdan SD menyenandungkan lagu-lagu ciptaannya. Padahal, lagu-lagu itu hanyadiajarkan secara terbatas di dalam kelas, tidak ada kaset yang merekamlagu-lagunya.<br /><br />Waktu terus berjalan. Hingga akhirnya datanglah pihak label yaitu Sony Musik Indonesiayang tertarik merekam lagu-lagunya dalam bentuk kaset dan CD. AT Mahmudmenyerahkan daftar karyanya yang mencapai 230 judul lagu. Ia persilakan pihakSony Musik untuk menyeleksi, lagu mana saja yang akan direkam. Daftar lagu yangdiserahkan itu sudah lengkap dengan partiturnya. Hasilnya, lagu-lagu AT Mahmudmeledak di pasaran. Ternyata, masyarakat masih menghargai karya musik anak yangsejalan dengan jiwa perkembangan anak.<br /><br />Terhadap perkembangan lagu anak sekarang ini, AT Mahmud merasa prihatin. Anak-anak,menurutnya, dicekoki lagu yang bukan untuk zamannya. Lagu anak-anak saat initerlalu dewasa dan banyak yang kurang mendidik.<br /><br />Lain lagu anak, lain pula dengan lagu dewasa. AT Mahmud memberikan apresiasiyang cukup positif terhadap lagu-lagu dari kelompok Padi, Sheila on 7, dan SitiNurhaliza. Menurutnya, mereka itu sudah bermain musik dengan baik. Akan tetapi,perkembangan entertainmen di dunia musik dangdut cukup merisaukannya.Seharusnya lagu itu diapresiasi dengan penuh perasaan. Sedangkan yang terjadidi musik dangdut saat ini adalah harus ada goyang pinggul dengan gerakan yangtidak ada dalam teks lagu yang dinyanyikan. Gerakannya begitu jauh melencengdari teks dan pesan yang ingin disampaikan.<br /><br />Apakah Anda mengalami hambatan dalam menulis lagu untuk anak-anak agar sesuaidengan bahasa yang biasa digunakan anak-anak?<br /><br />Saya terus belajar dan belajar. Ketika saya menciptakan lagu anak-anak sayaharus mengetahui dahulu lagu anak-anak itu apa. Jadi buka buku, saya tanyakepada ahli-ahli psikologi. Ternyata dalam menciptakan lagu harus memiliki 3unsur utama yaitu, bahasa nada, bahasa emosi, dan bahasa gerak. Bagaimanaketika anak saya menanyakan tentang pelangi dan meminta bulan, itu adalahungkapan pikiran dan perasaannya. Saya tambahkan nada dan saya terjemahkandalam lagu. Tetapi sekarang banyak pencipta lagu anak-anak tidak mengetahuikonsep dalam menciptakan lagu anak-anak yang baik.<br /><br />Sama juga ketika saya mengarang lagu Islami, saya belajar dahulu, bukan karenamenyebut nama Tuhan &lsquo;Allah&rsquo; sudah Islam, belum tentu. Saya belajar denganmembaca buku-buku, contohnya buku dari Quraish Shihab, Nurholish Madjid danMustofa Bisri dan saya mencoba menangkap dengan kemampuan saya untuk mengenaldan memahami lagu Islami. Karena ada juga lagu-lagu Islam yang tidak Islami.Akhirnya saya memberanikan diri menciptakan lagu Islam berdasarkan haditsRasulullah. Dari situ saya menyimpulkan, ternyata dalam hidup ini yang susahitu tidak ada. Syaratnya, tekun, sabar, dan belajar terus.<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><br /><br />Apa yang menjadi inspirasi ketika Anda mencipta lagu anak-anak?<br />Yang menjadi dasar inspirasi untuk saya dalam menciptakan lagu anak-anak,pertama adalah pengamatan saya terhadap anak-anak saya. Seperti lagu &lsquo;Pelangi&rsquo;adalah ketika anak saya melihat pelangi yang indah, kemudian &lsquo;Main Ayunan&rsquo; jugakarena ketika itu anak laki-laki saya begitu senangnya bermain ayunan. Sumberinspirasi yang kedua adalah pengalaman masa kecil dan saya inginmengutarakannya dalam bahasa saya yang sederhana. Seperti lagu &lsquo;Aku AnakGembala&rsquo; itu bukan sebuah mimpi tetapi pengalaman saya di kampung. Sumberinspirasi yang ketiga adalah pesan pendidikan dari seorang guru dan seorangbapak, seperti pesan tentang bagaimana anak-anak dapat mencintai alamsekitarnya karena alam adalah ciptaan Tuhan.<br /><br />Menurut Anda, apa kriteria lagu anak-anak yang baik?<br />Sebuah lagu anak-anak yang baik adalah sebuah lagu yang mampu mengembangkandaya imajinasi, daya berpikir anak, dapat menyalurkan emosinya serta kemampuanaspek sosial dan kebudayaan (bahasa yang baik dan benar). Berbeda dengan laguanak-anak sekarang yang lebih cenderung menyalurkan cara berpikir dan caraberbahasa orang dewasa dan orangtua. Sebab lagu anak-anak harus berbicaratentang pengalaman anak bukan pengalaman orangtua. Salah satu judul sebuah laguanak-anak &ldquo;Aku cinta rupiah&rdquo; siapa yang sebenarnya mengenal rupiah tentu bukananak-anak, tetapi orang dewasa. Jadi lagu ini tidak bisa dikategorikan sebagailagu anak-anak. Sebagai ujian dari lagu anak-anak yang ada sekarang adalahapakah lagu-lagu tersebut membantu anak dalam pertumbuhan kepribadiaannya,moral dan budi pekertinya.<br /><br />Salah satu dari penyebab berkurang berkualitasnya lagu anak-anak saat ini,disebabkan oleh karena pada masa globalisasi saat ini semua orang mengejarduit, memperkaya diri sendiri dan hidup ingin senang, memiliki mobil mewah,gedung bertingkat dan yang lain. Tetapi apakah hidup bahagia, belum tentu.<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><br /><br />Saya ini seorang guru, jangan dikira banyak duit. Saya mempuyai tiga anak, dansyukur ketiganya telah menjadi orang yang berhasil, dan sudah berkeluargasemua. Semuanya dengan perjuangan. Rumah yang saya punyai saat ini saya belidengan halal dan saya merasakan bahwa hidup ini begitu bahagia dan sebuahkarunia Tuhan.<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><br /><br />Saat ini hati nurani sudah banya ditinggalkan banyak orang, setiap prilaku yangada sekarang seakan-akan sudah tidak mendengarkan lagi hati nurani. Anak-anakSD saja sudah bisa tawuran, melempari kaca bis, narkoba dan ada juga saya bacadi salah satu surat kabar seorang siswa SD bunuh diri.<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><br /><br />Adakah upaya yang bapak lakukan dalam mengembalikan nilai ideal tersebut secarapraktis?<br />Ya ada, saya berkunjung ke berbagai lembaga pendidikan mengadakan bimbingan danpenyuluhan kepada guru-guru TK. Salah satunya saya pernah berkunjung keSurabaya, saya berbicara di hadapan 700 guru TK di Surabaya di bawah naunganIkatan guru TK Indonesia. Dari situ kita sebarkan kembali betapa pentingnyaperan lagu anak-anak dalam pertumbuhan perkembangan anak. Sekarang yang menjadistandarisasi kita adalah apa yang kita selalu lihat di televisi.<br /><br />Kegiatan saya saat ini banyak berkunjung ke daerah-daerah danorganisasi-organisasi pendidikan. Di sana saya menjelaskan tentangkarakteristik lagu anak-anak, karena masih banyak yang tidak tahu.<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><br /><br />Bukankah tampilnya para penyanyi anak-anak yang belakangan ini muncul sebagaisebuah ungkapan ekspresi berkesenian?<br />Benar ekspresi, tetapi yang menjadi ekspresi itu bukan ekspresi anak-anak,tetapi ekspresi orang tua. Ada penyanyi anak-anak yang berjoget bukan sepertianak-anak, tetapi ia diatur dan dikondisikan untuk melakukan beberapa gerakantertentu. Misalnya penyanyi Tina Toon yang ketika bernyanyi sudah berjogedmeniru gerakan penyanyi senior. Seperti yang sebelumnya saya katakan, bahwadalam lagu ada yang namanya unsur bahasa gerak, gerakan lagu tersebut harussesuai kelompok umur anak. Penyanyi anak-anak pun semakin dieksploitasi denganpanggilan artis. Anak-anak itu menjadi kehilangan kepribadiannya, mungkinselama satu hingga dua tahun anak itu terkenal. Tetapi setelah itu, yang dalampikiran anak itu adalah bahwa ia merupakan seorang artis yang terkenal. Padahaltidak demikian.<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><br /><br />Kalau kita mau adakan pengamatan, ternyata di seluruh dunia ini tidak adapenyanyi cilik seperti yang ada di Indonesia. Di luar negeri, anak-anak itusudah ditangkap karena sudah dimanfaatkan mencari duit yang dilarang menurutundang-undang perburuhan. Sedangkan kita tidak. Anak-anak sekarang dibuatmenjadi objek bukan menjadi subjek. Ia menjadi sumber orangtua mencari uang,sumber produser mencari uang. Ini berarti yang salah adalah orangtuanya.<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><br /><br />Apakah ada pihak ketiga yang menawari untuk mempublikasikan karya Anda?<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><br />Banyak tawaran kepada saya, meminta lagu-lagu saya di tampilkan di teve, tetapidengan mengubah sedikit kata-katanya. Saya bilang saya tidak mau, lebih baiksaya hanya hidup dengan berkat Tuhan sajalah.<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><br /><br />Yang kita butuhkan saat ini adalah rasa tanggung jawab bangsa ini di dalamsetiap kita kepada anak-anak ini. Kita memang tidak bisa menghindariperkembangan teknologi informasi yang pesat sekarang ini, sehingga yang kitabutuhkan adalah sebuah filter atau saringan yang baik, sekarangpermasalahannnya kita tidak mempunyai saringan. Salah satu yang saya hargaiperan Sony Music dalam menyaring musik-musiknya dengan memiliki tim ahli yangbukan hanya ada di Indonesia tetapi juga di Hong Kong.<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><br /><br />Mereka yang secara ketat menyeleksi lagu anak-anak yang akan menggunakan labelSony Music. Salah satunya adalah lagu anak-anak ciptaan saya. Saya serahkankepada pihak Sony 230 judul lagu yang nanti akan dipilih Sony dalam album laguanak-anak. Ketika mereka tanyakan berapa royalty yang harus Sony bayarkankepada saya untuk setiap lagu, saya katakan saya membuat lagu bukan untukdijual tetapi untuk anak-anak. Yang terjadi kemudian Sony mengeluarkan 3 albumlagu anak-anak yang dalam tempo 2,5 tahun meledak di pasaran.<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><br /><br />Dengan ekploitasi terhadap anak dalam musik anak-anak, adakah niat Bapak ataudengan rekan-rekan yang lain untuk membawa aspirasi ini ke DPR untuk medorongDPR menyusun undang-undang dalam perlindungan anak?<br /><br />Tidak. Saya tidak akan pergi ke DPR lalu merasa bangga sudah menginjakan kakidi Gedung DPR. Saya menyetujui jika anak-anak nyanyi di mal, tetapi nyanyiharus baik. Sekarang yang ditampilkan itu bukan anak-anak. Sudah rusakanak-anak itu. Anak-anak yang disebut sebagai artis itu sudah kehilangan masakecilnya. Saya juga menyukai artis sekarang seperti band Padi atau Sheila on 7,mereka mengespresikan sesuai dengan umurnya. Atau seperti Siti Nurhaliza yangbisa membuat para pendengarnya terkesima, dan tertegun ketika ia bernyanyi.Itulah fungsi musik sesungguhnya. Tetapi ada juga musik band lain yang setiapmereka tampil di panggung membuat orang histeris, pingsan bahkan mati. Inibukan maksud musik yang sebenarnya. Sedangkan musik kebudayaan kita mulaihilang seperti keroncong. Hanya dangdut yang saat ini sedang digandrungi banyakorang, tetapi telah dirusak. Dangdut yang dahulu adalah perpaduan antara musikmelayu dan India sekarang menjadi musik erotis dan sensual.<br /><br />Tiap zaman terdapat dua sumber penciptaan lagu, yang pertama adalah doronganseni maka hasilnya adalah seni. Yang kedua adalah dorongan komersial, yanghasilnya juga komiditi yang dijual, menciptakan gebrakan kemudian menghilang,asal laku. Mana ada lagu anak-anak sekarang yang menjunjung seni, kata-katanyaterlalu panjang dan rumit, sehingga sedikit sekali kata-kata yang diingatkarena dalam lagu itu bukan kata-kata mereka.<br /><br />Saya juga prihatin dan juga takut sekarang menonton televisi dengan acara-acarainfotainment yang mengumbar aib orang lain dan yang saya heran orang yangtampil itu mau. Sekarang hati nurani sudah tidak lagi dipakai.<br /><br />Apakah ada rencana bapak dalam membuat regenerasi dalam membuat lagu anak-anak?<br />Saya tidak punya murid, tapi saya didorong untuk ke arah itu. Seperti yang sayakatakan hampir tiap dua tahun saya diundang untuk menatar guru-guru TK seluruhIndonesia, saya memasukan gagasan ini, tentang pengertian musik dan laguanak-anak yang baik, di Surabaya, Bandung, Yogya, Purworejo dan tersebar kemana-mana. Dari seluruh peserta penataran yang mengikuti penataran dari Sabangsampai Merauke tahu bagaimana memilih lagu anak-anak yang baik.<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><br /><br />Banyak wartawan bertanya, bagaimana pendapat bapak terhadap lagu anak-anaksekarang? Tak pernah di-ekspose bagaimana pendapat orangtua terhadap laguanak-anak sekarang. Saya yakin banyak yang mengatakan tidak setuju. Upaya yangsaya jalankan sekarang untuk memperkenalkan kembali musik anak-anak yang baikkepada generasi Indonesia bukanlah tugas saya sendiri, tetapi adalah tugasbersama antara guru, orangtua dan pemerintah. Saya tahu ketika saya terpilihdianugerahi pengharagaan dari negara saya yakin bukanlah pilih kasih tetapimerupakan sebuah hasil penelitian yang mendalam.<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><br /><br />Bagaimana perasaan Bapak ketika menerima penghargaan dari presiden Megawati?<br />Saya bersyukur, tetapi yang paling bersyukur itu bukan saya tetapi keluarga.Dua hari sebelumnya isteri saya menerima telepon dari seketariat militerkepresidenan. Ketika mendengar itu ia langsung keringat dingin, karenasekretaris militer, muncul pemikiran yang macam-macam, tetapi kemudiandijelaskan maksud undangan untuk datang ke Istana Negara. Pada tanggal 13agustus kami datang, kemudian di sana dijelaskan mengenai maksud pengharagaanitu, dan cara pemilihan.<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><br /><br />Ternyata sebuah proses yang panjang yang dimulai sejak 3-4 bulan yang lalu.Saya senang karena benar-benar diteliti secara objektif bukan sekadar mengambilsecarik kertas. Pertama ditanyakan kepada departemen yang bersangkutan, dalamhal ini Departemen Pendidikan Nasional. Ditambah dengan ada sebuah dewan ahliyang memberikan penilaian. Dalam dewan ini saja ada dua profesor yangditugaskan dan sejumlah menteri. Setelah ada keputusan baru diberikan kepadapresiden.<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><br /><br />Ada rencana bapak untuk menciptakan lagu baru daam waktu dekat ini?<br />Saya tidak bisa menciptakan lagu yang bersifat mendadak, atau sengaja untukmenyaingi lagu baru, semua itu harus muncul dari hati. Lagu terakhir yang sayaciptakan adalah pada bulan Juli 2003, isinya tentang kerinduan saya untuk mencintaiorang yang paling saya hormati yaitu &ldquo;Ibu dan Bapak&rdquo;, dan saya mau juga agaranak-anak sekarang selalu mencintai dan menghormati orangtuanya.<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><br /><br />Hidup kita ini adalah berkat dari Tuhan, dan sebelum berkat itu datang kepadakita, terlebih dahulu kepada orangtua kita. Saya menjadi khawatir jika saat inianak-anak sekarang sudah melupakan orangtuanya.<br /><br />Kemudian lagu berikutnya adalah sebuah lagu yang saya terinspirasi dari cucusaya, yaitu lagu yang berjudul &ldquo;Telepon&rdquo;. Sebab, saya melihat cucu saya yangbaru berusia balita sudah bisa bertelepon dan menerima telepon. Kalau berbicaraitu panjang sekali sampai berjam-jam, tidak baik kan? Telepon digunakanseefektif mungkin. Saya buat dalam lagu, salah satu isinya &ldquo;Angkat gagangnya,bicaralah seperlunya&rdquo;. Sekarang tugas saya di rumah, tukang jaga telepon.<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><br /><br />Adakah dari anak-anak Bapak yang mengikuti jejak profesi Bapak?<br />Dari ketika anak saya, kalau disuruh les piano, gitar tidak mau juga, gagal,untuk nyanyi pun suaranya sumbang. Ada salah satu anak saya sudah belajar pianoselama 10 tahun, sekarang karena sudah bekerja di Bank menjadi lupa dengankemampuannya. Artinya saya tidak mau menentukan pekerjaan apa yang maudikerjakan anak. Biar mereka memilih sendiri. Sejak ia memilih sendiri, iabertanggung jawab. Jadi jangan anak memilih sesuatu yang dipilih orangtua.<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><br /><br />Orangtua hanya memberikan fasilitas dan sarana, sedangkan perkembnganselanjutnya diserahkan kepada mereka. Begitu juga dengan pengalaman saya,ketika saya menjadi guru, orangtua saya tidak ada yang tahu, saya memilihsekolah guru, saya memilih untuk menciptakan lagu tidak ada yangmendorong-dorong. Hidup saya, saya jalani dengan bahagia, karena hidup yangsaya jalani adalah hidup yang saya pilih.<br /><br />Apakah Bapak masih memiliki impian yang masih belum tercapai?<br /><br />Saya ini berprofesi sebagai guru. Sejak kecil itu senang dengan seni dan bahkanketika masih di SD saya senang menari, menyanyi, melukis dan saya juga senangtampil dalam pertunjukan-pertunjukan sandiwara seperti cerita Maling Kundang,Tangkuban Perahu, dan lain-lain. Ketika saya menjadi guru di Sekolah Guru TamanKanak-kanak (SGTK) 1964 di sana saya mulai menetapkan pilihan hidup saya yaitumenciptakan lagu anak-anak. Sampai hati ini tentu yang saya perhatiakn tentutentang perkembangan anak-anak. Karena mereka adalah masa depan kita. Aneh jikabangsa ini sudah tidak memperhatikan terhadap anak-anak. Yang hanyadiperhatikan hanya politik dan ekonomi, sedangkan pendidikan bukan hanya ketikaSD hingga SMA saja, tetapi pendidikan adalah seumur hidup, saya sendiri masihbelajar.<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><br /><br />Sekarang apa yang dicontohkan oleh pemerintah saat ini, hanya ribut di antarasesamanya merebut kekusaan. Di mana lagi orang-orang seperti Bung Karno,seperti Sutan Sjahrir, dan Agus Salim. Sehingga saat ini tidak ada keteladanan.Dari menciptakan lagu anak-anak adalah satu cara dalam mengembangkan pribadianak. Jadi lagu anak bukan hanya sekadar agar dapat bernyanyi gembira-gembira,tetapi terlebih lagu dapat mempengaruhi pribadi anak. Di dalam musik anak-anakyang benar mampu mengembangkan imajinasi anak, emosi anak dan dinyanyikan dalamgaya dan bahasa anak sendiri. Seperti pada tujuh belasan Agustus yang lalu,televisi mana yang menyiarkan lagu-lagu nasionalisme dan patriotisme. Entahsudah ke mana sikap patriotisme itu sekarang. Semua asyik dalam menunjukanpenampilan dan sensasi, dan yang membuat saya kecewa dan saya harapkan tidakbegitu.<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><br /><br />Saya Alhamdulillah saat ini berumur 73 tahun dan saya telah hidup melewatibeberapa zaman. Zaman Belanda, zaman Jepang, Revolusi, Orde lama dan Orde baruSoeharto dan sekarang zaman Reformasi yang tidak tahu apa itu reformasi.Anak-anak pada zaman dahulu kalau berkelahi itu beradu, satu lawan satu, tidakseperti sekarang anak SD sekarang saja sudah bisa tawuran, merusak fasilitas umumdan kepentingan umum.<br /><br />Pada tanggal 14 Agustus 2003 yang lalu saya menerima tanda kehormatan dariPresiden RI. Sejak 58 tahun Indonesia merdeka, baru pertama kali seorangpencipta lagu anak-anak dihargai secara resmi dan langsung oleh negara. Sayamungkin orang yang pertama, tetapi bukan berarti sombong, karena saya menjadisekarang ini bukan karena saya sendiri, tetapi berkat orang banyak juga.</span></h1><p class="MsoNormal">&nbsp;</p> ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Bu Kasur, Legenda Tokoh Pendidikan Anak  </title>
			  <link>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/59/.</link>
			  <comments>http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/59/.</comments>
   			  <pubDate>Fri, 05 Mar 2010 21:28:57 +0700</pubDate>
			  <author>PasarKreasi.com - The Largest Creative Market in Indonesia - tokohIndonesia.com</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.pasarkreasi.com/whoswho/detail/edutainment/59/.</guid>
			  <description>Siapa tak kenal nama Bu Kasur. Pengarang lagu anak-anak yang legendaris dan tokoh pendidikan anak. Ibu yang bernama asli Sandiah ini meninggal dunia dalam usia 76 tahun hari Selasa (22/10/02) sekitar pukul 16.00 di Rumah Sakit (RS) Cikini Jakarta, meninggalkan lima anak dan 12 cucu. Namun, nama dan karyanya tepat hidup dan sudah menjadi sebuah legenda dalam dunia pendidikan anak. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ <p class="MsoNormal"><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black">Siapa tak kenal nama Bu Kasur. Pengaranglagu anak-anak yang legendaris dan tokoh pendidikan anak. Ibu yang bernama asliSandiah ini meninggal dunia dalam usia 76 tahun hari Selasa (22/10/02) sekitarpukul 16.00 di Rumah Sakit (RS) Cikini Jakarta, meninggalkan lima anak dan 12cucu. Namun, nama dan karyanya tepat hidup dan sudah menjadi sebuah legendadalam dunia pendidikan anak.</span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black"><br /><br /></span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black">Sandiah mulai dikenal sebagai Ibu Kasursetelah mengasuh Taman Putra dan Taman Pemuda di Jakarta bersama suaminya, PakKasur. Mereka menikah ketika mengungsi di Jogjakarta pada 29 Juli 1946.Panggilan Kasur berasal dari kata Kak Sur, sebutan akrab Pak Kasur yang bernamaasli Suryono. Ibu Kasur tamatan Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO) di akhirtahun 1930-an. Setelah Pak Kasur meninggal, lembaga pendidikan anak itu berubahmenjadi TK Mini Pak Kasur tahun 1968 yang kini mempunyai lima cabang di kawasanJabotabek, yaitu di Cikini, Cipinang, dan Pasar Minggu (ketiganya di Jakarta),serta di Kemang (Bekasi), dan Banjar Wijaya (Tangerang).</span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black"><br /><br /></span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black">Jenazah almarhumah disemayamkan di rumahduka, Jalan Cikini V, Jakarta Pusat. Rumah yang didiami Ibu Kasur tersebutsekaligus menjadi Taman Kanak-kanak (TK) Mini Pak Kasur yang dikelolaalmarhumah sejak tahun 1968 bersama Pak Kasur-yang meninggal pada tahun 1992.Dikebumikan di Kaliori, Purwokerto, Jawa Tengah, Rabu 23/10/02. Almarhumahmengidap penyakit gula dan darah tinggi.</span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black"><br /><br /></span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black">Sampai menjelang akhir hayat, Ibu Kasurselalu ingin mendidik anak-anak. Meski belakangan tidak lagi langsung mengajar,namun masih selalu secara rutin mengunjungi TK Mini Pak Kasur. Ia selalu akrabdengan anak-anak. Selalu mengajak tos kepada anak-anak untuk memberi salam.</span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black"><br /><br /></span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black">Kamis sepekan sebelum meninggal, Ibu Kasurmasih menemani anak-anak dari lima cabang TK Mini Pak Kasur bertamasya ke TamanSafari, Cisarua, Jawa Barat. Ia masih tampak berseri-seri mengikuti acara dansempat berfoto bersama, meski harus duduk di kursi roda. Ia terlihat gembiradengan wajah cerah. Sama sekali tidak terlihat lelah.&nbsp;</span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black"><br /><br /></span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black">Besoknya, Jumat siang, masih mengikutiacara presentasi produk obat dengan tema &quot;Sehat di Hari Tua&quot; di HotelAmbhara Jakarta. Minggu malam, juga masih menghadiri perjamuan perkawinan GuruhSoekarnoputra-Sabina.&nbsp;</span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black"><br /></span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black">Sebagian besar hidup tokoh pendidikan anakkelahiran Jakarta 16 Januari 1926 ini tercurah pada anak-anak. Selain menciptalagu dan tampil di berbagai panggung acara televisi dan siaran radio, ia jugamengelola lima Taman Kanak-kanak &quot;Mini&quot; Pak Kasur yang berlokasi dikawasan Cikini (sekaligus rumah tinggal Bu Kasur), Cipinang Indah, Pasarminggu,Kemang Pratama di Jakarta, dan Banjar Tangerang.</span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black"><br /><br /></span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black">Sudah banyak alumninya yang sudah menjadiorang besar. Diantaranya Presiden Megawati, Guruh dan Hayono Isman (mantanMenpora) serta Ateng (pelawak). Juga hampir seluruh cucu bahkan cicit H.M.Soeharto, mantan presiden, sekolah di TK Mini Pak Kasur.&nbsp;</span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black"><br /><br /></span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black">TK Mini berdiri sejak 1965 setelah PakKasur bersama keluarganya pindah ke Jakarta dari Bandung. Pada 1968 Pak Kasurpurnakarya dari Depdikbud dalam kapasitasnya sebagai anggota Badan Sensor Film(BSF), Semula TK itu berada di rumahnya di Jln. H. Agus Salim dengan TamanKanak-kanak, Taman Putera, dan Taman Pemuda. Namun, Taman Putera dan TamanPemuda tidak dikembangkan, bahkan ditutup. Untuk menampung anak-anak dariberbagai kelompok umur, TK Mini dibagi dalam tiga jenjang, yaitu&quot;Parkit&quot; untuk anak usia tiga tahun, &quot;Kutilang&quot; untuk anakempat tahun, dan &quot;Cendrawasih&quot; untuk anak lima tahun.</span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black"><br /><br /></span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black">Bu Kasur tidak menganal kata bosanberkecimpung dalam dunia pendidikan dasar anak-anak. Menurutnya, ada kenikmatantersendiri ketika mengamati bagaimana anak-anak itu berkembang dari hari kehari. Kelucuan, kepolosan anak-anak membuatnya lebih `hidup`.&nbsp;</span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black"><br /><br /></span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black">Ada dinamika yang membuat dirinyabertambah `kaya`. Seminggu sekali diadakan semacam upacara bendera untukmemperkenalkan anak pada lambang negara. Suatu kali ada seorang murid TK yangterlambat mengikuti upacara. Si anak tidak mau bergabung dan minta pulangkarena terlambat. Tapi ibunya memaksa sampai anak itu menangis. Usut punya usutia terlambat karena mobil harus mengantar ayahnya dulu ke kantor. &ldquo;Lalu sayabilang pada si ibu, sifat malu datang terlambat itu mestinya dipelihara. Usulsaya biar nanti tidak terlambat, si anak didrop lebih dulu, baru bapaknya.Bapaknya `kan tidak menangis kalau terlambat masuk kantor? He-he-he ...,&quot;ceritanya.&nbsp;</span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black"><br /><br /></span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black">Tidak jarang Bu Kasur mendapatkan persepsikeliru dari orang tua murid tentang cara dia mengajar. Suatu ketika, di lantaikelas ia menebarkan permen dengan perintah agar anak-anak memunguti permen itusebanyak-banyaknya. Anak-anak pun kontan berebut. &quot;Tahu-tahu ada ibu yangmenunggui anaknya sekolah nyeletuk, `Jangan ikut rebutan permen itu, nantipulang sekolah ibu belikan coklat.`&nbsp;</span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black"><br /><br /></span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black">&quot;Waduh! Lalu saya jelaskan pada siibu bahwa apa yang saya lakukan itu untuk melakukan observasi, dan hasilnyananti akan saya pakai sebagai bahan untuk mengembangkan sifat-sifat positifanak. Ketika anak-anak mendapat perintah untuk mengumpulkan permensebanyak-banyaknya, ada yang mengambil satu-dua, balik lagi, ambil lagi. Tapiada yang kerjanya efisien dengan meraup sebanyak-banyaknya, lalu ditaruh diujung kemejanya, baru diletakkan di meja saya. Dari situlah saya melakukanobservasi,&quot; terang Bu Kasur. Ia juga mengatakan, sistem belajar sambilbermain bisa mendeteksi secara dini kalau ada kelainan kejiwaan seperti fobiketinggian, fobi lingkungan, atau kelainan buta warna pada anak.&nbsp;</span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black"><br /><br /></span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black">Bahasa Inggris juga diajarkan di sekolahTK Mini. Namun, itu sekadar pengenalan sifatnya. &quot;Hanya seminggu sekalidalam satu jam. Tujuannya agar anak terbiasa mendengar bahasa yang lain daribahasa ibunya. Biasanya diajarkan lewat lagu. Kalau lagunya hafal, lama-lamaartinya juga. Lagu-lagu Pak Kasur pun tetap dipakai, karena lagu-lagu Bapakberpengetahuan,&quot; kata Bu Kasur.&nbsp;</span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black"><br /><br /></span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black">Pada tahun 1950-an, bersama Pak Kasur,almarhumah mengasuh siaran anak-anak di RRI Jakarta. Ketika TVRI berdiri padatahun 1962, Ibu Kasur mengasuh acara serupa, yaitu Arena Anak-anak dan MengenalTanah Airku. Pada awal tahun 1970-an, Ibu Kasur dikenal sebagai pengasuh acaraTaman Indria di TVRI. Ketika televisi swasta muncul, almarhumah juga hadir diacara Hip Hip Ceria di RCTI.</span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black"><br /><br /></span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black">Seperti halnya Pak Kasur, Ibu Kasur jugadikenal sebagai pencipta lagu. Di antara lagu ciptaan almarhumah yang terkenalsampai sekarang adalah Kucingku, Bertepuk Tangan, dan Main Sembunyi. Sekadarmengingatkan, inilah lirik awal lagu Main Sembunyi : ... Siapa itu di belakangpintu/ sedang sembunyi/ perutnya gendut, hidungnya mancung/ Tentu si Honi.</span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black"><br /><br /></span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black">Belakangan, dalam kaset lagu anak-anakdari Ibu Kasur, nama Honi berubah menjadi Dodi. Dan, rupanya nama dalam laguitu bisa berubah sesuai dengan situasi. Asal tahu saja, nama Honi diambil darimurid Ibu Kasur yang kini berprofesi sebagai dokter di Jakarta.</span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black"><br /><br /></span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black">Tak seberapa banyak memang karya laguciptaan Bu Kasur dibandingkan dengan karya-karya suaminya yang mencapai sekitar140 lagu. &quot;Tak sampai 20 lagu saya,&quot; kata Bu Kasur tentang jumlahkaryanya.&nbsp;</span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black"><br /><br /></span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black">Apalagi di usianya yang sudah kepala tujuh(lahir 16 Januari 1926 di Jakarta), ia nyaris tidak lagi memproduksi lagu. Untukukuran wanita seusianya, Bu Kasur masih tergolong cukup energik; menerimatetamunya yang hampir tiap hari mengalir ke rumahnya, terutama orang tua murid;masih giat mengikuti pelbagai acara (seperti berdarmawisata) yangdiselenggarakan oleh sejumlah Taman Kanak-kanak di bawah Yayasan Setia Balitayang dipimpinnya. Ia juga menjadi pembicara seminar di berbagai tempat, ataumenjadi juri di pelbagai lomba kreativitas maupun menyanyi lagu anak-anak.&nbsp;</span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black"><br /><br /></span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black">Senyumnya yang khas mengembang saatpikirannya menerawang ke masa hampir empat puluh tahun lalu ketika wanita itumasih membawakan acara Taman Indria, Arena Anak-anak, dan Mengenal Tanah Air diTVRI. &quot;Jadi, sejak 1962 saya sudah menjadi pengasuh acara-acara itu diTVRI,&quot; kenangnya.&nbsp;</span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black"><br /></span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black">Bu Kasur memang dikenal karena mengasuhsejumlah acara anak-anak di televisi dan juga radio. Dunia anak-anak sepertinyatak bisa lepas dari kehidupan Bu Kasur dan juga suaminya. Dengan penuhkesabaran dan ketulusan, pasangan suami-istri itu membimbing anak-anak belajarsambil bermain. Juga bernyanyi!&nbsp;</span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black"><br /><br /></span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black">Belajar sambil bermain, bermain sambilbelajar. Itulah kata kunci yang melandasi pola pikir dan pola tindak yangsenantiasa dihayati dan dilaksanakan hingga sekarang dalam mengelola sekolahTaman Kanak-kanaknya. &quot;Lagu Sayang Semua, misalnya, itu mengandung unsurpembelajaran sekaligus pendidikan meski sederhana. Lagu itu lahir karena sayaingin mengajar anak-anak mengenali dan menanamkan rasa cinta kepada anggotakeluarga sambil memperkenalkan angka-angka,&quot; tutur Bu Kasur sambil mengakuterkejut campur bahagia ketika pihak PT Unilever memberikan semacam royaltikepadanya karena lagu itu dipakai sebagai jingle atau theme song dalam salahsatu iklan susu mereka.&nbsp;</span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black"><br /><br /></span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black">Kesederhanaan, demikian Bu Kasur, memangmutlak menjadi karakteristik lagu anak-anak. Sederhana lagunya, sederhanasyairnya. Sampai-sampai Bu Kasur berusaha sebisa mungkin menghindari pemakaianhuruf &quot;r&quot; pada syair-syair lagunya seperti dipesankan dan dilakukanmendiang Pak Kasur. &quot;Alasannya, huruf `r` itu `kan termasuk huruf yangrelatif sulit di lidah anak-anak,&quot; terang Bu Kasur.&nbsp;</span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black"><br /><br /></span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black">Semangat hidup maupun dedikasinya terhadapdunia anak-anak terus menggebu sampai pada tahun 1992 obor spirit yangmenyala-nyala itu nyaris padam tak berbara ketika sang suami tercinta dipanggilmenghadap Tuhan. Wanita keturunan Jawa itu terpuruk. Setahun lamanya, nyaristak ada yang ingin dilakukannya. &quot;Saya kehilangan semangat,&quot; tutur BuKasur.&nbsp;</span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black"><br /><br /></span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black">Bahkan selama sang suami menderita sakitsebelum meninggal pun, ia sudah memutuskan berhenti dari seluruh kegiatannya diberbagai program televisi asuhannya serta kegiatan lain. &quot;Semua waktu,tenaga, dan perhatian saya curahkan hanya untuk merawat Pak Kasur,&quot; ujarnenek sebelas cucu ini.&nbsp;</span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black"><br /><br /></span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black">Untunglah, kelima putra-putrinya -Sursantio (lahir 1948), Suryaningdiah (1950), Suryo Prabowo (1951), SuryoPrasojo (1958), dan Suryo Pranoto (1962) - terus memompa semangatnya untukbangkit. Begitu juga sobat, handai tolan, maupun para orang tua murid dan paraguru sekolah TK-nya. Mereka silih berganti mencoba membongkar kebekuan Bu Kasuragar kembali meneruskan perjuangannya yang telah dirintis bersama Pak Kasur.&nbsp;</span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black"><br /><br /></span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black">Bu Kasur sendiri sebenarnya tak pernahbermimpi kalau sebagian hidupnya bakal tertumpah untuk anak-anak. Sebagai anaksulung dari lima bersaudara, dia memang menerima kewajiban mengurusadik-adiknya. &quot;Apalagi saya ini enggak punya latar belakang disiplin ilmutertentu. Kalau ada yang bilang saya ini autodidak, mungkin ada benarnya,ya?&quot; ujar wanita yang mengaku &quot;hanya&quot; lulusan sekolah setingkatSMU di zaman pendudukan Jepang dulu.&nbsp;</span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black"><br /><br /></span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black">Semua itu tidak lain berkat dorongan PakKasur, yang dia anggap guru besarnya. &quot;Setelah menikah dengan Pak Kasur,saya sering diajak terlibat dengan apa yang dikerjakannya. Waktu zaman Belanda,dia seorang guru HIS. Begitu pula saat menjadi pegawai Departemen Penerangandan Pak Kasur sering mengumpulkan anak-anak di halaman rumah untuk siaranRRI,&quot; kata Bu Kasur yang menikah setahun setelah Indonesia merdeka, 1946.&nbsp;</span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black"><br /><br /></span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black">Mula-mula memang dirasakannya berat ketikaia &quot;dipaksa&quot; Pak Kasur untuk menggantikannya siaran di RRI setiapkali suaminya sedang berhalangan, ke luar kota. &quot;`Kamu bisa. Kamu harusbisa, sebab kamu mesti bantu saya` kata Bapak. Memang saya sempat gemetaran,grogi, dan ngomong tersendat-sendat waktu pertama kali siaran. Tapi syukurlah,lama-lama bisalah,&quot; kenangnya saat mengawali debutnya sebagai pengasuhacara anak-anak di media massa elektronik itu.&nbsp;</span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black"><br /><br /></span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black">Bu Kasur dulu juga bekerja. Ia bertemudengan pemuda Soerjono ketika sama-sama menjadi pegawai di Kantor KaresidenanPriangan, Bandung. &quot;Tapi setelah punya anak, saya minta izin lagi untukbekerja. Tetapi Bapak bilang, `Boleh, bagus itu. Cuma kalau kamu kerja, akuyang di rumah. Itu `kan anak kamu dan anakku, masa jadi anak simbok.` Lewatcara itu, dia melarang dengan bijaksana. Saya enggak jadi marah karenadilarang. Maka untuk mengisi waktu, saya menulis di majalah anak-anak,&quot;cerita Bu Kasur yang kini mengasuh salah satu rubrik di Majalah Bocil terbitanGramedia Majalah.&nbsp;</span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black"><br /><br /></span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black">Bijaksana. Itulah konon yang menjadi salahsatu daya pukau pemuda Soerjono bagi pemudi Sandiah alias Bu Kasur. Sikap itupula yang menjadi pegangan untuk menjalankan fitrah hidupnya hingga kini,termasuk dalam mendidik anak-anak.&nbsp;</span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black"><br /><br /></span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black">&quot;Saya mencoba meneladaninya. KalauBapak mengkritik atau memberi nasihat kepada siapa pun, tidak pernah bikinorang sakit hati, menang tanpa ngasorake (maksud kesampaian tanpa merendahkanmartabat orang - Red.). Ketika mengkritik sambil menuding-nuding dengan jaritelunjuk, kita sering lupa bahwa jari tengah, jari manis, dan kelingkingmengarah ke tubuh kita. Itu sebenarnya mengandung falsafah bahwa mengkritikboleh, tapi kita harus lebih banyak mawas diri sebelum mengkritik oranglain,&quot; kata Bu Kasur.&nbsp;</span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black"><br /><br /></span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black">Satu lagi wejangan suaminya yang takpernah ia lupakan, &quot;Kalau manis jangan langsung ditelan, kalau pahitjangan serta merta dimuntahkan.&quot; Maksudnya, kata Bu Kasur, kita mestimelihat proses, melakukan analisis, membuat kesimpulan, baru kemudianmenentukan sikap dan tindakan yang akan dilakukan ketika menghadapi suatuperistiwa atau menyelesaikan persoalan.&nbsp;</span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black"><br /><br /></span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black">Penghargaan</span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black"><br /></span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black">Atas jasanya di dunia pendidikananak-anak, Ibu Kasur pernah menerima sejumlah penghargaan, antara lain BintangBudaya Para Dharma pada tahun 1992, penghargaan dari Presiden dalam rangka HariAnak Nasional (1988), serta Centro Culture Italiano Premio Adelaide RistoriAnno II dari Pemerintah Italia pada tahun 1976.</span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black"><br /><br /></span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black">Terakhir Bu Kasur juga mengantungipenghargaan sebagai pembawa acara anak-anak legendaris di televisi. Penghargaantersebut dipajang di ruang kerja Ibu Kasur. Di ruang yang sama terpampang jugafoto-foto Pak Kasur. Namun, segala penghargaan itu, apa pun bentuknya, tidaklantas membuat Bu Kasur puas dan berbangga diri, apalagi menepuk dada.</span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black"><br /><br /></span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black">Ia merasa belum apa-apa. Ia hanyamenjalankan peran sebagai ibu dan ingin tetap dekat dengan dunia anak. Malah iaberharap ada yang dapat melanjutkan perjuangan Pak Kasur. Sekarang orang-orangyang seperti zaman dulu sudah langka. Mereka memang bagus-bagus, tapi terlaluberorientasi pada komersialisme. Dulu Pak Kasur dibilang terlalu idealis.</span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black"><br /></span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black">Ia mengaku, apa yang dia kerjakan sampaisaat ini tidak berbeda dengan ketika ia mengasuh putra-putrinya sendiri.&quot;Anak-anak saya didik lewat lagu atau tulisan. Saya tekankan etika,estetika, etos kerja, dan kreativitas. Kita bisa mendidik anak secara lebihmudah dengan menggugah kreativitas mereka,&quot; tutur Bu Kasur.&nbsp;</span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black"><br /></span><span style="font-size: 9pt; line-height: 115%; font-family: Arial, sans-serif; color: black">Semasa hidup, almarhum sempat melanjutkanobsesi suami yang tertunda, yakni membuat film anak-anak. Lewat gagasannya,yang kemudian digarap Syamsudin, seorang juru kamera sekaligus produser, obsesiitu terwujud dengan diproduksinya film berjudul Amrin Membolos</span></p> ]]></content:encoded>
			</item></channel></rss> 
